Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Skenario Sinetron : Cinta Fitri dan Miska Termehek-mehek?

Posted by agorsiloku pada Desember 16, 2008

Puih.. Hebat tuh si cantik Fitri dan Mischa eh Miska.  Meskipun saya mulai bosan juga dengan bodohnya keluarga pemilik Retro itu sehingga perut Miska yang dilapisi kain atau apa gitu kagak pernah ketahuan, tapi kadang gatel juga kalau tidak lihat senyum Fitri.  Selebihnya, rasanya seperti sudah habis daya tarik Cinta Fitri itu?.  Paling nggak, saya sangat kecewa karena skenario yang saya susun untuk fitri dan miska ternyata tidak sesuai sampai dengan episode yang ketiga ini.  Padahal saya udah cape-cape nyusun skenario yang  bagus untuk sinetron ini.  😀Hampir semua keluarga Farel, Fitri, Bram atau siapa lagi gitu… bener-bener nggak punya “sense” sama akal bulus Mischa yang juga jago nendang itu, maka mestinya ya, Tim Trans TV menurunkan Panda dan kawan-kawannya agar akal bulus Mischa dan Bram bisa konangan. Tentulah skenario Cinta Fitri dengan Termehek-Mehek bila disatukan akan segera membongkar kebohongan Sutradara, sekaligus mempermalukan keluarga pengusaha Retro ini.

Saya kira lho, sinetron Termehek-mehek kalau dipadukan dengan sinetron lain akan lebih cepat bergantinya.  Mudah-mudahan gantinya ke discovery channel saja ya….

Iklan

15 Tanggapan to “Skenario Sinetron : Cinta Fitri dan Miska Termehek-mehek?”

  1. wahyu said

    Yups, betul. Kadang aku jg sampe geregetan liat si Fitri dan keluarga ini…

    @
    Saya juga geregetan sama isterinya Bram… suaranya sendu , gemes sama Fitri, kesel sama Farel dan sayang sama Miska… 😀

    Suka

  2. lovepassword said

    Kalo digabungkan sama Doraemon pasti lebih seru.

    @
    ide yang bagus… Doraemon pasti akalnya lebih panjang dari pada Direktur Retro dan sutradaranya….

    Suka

  3. Airsetitik said

    Mohon kunjungi blog kami terupdate di http://airsetitik.tk.

    Terima kasih dan salam,

    Airsetitik Team

    @
    Tentu… agor sudah datang … masih merenungi….

    Suka

  4. chiw said

    kang agor sepertinya mulai beralih menjadi penulis skenario sinet…

    😆

    @
    😀
    habis bagaimana lagi…

    Suka

  5. rina said

    ahahahahha…

    mulai kampungan tuh cinta fitri..

    heh, sctv!!andalan lo cuman cinta fitri ya, ampe skenarionya jadi kampungan gitu..
    orang gila ato anak kecil juga bakal bongkar klo ktauan boong…

    GA RASIONAL ABIS…

    @
    Ketika SCTV tetap menayangkan demi iklan, maka pemasang iklan dan SCTV sama-sama tahu bahwa para penontonnya adalah orang yang GA RASIONAL Abis…. 😀

    Suka

  6. alif said

    Halah-halaah! wong cuma sinetron koq sampe gregetan gitu sich…
    Kan tinggal pindah channel, ganti topik, gampang kan… Panda nya malah Panda beneran yg ada di dokumenter Metro ato TVone. kan lbh berguna nambah wawasan. daripada pusing mikir sinetron yg cuma akal2an sutradara.

    @
    Ha…ha…ha… nggak nambah pusing kok… cuma sekedar selingan dari blog ini saja kok…

    Suka

  7. NaHari said

    Sinetron indonesia itu bukan cuma sekedar cerita, skenario, dll. Tergantung sama pemirsa dan otomatis iklan juga. Semakin banyak penonton (otomatis banyak emosi terlibat di situ, rating meningkat), semakin banyak iklan,semakin panjang ceritanya – sehingga cerita/skenario yang nggak masuk di akal pun bisa jadi cerita untuk memperpanjang serial. Tapi ini kan dugaan, coba tanya sama SCTV atau TV swasta lain dengan sinetron laku – bener nggak sih…. Pindah ke discovery channel aja..,ada ilmunya dan paling banyak mungkin 5 episode.

    @
    ha..ha…ha… logikanya memang di situ. Namun satu hal yang tampaknya penting. Kalau saja sutradara dan lainnya yang dapat order seharusnya bekerja sama dengan serius dengan penulis skenario dan lain sebagainya, sehingga kesan aji mumpung dan menjaga alur cerita serta proses yang tetap pada mutunya akan menempatkan para pemain dan sutradaranya menjadi entertainer yang handal. Jadi, bukan karena logika bisnis, maka penonton menjadi kecewa. Ujung-ujungnya, para pemirsa juga semakin dewasa dan akan sebal dengan dengan menempatkan logika di bawah karpet bisnis…..
    Soal discovey channel… rasanya makin sedikit ya… apalagi di prime time. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk melihat Discovery Channel, Animal Planet, dan sejenisnya…. Namun usaha sejenis, seperti yang dilakukan oleh beberapa Channel TV tampaknya mulai ada….

    Suka

  8. Mayoritas konsumen adalah kaum pemegang kunci kualitas peradaban! Yang jadi pikiran, kemana harapan bangsa mau diarahkan? Aku kuatir sutradara siaran berita juga memiliki visi yang sama..!

    @
    Kita memiliki juga televisi yang memperhatikan dan menyikapi pertempuran antara kebodohan berpikir dan hati nurani. Manakah yang lebih diajarkan oleh media massa elektronik. Namun, saya selalu terkesan dengan “Bedah Rumah” RCTI. Ini sebuah model yang sudah beberapa tahun ini menjadi penawar gelisah hati. Masih banyak juga serial sejenis dari beberapa studio TV. Jika semakin banyak, menggabungkan keprihatinan dan tindakan, tentu diharapkan negeri ini juga membawa kebaikan.
    Sampai sekarang, acara-acara sejenis ini sangat sulit melibatkan penguasa. Mungkin karena mereka terlalu jauh dari rakyat yang seharusnya diayominya tanpa putus.
    Bukti bahwa kemiskinan masih menjadi warna bangsa ini dibandingkan dengan bangsa lain di dunia, adalah keengganan kita sebagai bangsa untuk berusaha bersungguh-sungguh mengentaskannya…..

    Suka

  9. MaIDeN said

    Masa Allah, ya ahlal kubur, antum syuka syinetron?
    Kenafa syinetron yang ditonton? Masa Allah … Iensyaf … Iensyaf ya Abu agor …

    @
    😀

    Suka

  10. hahahahahahahaha.fitri kamu memang hebat ya?masa si kamu udah khawin lalu terlupa.Untuk saya kamu sama farel memang cocok ya?tapi kenapa ya nenek farel begitu benci ya sama kamu?Tapi engak apa-apa nasib itu baru shooting bukan betu-betul ya.Lagi pun saya harus pergi da da.Jaga diri kamu baik-baik ya?[:)

    @
    Jangan-jangan yang benci sama Fitri itu Sutradaranya…. 😀

    Suka

  11. ehwaehwa.Aduh kamu sama farel memang cocok ya?Tapi ramai orang berkata yang kamu suka aldo.oooops sorry ya.Ta ta

    @
    😀

    Suka

  12. akatsukemon said

    udah pasti sinetron yg baik slalu menang masih aja di tonton..
    para pecinta sinetron umumnya suka bertele-tele, cengeng menghadapi cobaan hidup, berprasangka buruk, dll kayak lagi main sinetron aja.
    sctv gak ada mutunya lagi, sepak bola, film anime, discovery gak ada lagi.
    jadi “SCTV SATU BUKAN UNTUK SEMUA” (hanya untuk ibu2 n orang berselera rendah)

    @
    maksudnya harus dibaca : SCTV SATU SEMUA (ibu-ibu n orang berselera rendah).. duh agor juga jadi ikutan… 😀

    Suka

  13. santi said

    coba jgn terlalu lama deh ceritanya jadi berbelit-belit gak karuan capek nontonnya mendingan langsung bongkar aja topengnya si miska sama fais tu… gak tega nonton kalau lagi miska yang menang kasian sama mami yang kerjanya cuma nangis melulu

    Suka

  14. saya suka sekaki dgn film cinta fitri dan saya ingin film cimta fitri main lgi mang enak miska dan faiz akan dipenjara

    Suka

  15. Laurentia Natalia Fortuna said

    Aq seneng bgtzzz nonton Sinetron ini amapi season ini pun aq menontonnya tp knapa ya Miska tu ndak nyerah aja .

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: