Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Mencari Kubur Almarhum Ayah

Posted by agorsiloku pada Juni 7, 2006

Waktu memang sudah menjelang sore, sekitar jam 5 sore kurang sedikit ketika kami tiba di tempat pemakaman. Perjalanan dari melewati Puncak yang selalu macet membuat harapan untuk tiba lebih sedikit siang tak tercapai.
Sampai di tempat pemakaman, ternyata tidak mudah mengingat-ingat dimana lokasi yang sudah beberapa tahun tidak dikunjungi ini. Rasanya sudah lebih dari 45 menit menyusuri, gelap malam menjelang magrib sudah hampir menjelang. Lelah berputar-putar, akhirnya aku memilih berdoa saja meminta kepada Allah dan jika ayah suka kami kunjungi, berikan saya arah agar dapat menemukan kubur beliau sebelum gelap tiba. Aku mencoba membayangkan pertemuan kami dengan beliau saat kami kecil dulu. Rasanya belum lekang, terbayang beliau menatapku yang sedang menatap beliau pula pada satu saat di kilasan masa lalu. Bayangan itu terbawa dalam alunan hati kala berdoa. Setelah itu, keputusanku makin bulat, dengan pertimbangan sang surya menjelang keperaduan, saya bangkit berdiri untuk pulang. Ketika bangkit, mata sedikit nanar, agak samping kanan, kurang lebih dua meteran dari tempat kami bangkit terlihat jelas nama almarhum ayah di batu nisan yang berdiri tak terlalu rapih. Tak terperikan bahagia, segala puji bagiMu ya Rabbi….. Ayah, terimakasih ya, sahutku dalam hati dengan terbata-bata. Dengan sebisanya, semoga kiriman doa untuk ayah diterimaNya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: