Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Blog, Blogger, dan Angka : Hukum Klik 3 (Tamat ya)

Posted by agorsiloku pada Maret 30, 2007

Hukum klik 4 adalah HUKUM 99.

Begini ceritanya :

Seorang kaya membangun hotel dengan 100 kamar hotel. Setelah jadi, satu hal yang Si Kaya itu tidak persiapkan. Memberi nomor setiap kamar hotelnya. Lalu disuruhlah seorang tukang cat ahli. Mulailah dia menomori bagian tengah dari setiap pintu kamar hotel itu. Digoreskannya kuas kecil dan ditulisnya di bagian tengah pintu : 1 kemudian 2, terus 3, 4, 5, 6,……. 100.

Selesai sudah setelah seharian bekerja.

 

Sekarang pikirkan, Anda punya waktu 10 detik untuk menjawab pertanyaan ini :

Berapa angka 9 dituliskan oleh tukang cat ini. Catat Jawaban Anda pada kertas atau pada memori Anda.
Plis deh, jangan dulu pindah halaman sebelum memberikan angka jawaban berapa jumlah angka 9 ditulis di pintu kamar hotel oleh tukang cat itu. Ini pertanyaan matematika, bukan teka-teki. Jadi jawab dan hitung saja.

Jawabannya adalah 10

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

 

Salah, anda berpikir dengan cara 9, 19, 29, 39, 49, 59, 69, 79, 89, 99

!

!

Kalau begitu jawaban yang benar adalah 11

!

!

!

 

Salah, anda berpikir dengan cara 9, 19, 29, 39, 49, 59, 69, 79, 89, 99

Kemudian Anda baru ingat bahwa 99 angka sembilannya ada dua, jadi 10+1 = 11

!

!

!

Pikirkan lagi, jawaban lanjut ada di bawah.

!

!

!

!

Boleh jadi jawabannya adalah 12

!

!

!

!

 

Salah, anda berpikir dengan cara 9, 19, 29, 39, 49, 59, 69, 79, 89, 90, 99

Kemudian Anda baru ingat lagi bahwa 90 ada angka 9 –nya. Lalu hitung lagi 11+1 = 12

 

!

!

!

!

Kalau begitu 19

!

!

!

!

Salah lagi… Payah benar deh….

!

!

!

!

!

!

!

!

!

! Plis deh, jangan dulu geser kursor/mouse sebelum memberikan jawaban yang benar.

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

 

Anda berpikir dan mulai menghitung lagi dari awal lagi :

9, 19, 29, 39, 49, 59, 69, 79, 89, 90,91,92,93,94,95,96,97,98,99

Jadi jumlah yang benar adalah 10+9 = 19

Anda mulai jengkel karena hitungan masih salah juga.

Sekali lagi salah. Anda justru menjadi lupa bahwa 99 itu angka 99-nya ada dua.

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

!

 

99

Sekarang Anda Tambahkan lagi 19+1 = 20.

 

Inilah hukum klik ke 4 :

Manusia selalu punya kecenderungan melompat pada kesimpulan sebelum melakukan penelaahan seksama. Hukum klik 1,2, dan 3 hanya menegasi bahwa hukum klik ke 4 begitu sering terjadi pada hampir 90% manusia. Istilah lainnya : “Jump to Conclusion.”

Hal ini adalah kecenderungan untuk menarik kesimpulan sebelum tulisan dibaca (jadi, jangan panjang-panjang nulisnya), orang juga sering malas membacanya dan ujung-ujungnya salah menangkap pesan penulisnya.

 

Iklan

14 Tanggapan to “Blog, Blogger, dan Angka : Hukum Klik 3 (Tamat ya)”

  1. Evy said

    Hahahaha…. salaaaah kalau gini gimana pak 1.9, 2.9…..99.9
    yup setuju biasanya pada baca judulnya doang udah ketipu… paraghrap pertama dan paraghrap terakhir. Klo hukum judul yg ajaib, udah belum pak?

    @
    ha…ha…ha… baru selesai ketik, di Indonesia nih jam setengah satu malam, Bu Senyum masih siang ya.

    Ya. nggak pakai koma koma dong, masa 2.9, 2.9…. kamar apa tuh, nomor kamar kok pakai koma-koma 🙂 🙂

    Wah judul yang ajaib, itu keahlian Mas Anto dan Mas Wedehel…..

    Nanti tak pikir lagi deh….

    Salam…

    Suka

  2. mbahatemo said

    wakakakakkakakakakkk!!
    apikk, pakdhe…

    @
    🙂 Pesannya Mbah : Kita cenderung untuk cepat menarik kesimpulan padahal ilmu kita masih di sini…..

    Suka

  3. madsyair said

    wah, kok saya tadi mikirnya ada 10. kebiasaan malas mikir.

    @
    Bukan malas, tapi kita terlatih untuk menyimpulkan dalam perjalanan berpikir kita. Cenderung ingat pada angka terakhir : sembilan, sembilan, sembilan… sehingga 90 dilewati. Bayangkan setelah angka 99 didapat, kita hanya mau mundur satu langkah saja dan kita lupakan yang lainnya. Coba uji di kelas. Kita bisa ha…ha.. hi…hi… sambil menyerap makna kilatan pikiran.

    Suka

  4. Mr. Geddoe said

    Dapatnya dua puluh tuh. Tapi entah ya mikirnya 10 detik atau lebih 🙂

    @
    Sip, hati-hati, mengamati, dan rasional betul. 🙂

    Suka

  5. antobilang said

    good pak agor!!
    sip deh, saya baru faham setelah baca jilid ke -3 ini.
    yang dua kemarin saya masi bingung.

    hahaha..seandainya “mereka” semua membaca postingan ini..oh seandainya…

    @

    Sebenarnya ada satu lagi, tapi ditulis dulu 3 bagian saja, biar mengikuti hukum Newton 3, kata Pak Urip…. 🙂 🙂

    Suka

  6. Evy said

    hehehe iya pak lantai 2 kamar 9 hehehe… tapi ntar jumlahe ga seratus ya pak, wis pokoknya don’t judge from the first sight deeh 🙂 , di artikel no mercy ada syarat2 bikin blog di combine mungkin bisa jadi buku pak hehehehe…

    @
    Bu Dokter membuat semangat dan senyum makin hadir, bukan hanya karena mulut yang dioprek, tapi juga disemai ketulusan…

    Suka

  7. saya malah lebih parah baca didari bawah ke paragraf sebelumnya… untuk penghematan 😀

    @

    Whalah… pak guru menggunakan hukum pembuktian terbalik. Mungkin karena keseringan mengajarkan persamaan reaksi ya Pak.
    Usul neh, coba Hukum 99 ini sama murid-murid Pak Guru…. 🙂

    Suka

  8. rajaiblis said

    aNE pesen kamar no 13 !
    soale … rumah aNE nomernya 13 … rt nya juga 13 !

    @
    Ah Ib ini, bukannya mencari jawaban (menghitung berapa jumlah angka 9), malah langsung pesen kamar. 🙂

    Suka

  9. Fourtynine said

    Saya (49 di sebut terus……(bangga)

    @
    ha..ha…ha… 🙂

    Suka

  10. “kecenderungan untuk menarik kesimpulan sebelum tulisan dibaca.”

    trims. Pak Agor, itu yg sering terjadi pada saya.

    @
    jujur saja, setiap orang mengalaminya, termasuk saya. Karena itu, kadang menulis lebih enak, karena kita bisa lebih banyak berpikir sebelum berbicara.

    Suka

  11. sering terjadi….kadangkala kita malas untuk membaca tulisan orang yang berbelit2 berusaha mencari poin pentingnya ternyata tidak tepat karena kita tidak membaca isi keseluruhannya. Seneng berkunjung ke sini….

    @
    Terimakasih sudi mengunjungi dan memberikan catatan. Saya juga senang bisa mendatangi blog Mba Retno, banyak yang menarik. Sayang sekali tidak bisa memberikan catatan karena harus join multiply

    Suka

  12. hohoho,, Ma dari awal dapetnya19,, lupa banget kalo 99 tuh ada 2 9 nya,,

    iyah,, harus baca dulu,, dipikir juga,, 🙂

    @
    Ha…ha…ha… 🙂
    Sifat “jump to conclusion” memang karakteristik manusia. Jadi manusiawi itu. Kita selalu ingat bagian awal dan akhir dari suatu peristiwa lebih kuat dari bagian tengahnya. Jadi, sebagai salesman, agor selalu memilih datang berkunjung ke pelanggan pertama kali atau yang terakhir saja sekalian (tapi bosen nunggunya). Begitu juga, untuk yang terkasih, kirim sms yang paling pertama. Ini paling oke.
    Begitu juga katanya “cinta pertama” ya.

    Suka

  13. […] Sementara itu Pak Agorsiloku yang banyak kutu jadi dapat inspirasi untuk membuat hukum baru yang unik dan lucu, tapi keren! Hukum yang dimaksud adalah Hukum Klik Satu, Dua dan Tiga. […]

    Suka

  14. […] terasa dangkal, terlalu lambat juga membuat kasip persoalan.  Namun, memang disitulah letaknya HUKUM KLIK, betapa cepatnya persoalan berganti dan kerap kita memikirkan bukan dengan apa yang seharusnya kita […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: