About Me
This is an example of a WordPress page, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. You can create as many pages like this one or sub-pages as you like and manage all of your content inside of WordPress.
Ini adalah halaman-halaman blog yang merupakan kutipan dari sana-sini dan sebagian adalah catatan-catatan pengalaman atau pandangan penulisnya. Sejauh mungkin, sumbernya dituliskan dan didedikasikan dalam bahasa Indonesia.




Desember 5, 2006 pada 11:13 pm
Assalamualaikum wr wb,
Perkenalkan nama saya Muhammad Ihsan Firdaus, saya dari Bandung, saya benar-benar tertarik sekali dengan artikel-artikel yang ada di blog anda, kebetulan saya punya website komunitas muslim juga http://www.ikhwanmuslim.or.id saya berencana memposting artikel-artikel anda di website saya, dengan tetap mencantumkan nama anda, apakah boleh?? saya juga ingin berguru pada anda… mau terima saya jadi murid pak !! :D.
Terima kasih sebelumnya, kalo ada waktu silahkan buka-buka webiste saya. ditunggu balesannya
Salam
Ihsan Firdaus
Desember 6, 2006 pada 1:36 am
Mas Muhammad Ihsa Firdaus ysh, tersanjung mendengarnya dan menjadi malu. Sungguh tak layak, meskipun mungkin lebih “tua” saya tak memiliki sesuatu apapun yang pantas. Saya hanya menggunakan logika-logika, kurang sekali pemahaman agama, sedang, baru, dan tengah belajar. Justru dari blog Mas saya mendapatkan percikan baru yang berharga yang akan lebih sering saya kunjungi. Saling mengutip, tentu menyenangkan. Berbagi. Karena itu subtema saya kaulinan, salah satu page saya adalah unclean (nggak bersih). Saya hanyalah anak jelek yang banyak kutunya. Salam.
Desember 8, 2006 pada 9:43 pm
Mas Agor,
Blognya okeh bangeedd.. Taruhan (eh, taruhan kan judi?!), anda pasti punya koleksi buku bejibun! Kalo nggak pasti anda punya banyak teman diskusi yang top banget. Kalo nggak..pasti tiap pagi nyampe kantor bukannya kerja tapi browsing baca sana sini dulu sampe jam nge-brunch tiba.. Hehehehehe…
Baru nemu hari ini, tapi pasti bakalan diintip tiap hari.
Keep writing ya!
Desember 9, 2006 pada 8:59 am
Mas Candra, trims ya apresiasinya. Banyak sekali blog istimewa yang justru saya mendapatkan pencerahan dari mereka yang memberikan cahayanya kepada kita. Semuanya benar, eh… semuanya salah. Punya sejumlah buku, tapi bukan perpustakaan, punya teman diskusi yang top tapi susah dihubungi. Ke kantor emang suka lebih pagi biar punya satu jam sebelum jam 8.00 agar bisa jalan-jalan di dunia maya. Juga beruntung punya akses 24 jam di rumah, jadi lumayan juga bisa browsing malam-malam. Ngeblog, pakai juga fasilitas post timestamp. Lumayan juga, bisa nyiapin isi untuk posting pada waktu yang ditentukan untuk beberapa posting padahal kitanya lagi duduk-duduk saja di warung kopi atau pergi entah kemana. Yang jelas saya hanya mengumpulkan roti dan keju, kadang sampah dari mana saja. Terimakasih pada mereka yang berkontribusi paksa karena dikopi pais naskahnya. Tentu, jika ada selalu saya sebutkan sumbernya. Begitu kan etikanya. Yah… seperti saat ini, sebulan mo pergi dulu 11 Des - 8 Jan 07, sempat-sempatkan isi untuk beberapa yang ada di lintasan pikiran. Sekedar agar blog butut ini punya tanda-tanda kehidupan saja. Salam hangat.
Desember 23, 2006 pada 12:55 am
Salam Kenal Mas,
Saya termasuk orang yang selalu membuka blog anda akhir2 ini. Isinya menurut pemahaman saya menarik dan masuk akal. Teruslah berkarya…!
Januari 6, 2007 pada 7:32 am
Salam kembali Mas Dk. Kita bisa berbagi dengan blog, rasanya memberikan kebahagiaan tersendiri…
Januari 20, 2007 pada 4:41 am
Quote “Saya hanya menggunakan logika-logika, kurang sekali pemahaman agama, sedang, baru, dan tengah belajar”
Justru logika jg memegang peranan penting dalam ‘dakwah’…banyak kaum rasionalis n materialis yang justru tertarik dengan islam pada awalnya ‘hanya’ karena pendekatan+penjelasan logis yg bisa diberikan Islam
Bravo mas/pak/ Argo…
I like your blog….
salam kenal deKing-ceking
Januari 20, 2007 pada 5:00 am
Oom Rene Descartes bilang,:”Saya berpikir maka saya ada”.
Dipikir-pikir, saya ini ada dalam keberadaan saya. Karena Al Qur’an menegasi untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berpikir. (QS 40:54).
Karena itu, agor pikir, ikuti saja Oom Rene deh, “saya beriman kepada Allah dan Hari Kemudian lalu bersyahadat karena saya berpikir” dan berharap tidak menjadi munafik, berpikir oke, berbuat no.
Salam kembali, salam kenal, kita saling sedang dan sedang saling belajar berlogika, berfilsafat, dan jangan lupa berbagi ya. Biar saya hanya mengerti terlalu sedikit, saya ingin mendapat pahala dariNya.
Februari 19, 2007 pada 9:59 pm
Assalamualaikum,
salam silaturahmi mas Agor
Terima kasih sudah berkunjung lagi ke web saya, iya nih udah lama saya ga posting lagi tulisan, karena sedang mempersiapkan website update nya, doain cepet selesai ya, oh iya nanti saya juga minta saran dan kritiknya.
Senang sekali saya bisa menjadi saudara Mas Agor :-).. doain ya mas Adikmu ini ..
Wasalamualikum wr wb …
@
Wass Mas Ihsan.
Teruslah menulis, jangan berhenti karena asyik yang lain (kecuali karena hal lain yang tak mungkin ditinggalkan). Menceritakan bagian dari pengalaman update site juga bisa. Singkatnya, jangan menghentikan lo, memulai lagi selalu lebih sulit ketika perjalanan sudah mulai dilakukan. Sampai di suatu titik tertentu, ketika harus masuk ke tahapan berikutnya. Salam, agor
Februari 21, 2007 pada 4:18 am
Wah..sori nih pak agor, dah lama kenal baru sempat ngisi komen dihalaman ini. Tulisan anda memiliki tempat tersendiri dihati saya.
wassalam
@
tidak ada kewajiban kok ngisi komen, bahkan sunnah pun nggak. Tulisan mas Ichsan yang justru sering saya datangi, karena saya di situ mendapatkan sesuatu yang tak terkatakan lagi. Saya mencoba mengisi komen jika dan hanya jika, kalau bisa, ikut berwacana, ikut memaknai, kalau bisa.
Salam kembali, kok sori!
Februari 25, 2007 pada 9:31 pm
Mas, aku minta izin buat link ya ke blog-nya Mas Agor
@
Terimakasih malah menyudikan melink. Agor sih senang berkoleksi link. Salam, agor
Maret 3, 2007 pada 9:27 am
Salam kenal…….
@
Salam kenal kembali Mr. 49
Maret 5, 2007 pada 10:45 pm
Halo, Mas…
Salam Kenal ya…
Isi Blognya bermutu…
@
Hallo kembali mas deka, salam kenal kembali. Terimakasih atas apresiasinya. Harapannya, bersama meneguhkan akal dan iman dalam segala ketidakmampuan yang ada….
Maret 11, 2007 pada 10:27 am
siip deh, salam kenal!
@
Gresik sip, salam kembali.
Maret 14, 2007 pada 2:04 am
Hai…
Halo…
Apa kabar…
salam kenal… :”> saya Chairul… baru nich… :”>
semoga saya dapet ilmu dari sini
thx!
@
Hai, hallo kembali…
kita sama-sama belajar ya Mas, meneguhkan akal dan hati. Kalau keliru, jangan ragu meluruskan.. Salam.
Maret 16, 2007 pada 12:29 am
mas, artikel mu ku copy, trus ku bawa pulang dulu ya, kalau masih ada umur, aku coba ngasih komen. Ngomong ngomong, apa sih rahasianya bisa biar nulis sebagus dan sebermutu mas, ajarin saya dong. boleh yaa?
@
Ha..ha…ha… terimakasih lho dipuji. Tapi terus terang, saya merasa tulisan saya jelek. Banyak sekali yang menulis bagus, ringan, dan enak dibaca. Saya hanya niru-niru saja. Namun, yang paling penting nih, kebanyakan yang diposting itu tulisan orang lain kok, tapi selalu saya tulis sumbernya. Penulis yang baik, sebenarnya sih (menurut agor) adalah penyair. Seorang penyair mampu mengolah kata efektif, efesien, dan indah. Puisi terbaik dalam rangkaian kata adalah Al Qur’an. Dibaca ribuan kali, jutaan kali, setiap hari, setiap alunan nafas, dari kecil hingga dewasa tak akan bosan-bosannya. Tulisan itu seolah berjiwa, memberikan kekuatan dalam setiap untaiannya. Lebih cemerlang dari untaian mutu manikam yang ada dalam nyata, bahkan dalam mimpi sekalipun. Coba saja lihat baca Al Fatihah, An Nas, dan banyak lagi, coba rasakan bagaimana bunyi akhirannya. Sungguh puitis!. Ar Rahman, lebih panjang lagi. Kekuatan keindahannya sangat kuat dirasakan, bahkan pada penerjemahannyapun masih terasa kekuatan bahasa, alunannya. Keistimewaannya membuat terciptanya sebuah kondisi yang memungkinkan manusia yang diberi hidayahNya, mampu menghafal, mengingat, bahkan seluruh hurufnya. Puluhan ribu manusia yang dapat melakukannya. Tidakkah ini sesuatu yang “aneh bin super ajaib”. Adakah kitab yang orang bisa mengingat keseluruhan isinya?. Subhanallah.
Tulisan Mas, saya lihat bagus lho, rajin lagi menulisnya. Idenya juga banyak. Kalau boleh, biarkan saja satu paragrah/alinea dalam satu ide dengan satu subjek, predikat, dan objek. Variasikan sedikit-dikit, dengan satu atau dua koma. Kalau mau tambahkan pada setiap objek atau subjeknya atau predikatnya dengan keterangan tambahan. Kalau merah, ya jadi merah muda atau ganti dengan kata lain, seperti bunga mawar merah. Mengikuti lisan yang diucapkan, kadang membuat kalimat mengalir dan yang membaca seperti diajak ngobrol. Satu atau maksimum dua kata sambung sudah cukup untuk satu kalimat. Itupun sudah jadi kalimat kompleks lho. Istilahnya jadi kalimat majemuk. Kalimat majemuk atau beberapa subjek itu, kadang membuat batu sandungan untuk mengalirkannya.
Satu kalimat adalah awal dari satu alinea. Ada awalnya, ada body alinea, dan ada penutupnya. Penutup satu alinea kadang seperti resume dari satu tema paragraf.
Wah, so mengajari ya. Mentang-mentang dipuji. Ini hanya berbagi pengalaman saja. Maklum dulu saya salesman yang ditugasi untuk buat laporan …. Salam, selamat menulis. Senang saya juga berkunjung ke 49….., agor.
Maret 18, 2007 pada 3:18 pm
Mas Agor,
kebetulan saya ada beberapa kawan yang memang menjadikan menulis sebagai profesi. Selama masih mau produktif, lumayan kok penghasilan nulis :)…
Support saya untuk artikel : Menulis Buku dan Menulis di Media Massa/Blog -3
senang sekali baca tulisannya
Saya tunggu artikel-artikel selanjutnya mas !
Salam,
@
Salam kembali Mas Zen. Wah asyik, menjadikan tulis menulis sebagai profesi menjadikan profesi ini tidak kalah nilainya dibanding profesi-profesi lainnya.
Maret 20, 2007 pada 12:13 am
begitu pertama kali masuk ke blog-nya Mas, saya langsung teriak dalam hati: INI YANG SAYA CARI2… Perpaduan antara sains dan agama, i love it so much!!!
@
Trims Mas Fatah, sama-sama belajar ya…
Maaf juga, saya baru baca komen Mas sekarang, ternyata sebelumnya tertangkap oleh Askimet sebagai spam, jadi tdk muncul. Oom Aski rupanya membaca nama emailnya ragu, sehingga diidentifikasi sebagai spam. Sy sudah berkunjung ke lafatah.multiply.com…. nice blog…
Maret 20, 2007 pada 4:45 am
Mas, aku yang bodoh ini mau tanya, apa artinya kaulinan?
@
Hanya satu pengertian kecil — Kaulinan — bahasa Sunda yang artinya “permainan”. Seperti kehidupan ini juga…..
Maret 21, 2007 pada 10:11 pm
Mas Agor orang sunda to?
@
, tapi juga orang Indonesia kan….
Maret 22, 2007 pada 9:48 am
Kalau Agorsiloku sendiri artinya apa Mas?
@
Anak Jelek (agor) yang banyak kutunya (siloba kutu). Loba, basa Sunda juga artinya banyak. Kutu ya… kutu (binatang kecil yang suka nempel di rambut atau di anjing atau monyet yang kurang bersih). BTW, itu sudah jadi Nick Name di blog ini. Jadi asyik-asyik saja. Tujuannya hanya ingin mengingatkan selalu pada diri sendiri, saya ini banyak melakukan kesalahan, jangan merasa benar terhadap apa yang dipahami, dimengerti, jangan ingin mengedepankan nafsu, sedang kutu-kutu (mewakili kesalahan/kebodohan — kasihan ya kutu dikonotasikan begitu) bertebaran di seluruh kehidupan. Jadi, biar hati-hati gitu….
Maret 29, 2007 pada 7:50 am
emmm .. ngak salah jadi guru spiritual koe
@
ha…ha… ha….. terimakasih guru ayti ku.
April 2, 2007 pada 4:59 am
Kang, saya tanpa ijin add di blogroll, soalnya blognya keren. Mudah²an ga keberatan.
@
saya yang mustinya berterimakasih karena Mas Roffi mau menambahkan ke link Mas yang keren itu. Salam, agor
April 2, 2007 pada 9:09 am
assalamualaikum,
salam kenal pak. trima kasih dah singgah di GuBlog bambu saya:-). trima kasih atas ilmunya yang telah menambah wawasan saya.
@
Wass Mas Arul, tentu saya yang terimakasih karena sudi berkunjung. Kalau bertemu dengan Mbok Yem, tabik saya ya.
April 3, 2007 pada 12:55 am
salam kenal
(blogwalking dalam rangka mempopulerkan blog saya hhehehee)
@
Salam kenal kembali, namanya “bersilaturahmi”. Tentu kita saling bertukar sapa ya….
April 4, 2007 pada 3:27 pm
kang agor, tolong kalo bisa menanggapi komen Pak dhani di posting ini –> http://roffigrandiosa.wordpress.com/2007/04/03/konsensus-sains/
terimakasih kalo berkenan.
@
sudah dikomen, tapi kok setelah dibaca kembali, rasanya agak asal-asalan tuh jawabnya. Saya musti memikirkan lagi, apa itu konsesus, apa itu sains, apa itu ilmu, apa itu taksonomi ilmu, apa itu pengetahuan, apa itu ilmu pengetahuan. Seperti beragama, wahyu itu kita pengetahuan, sedang ilmuNya ada di tangan Allah.
Namun, luar artikel kecil itu, sesungguhnya penuh makna.
April 9, 2007 pada 2:51 am
pak agor… boleh minta alamat email? atau punya id YM ???
bagi donk… japri ke email saya pak! thx
@
oke.
April 9, 2007 pada 4:44 am
assalamualaikum,
Salam kenal
pak,Isinya asik dibaca neh..
tks ya dan slalu berkarya..
@
Wass. Wr. Wb.
Terimakasih pujiannya, jangan ragu kritik ya. Tulisan atau kopi pais yang dilakukan lebih sebagai sarana berbagi saja ya. Semoga ada manfaat bagi pembaca dan terutama saya sendiri yang kerap lalai.
April 9, 2007 pada 4:51 am
Assalamu’alaikum wr wb
salam kenal pak
izinkan saya ikut belajar
@
Wass wr. wb Kang,
Salam kenal kembali, ijinkan saya juga belajar bersama. Sesama blogger, sama belajarnya….
April 9, 2007 pada 9:26 pm
Wah, saya harus banyak mampir ke sini nih, supaya pikiran saya nggak kebanyakan ngelantur & ngaco. Mohon bimbingannya pak
@
Mas Deedhoet ini ada-ada saja. Kita saling berbagi ketidaktahuan saja ya… saya juga banyak ngelanturnya kok, banyak main-mainnya. Salam ya.
April 12, 2007 pada 7:33 pm
salam kenal….
@
Lam kenal kembali Daeng, trims ya mo berkunjung ke sini.
April 13, 2007 pada 9:13 pm
assalamu’alaikum,
salam kenal pak agor. isi blog’e asyik.
btw, sy jg punya satu kategori yg sama dg punya bpk yakni ’sains’. bisa bagi2 rahasia bpk utk produktif nulis? thanx.
salam,
(^_^)
@
Wass, Mas Axireaxi
Salam kenal kembali.
Ya.. kita punya tag yang sama. Saya juga sudah berkunjung ke Blog Mas beberapa kali.
bisa bagi2 rahasia bpk utk produktif nulis? thanx. –> Ha..ha…ha…rahasia Madura?… saya nggak punya rahasia Mas. Ada-ada saja, saya nulis hanya karena ingin nulis saja kok. :).
Salam, agor
April 14, 2007 pada 2:04 am
Assalamualaikum blognya bagus suka bacanya dan pengen posting tulisannya boleh ngga ya hmmm
@
Wass wr.wb.
Kalau mau berkirim tulisan, silahkan ya.
Bisa saya buat tag sendiri atau bagian dari tag yang ada, tentu harapannya yang berkesuaian dengan tema blog ini, meski kadang-kadang nyleneh juga sih….
April 22, 2007 pada 10:34 am
gimana menyikapi al qur’an yang dihujat? melihat kasus yang terjadi di malang.
@
spesifiknya seperti apa kejadiannya?. saya tidak begitu paham?
April 25, 2007 pada 9:56 pm
assallamualaikum
saya senang artikel anda.
ksh pendapat donk gmn baiknya kl membuat karya tulis menyikapi kehidupan remaja saat ini?
@
Wass wr.wb.
Terimakasih Mizz Legolas untuk kesediaan berkunjung ke blog ini.
Untuk karya tulis kehidupan remaja, mohon maaf saya tidak punya pengetahuan yang baik tentang remaja saat ini maupun yang lalu. Yang saya hanya bisa ingat, dulu saya pernah jadi remaja dan sibuk dengan urusan bekerja biar hasilnya sedikit, bermain, dan belajar di sekolah formal. Jadi, sampai kinipun sulit membayangkan apa itu “kehidupan remaja”…. Salam, agor
April 27, 2007 pada 12:59 am
avatarnya tu gambar apa si?
@
gambar avatar dari teuthowenia, sejenis moluska, ya kali sejenis cumi atau oktopus yang ada di laut dingin dekat kutub ngkali….
hidup di kedalaman laut, badannya transparan. Tidak ganteng sih, tapi lumayanlah….ntar kalau sudah bosan, ganti lagi….
April 30, 2007 pada 7:15 am
assalamualaikum. salam kenal cak.
@
Salam kenal kembali Mas Alief… Wass.wr.wb
April 30, 2007 pada 10:58 am
salam kenal. isinya keren. jadi bisa belajar banyak deh
@
Salam kenal kembali, sama belajarnya Mas…
April 30, 2007 pada 12:59 pm
theme nya yang ini PAS banget pak agor..
tapi avatarnya?
@
avatarnya juga kan pas, monyet aja ngusulkan IPDN dibubarkan, apalagi manusia….?
Mei 2, 2007 pada 8:16 am
Terima kasih atas kunjungannya…
@
sama-sama, saya benar-benar terpesona oleh blog Mas Tio dan terasa begitu kuat karakter ditampilkan. Salam
Mei 3, 2007 pada 2:15 am
salam
blogwalking capek, tapi ketemu tempat yang adem dan enak
sepertinya ini kanal yang bisa menuju “syurga” Insya Allah…
bolehkah kanalmu kutaut…. biar drewes alirannta ke kebunku…
salam kenal
@
Salam kenal kembali Mas Kurtubi, senang santri buntet yang terkenal itu sudi datang ke sini.
Mei 7, 2007 pada 3:59 pm
You said :
Hallo Mas, saya (dan teman saya) tertarik dengan axapta dan foxpro. Saya ingin dapat info lebih banyak “seberapa mampu sih Axapta” dikustomisasi oleh foxpro?… apakah axapta bisa diinjeksi datanya dari luar, dlsb. nya…
juga sudah berapa lama mas bekerja bersama axapta… soalnya kami baru mulai nih… kalau bisa berdiskusi lanjut, saya akan senang sekali.
Setiaji :
Ayo kita berjamaah belajar tentang Foxpro dan Axapta. Biar lebih banyak orang yang mengerti ERP dan menggunakannya utk mencari nafkah maupun utk yg lainnya
Silahkan, saya menunggu teman-teman anda utk follow up ide ini
@
Trim Mas Setiaji… agor akan kontak lagi asap.
Mei 7, 2007 pada 7:48 pm
Assalamuallaykum wr. wb.
Saya memang pernah mendengar nama Erich von Deniken. Namun saya tidak terinspirasi sama sekali dengan para ilmuwan barat. Saya mencoba menghindari kontaminasi pemikiran-pemikiran dari para ilmuwan barat untuk membuat saya tetap pada koridor penelitian Al-Qur’an kami. Untuk di ketahui bahwa saya terinspirasi untuk terjun dalam penelitian bangsa permian karena ketertarikan saya ingin membuktikan kebenaran Al-Qur’an. Saya dibimbing oleh seorang ilmuwan yang Insya Allah selalu dalam pemikiran-pemikiran yang bersih dan melakukan penelitian dengan tujuan hanya mengharapkan keridhaan Allah SWT. Beliau adalah Bpk. Nurdin Rifai, mungkin dalam kesempatan posting yang berikutnya saya akan mencoba mengenalkan beliau pada teman-teman pembaca blog ini. Yang saya kagum dari beliau adalah, beliau bukan berasal dari lulusan banyak disiplin ilmu, namun memiliki banyak sekali pengetahuan tentang sains dan pengetahuan tentang rahasia dimensi alam semesta. Rahasia beliau adalah mendekati Al-Qur’an.
Terima kasih atas rujukan anda, namun secara sadar bahwa dalam Al-Qur’an kami telah menemukan bentuk-bentuk rancang bangun kendaraan-kendaraan itu secara matematika Qur’an. Dan kami menghindari terjemahan-terjemahan yang bersifat spekulatif dari para ilmuwan barat. Bahkan hingga kini berbagai aksiomatika dari sejumlah disiplin ilmu mengalami kebuntuan dikarenakan mereka (para ilmuwan barat) tidak mempercayai teori-teori yang telah tersingkap dalam Al-Qur’an.
Sungguh Al-Qur’an tiada keraguan didalamnya. (QS 2:2)
Terima kasih atas kunjungan anda.
Mohon maaf kalau dalam pesan ini ada kata-kata yang menyakiti perasaan anda karena sesungguhnya saya hanya ingin bersikap obyektif dalam penelitian-penelitian kami.
Tio Alexander
@
Wassalamualaikum wr.wb….
bahwa dalam Al-Qur’an kami telah menemukan bentuk-bentuk rancang bangun kendaraan-kendaraan itu secara matematika Qur’an. –>
Wow menarik, ditunggu hasil penelitiannya. Agor paling demen sama hal-hal begini. Hal yang sama, kalau tak salah sudah pernah dibuat oleh Fahmi Basya. Tentu hasil penelitian Mas dan rekan Mas itu akan memiliki pandangan yang berbeda dan boleh jadi membawa wawasan baru. Pokoknya ditunggu deh.
Oh ya, yang saya rujuk itu menjelaskan bahwa gambar mirip helikopter itu adalah replika dari gambar relief heliograf yang diplester lalu dibuat relief baru itu pada masa berikutnya. Dan kemudian, lapisan plester itu terkelupas. Begitu ceritanya. Ntah seberapa benar kualitas informasinya juga. Saya tidak telaah lebih lanjut foto-foto dan penelitian barat itu.
Soal Ilmuwan Barat, tentu ada benarnya. Tapi tentu juga tidak hitam putih.
Objektif, itu memang yang tentu menjadi salah satu ciri akal.
Wass. Wr.wb.
Mei 10, 2007 pada 4:38 pm
kepada yth : bapak Agor.
sungguh saya merasa kecil dan sangat tidak berarti, setelah saya mengenal blog ini, saya baru benar-benar paham, bahwa saya sangat membutuhkan bimbingan…terutama bapak. sekarang yang jadi pertanyaan saya maukah bapak “membimbing” saya ? kalu bapak bersedia dan sudi, saya minta e-mail bapak yaaa….please..demi Allah dan Rasulullah, saya sangat mengharap sekali kemurahan hati bapak dalam berbagi ilmu, khususnya ilmu agama.
@
ha…ha…ha.. Mas Ihsan ini ada-ada saja, membuat malu hati saja. Saya di sini sedang belajar, mengolah kata menyampaikan apa yang dipikirkan meskipun hanya lintasan-lintasan yang terlalu sederhana. Namun, itulah memang yang bisa dan baru bisa terpahami. Banyak yang memberikan penerangan kepada kita, sebagian besar saya simpan dalam tag blog ini. Setidaknya ada acuan, meski hanya sedikit yang ditulis dibanding ribuan site dan informasi yang bertebaran di dunia maya ini. Saya bukanlah orang yang tepat untuk membimbing, tapi ala kadarnya kita berdiskusi, saling beremail ria tentu saja tidak ada salahnya. alamat rumah gratis di agorsiloku7@gmail.com.
Tulisan-tulisan dari berbagai sumber atau tulisan sederhana blog agor kebanyakan hanya merujuk pada satu mujizat yang tak akan pernah habis manusia memahaminya. Kitab yang semua orang beriman memilikinya. Itu rujukannya. Ilmu agama, tentu saja pada ulama kita bertanya, pada Allah kita kembalikan semua pertanyaan dan urusan. Agor hanya sedang belajar memahami ini. Dan agor betul-betul sedang belajar memahami, itu pun masih terlalu jauh dari apa yang bisa diharapkan. Kalau bisa saling memaknai, tentu agor juga ingin menjadi orang yang bisa mensyukuri semua nikmatNya.
Mei 17, 2007 pada 12:43 pm
Terima Kasih ya linknya ke Download-islamic-freeware
Sains Inreligion juga sudah saya link.
Mei 24, 2007 pada 9:30 am
Pak agor, knowledge management yang baik itu caranya gimana? Selaen pake ingatan, search engine & koleksi link, ada cara laen & khusus nggak? Tulisan pak agor banyak banget referensinya
@
Mas Dee ini ada-ada saja. Referensi itu adalah ayat-ayat Al Qur’an yang saya kumpulkan untuk satu topik berkaitan dengan apa yang mo diposting. Tapi yang ditulisnya malah dikit dan draft referensinya belum sempat diposting sudah kehabisan ide… jadilah ditulis saja sebagai referensi. Yang jelas, kebanyakan referensi menulis dari tag-tag rekan-rekan atau situs resmi yang ditulis di tag blog saya kok.
Mei 25, 2007 pada 1:51 pm
Mas. ternyata aku ketinggalan banyak. gara gara lama ga ke warnet. Ga bisa kasih komen dulu Mas. Artikelnya ku bawa pulang kerumah dulu ya
@
Juni 4, 2007 pada 11:48 am
Mas Agor..
Salam Kenal ya…
sudah lama aku baca-baca blognya…
tapi baru kali ini berani komen. masalahnya mas aku takut salah tulis… saya baru dalam menulis. dan saya ingin belajar banyak tentang semua….
boleh me link blognya ya mas. Terima kasih
Juni 6, 2007 pada 10:10 pm
Mas saya pindah, tapi yang lama akan tetap dipertahankan.
Sekalian izin ngelink dan trackback
@
Wah rajin pindah… apa karena pindah ke Texas?
Juni 6, 2007 pada 10:17 pm
Assalamu’alaikum
Wah saya termasuk telat nih berkunjung ke blog ini.
Ternyata isinya sangat bagus-bagus.
Ya beginilah orang yang jarang jalan-jalan, ketinggalan info melulu…
Pak/mas, boleh ya blognya saya taut, biar gampang berkunjung.
@
Wass. Wr. wb.
Dengan senang hati… saya juga sudah beberapa kali, beberapa minggu yl berkunjung ke blog Mas… Tema blognya begitu “menantang”… menarik.
Juni 8, 2007 pada 2:00 am
Kang Agooorrr nu kasep…
kabayan soan ah kesinih… kemarin kang agor ke saung kabayan cuma disuguhan cai herang, sekarang kabayan bawain kopi satu termos yah kesinih… bikinan si iteung euheuhu..
Salam buat kang agor yah dari kabayan sama iteung…
@
Nuhun atuh Kang… oge ka iteung (Terimakasih Kang, juga untuk Iteung)
Juni 8, 2007 pada 5:10 am
Assalam mualikum.Wr Wk.
Kenalkan nama saya Achmad, saya sangat terharu sekali membaca artikal yang ada di blog ini.Saya terasa begitu jauhnya saya dari nilai2 agama yang ternyata begitu banyak sekali kalo kita kaji.
Kang,
Saya sangat berterima kasih sekali pabila saya bisa dapatkan email dan cerita terbaru dari blog ini.. karna ini satu rahmat sekali buat saya pabila bisa belajar memperbaiki diri dari masa lalu yang hitam dulu..setidaknya bisa lebih baik dari sebelum nya.
Saya tunggu balasan nya ya..
Wasalam
Achmad
@
Wass Wr. Wb.
Mas Ahmad, semoga artikel kecil dan sederhana membawa kebaikan… Mas tampaknya diliputi hidayah. Kekerasan hati di masa lalu, menjadi tangisan dan rahmat ampunanNya… Ini juga yang pemilik blog ini harapkan, sekaligus sebagai salah satu keniscayaan untuk ingat kepadaNya….
Juni 9, 2007 pada 2:23 pm
Assalamu’alaikum
makasih ya mas agor, sudah sudi berkunjung ke blog saya.
by the way saya ini termasuk yang suka ikut2an.
Saya ikut2an buat blog di wordpress gara2 kesenengan baca diskusi2 di blog agorsiloku ini.
Tapi kalo ikut2 yang baik kan gapapa ya mas agor..
wassalam
aricloud
@
Saya senang… baru tahu blog Mas betul-betul mencerahkan. Kemarin-kemarin, tiap masuk ke blog Mas, kok saya masuknya ke site lain (atau daftar domain… kalau tidak salah)… bisa menjelaskan kenapa?
Juni 10, 2007 pada 3:14 pm
Saya juga nggak ngerti kenapa ya? mungkin karena banyak yang belum saya mengerti tentang pengelolaan blog tersebut.
maklum lah mas, masih pemula pakai wordpress ini
Sampai detik ini bahkan saya masih belum tahu akan dikemanakan (arahnya) blog saya itu…
@
Ha…ha…ha… saya juga tidak tahu… mengalir saja apa yang ada dalam kepala ini…. untuk mengarsipkan apa yang dikuasai atau ketika sedang kerja dengan komputer (mengolah data) dari pada nungguin monitor yang hanya blip…blip ya… jalan-jalan di blog.
Juni 11, 2007 pada 11:39 am
@
hide, seek, locate, find…. and ….
Juni 23, 2007 pada 9:00 am
Assalamu’alaikum..
Damang??
Salam kenal ti simkuring urang Bandung
Aku web developer dari http://quran.kawanda.net
Kalo boleh ganti atuh judul link website saya menjadi ‘Quran Tarjamah Indonesia’
dan kalo Anda mau tukeran link saya baru menyediakan fasilitas tersebut, silakan datang ke website quran digital saya dan lihat di menu ‘LINKS’.
Hatur nuhun akang..
@
Alhamdulillah Kang Nova…
salam kenal kembali.
Gembira rasanya dikunjungi oleh Kang Nova yang karyanya betul-betul menjadi teman agor setiap hari. Sejak ngeblog di wp ini, nyaris tidak ada hari tidak membuka qur’an digital. Semoga rahmat Allah senantiasa tercurah pada Mas n kel. Karya Mas telah menjadi pencerah praktis bagi ribuan manusia ketika berharap cemas untuk kembali kepadaNya.
Judul link sudah diganti sesuai permintaan Mas.
Agor link semua yang dianggap baik dan sesuai dengan misi (meskipun banyak juga yang lebih baik tapi tidak di link). Bukan karena hanya karena tukeran link, namun harapan agar yang “tersesat” ke sini, berkenan pula datang ke link yang dirujuk.
Wass. wr.wb
agor
Juni 25, 2007 pada 3:07 pm
Pak Agor, berkat sering berkunjung ke blognya pak Agor ini, saya jadi tertarik juga untuk belajar bikin blog sendiri. Alhamdulillah sudah saya mulai, walau masih sedikit postingnya. Alamat blog saya di: http://ayahluqman.wordpress.com
Saya sangat tertarik dengan sains dalam islam, walaupun background pendidikan saya bukan sains/IPA. Pak Agor, mau kan jadi mentor saya untuk urusan blog, sains & islam? Mohon bantuan. Semoga berkenan.
@
Alhamdulillah… kita berbagi pengetahuan, pengalaman, dan energi untuk semakin dapat mendekat padaNya… di tengah keusangan dunia dan kelalaian hati dari iman yang menguat dan melemah… Saya juga tidak memiliki latar belakang sains, tapi lebih sekedar hanya membaca di sela kesibukan sehari-hari yang sangat mendunia.
Dalam meraih dunia inilah… saya berharap berada pada lingkaran yang Allah meridhoi….
Senang agor bisa berkunjung ke ayah lukman….
Salam.
Juni 26, 2007 pada 3:58 pm
Mas Agor, kenapa ya kalau saya sedang log in, terus memberi komentar, tapi kok ‘nama’ saya tidak bisa diklik langsung ke blog saya ya? tidak seperti yang lain? apa ada opsi yang perlu diubah disettingan blog saya?
terima kasih
wassalam
@
:-/ saya juga bingung deh… tapi nebak-nebak, saya jawab di blog mas ya di Aricloud.
Juni 29, 2007 pada 7:26 am
Maksih mas agor atas sarannya, Alhamdulillah sekarang nama saya sudah bisa langsung terhubung ke Blog saya secara otomatis. Namun ternyata bukan masalah browsernya (saya pakai Opera) tapi pilihan di dashboard user-nya. Kebetulan mas “ayahluqman” pernah punya pengalaman yang sama, jadi beliau membagi triknya dengan saya.
salam ukuwah
@
Alhamdulillah… memang kalau tidak dicoba sendiri, kita tidak tahu yang benar. Bermain dengan program, mengetahui yang benar dengan melakukan sejumlah kekeliruan. Sering lebih praktis daripada membaca juklak…..
Juli 2, 2007 pada 1:02 pm
Assalaamu’alaikum wr. wb.
Pak/Mas…saya masih penasaran nama sebenarnya apa yaa AGORSILOKU sih…? di <a href=”http://pakar.blogsome.com/” rel=”nofollow”>blog saya</a> namanya tetap begitu.
Tentang tulisan di blog sampeyan, sepertinya semakin banyak saja pola pikir yg sama dng Anda, minimal saya dan rekan² yg udah pada kasih komen.
Wassalaamu’alaikum wr. wb.
@
Wass Wr. Wb. Mas Abu Rusyda…..
Di About Me… saya lengkap jelaskan agorsiloku itu apa. Just only my nick name, the little name… nggak ada yang aneh. Karena beberapa rekan/saudara bertanya dan saya jawab apa adanya saja.
Tulisan-tulisan di blog agor hanya sebuah usaha dari orang yang sedang dan sedikit demi sedikit ingin memahami agama yang dianutnya, sebuah pilihan hidup dan berusaha tidak mencari kemenangan. Hanya mencoba belajar memahami tanpa menghakimi. Mencoba menyadari betapa luas dan dalamnya ilmu Allah yang manusia hanya meraba sangat amat terlalu sedikit yang dipahami. Kutip sana-sini dan mencoba mendewasakan alam pikiran. Seperti di blog Mas juga (yang kedalamannya jauh lebih matang). Sedikit berbagi, kalau ada……
Wass Mas Abu… terimakasih kesudiannya berkunjung ke blog agor…..
Juli 2, 2007 pada 4:29 pm
urgent!
Assalamu’alaikum mas agor
saya mendapati ada blog tidak senonoh yang mendiskreditkan muslimah
apa yang harus kita lakukan?
Boleh saya minta email pribadi mas Agor? saya percaya barangkali mas agor bisa melakukan sesuatu, namun saya tidak ingin menyampaikannya di blog mas ini khawatir tersebarnya info yang tidak perlu…terima kasih mas
oya mas bisa segera kirim email mas ke email saya : aricloud@yahoo.com
@
Okay… sudah saya kirimkan ….
Juli 10, 2007 pada 7:33 pm
Assalamu’alaikum mas
numpang meraut ilmu dari blog anda
Terimakasih
salam ukhuwah w.s
@
Wass. Wr, Wb…
hanya mengungkapkan yang dipikirkan… syukur kalau yg berkunjung mau membagi ilmunya….
Salam, agor.
Juli 15, 2007 pada 6:39 am
Di static page about me ini sedikit sekali informasi tentang si empunya blog
@
Nggih… tapi terjawab kan pada setiap jawaban komentar… yang empunya blog hanya seorang manusia yang ingin belajar pada keagungan Allah yang berusaha untuk hidup lebih arif dari segala kesadaran atas keangkuhan dirinya. Yang mencoba dan belajar bahwa hidup ini penuh dengan ketidaktahuan, yang banyak kekotoran dalam dirinya, dan berharap cemas pengampunanNya.
Juli 26, 2007 pada 1:26 pm
Assalamu’alaikum
selamat siang, salam kenal
@
wss.wr.wb.
Salam kenal kembali
Juli 27, 2007 pada 5:58 pm
Salam kenal, Pak Agor…
saya tau blog anda dari Mas saya tersayang
keknya dia ngepens banget deh, sama Bapak…
dan after ayas baca baca…ternyata emang keyen keyen…
boleh saya link?
Makasyii…
@
Salam Kenal kembali… Trims sudi mengunjungi… Kang Mase memiliki energi berlimpah… tenaga berpikirnya cepat dan loncat-loncat. Seekor rajawali tak bisa tinggal di sarang lama-lama, menukik dan mengepakkan sayap menghalangi matahari. Cakar siap mencengkram, mata menembus semak dan dedaunan. Terusik oleh setiap gerak dari mangsa. Always over the top….
Chiw juga tampaknya…
Trims mau nglink…
Juli 27, 2007 pada 6:01 pm
btw, itu snapnya, minta tolong dimatikan donk…kalo bapak berkenan juga si…mengganggu mata…
makaswi…
@
Oke Mrs… hampir satu jam nyari dimana snap itu berada…
Agustus 7, 2007 pada 9:35 pm
Mas, mau komen OOt lagi….
Kayanya saya lebih suka dipanggil adek atau Dik deh Mas. ntar jadi kurang ajar kalau saya yang masih hijau ini dipanggil “Mas” sama Mas Agor
@
Oke deh..
Dik 49… no big deal
Agustus 9, 2007 pada 9:06 pm
senang bisa mampir ke sini. anda luar biasa.
@
inna-lillahi-wa-inna-ilaihi-ra’jiun.
hanya berusaha (mencoba) untuk sedikit-sedikit mengerti kalam illahi….
Agustus 10, 2007 pada 9:21 am
Masya Allah, sebetulnya apa sih manhaj antum?
@
Wah… Mas Abumaulid… saya tidak paham manhaj… betul-betul bukan siapa-siapa dan tidak menjadi apa-apa.
Agor hanya berusaha mengerti apa itu agama Islam dan belajar untuk mengerti, meski hanya sebutir pemahaman tanpa cukup bekal. Hanya semoga Allah ridha dengan apa yang agor pelajari.
Agustus 10, 2007 pada 9:57 am
Assalamu’alaikum,
Mas Agor (nggak tahu nama sebenarnya siapa, yang penting muslim toh).
salam kenal dulu, walaupun sudah pernah kirim komen ke artikel ente.
Saya belum surf semua artikel ente, jadi belum sempat komen-komen.
Mau buka blog sendiri juga (pernah di Multiply, tapi nggak pernah posting arti