Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Teori Evolusi — Kegalauan Ilmu terhadap agama 1

Posted by agorsiloku pada Juni 25, 2006

Memang tidak perlu heran, mengapa para ilmuwan bela-bela terus teori evolusi (meskipun tidak pernah ada pembuktian), tapi berdasarkan bukti palaentologis, biologi kimiawi, dan sebagainya maka “kebenaran” bahwa telah terjadi evolusi. Ini menimbulkan kesimpulan bahwa ini menunjukkan informasi bahwa asal-usul mahluk-mahluk hidup itu dari sumber yang sama. Hal ini ditegaskan oleh seorang prof dan perkumpulan saintis. Pemb(Kompas, 25 Juni 2006). Ilmu memang harus bebas nilai (benarkah?). Pembahasan yang berkenaan dengan pembentukan (terjadinya) spesies baru memang menarik diperbincangkan karena bukan sekedar survival of the fittest tapi juga menyangkut “perang” untuk menjauhkan agama ke dalam sains (pengalaman Eropa di abad kegelapan layak dijadikan acuan/pertimbangan). Misalnya, bagaimana Gallileo mati….

Saya sendiri, dapat menyimpulkan bahwa seluruh unsur-unsur kimia (lihat saja dalam susunan berkala unsur-unsur) semua berasal dari H (hidrogen). Mengapa?, ya karena prosentase kemiripan yang terjadi. Mula-mula H terus berevolusi, sedikit demi sedikit menjadi He, terus begitu bermilyar-milyar tahun sehigga menjadi Ra (Radium) yang bernomor atom 88. Ya… kira-kira seperti mahluk bersel tunggal, lalu berevolusi menjadi kuda, gajah, atau jadi Chu Pat Kai atau jadi, boleh jadi Anda….
Coba saja, berapa persen perbedaan antara atom bernomor 88 dengan atom bernomor 87 (Fr – Fransium).
Karena teori evolusi begitu rasanya aneh, nggak match, dan “maaf” rada-rada konyol. Maka pembahasan dilanjutkan di bagian 2. Menurut kami, penjelasannya rasional dan seimbang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: