Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Manusia Yang Melihat Dengan Suara

Posted by agorsiloku pada Oktober 6, 2008

Kemarin malam di TV One, kebetulan menonton “Believe it or Not“. Yang menarik, dan layak untuk dipelajari, khususnya yang tidak dikaruniai kemampuan untuk melihat dengan memanfaatkan cahaya ternyata bisa berlatih dan belajar untuk melihat dengan suara, seperti seekor kelelawar.  Seorang yang sejak lahir tunanetra menggunakan lidahnya diketukkan pada langit bibirnya sehingga mengeluarkan suara.  Pantulan suara yang dikeluarkan oleh ketukan lidahnya itu memungkinkan sang tunanetra untuk mengetahui posisinya dan halangan di sekitarnya.  Ia bisa membedakan adanya dinding di depannya, ada pepohonan, semak, pintu, dan lain-lain.

Dengan keterampilan audionya, bersama tunanetra lainnya ia mengajarkan kepada tuna netra lainnya untuk memanfaatkan ilmunya untuk melihat dengan suara.  Karena keterampilannya tersebut, masya Allah, bersama rekan-rekan lainnya bersepeda di lapangan terbuka, naik turun bukit.  Bahkan ditunjukkan pula kedua orang tunanetra menaiki sepeda dari dua arah berlawanan pada jalur yang sama.  Keduanya mampu mendeteksi arah sepeda dan menghindari tabrakan.

Ternyata kemampuan seperti ini bukan hanya milik Komik Si Buta Dari Gua Hantu saja,  tokoh komik Human Echo Location. Pada sebuah film yang menunjukkan kemampuan sang tunanetra melempari dengan tepat beberapa orang di depannya atau menggunakan sepatu roda seperti film pada youtube di sini.

Ketidakmampuan salah satu indera memungkinkan manusia memanfaatkan kemampuan indera lainnya.  Apakah ini sudah ada nggak ya di Indonesia?, apakah para tunanetrawan di Indonesia memiliki kesempatan mempelajarinya sehingga dia bukan hanya berjalan dengan tongkatnya sebagai penunjuk arah dan posisinya, tetapi juga dengan suaranya?.  Sayangkan kalau ini hanya sekedar berita saja, tetapi lebih sebagai peluang melihat dengan suara.  Saya yakin, hal ini tidak akan membuat kelelawar tersaingi oleh manusia !.  Dari alam, orang berakal mengenal Tuhan, dari setiap jejaknya, dari setiap karya ciptaNya.  Apa yang tidak pernah terpikirkan dan tidak masuk akal, ternyata mungkin (semoga film-film dan penjelasan yang dikutip itu bukan kebohongan, tetapi sesuatu pembuka bagi saudara-saudara kita yang tidak dikaruniai kemampuan untuk melihat). Mungkin orang seperti Mba Hermin di Warungminum tahu lebih banyak……

Iklan

5 Tanggapan to “Manusia Yang Melihat Dengan Suara”

  1. Yup andai di Indonesia juga ada.
    Tidak cuma orang buta, saya rasa orang denga penglihatan normal pasti juga minat belajar tuh. Asal jangan merebut hak mereka saja.

    Kalo di TV, David Coperpil bisa nyetir sambil ditutup atau ada anggota perguruan beladiri bisa manah sambil mata di tutup, ilmu mereka itu mungkin juga bisa dimasyarakatkan lebih2 untuk orang buta.

    @
    Yap… mudah-mudahan ada para guru tunanetra atau pembuat kurikulum untuk mereka sehingga manfaatnya bukan sebagai kehebatan entertainer seperti deddy saja… tapi untuk kemashalatan kaum yang kekurangan satu inderanya….

    Suka

  2. Sorry maksudku bukan David Coperpil tapi Dedy Corbuzier. Hi Hi Hi.

    Suka

  3. sitijenang said

    akal dan pikiran sepertinya beda ya?

    @
    sepertinya berbeda.. aliran pikiran sepertinya lebih bekerja pada tahapan-tahapan rasionalitas dan akal bermain dalam logika rasional dan intuisi. Pikiran mengarah pada untung dan rugi, efesien dan efektif ketika bermain dalam logika rasional dan akal mengarah pada pilihan baik dan buruk, ingkar atau beriman, percaya atau menolak. Pikiran lebih hitam putih, akal lebih “nasehat”….

    Suka

  4. KaiToU KiD said

    kalau lokasina berisik, gimana, ya?

    @
    sepertinya tidak masalah, karena penyatuan gelombang hanya kalau tinggi dan panjang gelombangnya sama atau berdekatan. Namun, masing-masing berjalan sendiri-sendiri…… interferensi gelombang yang diterima juga menangkap perubahannya…. Jadi tetap sampai batas tertentu tidak masalah….

    Suka

  5. Assalamu’alaikum Wr. Wb,

    Bang Agor, saya boleh menambahkan ya…

    Bagi rekan-rekan yang tertarik sila kunjungi website-nya Ben Underwood di sini dan untuk video di youtube.com sila dicari dengan key “Extraordinary People”.

    Saya perhatikan suara click yang keluar dari mulut Ben lebih mirip dengan suara click lumba-lumba, jadi kelelawar pasti tidak merasa tersaingi… 😀

    Mudah-mudahan di Indonesia ada yang tertarik mempelajari teknik ini lebih jauh ya…, terutama rekan-rekan di Yayasan Mitra Netra.

    Terima kasih bang Agor.
    Wassalam.

    @
    Terimakasih, dan semoga ada yang menyapa dan dapat mengembangkannya untuk saudara-saudara kita yang tidak dilengkapi kesempurnaan indera….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: