Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Pilih Mana Kapitalis atau Komunis?

Posted by agorsiloku pada April 18, 2007

Gara-gara ditanyakan : Suka mana Kapitalis atau Komunisme? oleh rekan muda kreatif itu, saya jadi mulai bertanya-tanya lagi. Berpikirlah istilah kerennya, mahluk jenis ideologi apa? Apa sih manfaatnya untuk kehidupan bermasyarakat. Selintas saya mo pilih kapitalis saja dong. Mengapa?. Ya, saya lebih suka itu, pertama karena saya lulus sarjana dan orang ini hanya sebagian kecil saja bangsa Indonesia yang punya gelar ini, jadi saya bisa punya peluang beli Nissan atau apalah.

Jadi apa bedanya ideologi-ideologi itu?

Kata temenku menasehati dengan kisah baku:

Sosialisme : Kalau kamu punya dua ekor sapi. Negara akan mengambil satu milikmu dan memberikan sapi itu ke orang lain.

Komunisme : Kalau kamu punya dua ekor sapi. Negara akan mengambil kedua-duanya dan kamu akan dikasih minum susu sapi.

Kapitalisme : Kalau kamu punya dua ekor sapi. Kamu bisa jual satu atau terserah, tunggu sampai harganya mahal atau kamu tukar sapi jantan yang lebih unggul.

Naziisme : Kalau kamu punya dua ekor sapi : Negara akan mengambil kedua-duanya dan kamu akan mati ditembak.

Walah….

Terus kalau kamu seorang Pancasilaisme ?.

?

Iklan

24 Tanggapan to “Pilih Mana Kapitalis atau Komunis?”

  1. peyek said

    kalo pancasilais? kalo punya 2 ekor sapi, negara akan mengambilnya tak cukup dengan itu, negara akan menyiksa anda untuk kerja paksa, dihisap darah anda dan anda mati dengan diiringi tertawaan para petinggi negara.

    @
    Walah…. pancasilais ternyata begitu?… bisa-bisa diprotes deh sama pengurus negara!?

    Suka

  2. […] postingan Agorsiloku ini, namun demikian saya coba buatkan analogi, ditengah kemarahan, kekalutan , kebingungan, bahkan ketidak pedulian rekan-rekan semua ini semoga ALLAH menunjuki kita, memberi kita HIDAYAH, […]

    Suka

  3. Fourtynine said

    Pancasilais:
    Kamu punya 2 ekor sapi, ditawar oleh negara dengan harga lebih rendah dari harga yang bisa kau jual ke para kapitalis.
    Kedua sapi itu kemudian harus dijual kepada negara dengan alasan kesejahteraan, lalu besoknya kau harus bayar pajak karena pernah punya sapi.
    Esoknya lagi, kau harus membeli susu hasil perahan sapimu tadi dari negara seharga yang ditawarkan oleh para kapitalis.

    @
    ha…ha…ha… kalau di negeri kita kan, kita punya dua ekor sapi. Kurus atau gemuk terserah kita. Pemerintah akan mengirimkan sapi dari Australia, dan tidak perduli, sapinya ada atau tidak….

    Suka

  4. Fourtynine said

    Satu lagi Mas, saya terharu….blog jelek saya dibilang kreatif…..

    @
    itu ciri orang kreatif.

    Suka

  5. Andika said

    Pancasilaisme: Kamu punya 2 ekor sapi. Kamu besarkan mereka untuk dijual. Menjelang Idul Adha, pemerintah mengimpor sapi dari negara lain. Sapimu tidak laku dan kau jatuh miskin. Pemerintah tak peduli. (Entah kenapa sapi impor itu lebih kurus dari yang dijanjikan. Pejabat tambah gemuk.)

    IPDNisme: Kamu sekolahkan 2 ekor sapi. Yang senior menganiaya yang yunior sampai mati. Sapi itu lulus dan sekarang merumput di peternakan pemerintah.

    @
    🙂

    Suka

  6. deking said

    Pancasila?
    Semua yang menyangkut hajat hidup pejabat orang banyak dikuasai oleh negara.
    Tinggal tergantung pejabatnya saja:
    Jika pejabatnya doyan daging sapi, maka sapi itu akan diambil untuk disembelih dan dimakan oleh pejabat orang banyak
    Kalau pejabatnya tidak doyan daging sapi maka sapi itu akan diambil untuk dijual dan uangnya dibagikan kepada pejabat orang banyak

    @
    Jadi oke ya, kita kan Pancasilais……

    Suka

  7. jurig said

    hmmm … aku pernah baca cerita ini dimana ya ??? …. *pikun mode : ON*

    behind the scene : cerita itu diterbitkan pada masa PD II… tujuan-nya yaaa…sebagai alat propaganda salah satu pihak yg berperang… hasilnya tentu kita semua tahu ideologi terbaik berdasarkan cerita tsb dan memusuhi ideologi yg “jelek” …

    mengenai pancasilaisme… itu sih tergantung pemimpin ideologi itu, krn menurut saya sih tiap pemimpin pancasilaisme mempunyai “kebijaksanaan” yg berbeda..

    @
    Cerita ini cerita lama benar, ada waktu perang dunia kedua, kalau nggak salah.

    Suka

  8. kangguru said

    Pancasialaisme bener-bener ideologi yang aneh, banyak tafsir ( suka-suka yang menafsirkan ), segala tanggung ke sini engak mau ke sana cape deh.

    @
    Ya cape, mungkin karena terlalu lengkap. Jadi susah implementasinya…..

    Suka

  9. Abu Muslim said

    Kenapa melupakan Ideologi Islam?

    @
    sensitif untuk gurauan…. nggak enak lah…..

    Suka

  10. Saya pilih kapitalisme deh haha yang paling produktif dan efisien tentunya, dan dari opsi yang di atas itu yang paling mendingan :D.

    @
    Yap, kita kan kapitalisme dan superliberal juga… sampai garam pun impor, bukan hanya sapi….

    Suka

  11. KaiToU said

    emangna om Abu Muslim punya pengertian apa ttg Ideologi Islam?
    2 Sapih ituh jadih apah?

    Whadda?

    Suka

  12. Suluh said

    Buat seorang pengangguran kek saya: 😮 Bingung [mode clingak clinguk: ON]

    @
    Penganggur berpenghasilan tinggi atau tunggu cairkan deposito tiap bulan, atau sudah bekerja dan sibuk, masih merasa menganggur … 🙂

    Suka

  13. nita said

    setuju sama Abu Muslim

    dari buku yang ku baca, ideologi di dunia itu ada 3 : kapitalisme, sosialisme dan Islam. Berarti kalo ada ideologi selain itu, artinya ideologi itu adalah inheritance atau polymorphism (hee…kalo dianalogikan sama pemograman java loh) alias mewarisi atau bentuk lain dari ketiganya.

    kenapa?coz ideologi adalah ide dasar yang menyeluruh mengenai alam semesta, manusia dan hidup. Ide dasar inilah yang nantinya akan menjadi landasan seluruh pemikiran yang dapat melahirkan seluruh pemecahan problematika kehidupan.

    sosialisme menyakini bahwa apa yang ada sebelum kehidupan adalah materi, asal dari sgala sesuatu adalah materi makanya penganut ideologi ini mengingkari penciptaan. Agama dianggap sebagai candu yang menghambat pekerjaan.
    kapitalisme memandang bahwa manusia telah memisahkan agama dengan kehidupan, mau tidak mau harus membuat aturan sendiri tentang kehidupan. Dan demokrasi yang dianut sebenarnya berasal dari pandangan bahwa manusia berhak membuat peraturan sendiri.
    islam menerangkan bahwa di balik alam semesta, manusia dan hidup ada Pencipta sekaligus Pengatur segalanya. Islam memandang bahwa Alloh SWT telah menentukan bagi manusia aturan hidup untuk dilaksanakan dalam kehidupan.

    @KaiToU :
    lalu gimana nasib kedua sapi itu?
    kedua sapi itu ya tetep jadi milikmu, nunggu dikorbanin waktu idul adha.

    @
    bermula dari ide yang dianggap dapat memecahkan problematika kehidupan, tapi selalu memunculkan problematika baru.

    Suka

  14. jurig said

    @mbak Nita…

    jadi inget bukunya Ali Syari’ati “kritik Islam Atas Marxism dan Sesat Pikir Barat Lainnya” …

    @
    Nah buku ini, menarik untuk dibaca….

    Suka

  15. Kalau ANIMEisme yang dicanangkan Shan-in? 😆

    Pancasilaisme ya?
    Kamu punya 2 ekor sapi. Besoknya sapimu hilang diembat tetangga.

    @
    Walah… tinggal dimana, kok sampe diembat tetangga. Tega nian…

    Suka

  16. Salah link…
    ANIMEisme >> http://coretangunawan.wordpress.com/2007/04/15/animeism/

    Suka

  17. deedhoet said

    Dari pilihan di atas paling menarik ya kapitalis.

    Lebih baik kalo 2,5% dari capital gain-nya dizakatkan. Masalahnya itu bukan perkara gampang bagi kita yang selalu merasa kurang, termasuk yang nulis ini, zakat cuma kalo inget doang.. Lha gimana dong, di sekolah sih emang diajari ada zakat mal & zakat fitrah tapi prakteknya, kalo zakat itu ya kalo mo lebaran doang. Ayo-ayo, yang udah punya momongan, anak-anaknya diajarin & ditunjukin bahwa selain zakat fitrah masih ada zakat harta. Semoga yang nulis juga nggak cuma asal ngoceh doang. Amin.

    Gimana cara supaya zakat mal menjadi populer & nggak dilupain begitu aja? Ada nggak sih, rekeningnya bazis? Jadi supaya kalo gajian, di awal bulan otomatis langsung dipotong 2,5%, sebelum duitnya abis dipake buat kebutuhan lain.

    @
    Jangan lupakan zakat, apalagi punya gaji bulanan, biar belum genap setahun… pilih saudara dekat, tetangga atau kalau nggak ada, ya jadi donatur ke rumah anak yatim ….Inikan Spirit Muslim.…..

    Suka

  18. […] jahil itu tidak berguna……respon saya adalah, saya bukan orang jahil. Saya orang yang kreatif (*ditimpukin massa pakai kartu nama cewe cewe seksi cantik*). Lantas? Kenapa Debat harus […]

    Suka

  19. Gontenk said

    Pancasilaisme : kalo kamu punya dua sapi , akan diambil semua oleh pemerintah dengan alasan kesejahteraan masyarakat. padahal sapi itu udah dimakan dlm acara ulangtahun oleh pemerintah yang katanya wakil rakyat. Persoalan ideologi bukan menjadi pokok permasalahan yang harus diperdebatkan, tetapi harus didiskusikan bersama, mari kita diskusikan. Yang menjadi pokok permasalahan sekarang REFORMASI (yang sebagai sarana menuju revolusi rakyat) telah dianggap sebagai anjing mati oleh pemerintah sekarang. Mari kita tegakkan keadilan untuk masyarakat bersama,janganlah partikularime yang kita acung-acungkan. HIDUP RAKYAT! MARI RAKYAT INDONESIA KITA BANGKIT MELAWAN KESEWENANG-WENANGAN YANG KATANYA WAKIL RAKYAT!!!!

    @
    Betul Mas Gontek, kita bangkit dari kesewenang-wenangan.!. Bangkit!?, bangkit….,bang….. kit…. sakit. 😦

    Suka

  20. […] orang jahil itu tidak berguna……respon saya adalah, saya bukan orang jahil. Saya orang yang kreatif (*ditimpukin massa pakai kartu nama cewe cewe seksi cantik*). Lantas? Kenapa Debat harus […]

    Suka

  21. erfan said

    kalau pacasila itu punya sapi 2 tapi yang diminta 5 ekor sapinamanya aja panca ya pastinya 5 truz kurangnya yang tiga diambil dari mana dong ?????????????………….ehm ya ditanggungin ke anak cucu dong !!!

    @
    Lho… pantesan ya.. anak cuculah yang harus membayar utang negeri ini. Sedang pendahulu… sudah asyik-asyik anak cucunya jadi orang terkaya di negeri ini….

    Suka

  22. erfan said

    KALAU PANCASILA YA BERARTI PUNYA SAPI 2 TAPI YANG DIMINTA 5 NAMANYA SAJA PANCA YA BERARTI LIMA ,TRUZ KURANGNYA YANG 3 EKOR LAGI DIAMBIL DARI MANA DONG ??/#@!%$*& …………EHM YA DITANGGUNG ANAK CUCU DONG GITU SAJA REPOT ! MAKANYA RAKYAT INDONESIA TIDAK KAYA-KAYA WONG ANAK CUCU AJA UDAH DIBERI TANGGUNGAN HUTANG TIGA EKOR SAPI !! BENER G ? LALAU BAGAIMANACARANYA AGAR TIDAK PUNYA HUTANG ? ………..EHM YA PINDAH KE NEGARA YANG IDEOLOGINYA EKASILA KAN CUMA 1 YANG DIAMBIL JADI KITA MASIH PUNYA SATU DECH HEEEEEEEEEE

    @

    Saya nggak berani komen lagi deh… nanti bisa dituduh antipancasila…..

    Suka

  23. haniifa said

    Jelas pilih “Dualisme” : Sapi Jantan dikawinkan ke sapi Betina, lalu anak-anaknya di jadikan Kurban Ied Adha, disamping itu jangan pernah menyembah sapi….,
    Kalau sapinya terbuat dari emas, ya mending di lego, buat bayar utang negara.

    @
    😀

    Suka

  24. shicsVews said

    Great website. Do you understand my moist cow Do you want a fresh joke from net? When should you use milk to irrigate your fields? When you are growing creamed corn.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: