Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Menjelang Bencana Lubang Ozon – 2

Posted by agorsiloku pada Februari 16, 2007

Lubang Aneh di Ozon

Antara yang mengutip situs http://www.universetoday.com belum lama ini melaporkan bahwa paradoks aneh itu dijelaskan lewat musim dingin yang tak lazim yang terjadi di Kutub Utara, yakni ketika angin stratosferik membawa banyak ozon dari latitud menengah Bumi. Analisa dari Microwave Limb Sounder yang dikeluarkan Aura mengindikasikan kerusakan kimiawi ozon selama musim dingin terakhir memuncak hingga 50% di beberapa daerah tertentu stratosfer, yakni kawasan atmosfer Bumi sekitar 8 km-12km di atas permukaan kutub-kutub Bumi. Ini merupakan level tertinggi kedua dalam sejarah karena yang paling tinggi adalah 60% terjadi selama musim dingin 1999-2000. Data lain dari instrumen Aura, Ozone Monitoring Instrument menemukan bahwa total kuantitas ozon di atas Kutub Utara pada Maret cukup sama dengan keadaan beberapa tahun terakhir ketika jumlah kerusakan kimiawi ozon terjadi lebih banyak.

Lantas apa yang menyebabkan hilangnya ozon? Jawabannya terdapat di kondisi tak lazim atmosfer Kutub Utara pada tahun ini. “Ini adalah musim dingin yang paling jarang terjadi di Kutub Utara,” kata Gloria Manney, peneliti di Jet Propulsion Laboratory NASA, di Pasadena, California yang juga memimpin analisis di Microwave Limb Sounder. “Temperatur di lapisan stratosfer bawah Kutub Utara mencapai titik terendah dalam sejarah. Tapi beberapa kondisi lain seperti arah angin dan pergerakan udara semakin memperburuk berkurangnya ozon pada tahun ini,” ujarnya menambahkan. Sementara ozon di Kutub Utara sedang dihancurkan secara kimiawi menjelang akhir musim dingin, angin stratosferik memindahkan dan membawa udara yang kaya ozon dari Bumi yang berlatitud menengah menuju daerah Kutub Utara.

Hal itu menyebabkan perubahan kuantitas total ozon yang tidak terlalu signifikan. Selain itu, akibat dari proses musim dingin di Kutub Utara juga membuat radiasi berbahaya sinar ultraviolet yang mencapai permukaan Bumi tetap di level normal. Pengurangan ozon terjadi secara ekstensif setiap musim dingin di atas Kutub Utara (lubang ozon) akibat suhu yang sangat dingin dan pusaran kutub yang panjang, yaitu kumpulan angin yang terbentuk pada tiap musim dingin di latitud tinggi. Pusaran itu mengisolasi daerah itu dari latitud yang menengah. Kebalikannya, musim dingin di Kutub Utara lebih hangat dan pusarannya melemah serta pendek. Akibatnya, pengurangan ozon di Kutub Utara selalu lebih rendah, beragam, dan semakin sulit diukur.

Hal ini merupakan monitoring perdana terhadap musim dingin di Kutub Utara yang dilakukan oleh Aura sejak diluncurkan pada Juli 2004. Microwave Limb Sounder yang berada di Aura memudahkan penelitian yang mengamati penyebab gaya dorong angin di Kutub Utara yang menekan lapisan kaya udara dari altitud lebih tinggi dan latitud yang lebih rendah ke bagian stratosfer Kutub Utara yang lebih rendah. Kerusakan kimiawi Lewat penemuan Aura tersebut, para peneliti bisa membedakan kerusakan kimiawi ozon dari perubahan tingkat ozon yang disebabkan oleh pergerakan udara, yang berubah-ubah secara drastis dari tahun ke tahun.

“Meneliti hilangnya ozon di kawasan Kutub Utara merupakan poin penting untuk mendiagnosa tingkat kesehatan lapisan ozon Bumi,” kata Phil DeCola, salah satu peneliti program Aura di kantor pusat NASA, Washington. “Terakhir kali pengukuran kuantitas hilangnya ozon di bagian Kutub Utara telah gagal akibat kekurangan data. Dengan Aura, kini kami memiliki data yang komprehensif, simultan, serta penghitungan yang dilakukan sehari-hari secara global terhadap gas-gas atmosfer yang diperlukan dan menghitung kerusakan ozon secara kimiawi,” paparnya. Hilangnya lapisan ozon di stratosfer Bumi sebagian besar diakibatkan oleh reaksi kimiawi yang dihasilkan klorin keluaran manusia, seperti kloroflourokarbon. (iz) Sumber : Bisnis Indonesia (26/6/05) ***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: