Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ambilah yang Baik, dan Sendal pun Hilang

Posted by agorsiloku pada Februari 9, 2007

Pada sebagian kecil jamaah, “mengikuti” nasehat untuk ambilah yang baik dan tinggalkan yang buruk bisa berarti ambil sendal yang baik, dan tinggalkan sendal yang jelek. Tentu saja ini terjadi sepulang dari mesjid. Saya tak tahu, apa begitu menafsirkannya. Namun, kehilangan sendal sepulang dari sholat Jum’at dalam beberapa tahun terakhir ini bukanlah perkara satu atau dua kali.

Kalau di desa, memang ada kebiasaan untuk saling bertukar sandal. Artinya, sandal mana saja yang sedang santai di lantai tepi mesjid, boleh dipakai siapa saja, entah ke tempat wudlu atau dibawa pulang. Tidak ada pencurian, hanya kebiasaan saja sendal menjadi milik bersama. Kalau itu terjadi di kota, sendal tertukar, bisa terjadi. Sendal ditukar, ini terjadi juga.

Suatu kali, saya berdoa minta dipindahkan saja dosa saya selama memakai sendal ini, kepada pemakai sendal yang mengambil tanpa ijin. Hanya untuk sebuah sendal jepit biasa. Luar biasa, hampir hancur sendal itu, tidak pernah ada yang tertarik, sampai saya beli lagi sendal jepit biasa. Sebulan atau dua bulan sekali saya beli sendal baru lagi. Hanya sendal jepit biasa saja, maklum masih saja kejadian salah menafsirkan, ambilah yang baik dan tinggalkan yang buruk berlaku dimanfaatkan untuk menukar sendal lusuh dengan sendal yang masih baru. Sungguh spirit yang menurut saya salah jalur. Kasian juga, setiap langkah ke mesjid pahala, pulangnya setiap langkah ke rumah membawa sendal yang bukan haknya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: