Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Distribusikan Gratis, Kalau Mau Selamat dan Aman Bayar 40 Ribu !.

Posted by agorsiloku pada Juli 16, 2010

Entah sudah berapa banyak yang menjadi korban harta benda dan nyawa penduduk Indonesia akibat dari tabung gas meledak.  Itu lho, mula-mula yang dibagikan gratis untuk mengubah kebiasaan penduduk dari minyak tanah ke gas.  Yang dibagikan sampai jutaan tabung.  Kemudian, sejumput waktu kemudian, tiap hari TV dan media massa lain memberitakan berita mengenaskan : Kebakaran, tabung gas meledak, merenggut nyawa dan harta benda.  Berganti-ganti dari satu kota ke kota lain, setiap daerah.

Kemudian muncul bisnis baru : SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk asesoris tabung gas agar memenuhi syarat yang harus dibeli dengan harga kisaran Rp 40 ribu.

Betapa sulit memahami kebijakan Pemerintah untuk logika ini :

Distribusikan gratis, murah, dan tidak aman.

Duar… dhuar… dhuar… meledak dimana-mana

Dinasehati agar tidak meledak dan aman

Dhuar…dhuar.. dhuar… korban terkapar….

Bayar dan cari yang memenuhi syarat atau resiko sendiri :

Mengapa mau menerima distribusi barang berbahaya !.

Benar-benar cara berbisnis yang tidak masuk akal !.  Tapi, mengapa ada di negeri ini dengan setiap hari disuguhi berita-berita memilukan setiap hari.

Astagfirullah, semoga para pemimpin bangsa ini, mulai dari RT sampai Presiden sadar,  ini bukan persoalan bisnis dan penggantian untuk mencapai standar mutu aman harus mengeluarkan lebih dari sekian milyar atau trilyun, tapi ini soal keamanan dan kenyamanan hidup.  Tidak selayaknya Pemerintah mendistribusikan barang berbahaya yang menimbulkan korban berjatuhan dan yang belum jadi korban harus membayar 40 ribu untuk kebijakan mengirimkan tabung gas yang siap meledak ke rumah-rumah penduduk.

Jangan anak kehilangan ibunya karena tabung gas meledak.  Apakah korban yang sudah sebanyak ini tak mampu juga menggugah kesungguhan Pemerintah untuk secepat-cepatnya mengamankan resiko berkurangnya jumlah penduduk yang jadi korban distribusi gratis !.

Sayangilah bangsa ini, wahai pemimpin !.

5 Tanggapan to “Distribusikan Gratis, Kalau Mau Selamat dan Aman Bayar 40 Ribu !.”

  1. […] Detail Iklan: Distribusikan Gratis, Kalau Mau Selamat dan Aman Bayar 40 Ribu … Tags: agar-memenuhi, dengan-harga, harus-dibeli, nasional, pemerintah, sni, syarat-yang, […]

    Suka

  2. lovepassword said

    Logika sableng pejabat kita, duit 10.000 sampai 20.000 untuk ngasih selang dianggap mahal karena jatuhnya akumulasinya trilyunan, katanya … Lha harganya nyawa rakyat apa dianggap lebih murah ketimbang 20.000 an. Kalo ngasih tabung gas bisa, ngasih selang gak bisa itu logika minta ampun.
    Belum lagi banyak tabung yang mestinya pensiun.

    Mestinya kalo pejabat waras ya semua yang tidak memenuhi syarat gak boleh dijual, ditarik. Gimana bisa yang palsu plus yang gak memenuhi standard, bisa 40 persen lebih di pasaran.

    Ini bukan soal rakyat yang salah, jelas pengambil kebijakan yang salah karena tidak memperhitungkan atau sengaja mengabaikan kemungkinan buruk yang bisa terjadi.

    Suka

    • agorsiloku said

      Mas Ari, kita jengkel melihat kebijakan harga nyawa dijawab dengan solusi ini. Korban dan calon korban dijawab dengan solusi bisnis, Apalagi dengan kebijakan negara lain terhadap kejadian seperti ini. Sepertinya, kita memang jauh terbelakang. Apalagi fakta, kejadian ini, hanya rakyat yang menjadi korban, tidak ada yang bersalah….

      Suka

      • lovepassword said

        Kalo ada beginian penanggung jawabnya siapa – mungkin cuma rumput yang bergoyang saja kesamber angin..😦

        Suka

  3. ariffin said

    mas jangan salahkan masyarakat kalau berkaitan dengan ledakan tabung gas itu, karena masyarakat sudah percaya penuh kepada yang bertanggungjawab terhadap pengambil kebijakan tentang pengalihan dengan penggunaan tabung. namun apa lacur ternyata tabung-tabung itu tidak ditanggung keselamatannya. tolong dan toooolonglah mereka

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: