Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Al Qur’an menjelaskan tentang Fe

Posted by agorsiloku pada Juni 5, 2006

QS 11:1 Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu.
QS 11:14. Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya Al Quran itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?

Pernyataan pada ayat di atas sangatlah menarik. Disampaikan bahwa ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan terperinci yang disusun dari Allah yang maha bijaksana dan maha tahu. Seterperinci apakah?, sedalam apakah?. Kita manusia dengan segala peradabannya, belum tentu mampu menyingkap semua keterperinciannya, bahkan mungkin sampai hari penghacuran tiba. Yang menarik Surat Besi pada Al Qur’an ini memiliki kesesuaian antara kenyataan tentang besi dan susunan ayat, penempatan, dan lain-lainnya pada surat besi. Ayat yang tersaji seolah memerincikan tentang Besi. “Miracle” ini kemudian dipahami setelah ilmu pengetahuan memahami tentang unsur Besi ini. Kadang, terpikir oleh saya, apakah para ilmuwan Islam (jika memang punya kemampuan dan semangat meneliti) memiliki juga kemampuan untuk memahami ayat lebih dari sekedar menghubung-hubungkan, tapi memang menemukan sesuatu yang baru dan kemudian menerapkannya ?.

Berikut ini saya kutipkan tulisan buku karya Arifin Muftie MATEMATIKA ALAM SEMESTA Bab 9 yang bukunya diterbitkan oleh PT Kiblat Buku Utama Bandung, 2004. Perihal unsur logam besi ini juga, kalau saya tak salah merupakan kutipan (tapi saya lupa sumbernya aslinya). Berikut ini, bagian yang penting mengulas tentang unsur ini :
Surat Besi (Hadid) turun di antara masa-masa Perang Uhud, pada awal terbentuknya Negara Islam di Medinah. Oleh karena itu, bisa dipahami jika cukup banyak ayat yang memerintahkan pembaca untuk menafkahkan harta bagi kepentingan umum. Nama surat terambil dari kalimat wa anzalnal-hadida, ayat 25. Ayat seperti ini, menurut pandangan Malik Ben Nabi, laksana “kilauan anak panah” yang menarik perhatian bagi kaum ber¬akal; yang diselipkan di antara pelajaran-pelajaran yang menyangkut ketuhanan.

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan/turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (supaya mereka mempergunakan besi itu), dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Maha Perkasa.” (al-Hadid 57: 25).

Karakter pertama yang menarik perhatian adalah banyak penafsir menghindari terjemahan wa ansalnal-hadida dengan “Kami ciptakan besi”, padahal secara intrinksik seharusnya. “Kami turunkan besi”, sebagaimana terjemahan “Kami turun¬kan bersama mereka al-Kitab dan mizan (keadilan, keseimbangan, keselarasan, kesepadanan)”. Mengapa demikian? Karena dalam bayangan mufasir klasik, bagaimana caranya besi diturunkan dari langit? Apakah dijatuhkan begitu saja?

Namun seiring dengan perkembangan waktu, pengetahuan manusia bertambah. Ilmuwan seperti Profesor Armstrong dari NASA atau Mohamed Asadi berpandangan bahwa “memang besi diturunkan dari langit”.

Sains memberikan informasi kepada kita bahwa besi termasuk logam berat tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.

Elemen Berat Besi, Fe-57

Karakter ketiga berhubungan dengan elemen kimia dalam tabel periodik. Kita tidak mungkin menafsirkan Surat Besi tanpa “membedah” elemen kimia besi berikut karakterisistiknya, yang berhubungan dengan kata al- hadid. Tanpa mengenal sifat¬sifat besi, pembaca tidak akan mengetahui “keindahan” Surat Besi ini, yang diletakkan pada nomor 57.

Nilai kata atau al-jumal al-hadid adalah 57. Terdiri dari a! (31) dan hadid (26). Tabel al-jumal bisa dilihat pada Tabe15.4.

Alif = 1, Lam = 30, Ha’ = 8, Dal= 4, Ya’ = 10, Dal = 41 + 30 + 8 + 4 + 10 + 4 = 31 + 26 = 57.

Fakta Pertama

Fakta menunjukkan bahwa besi atau al-hadid mempunyai nilai (al-juntal) 57, sama dengan nomor suratnya, atau (19 x 3). Kelipatan 19 dengan koefisien angka 3.

Besi, menurut Peter Van Krogt ahli elementimologi, telah lama digunakan sejak zaman prasejarah, 7 generasi sejak Adam as. Besi adalah salah satu elemen berat, dengan simbol Fe, atau ferrum, yang berarti “elemen suci” dari kata Iren (Anglo-Saxon). Diberi nama ferrum, ketika pemerintahan Romawi, kaisar Roma yang bernama Marcus Aurelius dan Commodus menghubung¬kan dengan mitos Planet Mars. Ilmu kimia modern mengatakan bahwa besi atau Fe ini mempunyai 8 isotop, di mana hanya 4 isotop saja yang stabil, yaitu dengan simbol Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58 (lihat Tabel 9.1).

ISOTOP BESI

Isotop Waktu Paruh Isotop Waktu Paruh
Fe-.52 8.3 jam FP-57 Stabil
Fe-54 Stabil Fe-58 Stabil
Fe-55 2.7 tahun Fe-59 54.5 hari
Fe-56 Stabil Fe-60 1.500.000 tahun

Besi mempunyai nomor atom 26, posisinya terletak di tengah-tengah tabel periodik. Sedangkan Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil mempunyai 31 neutron. Ini berbeda dengan isotop stabil lainnya, misalnya Fe-56 mempunyai 30 neutron dan Fe-58 mempunyai 32 neutron. Fe-57 juga diketahui mempunyai “ionisasi energi” tingkat ke-3, sebesar 2957 jk/mol (dibulatkan), energi yang keluar untuk mengubah status Fe+2 ke Fe+3. Besi sendiri mempunyai 4 tingkatan energi–itulah mengapa hanya 4 isotop saja yang stabil. Terakhir yang tidak kalah penting, Fe-57 jdga diketahui mempunyai massa atom sebesar 56,9354.

Fakta Kedua

Begitu kita mengenal karakterisitik besi, kita mendapat gambaran banyak hal, misalnya:
• Salah satu isotop besi yang stabil, Fe-57, mempunyai nomor simbol sama dengan nomor Surat al-Hadid, dan al-jumal dari al-hadid adalah 57 juga.
• Besi mempunyai nomor atom 26, ditunjukkan oleh al-jumal kafa hadid.
• Fe-57 mempunyi elektron 31 buah, ditunjukkan oleh al¬jumal dari kata “al”.
• Koefisien 3, dari (19 x 3), ditunjukkan dengan ionisasi tingkat energi ke-3 yang dilepas sebesar 2957 jk/mol. Surat al Hadid mempunyai ayat berjumlah 29 buah atau kodetifikasi 2957.
• Peneliti al-Qur’an dari kelompok Fakir 60 di Amerika Serikat menjelaskan bahwa banyaknya kata dalam surat ini seluruhnya adalah 574 kata, sedangkan banyaknya kata dari awal surat sampai dengan ayat ke-25 (kata pertama) adalah 451. Bilangan 574 menunjukkan “Fe-57 adalah salah satu isotop yang stabil dari 4 isotop yang ada” atau berarti juga “yang mempunyai 4 tingkatan energi”.
• Bilangan 451, banyaknya kata, adalah jumlah bilangan nomor simbol kedelapan isotop besi: Fe-52, Fe-54, Fe-55, Fe¬56, Fe-57, Fe-58, Fe-58, sampai Fe-60; yaitu 52 + 54 + 55 + 56 + 57+ 58 + 59 + 60 = 451.
• Enkripsi pada keempat isotop stabil, Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58 merupakan kelipatan 19 atau: 54565758 = 19 x 2871882
• Demikian juga massa atom Fe-57, 56.9354 adalah: 569354 = 19 x 29966
• Bukan suatu kebetulan, jika nomor surat dan nomor ayat besi (QS 57: 25) ditunjukkan dengan angka 19.

5+7+2+5=19.

• Bukan pula suatu kebetulan jika Surat Besi diletakkan di tengah-tengah al-Qur’an, sebagaimana elemen besi nomor 26 terletak di tengah-tengah tabel periodik.
• Dari sisi matematika, angka 57 clan 29 tergolong ajaib ka¬rena angka-angka tersebut merupakan:
• 57×29= 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 +…+ 57 atau (19 x 87)
Kata “besi” dalam al-Qur’an disebut 9 kali dalam 6 ayat yang berbeda. Surat Besi ini menunjukkan keistimewaannya dengan berbagai cara, di antaranya adalah besi diturunkan secara intrinksik dari langit melalui meteorit pada awal terbentuknya bumi, miliaran tahun yang lalu. Besi diketahui mempunyai kekuatan yang dahsyat: inti besi dan nikel membentuk perisai medan magnet bumi dengan energi yang luar biasa untuk menahan solar flares dan badai magnetik angkasa. Sedangkan nomor surat 57 sama dengan al-jumal dari al-hadid (57). Surat ini juga memperlihatkan karakter Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil. Selain itu, ditunjukkan dengan kodetifikasi nomor atom (26) dan jumlah elektron (31) yang mengelilingi inti atom besi. Kodetifikasi surat dan ayat juga ditunjuk¬kan dengan jumlah digit nomor surat dan ayat besi (al-Hadid 57: 25), yaitu bilangan 19.
Subhanallah, alangkah rapinya, Allah menyusun penjelasan melalui wahyuNya. Tidak ada manusia yang menyusun suatu uraian pada suatu objek dengan rangkaian yang menjelaskan setiap huruf dan posisinya justru pada objek itu sendiri. Memang benarlah, tantangan Allah kepada musia dan jin, tak akan mampu membuat satu surat pun, meskipun saling tolong menolong. Penyusunannya menggunakan ilmu Allah yang tak terpesepsikan luasnya oleh ciptaanNya.

Iklan

21 Tanggapan to “Al Qur’an menjelaskan tentang Fe”

  1. makalah tentang ogsigen dan hidrogen

    Suka

  2. […] Seperti misalnya ketika al Qur’an menjelaskan tentang Fe, ada pula tentang satu unsur di alam ini yang tidak ada (dan tidak nampil juga di alam semesta).  Al Qur’an tentang setiap bagiannya sesungguhnya saya kira sangat rinci.  Kita saja yang memahaminya dalam konteks yang betul-betul hanya di permukaan saja. […]

    Suka

  3. Dono said

    Ass.wr.wb, pak Agor,
    Besi ( Fe ) mempunyai nomor atom 26, inipun disebut jumlah proton dan mempunyai masa atom sebanyak 55,85 dibulatkan menjadi 56 masa atom.Jadi jumlah neutron= masa atom-nomor atom.
    30 neutron = 56 – 26.

    Fe-56,Fe-57,Fe-58 dan Fe-54 adalah isotop yg stabil dan tetap mempunyai nomor atom yg sama yaitu 26 dan mempunyai karakteristik kimia yg sama, cuma jumalah neutron yg berbeda, yaitu Fe-56 = 30 neutron jadi jumlah masa atom sbb,
    30 neutron = masa atom- 26.
    30 + 26 = 56 masa atom dan Fe-56 ini mempunyai status sbb, oleh karena Fe-56 mempunyai 30 neutron dpt kita beri kesimpulan bahwa jumlah electronnya juga sama banyaknya, yaitu 30 electron.kesimpulan Fe-56 mempunyai status Fe 3+ ( 2/8/18/3 )dan seterusnya Fe-57 mempunyai 31 neutron jadi, jumlah masa atom Fe- 57 adalah sbb,masa atom= 31 neutron + 26 nomor atom, yaitu 57 masa atom dan mempunyai status sbb, 31 jumlah electron, jadi statusnya Fe 2+ ( 2/8/18/2 ) dan seterusnya.Isotop yg tidak tertulis di atas mengandung radioaktif.Memang isotop yg paling istimewa di sini adalah Fe-57 krna dapat digunakan untk kimia dan Bio-kimia.

    Pak agor, saya kurang sependapat dgn ilmuwan diatas yg mengatakan bahwa, besi diturunkan dari langit yaitu perantara meteorit2 yg berjatuhan dimuka bumi berjuta2 th yg lalu,krna mengingat bahwa darah kita juga mengandung unsur2 zat besi yg sangat kita perlukan, membuat saya terpukau apakah kita bener2 diciptakan dari tanah yg mengandung zat besi dari meteorit tersebut?
    Krna ada juga ilmuwan yg mengatan bahwa diperut bumi ini juga banyak mengandung zat besi tidak hanya dipermukaan bumi saja.

    Suka

  4. Dono said

    Ass.wr.wb, pak Agor,
    Ralat : Fe-56 mempunyai status 2+ ( 2/8/18/2 )30 electron.
    Fe-57 mempunyai status 3+ ( 2/8/18/3 )31 electron.

    Wassalam.

    Suka

  5. Huda said

    Assalaamu’alaikum…

    Pak Agor, saya tidak begitu faham fisika, tetapi saya cukup tertarik dengan angka 19 yang disebut-sebut sebagai angka ajaib.
    Kalo ada yang tahu banyak, mohon di-share tentang Miracle of 19 dari sudut pandang Sains.
    Terimakasih banyak…

    Wassalaamu’alaikum.

    Suka

  6. Dono said

    Ass,wr.wb, Pak Agor,
    Di bawah ini ada saya uraikan sedikit mengenai keistimewaan bilangan 19 dengan sederhana, secara pribadi.
    1 = 9 = 19=10=1 6 = 9 = 69=15=6
    2 = 8 = 28=10=1 7 = 8 = 79=15=6
    3 = 7 = 37=10=1 8 = 7 = 87=15=6
    4 = 6 = 46=10=1 9 = 6 = 98=15=6
    5 = 5 = 55=10=1 jumlah =24=6
    6 = 4 = 64=10=1 7 = 9 = 79=16=7
    7 = 3 = 73=10=1 8 = 8 = 88=16=7
    8 = 2 = 82=10=1 9 = 7 = 97=16=7
    9 = 1 = 91=10=1 jumlah =21=3
    jumlah= 9

    2 = 9 = 29=11=2 8 = 9 = 89=17=8
    3 = 8 = 38=11=2 9 = 8 = 98=17=8
    4 = 7 = 47=11=2 jumlah =16=7
    5 = 6 = 58=11=2 9 = 9 = 99=18=9
    6 = 5 = 65=11=2 jumlah =9
    7 = 4 = 74=11=2 jumlah total =9+7+3+6+7+6+3+7+9=57
    8 = 3 = 83=11=2 bilangan 19 terdapat 5 kali dlm uraian di atas , yaitu :
    9 = 2 = 92=11=2 19 :(1+9=10=1)=19
    jumlah =16=7 38 :(3+8=11=2)=19
    57 :(5+7=12=3)=19
    3 = 9 = 39=12=3 76 :(7+6=13=4)=19
    4 = 8 = 48=12=3 95 :(9+5=14=5)=19
    5 = 7 = 57=12=3 jumlah rata2 = 19+38+57+76+95:(5)= 57
    6 = 6 = 66=12=3 Di atas uraian ini hanya satu bilangan yg menghasilkan bi
    7 = 5 = 75=12=3 -langan 19 dan insya Allah ada hubungannya dengan
    8 = 4 = 84=12=3 Alqura’n soal besi tersebut, yaitu : bilangan 57 sebab
    9 = 3 = 93=12=3 57 :(5+7=12=3)=19 dan kalau bilangan 57 ini dibalik
    jumlah =21=3 akan menghasilkan : 75 :(7+5=12=3)= 25 dan bilangan
    25 ini ada tercantum juga diatas sbb,
    4 = 9 = 49=13=4 no urut: 19= 1 = (19)=10=1
    5 = 8 = 58=13=4 38= 3 = (38)=11=2
    6 = 7 = 67=13=4 57= 5 = (57)=12=3
    7 = 6 = 76=13=4 76= 7 = (76)=13=4
    8 = 5 = 85=13=4 95= 9 = (95)=14=5
    9 = 4 = 94=13=4 1. jumlah a= rata2=(19+38+57+76+95):5 = 57.
    jumlah =24=6 2. jumlah b= rata2=(1 +2 +3 +4 +5 ):5 = 3
    3.57:3=19.
    5 = 9 = 59=14=5 4.(1+3+5+7+9)= 25.
    6 = 8 = 68=14=5
    7 = 7 = 77=14=5
    8 = 6 = 86=14=5
    9 = 5 = 95=14=5
    jumlah =25=7
    Pak Agor, mungkin uraian di atas agak kucar-kacir, harap maklum iya.

    Wassalam.

    Suka

  7. agorsiloku said

    Terimakasih Mas Dono atas kelengkapan informasinya. Mengenai apakah penerjemahan diciptakan/diturunkan besi itu, apakah diturunkan melalui meteorit jutaan tahun yang lalu sehingga besi ada dipermukaan, saya sendiri tidak begitu jelas. Besi yang mana. Besi banyak/berlimpah terdapat di alam semesta ini, juga terdapat di inti bumi dan juga menjadi bagian penting dari terbentuknya medan magnet bumi. Jadi, saya kira pandangan bahwa besi diturunkan melalui kejadian meteor adalah berada pada tingkat dugaan (belum sebuah hipotesis sahih). Saya juga merasa agak aneh dengan kesimpulan ini, tapi belum dapat sanggahannya dari pemahaman kata “diturunkan”. Kan, bisa saja, memang begitu, bisa juga diturunkan melalui proses kimia dan kejadian di atmofir, sehingga terbentuk besi yang stabil, dan kemungkinan lainnya.

    Suka

  8. […] Al Qur’an menjelaskan tentang Fe. […]

    Suka

  9. numpang komen …

    Untuk besi memang banyak ilmuwan yang sependapat kalau besi memang bukan dari bumi itu sendiri, proses pembentukan bumi hanya bisa terjadi pada bintang yang suhunya sangat panas. Sedangkan bumi bisa menghasilkan besi itu sangat tidak mungkin. Mengenai besi ada pada darah manusia, Ya benar karena manusia menurut Allah di cipatkan dari tanah termasuk didalam ada unsur besi, turunnya besi melalui metorit jauh sebelum Adam di turunkan kebumi.

    Menurut banyak ulama juga banyak yang sepakat kalau kata “diturunkan” memang sungguh2 diturunkan dari langit.

    Menurut pandangan Ilmuwan juga sepakat dengan teori bahwa besi berasal dari bintang yang suhunya sangat panas.

    Untuk ukuran kita saya rasa kedua Tafsir antara Ulama dan Hukama tersebut sudah jelas. Apalagi para Hukama (= Ilmuwan ) mempunyai banyak cara seperti riset, brainware mereka sendiri serta alat atau tool untuk membuktikannya yang kita mungkin tidak tahu.

    Artinya untuk ukuran selevel kita ya, mestinya cukup percaya kalau kata diturunkan besi memang benar2 diturunkan dari langit.

    @

    Untuk besi memang banyak ilmuwan yang sependapat kalau besi memang bukan dari bumi itu sendiri –> Inilah yang saya belum mendapatkan rujukan yang cukup untuk sampai pada kesimpulan ini. Ilmuwannya siapa, penelitiannya dimana, bagaimana, sehingga kesimpulan itu menjadi benar. Karena belum yakin betul, ya saya simpan pengertian ini sebagai wacana.

    Kata diturunkan dari langit –> dalam banyak pengertian, ada dua langit. Langit alam semesta dan langitnya bumi –> dari langit diturunkan hujan (Demi langit yang mengandung hujan QS 86. Ath Thaariq 11). So, langit dalam konteks apa, besi diturunkan?.

    Pertanyaan yang juga masih saya cari (yu kita cari sama-sama), komposisi inti bumi bagaimana, berapa persen mengandung unsur-unsur logam (besi, mangan, tembaga, seng, Nikel : Fe, Mg, Cu, Zn, Ni) atau unsur logam lain. Kalau magma bumi mengandung besi, bagaimana menjelaskan mengapa besi ada di dalam unsur magma bumi?. Padahal inti bumi (earth core) memiliki kompoisi Fe-Ni.

    Meteorit yang jatuh ke bumi –> berapa persen unsur Fe-nya. Bagaimana disebarkan besi itu ke seluruh permukaan bumi, berapa persen sebuah meteorit mengandung besi?

    —-
    Artinya untuk ukuran selevel kita ya, mestinya cukup percaya kalau kata diturunkan besi memang benar2 diturunkan dari langit. —>

    Apa arti turun dari langit?. Jatuh dari langit seperti meteorit?. Berapa persen bisa jatuh ke bumi?, sebelum ada perisai bumi tercipta (atmosfer langit, dst-dst).

    41. Fushshilat 11. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.” Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati.” (ditebalkan yang berkenaan dengan komentar)

    Kita perlu merenungkan lagi ayat ini. dan kemudian terbentuk tata surya. Kemudian kita bertanya apa fungsi dari planet-planet tata surya lain selain bumi. Kalau terjadi hujan meteor dari langit luas (semesta) datang ke tatasurya kita, berapa yang ditarik oleh matahari dan planit-planit lainnya?.

    Turun. Apa arti turun? apa makna diturunkan?, apa makna diciptakan?, Al Qur’an diturunkan :

    QS 2. Al Baqarah 4. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

    QS 5. Al Maa’idah 47. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.

    Perhatikan kata diturunkan dan banyak kata diturunkan dalam Al Qur’an. –> Ya memang Al Qur’an juga diturunkan dari Allah yang Mahatinggi ke bumi dibawa oleh Malaikat. Itu memang diturunkan dalam artian fisik, juga tiba di bumi.

    Bumi juga begitu, diciptakan dari yang Maha Tinggi, yang bersemayam di Arsy….

    Betapa luas pengertian diturunkan. Turun dan naik ke langit dari bumi….

    n kemudian, jadi jika dipahami secara fisis maupun dalam konteks pemahaman, tidak ada bedanya/tidak mengubah pemahaman jika (misalnya para ilmuwan/ulama) mengatakan diturunkan dari meteor atau diturunkan bersamaan dengan penciptaan langit dan bumi (tatasurya).

    Tapi yang jelas, saya tidak menemui penjelasan dari Al Qur’an bahwa ada benda langit ditubrukan ke bumi, atau jatuh ke bumi sebagai penyebab terjadinya besi. Jadi, yang menyebutkan bahwa besi diturunkan dari meteor itu masih dalam taraf dugaan.

    Kalau begitu, mengapa karena kita bukan level ilmuwan atau ulama, lalu kita harus percaya tanpa analisis sedikit lebih ke dalam. Gpp kok, kita jadikan sebuah wacana untuk mengasah akal kita, mengagumi ciptaanNya. Namun, jangan satu ayatpun kita ingkari dan ragukan sebagai bukan dari Allah (kalau itu Al Qur’an).

    Salam Mas Otoi, Terimakasih kesudian berkunjung ke blog agor. happy weekend…..

    Suka

  10. Maaf , maksud selevelan kita, maksud saya bukan termasuk mas agor dan pengunjung blog anda, tapi saya dan orang2 awam.

    Saya datang ke blog anda karena memang saya rasa artikel2 anda cukup bagus, setelah saya cari beberapa referensi dari google search. Cukup baik …

    Untuk masalah ini ( turunya besi atau logam ) saya memang mengambil referensi dari dunia sains murni ( barat = logika ), yang tidak mengikut sertakan beberapa pemikiran sunahtullah.

    Seperti yang diketahui bahwa beberpa ribu tahun lagi bumi akan memasuki suatu kabut diluar tata surya kita yang berisi jutaan batu meteor. Wilayah yang sangat luas ini diberi nama kabut Oort sesuai dengan yang menemukannya, ilmunya asal belanda. Hal ini sudah pernah terjadi di zaman dinosaurus.

    Apa yang terjadi jika bumi masuk kedalam kabut berbatu tersebut ? Yang terjadi bumi akan di bombardir oleh jutaan batu meteor dari luar angkasa. Ukurannya sangat beragam mulai dari seukuran sekepalan tangan, seukuran mobil, rumah bahkan gunung.

    Untuk mempersingkat teori dampak tumbukan bumi dengan meteor sebesar 1 km dapat kita lihat Dalam Film DEEP IMPACT, ARMAGEDON dan yang sejenisnya. Sungguh sangat mengerikan.

    Referensi Ayat Alquran :
    QS. Infithaar : 1-3
    QS. Zalzalaah : 1- 3
    QS. Qaari’ah : 4 -5

    Salah satunya dampaknya :

    Setelah menghatam permukaan tanah, batu meteor yang masih separo itu akan terus melesak kedalam perut bumi, menuju pusat magma bumi. Akibat magma dalam perut bumi akan terdesak oleh material yang sangat besar dan kemudian akan dimuntahkan lewat gunung2 api terdekat.

    Langit akan menjadi gelap disebabkan abu meteor yang bertaburan di ruang angkasa sekitar beberapa bulan. Diperkirakan setengah masa batu angkasa itu akan terbakar menjadi abu. Dan tentu saja abu itu akan tersebar kemana2 karena tertiup angin dan pergerakan atmosfer. Seperti gunung krakatau meletus abunya menyebar samapi jarak ribuan kilometer dari lokasi ledakannya, ke benua eropa dan Amerika.

    Kira2 itulah dasar yang saya ketahui untuk proses penyebaran dan kenapa magma bumi mengandung logam tersebut.

    BTW ini hanya semata sains, …

    sekali maaf kalau ada sesuatu yang kurang baik dari saya.

    God Job …. blog ini tetap pilihan terbaik untuk membahas : Sains InReligion.

    Mohamad Toha.

    @
    Mas Mohamad Toha, kita sama-sama belajar. Tidak lebih dan kurang. Saya lebih mempercayai bahwa masih banyak dan teramat sangat banyak yang kita tidak ketahui, juga semua penafsir-penafsir Al Qur’an atau apa saja. Dan ini sangat jelas dengan tantangan Allah, satu ayatpun semua manusia dan jin saling tolong menolong tak akan mampu.
    Karena itu, menurut agor, tidak ada level-levelan loh. Memaknai (mencoba memahami) sama sekali tidak berarti dapat memahami apa yang sesungguhnya menjadi kehendakNya.

    Armagedon dan deep impact… film yang mengasyikan. Saya juga suka.

    ayat yang Mas Toha referensikan… trims…, menambah juga catatan saya.

    mengenai kabut, betul…saya juga miris membacaNya :
    QS 44. Ad Dukhaan 10.
    Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata
    QS 25. Al Furqaan 25. Dan (ingatlah) hari (ketika) langit pecah belah mengeluarkan kabut putih dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang.

    Salam

    Suka

  11. Referensi Kabut Oort ada pada ayat
    QS. Al Mulk (67) ayat 16 – 17 :

    “Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang dilangit bahwa Dia akan meneggelamkan kamu dan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga tiba2 bumi itu berguncang-guncang Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui betapa (Dasyatnya) peringatanKu ”

    @
    Subhanallah. Astagfirullah.
    Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

    Suka

  12. […] bisa di down load : Matahari Versi Al Qur’an . Pendekatan tulisan ini seperti artikel Al Qur’an menjelaskan Fe. Berikut ini uraiannya […]

    Suka

  13. […] dan kata bahkan posisinya tersusun dengan pola yang tak terbayangkan oleh manusia. Misalnya tentang besi, Al Qur’an menjelaskan dengan caranya sendiri yang tak pernah sebelumnya manusia […]

    Suka

  14. pencari said

    berbicara masalah fe (besi) bukankah nabi Daud as membuat sesuatu (baju) dengan besi .
    cume itu aje duluh. tolong tulis maslah, manusia,jin, syetan serta kesurupan ditinjau dari saint dan al-quran. soalnya akhir-akhir ini banyak kejadian aneh-aneh bin nyata, misalnya ada yang satu sekolahan kesurupan, apakah hal itu mungkin bisa terjadi bila dilihat dari saint dan alquran. oke wassalam tenk,s

    @
    Mohon maaf Mas, saya sama sekali tidak punya pengalaman dan pengetahuan mengenai kesurupan, apakah itu kerasukan jisim halus atau bukan ataukah itu karena kepribadian ganda, atau ketidak seimbangan jiwa atau karena sebab lainnya. Di Al Qur’an juga saya belum menemukan tentang diisinya satu jiwa dengan roh dari luar jiwa itu, tentang nafs yang bergentayangan, dan lain sebagainya.
    Saya mempercayai ada jin sebagai suatu produk ciptaan Allah karena Allah mengabari begitu saja. Nabi Sulaeman bahkan menjadikan jin sebagai suruhanNya. Wass.

    Suka

  15. Faulina said

    Saya percaya terhadap apa yang digambarkan dalam al qur’an tentang kejadian hari kiamat.Betapa dahsyatnya kejadian kiamat seperti yang digambarkan dalam al qur’an yaitu suatu saat bumi akan dihantam oleh benda langit yang sangat besar. Dan semua itu terjadi karena kehendak Allah SWT.Pada hari itu semua manusia akan kebingungan apa yang telah terjadi di bumi ini?.Oleh karena itu,kita sebgai seorang muslim harus mempersiapkan diri dari sekarang untuk menghadap Allah SWT karena pada akhirnya semua akan kembali kepada Sang Pencipta.

    @
    Subhanallah, ketika gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan… (QS 5 101. Al Qaari´ah).
    Sekedar catatan saja… saya belum tahu sumber : … bahwa “… suatu saat bumi dihantam oleh benda langit yang sangat besar….”

    Suka

  16. Ass WW, sungguh menarik uraian blogger-2 ini, semoga semua ini semakin menambah keimanan kita kepada Alloh SWT, Islam tidak melarang memperdalam ilmu sepanjang tidak keluar Rel Al Qur’an.
    Wass WW

    @
    Ass.wr.wb
    amin… sebagai upaya belajar….
    kalau keluar dari rel… jangan segan-segan mengingatkan kekeliruan yang terjadi.
    Blog ini dibuat karena pemiliknya ingin belajar dan memperoleh banyak masukkan dari semua rekan yang berkesudian meluangkan waktunya untuk menambah pengetahuan kita… Kita bersama…
    Saling mengisi dan menjadi saudara se dunia maya yang sama….

    Suka

    • tyara said

      ass maaf sya nimbrung sdikit tentang pa yang sya tau, bahwa benar pada waktu kiamat bumi akan diguncang oleh benda2 langit jika anda ingin mengetahiu detailnya cri sja buku tentang “ternyata akhitar tidak kekal” karangan agus mustofa, dbku itu mengupas tentang bayk sekali kejadian2 tentang kiamat versi alQuran..trimakasi wass..

      Suka

  17. Berbahagialah semua insan yang beriman terhadap AL QUR”AN, sesungguhnya hanya Al Qur”an yang berisi petunjuk-2 :
    – Ke ESA an Alloh SWT
    – ALLOH SWT amat menyayangi UMAT-NYA yang bertaqwa
    – Hubungan dengan Tuhan dan Hubungan dengan sesama umat
    – Amar Ma’ruf Nahi Munkar
    – Hak dan Kewajiban kita sebagai umat-NYA
    – erbagai Ilmu Pengetahuan
    – Ilmu Hukum, Ilmu Pertanian, Ilmu Perbintangan,dll
    – Amanah, Pembagian Warisan, Pernikahan/Perceraian
    – Petunjuk Menggapai Surga Abadi
    – Contoh Golongan Umat yang di-Bumi Hanguskan
    – dan masih banyak lagi keistimewaan Al Qur’an.
    Adakah “KITAB LAIN” YANG SELENGKAP AL QUR’AN ?

    @
    Amin

    Suka

  18. kahfimedia said

    mohon izin copas, untuk referensi buku

    Suka

  19. Tono said

    Ass., Pak.
    Minta izin untuk menautkan artikel “Al Qur’an Menjelaskan tentang Fe” pada blog saya. Terima kasih..

    Suka

  20. […] ulasan angka 19 dalam Al-Qur’an juga dapat dibaca pada tulisan Al Qur’an Menjelaskan tentang Fe pada sebuah blog Sains-Inreligion sebagai pembanding dan atau pelengkap uraian mengenai […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: