Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Benarkah Antasari Azhar Merancang Membunuh Nasurudin?

Posted by agorsiloku pada Februari 13, 2010

Ada sejumlah pertanyaan tak terjawab dari kasus pengadilan yang menimpa AA.  Sungguh hati kecil dan hati besar saya, sulit menerima keputusan hakim untuk menghukum AA dan sejumlah lainnya karena ketika kasus ini menjadi kasus hukum, ada sejumlah fakta-fakta bertabrakan yang menimbulkan sejumlah pertanyaan :

  1. Ada fakta kriminalisasi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dengan target AA (Antasari Azhar) untuk disingkirkan.  Ini menjadi titik persoalan yang harusnya jernih, apakah AA sebagai korban konspirasi ataukah AA memang pelaku (aktor intelektual dari pembunuhan ini.  Sejumlah fakta dalam perjalanan persidangan, termasuk pengakuan dari Wiliardi Wizard sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam kasus ini dan sebaran peristiwa Cicak Vs Buaya menunjukkan bahwa kejadian ini jelas tidak mengada-ngada.
  2. Sejumlah fakta-fakta persidangan, mulai dari pembuktian sms yang terbukti tidak bisa dibuktikan, pelecehan seksual dari seorang isteri siri yang membawa rekaman yang yang disuruh almarhum suaminya, rekaman pembicaraan sigid dan AA, pengingkaran berita acara persidangan, dan lain-lain seperti sebagian dijelaskan dalam perjalanan persidangan hingga vonis.  Sebaliknya pula, dari pihak lain, dianggap cukup bukti.

Kemudian dari dua kondisi ini, jatuhlah tuntutan Jaksa dengan hukuman mati dan hakim memutuskan 18 tahun penjara.  Jaksa Agung memastikan tidak ada tekanan terhadap hakim terhadap kasus ini.  Bahkan dalam keputusan yang dibuat, “terbukti” dalam melakukan penganjuran.  Penganjuran?.  Jadi aktor sebenarnya siapa?. Kalimat yang menimbulkan sejumlah pertanyaan dan membuat gamang yang mendengarnya.  Bahkan ketika almarhum ditembakpun, tidak jelas (tidak terbukti jelas), penembaknya karena ada ragam versi.  Juga istilah tugas negara, dan lain-lain dalam perjalanan persidangan (yang saya kira cukup objektif untuk didengar) kemudian melahirkan penarikan kesimpulan-kesimpulan awam bahwa memanglah, AA menjadi korban konspirasi.

Pihak keluarga korban menyampaikan, jika memang terbukti bersalah, maka pelaku dan aktor intelektual harus dihukum seberat-beratnya, kalau tidak bersalah maka harus dibebaskan.  Pernyataan yang netral.  Namun, karena kondisi seperti disampaikan di atas, terus terang, hati menjadi gamang.  Benarkah terbukti atau keberhasilan konspirasi?.  Mengapa keputusan tidak dilacak sampai akhir dari motif dari setiap peristiwa yang diprasangkakan atau menjadi masalah?.  Suatu hal yang seharusnya menjadi terang benderang terhadap kasus yang kemudian mendera bangsa ini di tengah upaya pemberantasan korupsi yang dipimpin oleh AA.

Peran Hati dan Logika Berpikir.

Dengan mengikuti sebagian dari perkara sidang AA yang disiarkan banyak media televisi dan dibahas  habis-habisan oleh media, sidang kasus AA ini akan berujung kegagalan membuktikan bahwa AA bukan aktor intelektual yang menjadi penyebab terbunuhnya Nasrudin.   Setidaknya, ini persepsi yang saya dapatkan dari peristiwa-peristiwa persidangan yang terjadi.  Pengakuan sebagian terdakwa dan saksi-saksi juga mengarah ke sana.

Tertutupkah kebenaran?

Kemudian, lebih mengerikan lagi ketika Jaksa Agung dengan tegas menyampaikan bahwa pada kasus ini tidak ada interverensi, dendam, atau sejenisnya.  Jika ini diasumsikan saja benar, maka peristiwa ini bermakna bahwa hukum melahirkan keputusan yang menyalahi hati nurani.  Hanya pada hati nuranilah manusia sesungguhnya melihat kebenaran.  Hati nurani yang disinari Sang Pencipta akan mampu melihat kebenaran dan keadilan dalam segenap keniscayaan.  Jika ia hitam dan membantu, maka cahaya yang menyinarinya tak akan mampu menghangatkan dan melihat kebenaran.  Penyebab gelapnya hati adalah : Perut yang selalu kenyang, bergaul dengan orang zalim, melupakan dosa yang telah lalu, dan angan-angan yang melambung.  Yang menimbulkan cahaya hati : perut yang lapar dan waspada, bergaul dengan orang shaleh, mengingat dosa, dan tidak berangan-angan yang melambung.

Kita tidak tahu, dimanakah para hakim, jaksa, keluarga korban, keluarga terdakwa, para pemimpin yang shaleh dan zalim, para terdakwa berada di mata Sang Pencipta.  Kita tidak tahu juga ujung dari seluruh peristiwa yang sedang diujikan Sang Pencipta kepada hamba-hambaNya.  Kerap kita percaya pula, pada banyak kasus pembunuhan, Allah Subhana wa Ta ala akan membukakan pintu kebenaran untuk ditunjukkan kepada manusia.  Siapa sesungguhnya pelaku.  Boleh jadi pelaku dan perencana adalah yang menjadi terdakwa pada saat ini.  Boleh jadi juga yang sekarang sedang bersembunyi dengan segala kekayaan dan kemampuannya untuk melenakan manusia.

Hari-hari ke depan (banding dari Terdakwa dan Jaksa masih akan bergulir.  Kita berharap, ujian bagi bangsa ini segera berlalu.  Para pemimpin dan pengambil keputusan, dengan segala amanah yang diberikan, mampu melahirkan keputusan yang benar-benar sesuai dengan keadilan dan hati nurani.  Bangsa ini juga sedang diuji hati dan pikirannya untuk objektif melihat peristiwa ini.  Terlebih lagi kepada keluarga korban pembunuhan dan terdakwa.

Sungguh,  semoga keputusan akhir adalah yang sebenarnya.  Kalau keliru, sungguh, fitnah memang lebih jahat dan kejam dari pembunuhan.  Kita tahu itu.   Betapa fitnah bisa menghancurkan bukan hanya harga diri dan keluarga, bahkan bangsa pun bisa porak poranda (seperti Irak yang dituduh memiliki bom atom dan dihajar habis-habisan oleh Amerika, sampai akhirnya pemimpinnya digantung).

Penutup.

Ya, Allah yang mahakuasa, yang mengetahui yang nyata dan yang gaib, yang dengan kuasaMu, Engkau tunjukkan yang benar adalah benar, yang salah ditunjukkan kesalahannya. Yang tidak sebutir zarahpun luput dari kuasaMu. Dengan perkenanMu, tunjukkanlah hukum di negeri ini untuk berkiblat pada kebenaran. Jadikanlah pemimpin-pemimpin kami adalah hamba-hambaMu yang taat kepadaMu, takut pada azabMu, dan jangan jadikan mereka tunduk pada kezaliman, tunduk pada keangkaramurkaan.  Tunjukkanlah kepada kami jalan yang Engkau ridhai, sebagaimana Engkau telah tunjukkan kepada orang-orang terdahulu yang telah Engkau rahmati.

Iklan

8 Tanggapan to “Benarkah Antasari Azhar Merancang Membunuh Nasurudin?”

  1. Amiin, Yaa Allah Yaa Rabbal’alamin.

    Suka

  2. lovepassword said

    Saya sendiri juga tidak terlalu yakin . Indikasi konspirasi memang terlihat. Ada SMS gadungan barang. Tidak ada bukti ancaman dari HP antasari. Dalam kasus ini kayaknya terlalu dipaksakan. Vonis berat Antasari padahal segalanya masih samar2 seakan-akan semacam peringatan ancaman kepada KPK maupun pihak2 yang anti korupsi. “Kalo elo macem-macem nasipmu bakal kami buat jadi begini”

    Tapi bagaimanapun angin telah berbalik. Walaupun Antasari adalah tumbal aneka kepentingan tapi pada saat ini posisi KPK justru menguat setelah anti klimaks kriminalisasi KPK yang terkuak setelah rekaman konspirasi diperdengarkan di MK.

    Suka

  3. Saya sendiri percaya bukan mereka yang melakukan pembunuhan itu. Terlalu ganjil seseorang memerintahkan pembunuhan kepada orang lain hanya karena orang itu mengganggunya. AA terlalu cerdas untuk melakukan itu secara mencolok.

    Hakim-hakim ini tidak cukup jeli dalam menarik kesimpulan. Bukti yang dijadikan dasar untuk menetapkan dakwaan juga masih terlalu lemah. Saya saja yang bukan orang hukum skeptis bahwa bukti-bukti itu tidak cukup buat menyeret terdakwa ke bui.

    Suka

  4. saya sangat prihatin dengan kondisi bangsa ini…. semoga Allah membalas orang-orang yang zhalim

    Suka

  5. Arief juniawan,drh said

    menurut saya…antasari terkena konspirasi tingkat tinggi…yg mau menghancurkan institusi KPK dan AA sendiri…Kapolri jg harusnya di periksa sbg saksi…krn perseteruan antara AA dan nasrudin jg di ketahui kapolri bambang hendarso danuri…wiliardi wizardpun mengakui adanya pemaksaan pembuatan BAP..susno duajipun bersaksi bahwa ada perbedaan pendapat di institusi polri…kasus AA tidak pernah jernih sblm kapolri dihadirkan sbg saksi.gmn pak danuri?….mau ato gak?..hanya saksi kok bukan terdakwa..

    Suka

  6. amburadul said

    puyeng juga siapa yg benar.. siapa yg salah.. nuraniku berkata.. ada kekutan iblis yg sedang berperan di kasus ini… Ku pasrahkan smuanya pa ALLAH SWT…. serapat-rapatnya menyimpan kebusukan pasti akan kebongkar juga… InsyaALLAH…

    Suka

  7. rizal.t said

    semoga yang benar akan muncul,Antasari akan muncul dalam kemenangan

    Suka

  8. semoga kebenaran terungkap…..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: