Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bolehkah Orang Yang Sedang Berpuasa Melarang Makan Orang Yang Tidak Berpuasa?

Posted by agorsiloku pada Juli 28, 2012

Gedebuk…
Ini khayalan : ” Dipermaklumkan, kami sedang berpuasa, sesuai dengan perintah Allah. Maka dengan ini diminta untuk yang tidak berpuasa untuk menghormati orang yang sedang berpuasa !”

Hati kecil, saya keberatan dengan postingan ini.  Karena puasa itu ibadah seorang hamba kepada Sang Khalik.  Jadi, hati kecil ini menilai bahwa urusan puasa tidak perlu dicampuradukkan dengan pembatasan-pembatasan warung tidak boleh dibuka selama bulan puasa, tempat maksiat harus ditutup selama bulan  puasa (yang artinya, boleh buka lagi setelah bulan puasa, maksiat boleh berjalan lagi).  Apalagi jika seorang hamba melakukan puasa bukan hanya di bulan puasa, tapi sehari puasa sehari tidak atau senin dan kamis.  Hormatilah orang yang berpuasa, meskipun dalam konteks toleransi beragama seyogyanya atau sejakartanya, tidak usah meminta penghormatan kepada manusia.  Tapi sebagai ritual tahunan, di lingkungan mayoritas, alangkah baiknya  lebih nikmatnya jika ‘cita rasa’ puasa terasa pada segenap aspek-aspek kemasyarakatan.

Lebih membingungkan lagi, bagaimana bisa orang yang berpuasa mengatur orang yang tidak ingin berpuasa atau orang yang memang karena sebab tertentu (uzur, dalam perjalanan, anak-anak, ibu yang sedang menyusui bayinya, dll.) dibatasi hak-haknya oleh orang yang melaksanakan kewajiban berpuasa.  Lebih terbingungkan lagi bahwa tempat-tempat “kesenangan” hanya boleh beroperasi di luar bulan puasa.

Orang berpuasa juga harus menghormati orang yang tidak berpuasa juga sama membingungkannya.  Ngapain juga harus menghormati orang yang tidak berpuasa….  Maksudnya sih, orang yang berpuasa tidak usah membatasi hak-hak demokrasi dan kebebasan orang yang tidak berpuasa.

Setujukah Orang Yang Sedang Berpuasa Melarang Makan Orang Yang Tidak Berpuasa?

Agama itu “nasi-hat”  nasehat. Kalau sedang beribadah, shalat maka, jangan diganggu, mengajak yang lain ikut solat atau mengumandangkan azan tentu lebih afdol.  Tapi kalau memaksa orang lain ikut solat, sepertinya nggak boleh ya.  Begitu juga dengan silogisme puasa. Kalau lagi beribada saum, boleh nggak ya melarang makan orang yang tidak berpuasa?

Pusing juga sih jawabnya.  Tapi rasanya, khusyu saja deh dalam berpuasa.

Setujukah kalau ormas obrak-abrik tempat maksiat atau obrak-abrik pabrik minuman keras.

Setuju.  Di negara hukum, dimana polisi sudah susah dipercaya, hakim banyak yang kadal, dan masyarakat mulai semakin tidak percaya pada hukum, maka sudah dipastikan akan muncul kelompok-kelompok masyarakat yang melakukan perlawanan terhadap kebrengsekan pemerintah dalam mengatur tatanan bangsa.

Jadi, jelas, kita harus setuju kelompok manapun, untuk melakukan aksinya secara bebas, apalagi jika ada tujuan baik (baik disengaja atau tidak disengaja), karena memang pihak berwajib sudah tidak mampu lagi melaksanakan kewajibannya.

Mengapa setuju, habis sih, yang berwajib itu masih ada nggak sih.  Masa, barang yang memabukkan dan orang-orang mabuk semakin banyak saja, narkotika semakin beredar menggila.  Orang tua makin khawatir perubahan perilaku negatif anggota masyarakatnya…. Jadi, kalau yang berwajib tidak becus, laku kekhawatiran semakin menjadi-jadi, ya harus ada usaha masyarakat untuk melawan kejahilan yang terjadi.

Iklan

14 Tanggapan to “Bolehkah Orang Yang Sedang Berpuasa Melarang Makan Orang Yang Tidak Berpuasa?”

  1. @Kang Agorsiloku

    Dipermaklumkan, kami sedang berpuasa, sesuai dengan perintah Allah. Maka dengan ini diminta untuk yang tidak berpuasa untuk menghormati orang yang sedang berpuasa

    Menurut saya, justru hanya orang-orang Islam katepe yang merengek-rengetk agar warung-warung ditutup saat puasa.

    Mari kita buktiken :
    Jumlah orang yang berpuasa :
    1. Agama Islam
    2. Laki-laki dewasa
    3. Perempuan dewasa
    ( kira-kira 20% )

    Jumlah orang-orang yang tidak puasa :
    1. Agama Islam dan Non Islam.
    2. Anak-anak.
    3. Laki-laki yang sakit / sudah tua.
    4. Laki-laki yang sedang musafir.
    5. Wanita yang sakit / sudah tua
    6. Wanita yang sedang musafir
    7. Wanita Hamil.
    8. Wanita yang sedang menyusui
    9 Wanita yang sedang datang bulan.
    10. Orang miskin yang setiap haris “berpuasa”
    11. Para Muallaf yang masih lemah.
    (kira-kira 80% )

    Dhus.. :
    FPI and or Organisasi Islam and or Pemda, ternyata masih banyak yang lemah iman islamnyah, karena air liurnya meleler manakala melihat orang lain makan dan minum plus merokok dihapadan mereka.

    Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS 49:11)

    Seandainya ada tim penilai :
    Puasa dengan tidak ada ujian = Nilai 1 (itupun kalau dapat nilai .. heheh 😀 )
    Puasa dengan ujian (dihapan orang makan, minum, merokok, dlll) = Nilai 27x (Insya Alloh)

    Suka

    • Setujukah kalau ormas obrak-abrik tempat maksiat atau obrak-abrik pabrik minuman keras.
      ______________________
      Absolute TIDAK SETUJU !!!

      Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah Allah kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?” (QS 6:53)

      Bukti:
      Silahken Ormas mengobrak-abrik tempat-tempat MESUM, tapi NIKAHILAH wanita-wanita tersebut sebanyak 2, 3 atau 4 sesuai dengan Al Qur’an jika mereka benar-benar beriman kepada ayat-ayat Allah.

      Suka

      • agorsiloku said

        Wah, bagaimana nih, padahal yang berwajib saja sudah setuju dan tidak berbuat apa-apa terhadap perilaku yang dilakukan ormas ketika mengacak-ngacak hak milik orang lain (apapun latar belakangnya). Yang saya lihat di teve, sepertinya yang berwajib udah takut tuh. Dari tahun ke tahun toh terus terjadi, tanpa ada penegakan hukum. Jadi, saya mendukung ormas itu. Bahkan, kalau bisa kepala ormas itu deh yang jadi kapolri, dari pada yang berwajib sekarang yang udah kagak berani menegakkan lagi aturan hukum.

        Sepanjang yang saya tahu, Ormas tidak mengobrak-abrik tempat mesum. Tapi tempat hiburan (hiburan mesum?). Kalau soal nikahilah wanita-wanita tersebut…. , kiranya mereka mau dinikahi oleh anggota ormas itu?. Kalau soal minuman keras, gimana Kang… masa pembuktiannya dengan pernikahan lagi?.. 😀

        Suka

      • حَنِيفًا said

        @Kang Agorsiloku
        😀

        Kalau soal minuman keras, gimana Kang… masa pembuktiannya dengan pernikahan lagi?
        ___________________
        Wah… nda bejituh dunk ..
        Para karyawan /i diberi konpensasi lahan gawean yang lebih layak… misal: diberi modal dagang bakso atau dialokasiken dikantor-kantor pentolan ormas, itung-itung zakat … hehehe…

        Suka

      • حَنِيفًا said

        kiranya mereka mau dinikahi oleh anggota ormas itu?.
        ____________________
        Sayah masih ada slot tiga lagi neeh, tapi kalau bisa yang cantik, muda dan kaya… 😳

        Suka

  2. […] Aku Raja HutaPilkada DKI dan Isu SaraNdobos PolBISNIS ONLINEPernikahan Kakakku Yanti SinagaArtikel Tanya Jawab Hoki Fengshui ~ dimuat di Majalah DUIT! edisi juli 2012Batok lampu bulat, masih banyak yang suka lho…Bolehkah Orang Yang Sedang Berpuasa Melarang Makan Orang Yang Tidak Berpuasa […]

    Suka

  3. Puisi said

    Setujukah Orang Yang Sedang Berpuasa Melarang Makan Orang Yang Tidak Berpuasa?

    Tidak. Puasa kan untuk melatih kesabaran? Kalau gak kuat nahan godaan mending di rumah saja, jangan men-senjata-kan puasa untuk memutus perekonomian orang lain.

    Setujukah kalau ormas obrak-abrik tempat maksiat atau obrak-abrik pabrik minuman keras.

    Tidak. Terutama yg membawa nama Agama. Lagian kenapa lokalisasi atau pabrik minuman keras? Efek sangat buruknya apa? Jepang tetep maju tuh meski ada pelacuran atau minuman keras.

    Suka

    • antelove7 said

      Tidak. Terutama yg membawa nama Agama. Lagian kenapa lokalisasi atau pabrik minuman keras? Efek sangat buruknya apa? Jepang tetep maju tuh meski ada pelacuran atau minuman keras.

      haha……Gileee bener….haha.

      saya mo tanya ma nih bos…..

      Pernah ga liat orang mabok ??

      Liat orang nya aja ga suka apalagi deket. Kenapa ???????

      karena kita takut kena EFEKnya.

      Faham ? ….. :-))

      Suka

    • Irfan said

      Setuju aja, kan demi kebaikan orang yang kita larang, sebelum makin banyak lagi orang-2 yang sedang berpuasa pada membencinya…
      Tapiiii, kenapa kalau pada makan sekenyang-kenyangnya, lupa kepada orang yang mengais-ngais makan di tempat sampah saking laparnya ?

      Suka

  4. antelove7 said

    kalo dalil tentang kemungkaran / kemaksiatan jelas……cumannnnn penerapan dan solusinya yang agak dilematis …………

    Suka

  5. mkasih atas infonya

    Suka

  6. ibadah puasa yang baik apabila dilakukan hanya mengharap ridha dr Allah semata .Jgn lah kita brpuasa hanya skedar demi kesenangan dunia belaka

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: