Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Apakah Bekerja Itu Ibadah?

Posted by agorsiloku pada April 1, 2009

Apakah beramal itu berpahala?.
Apakah bekerja itu berpahala?.

“Walah ini pertanyaan yang aneh, jawabnya.. “Ya musti toh… masa sih beramal tapi tidak berpahala di sisi Allah?.”
Kalau bekerja, menghidupi keluarga, anak isteri, rekan, tetangga dan memakmurkan lingkungan itu berpahala di sisiNya.
Tentu !.

Kalau bekerja kemudian hasilnya untuk hal-hal yang termasuk amal shalih… ya berpahala dunk.  Sejak dari bekerjanya sampai pemanfaatan dari hasil kerja.

“Allah subhana wa ta’ala itu baik dan  jelas maha baik menerima dari yang baik-baik…”

“Jadi bekerja itu ibadah?.  Jadi ibadah itu bukan hanya sujud, rukuk, membayar zakat, dzikir tak putus-putus?. Tapi juga bekerja !”.

“Iyalah… “.  Jawabku penuh semangat dan antusias, seperti tanah di musim kemarau yang menerima hujan pertama kali….

“Karena itu dan agar segala aktivitas itu menjadi bernilai ibadah, maka mulailah dari basmallah”, tambahku bergaya alim.

Lalu, sang kawan yang menerima petuahku bertanya lagi :

Jadi kalau bekerja itu ibadah, mengapa ente waktu ibadah menerima uang sogokan, sering terlambat, sering tidak masuk waktu dpr bersidang, mbolos, suka membohongi pelanggan, memotong uang tagihan, meminta upeti dari supplier dan memutuskan hubungan ketika mereka tidak memberi…. Padahal ente kan sudah digaji penuh ….?

Wuah… aku tersedak… pantaskah bersyukur menerima uang sogokan… atau itu artinya mengambil investasi dari akhirat sana di bawa ke dunia… sehingga tak ada lagi nanti sisanya di sana…..

“Tapi mereka itu juga selalu mengatakan ikhlas, li la hita’ala.  Jadi saya terima dengan rasa syukur dan mengucap Alhamdulillahi robil’alamin.  Lalu dari harta pampasan perang uang sogokan itu, agar impas.. maka saya bayar zakatnya.  Maka sisanya kan jadi bersih.

Hik… hik… tapi apakah ini sedang membodohi Sang Pencipta, atau aku lagi membodohi diri sendiri?.

Iklan

11 Tanggapan to “Apakah Bekerja Itu Ibadah?”

  1. Hning said

    Kalau amal yang pahalanya lebih besar daripada ibadah, pernah dengar?

    @
    Kalau dari cerita/kisah yang katanya ada di hadis (katanya lho, saya belum cek persisnya), namun esensinya bagus : bekerja sehari lebih baik dari pada setahun atau seberapa tahun ibadah. Nabi memberi seorang miskin harta, tapi ketika kedua kali datang, diberikan parang (untuk bekerja). Ada juga hadis yang menjelaskan bahwa pengemis akan kehilangan wajahnya di akhirat (konsepnya atau pesannya : orang yang mengemis itu sudah tidak punya malu). Namun, kepada pengemis yang papa (tidak mampu) diwajibkan untuk beramal – memberikan sedekah.
    Setelah syarat dasar keimanan lalu permohonan ampun kepada Allah Swt selanjutnya agama lebih menjelaskan memperbaiki sikap dan tindakan hambaNya kepada sesama manusia sebagai upaya untuk mendapatkan pahala atau diampuni kesalahannya.
    Kalau tak keliru begitu… 😀

    Suka

  2. sitijenang said

    kalau ibadah itu adalah pengabdian, barangkali bekerja juga bisa menjadi ibadah. masalahnya tinggal: untuk siapa pengabdian tersebut? bagi diri sendiri, keluarga, kelompok, Tuhan? :mrgreen:

    Suka

  3. zal said

    ::kalau misalnya aku bertanya, ibadah itu apa toh Mas Agor…, dan pahala yang sudah diberi itu ditaruh dimana dan udah berapa banyak… pantes gak ya.. ??

    @
    Kalau misalnya sih.. ha..ha..ha.. Mas Zal.. ya gapapa toh… Namanya juga bertanya (dan terselip nasehat di dalamnya).
    Nah kalau menjawabnya… jelas, agor nggak pantes dan tidak tahu… agor nggak pernah mikirin lagi….

    Suka

  4. marinki said

    Bekerja itu ibadah… diberi penilaian ibadah adalah konotasinya untuk bekerja yang baik-baik. Kalau uang sogokan nggak masuk dalam kategori bekerja yang baik-baik deh… karena menyogok kan asumsinya ingin ada “sesuatu” yang digolkan, artinya bisa bekerja yang tidak baik-baik asal disogok dan jelas itu bukan ibadah, beda dengan menerima uang hasil bekerja karena setelah mengerjakan pekerjaan baru diupah.. ah… lama-lama jadi lieurr nih..

    @
    menyogok tidak termasuk ibadah kan… 😀

    Suka

  5. Setiap amalan bernilai ibadah jika dilakukan untuk keridhoan Allah semata. Niatlah yang lebih utama. Kalau menerima sogokan, korup, berarti niatnya sudah salah, atau mungkin tadinya niatnya ikhlas eh lambat laun berubah, ya jadinya dak ibadah lah. Atau tidak jadi ibadah karena melakukan yang tidak dikehendaki Allah dan pahala amalannya bisa terhapus.

    @
    😀

    Suka

  6. el za said

    Assalamualaikum wr wb.
    sering kita tidak pernah puas dengan penghasilan yang kita dapatkan, meskipun nikmat Allah tercurah untuk kita tak terhitung.
    bahkan andai seluruh amal ibadah kita seumur hidup dibandingkan nikmat Allah untuk mengganti “kemampuan mata kita berkedip” saja tak akan cukup !
    maka jika kita niatkan bekerja untuk beribadah, kita luruskan niat, bahwa apapun kerja kita adalah bekerja untuk Allah, jadi biar Dia yang menggaji kita ! meski mungkin imbalan yang diterima dari manusia kecil, tapi Nikmat Allah Luas tak terbatas, jika kita sudah ikhlash karenaNya, maka bolehlah kita berharap gajian dan pensiun di akhirat yang abadi. kerja di dunia ini meski seratus tahun kita hidup, hanyalah 1/100 nya satu hari di akhirat.
    Untuk bekerja ikhlash karena Allah, tak boleh iri dengan rezki orang lain, tak boleh hasat hasut, tak boleh menjegal orang, tak boleh menipu dsb, justru harus banyak memberi, memberi ilmu, memberi bantuan, memberi pencerahan, memberi bimbingan, memberi doa…dan memberi-memberi yang lainnya.

    Wassalamualaikum wr wb

    Suka

    • agorsiloku said

      Wassalamu’alaikum ww, Mas Elza; benar sekali, sering saya sendiri merasa tak puas dengan apa yang telah berhasil didapat dalam menerima pemberianNya. Dikejap lain, terasa benar nikmat dan syukurnya justru setelah diingatkan melalui sedikit kesusahan. Menjadikan apa yang telah diterima sesungguhnya layak benar kita syukuri. Semoga pula kelak pengampunanNya untuk semua ummat yang dalam masa hidupnya berjuang lemah dan kuat ke arah sana. Amin. Kalau kita bekerja sebagai bagian dalam prosesi ibadah. Dan itu sudah menjadi bagian dari proses budaya bangsa, masak sih kita tidak bisa keluar dari bangsa paling korup sedunia….
      Wass, agor.

      Suka

  7. Rahmadi said

    Assalamu Alaikum wr wb
    1. Saya mau tanya dikatakan bekerja sehari lebih baik dari ibadah setahun itu bagaimana apa ngga salah soalnya sholat sunnat sebelum subuh saja itu lebih baik dari dunia dan isinya kita bekerja sehari belum tentu dapat segitu banyak.

    2. Perintah ibadah sholat, puasa, & Haji itu jelas dikatakan dalam Al Qur’an sebagai ibadah misalnya ibadah haji, ibadah sholat, ibadah puasa tapi belum ada dalam Al Qur’an yang menyatakan Ibadah Bekerja tolong penjesannya kalau ada minta Ayatnya atau Hadistnya tentang Ibadah bekerja

    Suka

  8. Rahmadi said

    Assalamu alaikum wr wb
    Tambahan lagi jangan kita menambah-nambah sesuatu di Al Qur’an dengan mengklaim bahwa bekerja adalah ibadah hanya untuk memotifasi seseorang atau sekelompok orang sehingga kemurnian Al Qur’an jadi terancam Al Qur’an sudah menjelaskan semuanya. Menurut saya tanpa dijadikan ibadahpun saya sudah bekerja dengan sungguh-sungguh tetapi ibadah tetap nomor 1 karena saya sadar untuk hidup perlu bekerja dan hasilnya bisa dipakai untuk beribadah terima kasih..

    wasalamu alaikum wr wb..

    Suka

  9. Rahmadi tonasa said

    Ada juga yang mengatakan bahwa ada dosa yang dapat dihapuskan hanya dengan bekerja saya mau tanya dosa apa yang bisa di hapuskan oleh bekerja.

    Suka

  10. Haris bijayya tonasa said

    Assalamu alikum wr wb,
    Betul kalau kita semakin beriman maka kita tidak akan berani untuk menambah-nambah perintah/ibadah dan amalnya semakin mendekati amalan rasulullah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: