Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Adakah Mahluk Berakal Di Luar Bumi-3?

Posted by agorsiloku pada November 13, 2007

Ini sih mo percaya jangan, tidak percaya juga masa sih. Pokoknya mahluk angkasa luar yang seperti kita ini dijamin kagak bakal ada (enak saja menjamin). Lihatlah data statistik dan fakta, bandingkan berapa besar bumi ini dibanding dengan alam semesta yang super luas ini, yang usianya sudah sekitar 13,7 milyar tahun. Masa sih, ummat bernama manusia itu hidup sendiri di alam semesta nan luas ini? Al Qur’an tidak banyak menegaskan bahwa mahluk seperti manusia itu ada selain di bumi yang kita tinggali ini. Namun, Muhammad Isa Dawud dalam bukunya yang panjang lebar menjelaskan bahwa mahluk sejenis manusia di alam semesta itu kagak ada !.

Kisah tentang UFO (Unflying Object) dan SETI (Search for Extraterrestrial Intellegent) atau ETI atau Alien berikut pembuktian-pembuktiannya bertebaran di seantero jagat. Berbagai pertanyaan mengenai hal ini dijelaskan, walau tidak terlalu rinci.

Jujur saja deh, saya tidak cukup ilmu dan pengetahuan untuk membahas semangat dan kerumitan ini. Jawaban bisa sangat spekulasi. Maklum saja yang percaya dan mencari buktipun tidak bisa melakukan konfrensi pers bersama Alien. 😀

Karena bumi ini hanyalah satu titik debu teramat kecil dibanding luasnya alam semesta, bahkan dengan jika kita bisa mengelilingi alam semesta dengan kecepatan cahaya sekalipun (sebagai partikel tercepat yang diketahui manusia sampai saat ini), kagak bakalan deh menempuh jutaan tahun cahaya untuk mengitarinya. Maklumlah, umur kita hanya puluhan tahun saja. Entahlah kalau teknologi kemudian mampu berspekulasi untuk melakukan teleportasi, berpindah melalui komunikasi “subatomik” yang canggih sehingga jarak bukanlah persoalan lagi. Karena itu, wajar saja jika manusia tidak boleh arogan, sebagai satu-satunya mahluk hidup berperadaban di alam semesta ini. Mungkin, jauh di salah satu pojok alam semesta, ada mahluk berakal pula yang bertanya seperti kita 🙂

Namun demikian, jangan anggap bukti-bukti yang disajikan selama ini sebagai bukti adalah valid dan handal. Kebanyakan hanya “penyaksian” dari ragam kejadian yang kualitas kebenarannya, sebenarnya tidak benar-benar terbukti. Jadi lebih bersifat statistik dan logika saja. Tidak ada bukti bahwa ada jenis manusia lain di angkasa luar yang membangun peradaban.

Mencari rujukan dari naskah-naskah keagamaan, juga menemui jalan buntu (atau lebih tepat : tidak ditemukan jawaban jelas). Memang menjadi tugas manusia untuk mencari dan menemukannya baik dengan menunggu atau menanti.

Mencari rujukan dari pesan Allah adalah sangat wajar pula. Manusia (sebagian kecil) mempercayai bahwa pesan-pesan Sang Pencipta sampai melalui para utusanNya. Pencipta manusia dan alam dengan segala pernak-perniknya tentunya memberikan pesan agar manusia mengolah apa yang dicarinya. Allah tentu mengetahui apa yang ada di batas alam semesta, setelahnya, atau sebelumnya, di batas-batas ada dan ketiadaan.

Kalau mahluk hidup lain sejenis bakteri atau mahluk melata tanpa berpikir seperti manusia, masih mungkin ada. Tapi, untuk manusia yang senang baju baru, mode, dan suka jalan-jalan ke mall, membuat pesawat terbang, berteknologi, rasanya pencarian itu akan sia-sia. Alasan saya berpikir begini adalah :

  1. Al Qur’an sama sekali tidak menjelaskan adanya koloni mahluk hidup berakal yang menghuni alam semesta ini.
  2. Al Qur’an menjelaskan hubungan perilaku manusia jaman akhir atau kini, hari kehancuran alam semesta selalu dikaitkan dengan kedudukan manusia (di bumi ini) . Jadi sentral atau topik alam semesta ini berada pada gemgaman pengetahuan manusia. Hadis-hadis tentang berakhirnya alam semesta juga dikaitkan berkait erat dengan tingkah laku manusia di bumi. Jadi, walaupun kita tinggal di bumi yang teramat sangat kecil dibanding alam semesta ini, perannya di mata Allah SWT sangat besar. Bahkan derajat kesalehan menentukan keberadaan bumi ini : QS 21. Al Anbiyaa’ 105. Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.
  3. Al Qur’an menjelaskan manusia sebagai mahluk yang mengemban amanat memakmurkan dunia. Keberadaannya juga dijelaskan antara lain, diciptakan manusia dan jin untuk beribadah kepadaku.

Karena alasan-alasan kitab wahyu di atas, dan terutama karena alasan titik pandangnya sangat manusia sentris ketika ayat-ayat tentang alam semesta dijelaskan maka kesimpulan awal saya, memang manusia menjadi satu-satunya mahluk hidup di alam raya yang begitu luasnya.

Iklan

17 Tanggapan to “Adakah Mahluk Berakal Di Luar Bumi-3?”

  1. Ersis WA said

    Pertanyaan sangat hebat, soalnya bagaimana kita mendefinisikan makhluk (juga yang berakal). Misal, apakah Malaikat masuk kategori itu? Logika pendamping, Allah SWT kan tidak menciptakan sesuatu secara sia-sia, ada maksudnya to. Nah, kalau Bumi … ya khusus untuk manusia. Kalau versi ET … entahlah. Yang pasti, kita selalu harus meekploitasi muatan Al-Qur’an dengan ilmu. Saya rindu hal sedemikian, tapi jelas ngak mampu. Saya suka tulisan begini yang memantik berpikir, asal … jangan dikunci. Bravo Kawan.

    @
    Terimakasih mau berkunjung…. betul jangan dikunci (mati), karena akal bukan untuk menghakimi, tapi membuka pemahaman…

    Suka

  2. JINGGA said

    Ass.wr.wb,-

    saya selalu senang membaca tulisan – tulisan dan statement yang berani bukan karena BENAR atau TAKUT salah… tapi saya YAKIN demi KEBENARAN dan ILMU yang DISERAP dan DIPELAJARI! … jadi SAYA PUN TIDAK mau BERKATA “TIDAK MUNGKIN” nothing is IMPOSIBLE now….!!
    SEMUA BISA … toh manusia AJA sudah CUKUP PINTER dan GENIUS … di INDONESIA AJA SUDAH BANYAK yang GENIUS dan KEJADIAN ANEH…. Apalagi DI NEGARA EROPA JEPANG atau NEGARA JENIUS lainnya… TIDAK MUSTAHIL..
    KARENA kalo MANUSIA BERIMAN dan PERCAYA SANG GHAIB yang MAHA PENCIPTA tidak akan BERANI BERKATA TIDAK MUNGKIN..
    karena ALLAH MEMUNGKINKAN SEMUA TERJADI..
    seperti yang TERJADI DI DUNIA ini saja cukup BANYAK KEANEHAN..
    jadi KITA harus yakin ITU MUNGKIN… sepanjang ITU MASUK LOGIKA kita BILANG : MUNGKIN SAJA…(HANYA ALLAH lah yang KUASA ..)

    tapi untuk HAL YANG TIDAK MASUK LOGIKA =ILMU dan AGAMA sebaiknya KITA JANGAN COBA PIKIRKAN atau MINTA ITU ADA …..!
    KITA seakan AKAN menantang ALLAH untuk MENJADIKAN KETIDAKMUSTAHILAN yang secara IMAGINASI dan AKAL SEHAT pun juga ILMU MENAKUTKAN apalagi BENAR – BENARA ADA.. sebaiknya KITA ENYAHKAN JAUH – JAUH dari PIKIRAN dan HATI (Karena ALLAH MAMPU MEMBACA HATI KITA dan DIA MAMPU mewujudkan setiap YANG KITA PIKIR TIDAK MUNGKIN MENJADI MUNGKIN” ) Karena KITA MENANTANG KEGHAIB -an ALLAH dengan KATA “GAK MUNGKIN”
    ok saya RASA MUNGKIN saja…
    kalo ITU akhirnya ada UNTUK KESELAMATAN MANUSIA DUNIA DAN AKHIRAT juga DEMI MANUSIA ,AGAMA dan DEMI SANG MAHA PENCIPTA “DEMI ALLAH”
    SAYA RASA KENAPA TIDAK… DIA MAMPU BILANG KUN FAYAKUN… MAKA JADILAH…!! ( maha suci engkau ALLAH semoga TEHNOLOGI dan ILMU tidak membuat manusia semakin SOMBONG dan JAUH dari MU ya ALLAH)

    Yahh…. Mudah – mudahan bapak sependapat…
    wassalam

    @
    Wass.wr.wb.
    Semua ketidakmungkinan dalam pikiran manusia, menunjukkan keterbatasan kemampuan berpikir manusia… 😀

    Suka

  3. jidoet said

    Betul sekali..kita harus benar2 mengkaji Al-Qur’an dengan ilmu, bukan hanya sekedar bacaan Sholat dan mengaji. Manusia diciptakan Allah SWT untuk memakmurkan bumi dan alam semesta ini dalam rangka beribadat kepada-Nya, logikanya memang sesuai bahwa dalam Al-Qur’an Allah SWT menciptakan mahkluk hidup berakal hanya Manusia, Malaikat dan Jin, Malaikat jelas berakal tapi tidak disuruh untuk memakmurkan alam semesta ini, jin…bisa jadi, tapi apakah jin memiliki kemampuan se-sempurna manusia? saya rasa tidak..Manusia satu2nya mahkluk yg diciptakan Allah SWT dengan sempurna.
    Jadi…kalau mungkin ET itu ada seharusnya adalah manusia yg sama2 keturunan Nabi Adam AS juga, tapi masalahnya kenapa tidak tinggal di bumi ini dan tekhnologi mereka lebih canggih dari kita? ….Wallahu’alam

    @
    ET : kehausan manusia untuk mencari mitra di alam raya?….

    Suka

  4. […] kerbau! kerbau memang salah satu makhluk ciptaan ALLAH Subhaanahu Wataala yang paling tidak punya masalah. Rezeki melimpah, makanan dan […]

    Suka

  5. andrie said

    saya jg berpendapt klo ga mungkin manusia nantinya dpt hidup di luar bumi, misal bulan. krn akan timbul persoalan dlm ibadah(sholat, puasa) kita yg notabene berdasarkan bulan…

    @
    Tentunya ada kesepakatan…, tentunya ada silogisme yang dibangun dengan segala pemahaman tentang arah kiblat. Kalau tak salah, negeri Jiran, ulamanya telah mengeluarkan fatwa ibadah di ruang angkasa.

    Suka

  6. ada kehidupanberakal di luar bumi??????
    SETUJU

    @
    Saya malah masih penuh tanda tanya… dan lebih suka menarik kesimpulan bahwa manusia adalah satu-satunya mahluk berakal dalam alam semesta ini.
    Mengapa?
    Karena di AQ sepertinya jelas digambarkan bahwa umur alam semesta ini ditentukan oleh perilaku manusia di dunia ini.
    Bahwa manusia akan dapat tinggal di luar angkasa (di luar bumi ini), juga diisyaratkan pula kemungkinannya (jika mampu).
    Ini mengartikan kemungkinan manusia menjelajah luar angkasa….

    😀

    Suka

  7. andreeeee said

    klw looo semua pada goblokkkk klw ga percaya mahkluk luar angkasa itu ada,klw kita membaca kitab – kitab allah….kita sendiri aja bukan penghuni asli bumiii ini…..jadi kita aja ga jelas darimana asal usulnya

    @
    Manusia diciptakan lemah dan sombong…. AQ mengingatkan kita untuk hal ini.

    Suka

  8. Musaharun said

    MANUSIA ITU SENANG MENYAGKAL, ALLAH BERKEHENDAK MENCIPTA ADAM SEBAGAI KHOLIFAH DI BUMI. KETIKA ADAM TELAH TERBENTUK DISURUHLAH SEMAU BERSUJUD KEPADA ADAM.
    SEMUA BERSUJUD KEPADA ADAM, KECUALI IBLIS.

    APAKAH ALLAH MENCIPTA MAHLUK LAIN SELAIN ADAM UNTUK MENJADI KHOLIFAH??? JAWABNYA JELAS TIDAK ADA.
    YANG TELAH MENGADA-ADAKAN CIPTAAN ALLAH SEDANG MANUSIA TIDAK DIBERI PENGETAHUAN TENTANG ITU, ITU SAMA DENGAN IBLIS.
    JANGAN TURUTI LANGKAH SETAN, KARENA AKAN MENYESATKAN MANUSIA, DENGAN DENGAN MEMBUAT KERAGUAN.
    KEMBALILAH KEPADA AL QUR’AN SEBAGAI PETUNJUK.

    Suka

  9. Abudaniel said

    Assalamu’alaikum,
    Sementara ini makhluk luar angkasa memang ada. Tapi dalam Star Trek, Battle Star Galactica, Star War, Independence Day, dsbnya.
    Dalam pembuktiannya, sampai saat ini belum terbukti. Hanya kemungkinan2 yang sama besar nilainya dengan ketidakmungkinan.
    Apakah kita percaya atas keberadaan makhluk tersebut?. Terserah kita. Darimana kita tahu bahwa mereka lebih pintar dari kita?. Silakan cari tahu.
    Yang jelas kita berhak dan wajib meneroka atau mengexplorasi jagat semesta, kalau mampu. Apakah kita akan menemukan alien?. Lihat saja nanti.
    Wassalam,

    Suka

  10. Rizki said

    Mahluk angkasa selain di bumi itu ada,coba lihat video-video amatir,nyata,Dan Al-quran juga berkata pada surah An nahl ayat 49:Dan sujud kepada Allah semua yang melata di bumi dan di ruang angkasa,begitu juga para malaikat,dan mereka tidak sombong.
    Allah mengutus rasul-rasul lengkap dengan wahyu dan mukjizat-mukjizat yang membuktikan kebenaran mereka,Umat-umat yang di serunya membangkang begitu serupa,tidak takut azab Tuhan akan menimpa mereka,Nabi muhammad saw juga mendapat ancaman,Allah yang maha juara menciptakan ruang angkasa dan bumi,semua yang melata di ruang angkasa dan di bumi, juga para malaikat tunduk bersujud kepada Allah,ayat 49 ini menegaskan bahwa di ruang angkasa ada mahluk yang melata,berarti mahluk hidup,Firman Allah Swt di surat Syura,ayat 29 lebih menjelaskan lagi,”Dan di antara tanda-tanda kebesaran Allah ialah menciptakan ruang angkasa dan bumi dan ditebarkan-nya pada keduanya mahluk yang melata.
    Selain itu di surah Al-israa’ ayat 44 berbunyi:Ruang angkasa yang berlapis tujuh,bumi dan segala isi yang ada di dalamnya bertasbih memuji-nya,SEGALA SESUATU BERTASBIH MEMUJI-NYA,tetapi kamu tidak mengerti bagaimana caranya tasbih mereka,sesungguhnya dia maha penyantun lagi maha pengampun.
    Ada pula di surah Maryam ayat 93 berbunyi:semua orang yang ada di ruang angkasa dan di bumi datang menghadap kepada tuhan yang maha semurah selaku hamba-nya.
    Di asy syuura ayat 29 berbunyi,”dan di antara ayat-ayat ialah penciptaan ruang angkasa dan bumi dan mahluk melata,yang dia sebarkan pada keduanya,dan dia maha kuasa mengumpulkan seluruhnya apabila ia menghendaki”.
    Ada lagi di surah Ar Ra’d ayat 15,”mau tak mau semua yang ada di ruang angkasa dan dibumi tunduk kepada Allah,dan sujud pula bayangnya mereka waktu pagi dan petang”,
    di surah Az zumar ayat 68 yang berbunyi,”dan di tiupkanlah sangkakala,maka matikah semua yang ada diruang angkasa dan di bumi,kecuali yang dikehendaki Allah,kemudian ditiup sangkakala lagi,maka berdirilah mereka menunggu”.
    Juga ada LAGI DI SURAH AL HAJJ AYAT 18,”APAKAH TIDAK ENGKAU LIHAT BAHWASANYA SUJUD KEPADA ALLAH SIAPA-SIAPA YANG ADA DI RUANG ANGKASA DAN DI BUMI,BEGITU JUGA SUJUD MATAHARI,BULAN,BINTANG,GUNUNG,POHON,BINATANG-BINATANG YANG MELATA DAN SEBAHAGIAN BESAR MANUSIA?,DAN BANYAK YANG TELAH DITETAPKAN AZAB KEPADANYA,DAN SIAPA YANG DIHINAKAN ALLAH TIDAK ADA ORANG YANG DAPAT MEMULIAKANNYA,SESUNGGUHNYA ALLAH BERBUAT APA YANG DI KEHENDAKINYA”,

    @
    Relevansi dari pertanyaan ini berujung pada pertanyaan, adakah khalifah lainnya di alam semesta ini yang diciptakan di alam semesta ini selain manusia…..

    Suka

  11. ferizqy said

    ass,
    Mahluk luar angkasa, selain di bumi adalah ada. Di dalam Al quran pun ada mnyebutkan, tapi bukan dengan nama alien atau UFO.
    alien atau ufo hanya sebutan kita manusia. di Al quran menyebutkan mahluk langit atau mahluk melata…., mereka telah diciptakan Allah sebelum Nabi Adam dan sebelum zaman dinosaurus di BUMI ini, mereka sangat pintar sehingga dapat membuat kota di bawah laut (atlantik) akan tetapi teknologinya menimbulkan efek kerusakan di muka bumi ini, sehingga mereka meningglka bumi dengan pesawat mereka (UFO). ingatkah di dalam AlQuran , ketika Nabi Adam akan diciptakan, malaikat mempertanyakan hal ini kepada Allah, “mengpa Allah menciptakan Manusia, padahal manusia itu suka membuat kerusakan di bumi”, dari mana malaikat tahu hal itu? malaikat diciptakan tidak memiliki pengetahuan kecuali yang telah diberikan Allah dan telah malaikat saksikan. sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa ada manusia sebelum nabi Adam. Setelah mereka meninggalkan bumi, mereka mencari planet-planet yang dapat di tinggali, sesekali mereka datang ke bumi untuk melihat-lihat tempat tinggalnya dulu, yaitu Bumi ini,

    Believed or not, is true.

    @
    😀

    Suka

  12. yayat mulyatna said

    Al Quran sebagian dari sunatullah, sebagian lagi tersebar di alam semesta ini. Subhanalllah. Dari Quran ini tersebar ilmu pengetahuan yang jika diteliti bisa membuka pengetahuan kita untuk maju, semaju, bahkan lebih maju dari peradaban Barat (Amerika dan Eropa) maupun Timur (China dan Rusia), itulah yang dialami umat islam pada masa keemasannya. Namun sekarang, Umat islam terbelenggu pada ritual, menjadikan Quran sebagai puisi yang dilombakan, atau pengusir syetan. Karena itu, ilmu agama identik dengan ilmu tatacara ritual. Kita terjebak dalam belenggu ini, sehingga gampang dikuasai umat lain. Belum lagi mental dan watak umat yang kian buruk, jauh dari nilai2 islami, bentuk pengkhianatan yang melembaga, gampang dipecah belah, fanatisme kelompok yang berlebihan, berpikir liberal bukan pada tempatnya. Sementara sebagian umat yang kaya sibuk menikmati kekayaannya, sebagian besar lagi terhimpit kemiskinan, keduanya masuk dalam jebakan kebodohan sistemik. Hal ini yang membuat umat makin terpuruk. Kapan bangkitnya lagi? Butuh semangat luar biasa dan keajaiban, mengingat sudah ratusan tahun menjadi seperti ini.

    @
    Mas Yayat, terimakasih untuk kesudiannya berkunjung dan memberikan catatan, betapa dan bagaimanapun, mari kita tetap optimis bahwa yang diimpikan itu akan tiba……

    Suka

  13. Aku adalah manusia dr 1jt tahun yg lalu said

    Aku manusia dr masa dpn menggunakan ufo untk melihat masa lalu ku dan tdmpt tggal ku

    @
    Kalau begitu, selamat datang di dunia sejuta tahun yang akan datanglalu… 😀

    Suka

  14. yusuf said

    asalamualaikum…..
    apa bener langit ada tuh lapis…? dan benerkah di lapisan ke tujuh terdapat malaikat?

    @
    Kalau agor tidak keliru memahami,
    memang AQ mengabarkan ada 7 lapisan langit, juga dipahami sebagai tujuh urusan, tujuh buah jalan, tiap langit punya urusannya masing-masing, tiap langit ada malaikat yang taat kepada Allah….

    Langit yang dekat dihiasi bintang-bintang….

    Suka

  15. cicax said

    aku semakin penasaran dengan adanya makhluk lain di luar angkasa? bagaimana mereka hidup? dengan apa mereka bisa bertahan hidup? dan bagaimana cara hidup mereka? bagi yang telah menemukan fakta tentang semua pertanyaan itu, tolong segera dipublikasikan ya. karena rasa penasaranku dari dulu belum terjawab hingga saat ini. ^_^

    @
    Al Qur’an hanya menjelaskan disebarkan mahluk melata (daabah) di antara keduanya. yang dipahami antara bumi dan langit. Definisi langit juga luas (bisa langit dekat dan langit jauh). Jadi dengan kata lain, dapat disimpulkan ada mahluk yang tinggal dan hidup di luar mahluk yang hidup di bumi ini. Seperti apakah?. Ini tidak ada pernah informasi yang jelas, kecuali prasangkaan dan angan-angan.
    Kalau pertanyaan dipersempit lagi : Adakah mahluk cerdas berakal (seperti manusia atau pada kualitas manusia) di luar bumi ini. Al Qur’an tidak menjelaskan, tapi alam semesta ini, manusialah yang ditunjuk dan menyanggupi menjadi khalifah.

    Di sisi lain, ada sebuah ayat yang juga cukup penting dalam konteks ini (QS 55:33) : Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. Artinya, sampai sekarang manusia belum mampu menembusi penjuru langit dan bumi. Atau dengan kata lain, suatu saat nanti, sangat mungkin manusia mampu menembusi langit yang jauh.

    Sedang kata beberapa sumber sains, katanya lho : peluang kehidupan jasad renik atau lainnya bahkan sampai mahluk cerdas cukup terbuka ada di jagat ini. Hanya boleh jadi belum sampai saja waktunya. Hanya untuk kualitas seperti manusia, agor berpikir tidak. Mangapa, karena AQ menjelaskan khalifah di alam ini manusia. 😀

    Suka

  16. amri tkj skanel mksr said

    masap sich !!!!!!!!!

    gitu kah selamat nahhhhh…….

    Suka

  17. ollong said

    Subhanallah..ALLAH maha tahu atas segala sesuatu..kt hanya makhluk yg dapat menduga2

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: