Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Sukses Dalam Prasangkaan – The Secret !

Posted by agorsiloku pada September 16, 2008

Wah, The Secret adalah fenomena yang menarik dari “hukum ketertarikan” – the law of attraction.  Konon, dan sepertinya diakui banyak manusia dari dulu sampai sekarang, bahwa apa yang paling sering berada dalam pikiran kita akan menarik dunia pikiran menjadi kenyataan.  Gembira dan duka akan datang berdasarkan apa yang ada dalam pikiran-pikiran kita, yang setiap saat menyelimuti kita.  Pikiran-pikiran kita bereaksi terhadap alam semesta yang kita tinggali (ataukah kita berada pada pikiran-pikiran alam semesta itu — atau kita sedang menyelami bagaimana alam semesta berpikir).

Energi-energi positip dalam semesta ditarik oleh pikiran-pikiran kita menjadi sesuatu yang “real”, tetapi juga semakin banyak kita berpikir negatif maka alam semesta akan bereaksi mengikuti pikiran-pikiran negatif kita.  Hasilnya : semakin merasa dibenci orang, maka semakin banyak yang membenci, semakin banyak disayang orang, semakin banyak orang menyayangi.  Alam semesta berkerja menurut apa yang kita pikirkan….

Karena itu, tentu menarik untuk menyimak dalam salah satu film The Secret dijelaskan salah seorang yang seorang yang menulis cek 100 ribu dollar dan tak pernah tahu dari mana akan datangnya, sampai satu ketika yang tidak terlalu lama mendapatkan apa yang diimpikannya.  Juga berkisah tentang orang-orang populer yang membuka rahasia suksesnya dengan berkolaborasi dengan impiannya.  Juga tentang orang yang kemudian mendapati bahwa rumah yang dibangunnya adalah rumah yang diimpikannya.  The Law of Attraction menjadi menarik karena elaborasi pikiran dan membentuk apa yang “diimpikan manusia”.  Keikhlasan, rasa syukur adalah hal penting untuk berkomunikasi dengan alam semestaHukum Ketertarikan menjadi menarik karena sikap dan sifat esoteris manusia untuk mencapai sesuatu yang diinginkan (dan tidak diinginkan) yang datang sebagai reaksi atas permintaan manusia.  Bahkan berlatih hukum inipun banyak dikomunikasikan (dan dikomersilkan) untuk apa yang namanya harapan/cita-cita manusia.  Boleh jadi, memang kita perlu belajar banyak dari pandangan-pandangan sufistik jaman modern ini.

Kekuatan pikiran sebagai suatu misteri memang muncul dalam ragam asa manusia.  Kita tahu, bahwa banyak hal selalu dimulai oleh pikiran-pikiran kita.  Komunikasi kita dengan Tuhan, Sang Pencipta di dasarkan oleh sesuatu pikiran paling hakiki, yaitu niat kita.  Dzikir kita menjadi alunan komunikasi dengan yang menciptakan alam semesta.  Begitu juga, kehadiran Allah dalam ranah akal berpikir kita, seperti kata hadits, seperti prasangkaan kita.

Singkat katanya, sisi-sisi di sini adalah elaborasi modern pemahaman manusia sebagai bagian dari kesemestaan holografis yang sambung menyambung.  Manusia dinilai menjadi mahluk spiritual dan berevolusi secara spritual untuk mencapai suatu tingkatan tertentu.

Memang,

Ada perbedaan mendasar dari tujuan-tujuan materialistik “The Secret” dengan cara pandang sufistik yang melihat alam semesta dalam kesatuan mencapai makrifat.  The secret lebih bercita-cita dalam mimpi hedonis, mimpi kenikmatan dunia, sehingga alam semesta juga bergerak menuju dan memenuhi tujuan-tujuan dalam rasa syukur dan kebahagiaan dunia.  Karena itu, tidak ada salahnya (dan tentu dong banyak benarnya), bahwa tujuan hidup itu adalah akhirat :

QS 42. Asy Syuura 20. Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.

Jadi, kalau begitu, bagaimana kita meniati berkomunikasi dengan alam semesta; bukankah kita selalu ada harapan bahwa keuntungan di akhirat kita dapatkan dan nikmat di dunia kita raih sebagai bagian dari perjalanan spiritual menujunya. Alam semesta adalah hologram besar yang jalin menjalin, yang ada dalam pikiran kita, dan kita ada di dalam pikiran-pikiran semesta, sampai kita tiba pada satu keadaan untuk melihat dengan haqul yaqien.

Mengkritisi The Secret bagi ummat Islam, tapi sekaligus juga kita perlu belajar banyak untuk berprasangka baik, tidak mudah suudzon adalah pelajaran berharga yang terlupakan.  Ilmu Bahagia dan Sukses ala The Secret dan Bahagia ala Siti Jenang adalah kombinasinya.  Dan banyak cara dalam memahami alam semesta yang penuh tipu daya,  Kita ada di dalamnya, dalam satu perjalanan ujian mencari ridha dan ampunanNya.

Apakah kita sudah istqomah kuadrat?.  Ternyata begitu banyak bertebaran rahasia the secret dalam taburan nasihat-nasihat para ustad dari baheula sampai kini.

Akhirnya, bagaimanapun the secret adalah catatan berharga sebuah pandangan, dan boleh jadi kita memilikinya sejak lama…….. (dan harus terus diolah menjadi kesatuan panjang kehidupan : dunia dan akhirat).

Ramadhan, 17 1429H.

Iklan

8 Tanggapan to “Sukses Dalam Prasangkaan – The Secret !”

  1. klo kita punya resep yang sangat hebat seperti itu, kenapa hanya berandai2 punya cek 100ribu dollar atau rumah megah?? memang tujuan hidup mereka hanya dunia saja. benar kata pak Agor, klo kita mengkombinasikan resep2 ini ( krn udah banyak resep2 lain) demi tujuan dunia akhirat, pasti lebih baik hasilnya. satu lagi, kita sebenarnya udah punya ” the secret” yang blom kita gali maksimal, yaitu Alquran.

    @
    The Secret yang kita punyai, tentu bukan untuk disenandungkan saja khan, meski yang menulis juga hanya setitik dapat mengenal the secret.

    Suka

  2. amburadul said

    The secret luar biasa dan dasyat ketika kita memiliki kuncinya…
    banyaklah beramal soleh.. santunilah anak yatim, fakir miskin dan para janda terlantar.. berfikir positiflah setiap saat.. perbanyaklah menolong orang tanpa pamrih dll semua ada di alqur’an .. tetapi iblis selalu menyelinap dalam hati kita dan membisikkan dalam hati dan membelokkan the secret ke arah khayalan duniawi semata… Semoga kita bisa memegang teguh kunci the secret sesuai dg ajaran alqur’an.. Semoga..

    @
    He..he..he… menurut agor, alangkah indahnya jika mendalami the secret dalam kerangka Al Qur’an, bukan dalam kerangka mengejar tujuan-tujuan materialistik dunia saja…..

    Suka

  3. Elfarid said

    Di dalam Islam sebenarnya sudah banyak diterangkan tentang kekuatan do’a dan tawakal.

    @

    😀

    Suka

  4. KaiToU KiD said

    hehe.. dah lama gag blogwalking kesini.. sekalina blogwalking langsung lama banget 😛

    @
    😀

    Suka

  5. Info yang bagus, namun sudah terlalu populer dan membosankan. Itu sebabnya saya menulis pelajaran revolusi formula terbaru dari The Secret Law of Attraction yang terfokus pada bidang hubungan pria, wanita, romansa, dan cinta. Silakan cek sendiri di alamat http://www.hitmansystem.com/blog/the-secret-law-of-attraction-113.htm

    Pembahasan yang lengkap menyeluruh, berikut aplikasi poin yang praktis detil. The Secret Law of Attraction sangat direkomendasikan untuk mereka yang sudah lelah dengan Law of Attraction yang klasik.

    @
    Terimakasih pula infonya, juga pengembangan dari Law of Attraction yang memang pada setiap sudut hubungan dengan “semesta”, meminta kesungguhan dan fokus…

    Suka

  6. Gibran said :

    Surga ada balik pintu sebelah
    Tapi aku kehilangan kuncinya

    barangkali hanya lupa.

    SALAM

    @
    Surga dan Neraka, bahkan begitu dekatnya… begitu kalau tak salah sebuah hadis menyampaikan. Bahkan lebih dekat dari pintu sebelah…. Kita tidak akan kehilangan kuncinya, tapi kita tidak tahu memakainya…. Tapi, kalau Gibran mengisyaratkan begitu… jelas, dia mengingatkan kita untuk pegang terus kuncinya….

    Suka

  7. […] singkatnya, kita kerap gemar berpikir miskin.  Apa yang para pemimpin bangsa kita pikirkan itu juga yang menjadi kejadiannya. Jadi, berhentilah berpikir miskin, berhentilah berpikir selalu perlu dibantu dan disubsidi.  […]

    Suka

  8. […] pertama.  Berkali-kali.  Kyai ini dengan segala tindak dan langkahnya yang terjaga, mewujudkan hukum ketertarikan dengan koneksitas kecepatan yang terhubung lebih kuat dari sinyal telepon indosat, lebih kuat dari […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: