Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Hidup Tanpa Gravitasi?

Posted by agorsiloku pada Maret 11, 2007

Adakah kita bisa melayang bebas tanpa gaya gravitasi yang mengenai kita?. Asyik ya, seperti gambar astronout yang melayang-layang seperti gambar ini.

Astrounot Berpikir seperti ini tidak ada kelirunya. Namun, yang sering kita memperkelirukan dalam persepsi kita bahwa ketiadaan gravitasi ini bisa terjadi. Di sini adalah tidak gaya berat di dalam ruang.

Istilah “gravitasi nol” adalah kekeliruan yang paling umum. Gaya berat di mana-mana, termasuk di ruang angkasa . Angkasawan lihat tanpa bobot sebab mereka berada freefall yang bergerak melawan efek gravitasi ke arah bumi, tinggal tinggi di awan (melayang) terjadi karena gerakan horisontal mereka. Efek gaya berat berkurang terhadap jarak, tetapi tidak pernah sungguh-sungguh pergi menjauh. Termasuk tentunya di ruang hampa udara. Di luar angkasa ada bermacam-macam atom di luar sana, sekalipun hanya kadang-kadang jauh terpisah dan gas tipis yang dapat menambah gaya berat secara keseluruhan.

Gaya gravitasi adalah tonggak-tonggak tak tampak yang berperan dalam membuat benda angkasa berada pada garis edarnya.

Iklan

10 Tanggapan to “Hidup Tanpa Gravitasi?”

  1. peyek said

    tanpa gravitasi? nggak kebayang, tapi tetep aja ada yg usil, namanya manusia.

    @
    Yah.. begitulah, dalam pembahasan sain sering disebutkan “keadaan tanpa bobot”, seolah di luar angkasa, dalam pesawat angkasa, bobot menjadi tidak ada. Ini yang keliru tidak sengaja, karena bisa punya pengertian keliru tentang pengaruh gaya gravitasi….

    Suka

  2. Evy said

    Subhanallah, lagi2 ya pak, semua itu sudah di atur, kalau nggak khan repot, melayang2 melulu, mau makan ngejar2 piringe… Pak makhluk hidup di planet lain yg paling mungkin di mana? Udah pernah bahas belum? Thanks sebelumnya..:)

    @
    iya Mba, bayangkan dunia tanpa bobot, mau pipis saja susah kan. Mahluk hidup di planet lain selalu diduga ada. Al Qur’an mengisyaratkan :

    Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS 2:164)

    Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. (QS 42:29)

    Isyarat di ayat As Syura 29 …Dia sebarkan pada keduanya. memberikan kemungkinan adanya mahluk hidup melata (daabbah). Tidak dijelaskan apakah itu mahluk berakal budi (seperti kita) ataukah hewan. Karena kita juga kan sama “melata”nya dengan hewan-hewan di bumi yang disebarkan Allah. Saya sendiri cenderung berpikir, kita hanya satu-satunya mahluk berakal yang menjadi khalifah di alam semesta ini. Jadi yang lainnya, tidak berbudaya seperti kita. Ukuran-ukuran dalam al Qur’an, yang saya pahami, tidak ada yang merujuk mahluk berakal budi seperti jin dan manusia. Tapi, kalau ditanyakan, apakah ada alam semesta lain (dengan aturan yang berbeda), maka menurut singularitas penciptaan, bukan tak mungkin. Masak juga Allah hanya menciptakan satu alam semesta. Cuma tidak ada penjelasan tentang “others universe”.

    Adakah planet yang mirip dengan kita. Menurut ilmu pengetahuan saat ini ada, meski tatasurya adalah planit terunik yang ada (baca ; diketahui).

    Suka

  3. Saya masih belum begitu percaya adanya ruang yang tanpa gravitasi. Apa bener sih yah?

    @
    Karena gravitasi ada rumus fisikanya, jarak dan masa benda maka tentu dimanapun kita berada, gaya gravitasi itu selalu ada. Bahkan antara inti atom terhadap elektron yang mengelilinginya, tentu ada gaya-gaya gravitasi, meskipun kita menyebutnya gaya elektromaknetik atau gaya super kuat dalam ukuran super mini yang dikenali sebagai gaya inti kuat.

    Suka

  4. terpengaruh pilem ya pak ya…
    dibodohi hollywood dan bollywood bangsa ini…

    @
    bisa jadi, saya lucu ketika ada fisikawan bilang, ..”tanpa bobot”…, dalam hati lho?. Tapi, wajarlah, kadang hal kecil begitu para ahli itu juga suka lupa…..

    Suka

  5. joerig said

    Saya mau mastiin nih pak… berarti manusia ga mungkin bisa memanipulasi gaya gravitasi di bumi ini untuk keperluan pribadinya, misal terbang, kaya pesulap-pesulap di tv…

    @
    🙂 🙂 tentu saja bisa memanipulasi. Di fisika kan kita belajar momentum, belajar gaya sentripetal, sentrifugal. Kalau maksud “memanipulasi” di situ, tentu saja kita bisa terbang, bisa menyelam, bisa bergerak. Tidak ada yang aneh di situ, kecuali kejelian memanfaatkan gaya-gaya yang ada untuk bergaya menghibur penonton atau menerbangkan pesawat atau layang-layang……

    Suka

  6. Anonim said

    au ah

    @
    😀 au juga…

    Suka

  7. Anonim said

    kok kyk gi2 yaw kok blm paham tou

    Suka

  8. eri said

    masih ingat percobaan waktu sekolah?yaitu ketika sebuah sisir yg digosokan kerambut kemudian dapat menarik kertas?katanya terjadi tarik menarik ion…,aku curiga gravitasi itu salah maksud,atau salah sebut yg ada ialah gaya tarik bumi akibat gesekan seperti gesekan antara rambut dan sisir,jika benar maka didalam perut bumi terdapat logam dalam jumlah yg banyak yg saling bergesekan dengan perut bumi,rotasi bumi lah yg menyebabkan gesekan tersebut sehingga kita yg ada dibumi ini seperti kertas yg menempel pada sisir bahakan lebih kecil lagi.,dan aku berani jamin ketika bumi berhenti berotasi dalam waktu yg cukup lama,maka segala isinyaakan tumpah kearah matahari..,tergantung saat itu matahari masih menjadi sentral atau tidak.

    Suka

  9. eri said

    untuk menguji teori diatas benar atau tidak maka harus diciptakan alat yg dapat mengukur daya tarik menarik antar ion yg terjadi pada sisir dan kertas,kemudian jika didapat suatu nilai maka dibandingkan dengan benda yg jatuh kebumi.silahkan mencoba

    Suka

  10. Nurdewi yusnita said

    Pingin tau donk,,
    bagaimana momentum pesawat luar angkasa di ruang tanpa bobot?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: