Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Apa Kehebatan/Keluarbiasaan Cinta Fitri Season Ramadhan dst.

Posted by agorsiloku pada Oktober 19, 2009

Lebih dari satu tahun yang lalu, saya menulis Skenario Akhir Cinta Fitri.  Nggak serius tentu saja tulisan pendek itu.  Namun, ternyata pula ikut menambah trafik yang berkunjung ke blog ini.  Boleh jadi, mereka kecewa karena terlanjur masuk ke blog yang isinya terlalu sedikit menjelaskan sinetron ini.  Namun, mudah-mudahan yang tersesat ke sini karena Fitri, ikhlas meluangkan waktunya membaca yang lainnya.  Itu kalau diambil hikmahnya.  Teroris yang paling diburu Den Sus 88 yang baru-baru ini ditembak mati di tempat kosnya, mulai dari Dr. Azhari, Nurdin M Top dan konco-konconya; lepas dari ketakutan yang dibuatnya, seenggaknya membantu ketenagakerjaan di Indonesia ini.  Peralatan CCTV, Kaca Cermin untuk melihat kolong mobil, jumlah satpam yang ditambah di tiap hotel dan keramaian beberapa orang dikali seluruh kota, bukan jumlah yang kecil.  Jadi, selalu saja ada ungkitan baru dari setiap peristiwa, baik ataupun buruk.

Saya juga nggak bisa bayangkan sinetron ini berakhir bagaimana.  Namun, paling nggak dari postingan sebelumnya tergambar lebih banyak yang muak dan sebel sama Cinta Fitri, dari pada senangnya.  Isteri saya juga sudah mulai melupakan sinetron ini dan tidak lagi ingin menunggu kehadirannyai.  Bosan, nggak seru, nggak lucu adalah bagian dari kejenuhannya untuk mendapatkan sebuah sinetron yang memenuhi dahaga kesenangan menikmati isi dunia.

Tapi paling enggak 3 atau 4 hari sekali masih juga dilihat sepotong-sepotong.  Seenggaknya untuk mengukur seberapa besar kebencian pemirsa pada sinetron yang pernah sukses ini mau diakhiri.

Di sessi menjelang kehancurannya yang memalukan dan sekaligus juga mengotori buah karya menarik pada sessi sebelumnya, tampaknya  masih akan berlanjut.  Saya percaya, bahwa dalam hukum kebebasan, bukan produser yang menentukan sebuah karya.  Tapi pemirsanya.

Keterampilan berkata-kata dan berargumentasi atau bersikap dari cintra fitri, yang bisa saya lihat adalah :

Farel :

Keahlian tertinggi bukan sebagai menajer yang jago pitching atau jadi suami yang sabar, tapi mengucapkan kata-kata :”Saya sudah tahu akal bulusmu Miska, licikmu Miska, dan bla…bla…“.  Inilah keahlian tertingginya.  Boleh jadi, tiap hari hanya itu yang memang Farel bisa.

Keahlian pendukungnya adalah sewaktu-waktu jadi tukang pukul yang dipukul kembali…. 😀

Fitri :

Memercikkan air putih ke matanya dan tampak sedih adalah keahlian yang mutu kesedihannya semakin tampak garing.  Tiada lagi hari tanpa tissue tentunya, sekali-kali tertawa bolehlah.  Fitri tanpa tangisan akan mengeringkan sinetron ini secara keseluruhan….

Miska :

Inilah manusia yang kejujurannya dalam berolah sikap paling jempolan.  Keahliannya juga mirip Farel :”Mengapa aku yang disalahkan, aku nggak tahu apa-apa!”.  Keahlian ini mendekati keahlian Farel.  Saya kira hanya pelaku dalam  institusi-institusi tinggi di negeri ini saja yang mampu mendekati kejujuran Miska.

Bu Lia :

Ini mendekati Fitri dalam urusan tetesan air mata.  Apalagi wajahnya yang emang dari sononya tampak penuh derita dengan sedikit kemampuan berpikir yang ada, namun punya perasaan yang masih bisa diharapkan.  Cocoklah sebagai ibu dari anak-anaknya yang menderita kebutaan sejak di sinetron….

Yang lainnya, tambahkan saja sendiri ya….

Jadi, memang dengan  seluruh fakta itulah, sinetron ini sukses.  Sukses untuk menjadi sinetron legendaris, laku dan melewati kejar tayang Tersanjung yang kemudian tertendang itu.   Tak mudah mempertahankan alur cerita yang tetap bermutu dan mendayu-dayu.  Apa yang sudah dicapai  dari episode, sudah sangat sukses.  Namun, yang kurang adalah bagaimana hadir dan berakhir secara terhormat.  Ini yang rupanya yang sangat sulit diakhiri oleh para pelaku di sinetron ini.  Btw, $$$ tetap oke kan !.

Iklan

30 Tanggapan to “Apa Kehebatan/Keluarbiasaan Cinta Fitri Season Ramadhan dst.”

  1. lovepassword said

    Untunglah daku yang nggak nonton. He He He

    Suka

  2. qarrobin said

    Aku juga ga nonton, ga ngaruh kalo acting mereka karakternya kuat, yang penting adalah bagaimana cerita itu biar ga mbosenin. Hahaha…

    Suka

  3. Tukul said

    gua sih cuma bisa ucapin selamat ama tuh produser, trik kantongin duit berhasil………cuma mau kasih tau aja ntar lw keblinger sendiri…….kalau bisa loe terusin episodenya ampe masa presiden yg baru dilantik ini berakhir…….

    Suka

  4. Tukul said

    episode 1 blok M – Monas PP 100 x
    episode 2 blok M – Monas PP 1000 x
    episode 3 blok M – Monas PP 10000 x
    episode 4 blok M – Monas PP ampe MALAS NONTONNYA

    Suka

  5. Tukul said

    Saya mau kasih masukan untuk pihak SCTV,
    apakah kalian sudah tau dari awal alur cerita ini? kalau sy bilang ini film tidak layak dilanjutkan tayangnya krn akan mempengaruhi MORAL anak yaitu berbuat jahat lebih baik daripada berbuat kebaikan krn tdk ada lambang BO tolong pihak SCTV mempertimbangkan kembali acara ini terima kasih.

    Suka

    • Anonim said

      setuju dengan tukul,

      mendingan cinta fitri di stop aja, ceritanya NGACO, NGALOR NGIDUL, jgn gara2 pengen dpt iklan byk, jadi cerita2 nya malah meng ada ada dan masuk akal.

      katanya SESION RAMADHAN, Ramadhan dah Habis, eh Cinta fitri mah msh panjang, mau lanjut cinta fitri SESSION NATAL ?

      Suka

      • joe said

        kalo boleh usul,

        cerita nga usah NGALOR NGIDUL, kalo mesti tamat yach tamat, khan bisa buat sinetron lain ? dapat duit juga khan dari iklan?

        cinta fitri ditonton jutaan orang lho, jgn ampe dibenci juga ama jutaan org…

        Suka

      • joe said

        sekalian juga nich usul buat SCTV,

        sinetron TERLANJUR CINTA di stop aja, makna yg kita p[etik tuch apa ? cuma nonton pemain sinetron yg tingkah lakunya o’on semua…

        Suka

  6. kips said

    Kalau bicara soal sinetron rasanya gak bisa berpendapat, hampir tidak pernah lihat sinetron 😀

    Suka

  7. Anonim said

    tolong mencari rafa sekarang

    Suka

  8. wendy said

    saya mau rafa bersama ibu fitri

    Suka

  9. ahmad said

    kaus RAFA terlalu panjang
    jadi BOSEN dan JENGAH nontonnya.
    AKHIRNYA
    saya ga mau lagi NONTON CINTA FITRI
    BOSEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

    Suka

  10. ahmad said

    kaus RAFA terlalu panjang
    jadi BOSEN dan JENGAH nontonnya.
    AKHIRNYA
    saya ga mau lagi NONTON CINTA FITRI
    BOSEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEn

    Suka

  11. arief juniawan,drh said

    Sinetron CINTA FITRI gak pantas ditonton generasi muda krn terlalu CENGENG!,tiada episode tanpa air mata,tiada episode tanpa sedih….di bredel aja sinetron itu,ceritanya permusuhan,penghianatan gak mendidik…blas…FAREL sok Jago…Ayo sama aku kalo brani..MANA DADAMU,INI DADAKU!!!

    Suka

  12. joko kodok said

    rafa ada di alisnya faiz

    Suka

  13. susilo bambang sambernyowo said

    miska i love you

    Suka

  14. raka said

    mnding nonton spongebob
    (bukan g suka produk Indonesia, tapi sinetron yang bagus yang produksi Indonesia cuma ppt):D

    Suka

  15. Miftahur said

    Aku kurang suka sinetron…

    I like News, MTGW, Petualangan, dll. gt… hehehe

    Suka

  16. mampir. . .
    salam knal ya. .
    ditunggu kunjungan baliknya, . 😀

    Suka

  17. Anonim said

    Saya jg sgt menggemari cinta fitri dari mulai episode 1 s/d 3,tpi makin lama ceritanya itu2 aj,jd seperti dibego-bego-in sama sinetron ini keluarga farel emang bener2 keluarga bodoh,lebig bodoh dari keledai,jadi skr kami sekeluarga udah pindah tayangan keluarga..males nonton keluarga bego,tapi kok sctv masih juga ngejago2 in y?jelas udah gak kreatif lg ceritanya udah mati.paling nanti tinggal tunggu ending yg tiba2 selesai sma kyk nasib sinetro lebay lainnya seperti melati untuk marvel

    Suka

  18. siti aminah said

    pemeran Rafa itu bayi siapa?

    Suka

  19. Santi.SH said

    Cinta fitri ngebosanin,ktx session ramadhan 130 episode z,tp apa?malah mw berakhir,ceritax g’ nyambung ke arah mana.tidak mendidik,jauh dr agama,q hrp semua pemirsa tinggalin z tuh sinetron cf.g’ ada manfaatx.si miska yg sll biang kerok dr semua kesalahan g’ pernah di penjara,malah yg salah d benarkn,yg benar d salahkn,sinetron apaan tu?

    Suka

  20. habibah said

    ichhh kok dah mau tamat?????
    ceritain donk cerita akhir cinta fitri dan video nya!!!!!!
    katanya mau sampe 130 episod,tapi gak!!!!
    nanti ceritain yapzzz…ku tunggu selalu kehadiran cinta fitri…

    Suka

  21. encep permana said

    Ya deh cf sson ramadhan ini tamatkan sajalah ga usah diputar bertele-tele jadinya BOSAAAAA…..N&PEGEL ATI…!!!

    Suka

  22. LERENGLAWU said

    BUAT SCTV NGETOP
    sebaiknya di TAMATkan aja CF nya
    buat acara yg mendidik
    biar anak bangsa Indonesia ini makin maju
    bikin cerita yang nggak ngebosenin
    HANCURKAN CINTA FITRI
    HANCURKAN
    BASMI
    BASMI
    BASMI

    Suka

  23. kaum marhaen said

    sinetron cinta fitri boleh di benci….tp drpd membenci sinetron lbh baik membenci…SUSNO DUAJI…BAPAKnya BUAYA POLISI….

    Suka

    • agorsiloku said

      Wah Kaum Marhaen,… mengapa harus membenci Susno Duaji, mengapa dituduh Bapaknya Buaya Polisi. Bukankah Beliau tidak pernah terlibat kasus hukum. Kalaupun Beliau melakukan kekeliruan, tentu kita berharap Beliau bertobat. Tentu, kita berharap hukum dijalankan dengan benar. Namun, membenci hanya akan merusak diri kita. Kalau Beliau salah, semoga Allah Swt mengampuni dan kalau Beliau korupsi, mengembalikan kepada yang berhak. Kalau beliau tidak bersalah/tidak korupsi, semoga catatan Mas menjadi perhatian untuk bertindak semakin arif. Mari berprasangka baik saja. 😀

      Suka

  24. Thary said

    I love U so much Farrel

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: