Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Feynman Kecil Mengantarkan Semut Memilih Makanan

Posted by agorsiloku pada Oktober 11, 2012

Yang masuk tanpa permisi, mengambil makanan dan kerap beriringan berjalan mencari sebutir nasi atau mengerebuti gula adalah semut.  Kalau saya anggota BIN atau CIA, boleh jadi akan saya tangkap dan interogasi.  Apalagi kalau mereka, para semut itu bertemu, sepertinya ada isyarat atau entah apa yang dipercakapkan.  Jangan-jangan berkonsipirasi akan desersi. Kecurigaan ini semakin menjadi-jadi.  Apa sebabnya masuk ke dalam rumah tanpa ijin pemiliknya dan mengambil pula tanpa ada keikhlasan dari pemiliknya.  Benar-benar semut perampok !.  Seharusnya semut-semut itu diadili.  Tapi hal ini berlaku bagi

seorang bernama  Feynman.  Ketika kamarnya didatangi semut dan karena sebelumnya ia telah mempelajari perilaku semut dalam mencari rejekiNya,  Feynman dapat mengantarkan semut untuk berpindah ke lokasi lain yang ia sediakan sehingga semut-semut yang datang mengambil makanan di kamarnya pindah ke jalur lain di luar kamarnya.  Tentu saja, Feynman tidak menggunakan kekerasan apalagi pembunuhan berencana untuk melakukannya.  Juga tidak menyemprotkan obat pengusir semut dan lalat seperti Baygon.

Mula-mula Feynman membuat perahu kecil dan memindahkan semut yang datang mengambil makanan yang ada di kamarnya ke tempat makanan baru yang disediakan di luar kamar.  Semut yang menemukan makanannya di luar kamar tersebut, kemudian akan berputar-putar mencari tempat kembalinya dan bertemu dengan teman-teman lainnya.   Setelah dilakukan berulang-ulang memindahkan semut yang mengambil makanan ke kamarnya ke makanan baru di luar kamar, maka  jejak semut yang dipindahkan tersebut dan  kembali ke sarangnya akan bertemu dengan semut lainnya, sehingga terbentuklah jalur baru, jalur semut di luar kamarnya.

Jalur semut yang berpindah tersebut ke jalur baru itu akhirnya membuat usaha tidak sah dari semut-semut yang   masuk tanpa permisi tersebut dapat dihindari sehinga aspek-aspek keamanan kamar dan perlindungan dari marabahaya bisa dieliminasi.  Tidak perlu CIA atau interogasi untuk mengetahui motif dan komunal ini, tidak perlu pula Baygon atau HIT untuk membunuh sekumpulan ummat Allah yang sedang mencari makan, tapi cukup dengan kecerdasan dan kasih sayang kepada ummat lain yang kecil-kecil dan kadang menggigit itu.

Feynman adalah seorang fisikawan yang namanya kesohor.  Kenal fisika, tapi tidak kenal Feynman sama juga bohong.

(Dikutip seenaknya dari Cerdas Jenaka Cara Nobelis Fisika : Petualangan Hidup Richard P. Feynman), Penerbit Mizan, Cet II, 2003.

Catatan tambahan :

Baygon dan HIT adalah merk obat pembasmi nyamuk, semut yang diproduksi di Indonesia.

Ada Kisah Semut dan Nabi Sulaeman (QS 27).  Bahkan, nama suratnya juga Semut.

9 Tanggapan to “Feynman Kecil Mengantarkan Semut Memilih Makanan”

  1. […] Lalat dan semut semut dan lalat – GiniGitu [dot] comSitemapcerita hikmah islamiFeynman Kecil Mengantarkan Semut Memilih Makanan […]

    Suka

  2. […] KISAH SEMUT DAN LALATSemut dan LalatLalat dan semut semut dan lalat – GiniGitu [dot] comFeynman Kecil Mengantarkan Semut Memilih Makanan […]

    Suka

  3. Assalamu’alaikum @Kang Agor
    belon ada post baru neeh ?!😀

    Suka

  4. Ayruel said

    Assalaamu alaykum kang agar…moga sehat selalu

    Suka

  5. diah pramesti said

    terkadang kita perlu belajar hal2 besar dr yang kecil.
    Numpang berteduh ya mas bro

    Suka

  6. Jangan salahkan semut kalau dia hendak merebut makananmu.

    Suka

  7. ace maxs said

    tapi salahkan siapa ??

    Suka

  8. keren infonya dan bermanfaat sekali

    Suka

  9. Marinki said

    Keren! Semut biar kecil menggigit kalau diganggu atau merasa terganggu. Mereka bisa bersahabat dengan manusia normal, asal tahu saja cara semut. Nice posting. Kapan artikel barunya bos?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: