Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Whatever You Think – Think The Opposite

Posted by agorsiloku pada Juli 7, 2008

Apa saja yang kamu pikirkan, pikirkan sebaliknya.  Teori sederhana saja yang menyatakan bahwa kalau kita melihat, mengamati atau apa saja, kita lihat kemungkinan lain yang menjadikan suatu sebab terjadi.  Buku Paul Arden dari Penguin ini (link) dan ternyata telah diterjemahkan oleh ke dalam bahasa Indonesia. Logika-logika lateral yang dilahirkan Edward De Bono menjadi salah satu evaluasi mendalam tentang kemampuan berpikir manusia di kekinian.  Dengan cara lain, masih dari pengarang yang sama, warna-warna berpikir dalam enam topi berpikir mengarahkan apa yang dilihat dari suatu proses berpikir.

Begitu juga blog ini, kadang dimunculkan dalam beragam berpikir, dari yang sedikit (atau banyak) nyleneh, dari sebagian kenakalan berpikir warung kopi dan sekularitas namun sekaligus juga berusaha untuk mewacanakan hal-hal yang biasanya tersembunyi dibalik rasa malu untuk mengungkapkan permasalahan yang paling esensi bagi mahluk berpikir tentang perannya dalam dunia, tentang mengapa hidup, dan tentang keberagamaan dalam masa akhir ini.  Kadang berada dalam garis-garis yang mungkin tidak biasa diungkapkan atau berbeda pada garis-garis datar dan ramai dalam kancah kehidupan keberagamaan.

Namun, dalam keseluruhan postingan-postingan simpel dan tidak bermutu ini, pemilik blog akan bersikukuh pada prinsip ketauhidan dalam konteks keberagamaan.  Berusaha sedapat mungkin tidak menyinggung khasanah luas keberagamaan.  Pada agama apapun, karena penulis yakin, menyakiti agama atau mencaci atau merendahkan agama apapun tidaklah membuat yang menjadi keyakinan menjadi semakin kokoh.  Menyampaikan dengan cara yang baik, itulah yang ingin diusahakan.  Menyampaikan dengan cara yang baik dan kadang disampaikan dengan sedikit (atau banyak) – think the opposite hanyalah sedikit catatan sisi-sisi lateral yang mungkin dapat diungkapkan.

Postingan memang ada kecenderungan untuk think the opposite, tapi tidak dalam kancah merelatifkan apa yang memang seharusnya tegak di bumi ciptaanNya.  Karena pula, postingan yang muncul juga diungkapkan sederhana, namun tetap diusahakan menghindari ungkapan-ungkapan yang mungkin buat pembacanya kehilangan runtutan (meski juga sering diprotes nggak nyambung, namun hanya sampai disitulah kemampuan penulisnya).

Namun, se-opposte-oppositenya isi blog ini, agor tetap berusaha sedapat mungkin menggunakan kata-kata yang tidak membuat hati dan pikiran pembacanya mengerenyitkan dahi terlalu dalam.  Terlebih, pada postingan ini, banyak kata-kata dan subjek yang memang bertujuan untuk mengagungkan kuasaNya yang meliputi segalanya.  Kemudian tentu saja teriring salam dan terimakasih untuk kesediaan semua rekan-rekan yang telah berkontribusi menyinari blog ini dengan cahayaNya dan membuat blog ini menjadi alunan yang semakin banyak pihak memahami cahayaNya, betapapun jauh dan rapuhnya……

Menarik Kesimpulan.

Menarik kesimpulan memang mudah.  Yang kadang agor berlepotan adalah menarik kesimpulan dalam pikiran dari objek-objek yang mengelilingi.  Kesimpulan terlalu cepat kadang terasa dangkal, terlalu lambat juga membuat kasip persoalan.  Namun, memang disitulah letaknya HUKUM KLIK, betapa cepatnya persoalan berganti dan kerap kita memikirkan bukan dengan apa yang seharusnya kita pikirkan, tapi kita memikirkan pandangan subjek atau orang lain dengan cara kita memikirkan apa yang ingin kita sampaikan dalam pandangan kita terhadap sesuatu/pokok masalah.

Salam.

“ARE

YOU BEING REASONABLE? Most people are reasonable; that’s why they only do reasonably well.” Source: Paul Arden, Whatever You Think Think the Opposite
Iklan

7 Tanggapan to “Whatever You Think – Think The Opposite”

  1. Buat otak kita seorisinil mungkin seperti Cah TK.

    SALAM Kanggo Guruku Raden ayu eh raden Mas ding Haniifa.
    Dia begitu mencintaiku sehingga memujiku dengan pujian tertinggi : Cah TK A.

    Nice Posting – ….-

    Suka

  2. haniifa said

    he.he.he Cah bagus sing ngenyel
    Hayooo…. asah otak-atik mata pelajaran berikut nyah di:
    Complete text of Goering’s Nuremberg Trial Testimony.

    Nice khan. @mba Nike.. eh salah ding… @Mas Lovepassword.

    Ojo lali pake think-thank, Haniifa .

    Suka

  3. Aburahat said

    @Agor
    Mungkin rekan2 menganggap saya seorang yg berada dipihak opposite. Krn banyak hal yg kurang sependapat dgn teman2. Begitu jg dlm posting kali ini: What ever you think- think the opposite. Klu menurut saya apabila pola berpikir yg demikian diterapkan bs berbahaya. Saya takutkan mereka para pengarang Barat ingin merobah pola berpikir kita. Krn mereka yg tdk senang dgn Islam ingin menghancurkan Islam dgn segala cara. Klu cara berpikir saya ini bs dikatakan (BISA) sebagai what ever you think- think the opposite. Jd menurut saya bukan opposite tp apa yg berada dibelakang sesuatu ucapan atau tindakan. Cth. Kalimat BISMILLAHIR RAHMANIRRAHIM. Kita tdk bs berpikir oppositenya tapi Hikmah dari kalimat tersebut. Itu yg hrs kita pikirkan. Bukan mengapa bukan BISMILAHI A’LIUL ADHIM. Damai damai. Wasalam

    Suka

  4. agorsiloku said

    Ah Mas Abu ini, seperti pada alinea ke tiga postingan… saya juga suka melemparkan tulisan yang rada-rada opposite namun dengan penegasan untuk tidak merelatifisir masalah, juga tentunya mengajak agar kontributor tetap menjaga runtutan postingan agar pembaca lain yang tidak ikut berkomentar tetap mendapatkan informasi/wacana yang didiskusikan. Saya percaya, Mas Abu, Mas Haniifa, Mas Truth Seeker, Mas Yudhisidji, dan semua yang tidak saya sebutkan satu persatu memahami mengapa postingan ini dimunculkan. In my deep heart…..

    Suka

  5. Anonim said

    Sorry…. maaf… hapunten… nyuon pangampuro… and so on.
    @Oom Paul Arde (Butut pisan geuning… :P)

    Silih Asah, Silih Asuh jeung Silih Asih

    Compatible 100% dengan konsep “Trinitas” :
    IF (ONLY) == (HANYA)
    ….Allah-Ar Rahmaan-Ar Rahiim (baca: “Basmallah”-Al Qur’an)
    THEN
    …..Three Masketir := Win-Win Solutions ?!
    END IF

    Wassalam, Haniifa .

    Suka

  6. faubell said

    Hasil Klarifikasi KPU
    Anonymous (atas saya):= Haniifa 😀
    Wassalam,

    Suka

  7. haniifa said

    hua.ha.ha. 😀
    KPU membocorkan rahaaaasiaahhhh ku

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: