Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Penjarakan Saja Pengurus Sekolah Yang Memungut Biaya Sekolah !

Posted by agorsiloku pada Juni 28, 2009

Wah kurang ajar betul judul ini.  Lha, piye toh!  Bukankah Pemerintah Negara Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden yang santun dan Mendiknas yang hebat ini mampu menggratiskan sekolah untuk tingkat SD dan SMP.  Menurut hasil survey yang valid, biaya pendidikan untuk SD per siswa Rp 1,8 Juta dan per siswa SMP Rp 2,8 Juta.  Ini tentu dambaan banyak orang tua, apalagi yang kehidupannya dijalani kembang kempis.  Apakah ini benar, tentu saja benar.  Iklan yang menggebu-gebu, nyaris di berbagai

studio teve menjelaskan begitu gamblang bahwa biaya sekolah sudah digratiskan.  Jadi, tidak ada alasan apapun yang dapat dibenarkan dengan logika apapun bahwa sekolah dengan berbagai alasan apapun logis dan tidak logis memungut biaya pendidikan tambahan.  Wow, benar-benar negeri Indonesia menjadi negeri impian.  Bahkan, seragam sekolah, biaya berangkat ke sekolah pun boleh jadi akan disediakan oleh Pemerintah.  Bukankah itu juga komponen dari biaya pendidikan?.  Paling tidak, jelas seragam sekolah, emblim, topi pramuka, sepatu olah raga, kaos olahraga, studi wisata, dan lain sebagainya yang dipungut oleh sekolah adalah bagian dari biaya pendidikan.

Iklan

Iklan terbukti efektif untuk mengubah sikap dan pandangan masyarakat, maka patutlah kita bersyukur bahwa kebijakan Pemerintah untuk menggratiskan seluruh biaya sekolah SD dan SMP, walaupun hanya sekolah negeri sedang siswa sekolah swasta harus menanggung beban pendidikan, bolehlah diacungi jempol.  Meskipun, kurang atau tidak adil pula, bukankah siswa swasta juga manusia Indonesia yang orang tuanya membayar pajak juga, yang kelak harus membayar utang negara Indonesia yang dalam 5 tahun terakhir ini bertambah sebesar 392 Trilyun rupiah (2001-2004 hutang luar negeri Indonesia hanya bertambah belasan Triliun rupiah, masa pemerintahan Orba 32 tahun 1500 T)

Namun, kalau iklan itu ternyata tidak benar.  Bahwa biaya pendidikan tidak digratiskan, tapi hanya seperti dulu-dulu juga, disubsidi sebagian, maka prestasi yang dibangun adalah pembodohan yang benar-benar menyakitkan.

Ataukah kita sudah terbiasa menerima informasi gratis dan hanya menggerutu ketika iklan yang disajikan hanya seperempatnya benar, sisanya adalah akal-akalan……

Iklan

7 Tanggapan to “Penjarakan Saja Pengurus Sekolah Yang Memungut Biaya Sekolah !”

  1. Konyol said

    Hehehe…
    Belon lagi pungutan daftar ulang, yang kadang-kadang nilainya setara dengan uang pedataran baru….
    Carut-marud system pendidikan di indonesia huuuhhhhhhhhhhhh

    Suka

  2. kalu said

    emang sekolahnya gratis tapi laen-laennya itu yg bikin mumet ,seperti ,uang buku ,seragam dll,apalagi uang gedung dan uang pendaftaran yg nominalnya enggak kecil and enggak bisa dicicil lagi,,,kan kasihan tuh anak yg ortunya enggak mampu yg penghasilannya pas-pasan…belon lagi syarat-syarat lainnya spt kudu punya akta kelahiran,KK,dsb..lha wong yg mau sekolah kan anaknya bukan ortunya ya biari aja anaknya sekolah dulu yg laennya nyusul;KATANYA ANAK NEGERI KOK MAU SEKOLAH DINEGERINYA SENDIRI DI SUSAH-SUSAHIN,GIMANA BANGSA INI MAU MAJU,KALO PARA BIROKRATNYA GAK MAU BERPIKIRAN MAJU…PRIHATIIIIIIIN DEH

    Suka

  3. Mana linknya?
    Tak tunggu lho! 🙂

    Suka

  4. Oh, maaf saya kurang teliti 😀
    terima kasih atas linknya 🙂

    Suka

  5. Dudung said

    Emang Gratis….tapi diadakaalah rapat para orang tua yang di dominasi mampu….ditetapkan harus iuran…..jadi pengelola sekolah berdalih itukan persetujuan orang tua murid!!!!!!!

    Suka

  6. Faizal said

    Bangsa Indonesia masih bercokol para “penjajah” yang menghabbiskan dana pendidikan dari APBN…biar beratus trilyun yang diberikan Pusat ke Daerah klo para pendidik dan pejabat yanhg terkait masih menganggap pPendidikan adalah bisnis….HANCURLAH NEGERI INI..guru sekarang bukan pengabdian dan tanggung jawab yang ada hanyalah..KEPENTINGAN!

    Suka

  7. hendra said

    saya tinggal dijakarta, saya lihat di jakarta sekolah smp gratis, hanya membeli seragam seharga 300rb,LKS dipinjamkan dari sekolah, ok lah untuk permulaan sekolah gratis mungkin tahun2 awal ini bisa diterima, tapi yang tidak habis pikir adik saya sekolah de smpn margahayu bandung, buku LKS di haruskan beli dan harganya memang lumayan kalo di hitung2 untuk semua mata pelajaran, dan kalo tidak ada LKS maka tidak bisa belajar … apakah diharuskannya membeli LKS itu sudah sepengetahuan pemerintah atau sepihak sekolah? saya tidak tahu … kalaupun sepengetahuan pemerintah kenapa sekolah gratis kok di bandung harus beli LKS sedangkan di jakarta tidak, cobalah jangan gencar2 ber iklan sekolah gratis kalo memang kenyataannya sekolah memang masih harus bayar … sebab akan bikin sakit hati rakyat ini …

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: