<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sains-Inreligion</title>
	<atom:link href="http://agorsiloku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agorsiloku.wordpress.com</link>
	<description>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 12:09:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='agorsiloku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1e5eb4cafaec7f3efc1781348f5004d6?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sains-Inreligion</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Beretika &#8211; Beramal Tapi Tidak Beragama, Masuk Surgakah?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/09/beretika-beramal-tapi-tidak-beragama-masuk-surgakah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/09/beretika-beramal-tapi-tidak-beragama-masuk-surgakah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 12:09:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[InReligion]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1452</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Misalnya nih&#8230; saya punya teman.  Orangnya baik lho, suka menolong sesama.  Kalau ada yang sakit dia kunjungi, kalau ada yang minta tolong maka tak segan mengulurkan tangan.  Tapi, dia nggak beragama, nggak percaya Allah, nggak percaya kitab suci, walaupun dia menghormati (bertoleransi) dengan orang yang beragama. &#8212; Dia bakalan masuk surga nggak ?&#8220;
Weleh&#8230;weleh&#8230; banyak memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1452&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;<em>Misalnya nih&#8230; saya punya teman.  Orangnya baik lho, suka menolong sesama.  Kalau ada yang sakit dia kunjungi, kalau ada yang minta tolong maka tak segan mengulurkan tangan.  Tapi, dia nggak beragama, nggak percaya Allah, nggak percaya kitab suci, walaupun dia menghormati (bertoleransi) dengan orang yang beragama. &#8212; Dia bakalan masuk surga nggak ?</em>&#8220;<span id="more-1452"></span></p>
<p>Weleh&#8230;weleh&#8230; banyak memang di antara kita malah yang sebaliknya pula.  Shalatnya rajin, pelitnya kagak ketulungan.  Hanya diri sendiri yang paling benar.  Pokoknya, di luar urusan ibadah vertikalnya, urusan dunia mengalahkan sikap kucing kurus yang kelaparan !.</p>
<p>Berbagai-bagai kondisi itu, kemudian dalam olah pikir dikenal setidaknya tiga kondisi, <a title="Deism" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Deism" target="_blank">deis</a>, agnostik, atau ateis.  Deis konon katanya percaya Tuhan, tapi tidak percaya segala hal yang berkenaan dengan wahyu atau mujizat.  Agnostik rada-rada dekat ke ateis.  Agnostik beranggapan kita tidak akan memiliki pengetahuan tentang Tuhan.  Jadi ada atau nggak, nggak bisa dipikirkan manusia. Emang beda dengan ateis yang nggak percaya keberadaan Sang Pencipta.  Hobi lainnya, yang mencampur-campurkan agama satu dengan lainnya.  Kadang-kadang aliran yang disebut <a title="Gnostisisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gnostisisme" target="_blank">Gnostisisme</a> ini macam-macam dah.  Sempalan dari sana sini.</p>
<p>Pokoke, dari berbagai-bagai itu, aliran-aliran atau cara pandang dan akhirnya menjadi sikap hidup bahkan meningkat menjadi ideologi bermunculan.</p>
<p>Tapi itu semua bikin kerut di kening makin banyak.  Pertanyaan pertama tadi, tentu saja ditanyakan oleh orang yang percaya adanya surga dan neraka, artinya pertanyaan dari orang yang mustinya beragama.  Dengan kata lain, pertanyaan ini mustinya muncul dari orang beriman.</p>
<p><strong>Motif</strong></p>
<p>Amal baik atau amal buruk, tergantung titik nilai. Untuk yang beragama, syarat mutlaknya percaya Allah, beriman, bertakwa.  Kalau nggak percaya Tuhan, nggak perduli Tuhan Sang Pencipta yang mengendalikan segala sesuatu ciptaanNya;  mana pula ada keinginan dari pelaku untuk masuk surga.  &#8220;Kalau si pelaku bilang, nanti terserah Tuhan saja?&#8221;, maka kata itu juga sudah berarti dia percaya adanya Tuhan.  Kalau dia percaya, tentu juga perduli.  Kalau perduli, tentu dia punya harapan masuk ke surgaNya.  Kalau punya harapan, tentu pula si pelaku akan mempertimbangkan untuk mengikuti laranganNya dan menerima petunjukNya.  Yang tidak perduli bahwa kehidupan dunia adalah jalan menuju kampung akhirat, dalam pandangan agama Islam jelas tidak masuk surga.  Sia-sia amalnya.</p>
<blockquote><p><em>QS 24. An Nuur 39. Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah  yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila  didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya  (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan  amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
</blockquote>
<p>Dalam ayat-ayat lainnya, ditegasi pula QS 47:8. <em>Dan orang-orang yang kafir, maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah  menyesatkan amal-amal mereka. 9. Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka benci kepada apa yang  diturunkan Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal  mereka. 10. Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka  dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah  menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima  (akibat-akibat) seperti itu. 11. Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang  yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai  pelindung.</em></p>
<p>Kafir sebagaimana maknanya, menutupi kebenaran, menjadi catatan pula untuk kita seperti diingatkan pada ayat 9.</p>
<p>Tentu pula sisi pengakuan beriman, tanpa takwa dan amal shaleh dan hanya memposisikan percaya Tuhan saja juga jelas jauh dari memadai.  Bukankah Iblis juga sudah jelas percaya Tuhan, bahkan pada satu masa berdialog.</p>
<p>Wallahu&#8217;alam.</p>
Posted in General, InReligion, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1452&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/09/beretika-beramal-tapi-tidak-beragama-masuk-surgakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Betapa Polos dan Jujurnya Para Pemimpin Bangsa Indonesia</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/07/betapa-polos-dan-jujurnya-para-pemimpin-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/07/betapa-polos-dan-jujurnya-para-pemimpin-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 14:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1449</guid>
		<description><![CDATA[Luar biasa, antara terkantuk-kantuk dan tidak saya menonton acara berjam-jam sehingga hampir jam 3 pagi dari jam 10 an malam itu, malam Jum&#8217;at tanggal 6 Nopember 2009.   Paginya masih sempat pula melihat Sensei Anggodo Wijoyo yang diwawancarai atau lebih tepat ditanyakan oleh pendekar super sakti Adnan Buyung Nasution.  Mungkin karena kurang konsentrasi dan amat kagum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1449&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Luar biasa, antara terkantuk-kantuk dan tidak saya menonton acara berjam-jam sehingga hampir jam 3 pagi dari jam 10 an malam itu, malam Jum&#8217;at tanggal 6 Nopember 2009.   Paginya masih sempat pula melihat <a title="Sensei Anggodo" href="http://www.mediaindonesia.com/read/2009/11/11/103698/16/1/Anggodo_Harus_Diperiksa" target="_blank">Sensei Anggodo Wijoyo</a> yang diwawancarai atau lebih tepat ditanyakan oleh <span style="text-decoration:line-through;">pendekar super sakti</span> Adnan Buyung Nasution.  Mungkin karena kurang konsentrasi dan amat kagum atas penjelasan-penjelasan dari yang terhormat Pak Susno mantan Kabareskrim, Pak Danuri Kapolri, dan sejumlah lain-lainnya yang tak hafal tampangnya, maka kesimpulan sementara yang dapat ditarik adalah :<span id="more-1449"></span></p>
<ol>
<li>Setelah diperdengarkan hasil penyadapan KPK menengenai topik Cicak-Buaya, kriminalisasi KPK, mengalirnya dana milyaran rupiah entah ke siapa gitu, maka dapat disimpulkan bahwa penjelasan-penjelasan yang disampaikan oleh para petinggi itu tampak memperlihatkan kemurnian jawaban, kesederhanaan, dan kejujuran yang pantas diacungi jempol.  Bahkan atas nama yang Maha kuasa juga diperdengarkan dengan sangat lantang dan tulus. Terbukti sudah, ketulusan yang diperlihatkan membuat para wakil rakyat terpesona dan memberikan tepukan meriah kepada para pemimpin bangsa ini.</li>
<li>Tampak bahwa tidak ada sama sekali dari mereka yang terlibat atau melanggar hukum atau menerima suap dengan bilangan yang menaikkan bulu kuduk.  Jawaban-jawaban yang lugas dan tenang, menunjukkan bahwa para pemimpin itu sama sekali tidak pernah menerima suap, bahkan boleh jadi hanya untuk secangkir kopi atau air putih dari para penjahat berdasi atau bergolok dari manapun.  Sungguh, pemimpin yang mampu memegang amanat penderitaan rakyatlah, amanat hati nurani rakyatlah yang layak untuk memimpin atau menjadi bagian kepemimpinan bangsa Indonesia.</li>
<li>Bahkan Sensei Anggodo juga tampak matanya memerah karena diinterograsi hampir 24 jam lebih. Dua hari dua malam !.  Diapun rela sebagai rakyat Indonesia yang membutuhkan perlindungan hukum ditanya begitu.  Bahkan tampak pula, Beliau yang begitu ikhlasnya diinterogasi, walaupun statusnya sama sekali bukan tahanan.  Beliau itu sudah tua, sudah uzur.  Alangkah teganya jika orang-orang yang begitu terhormat di mata dunia sampai disangka maling atau dituduh yang tidak-tidak.  Untunglah sampai sekarang tidak ada satupun yang sanggup menjebloskan Beliau.  Ini saja sudah satu bukti bahwa kita adalah bangsa yang santun, penuh pengertian, penuh tatakrama, dan mengerti kesulitan yang sedang dialami oleh Beliau.</li>
<li>Saya sendiri menyimpulkan bahwa Sinetron Cinta Fitri kalah telak daya tariknya dibanding dengan peristiwa yang disiarkan TV antara Komisi III DPR dan Para petinggi bangsa ini.  The Great Miska si Iblis cantik dalam Sinetron Cinta Fitri sama sekali tidak menarik dan kalah keseluruhan dibanding lugas dan mulusnya arena tanya jawab yang disiarkan malam itu di TV.</li>
</ol>
<p>Salut !.  Hanya pemimpin-pemimpin bangsa yang cerdas dan memegang teguh amanat saja yang mampu meningkatkan derajat kesejahteraan bangsa ini.  Sebagaian, kita telah menyaksikannya di televisi. Juga dalam kehidupan kita sehari-hari.  Publik disuguhi logia sederhana, tanpa urusan pasal-pasal hukum yang sulit.  Kita belajar, bagaimana penyelesaian hukum dilaksanakan dengan amanat-amanat yang disantuni secara luar biasa.</p>
<p>Teriring pula, semoga Allah SWT membukakan pintu hati para pemimpin bangsa dan para pendekar keadilan untuk menunjukkan jati diri bangsa, membawa rakyat pada kesejahteraan, kejujuran, dan tegaknya hukum.  Mendudukkan yang benar adalah benar, karena itu segeralah dengan ijinNya dibukakan pintu kebenaran dan keadilan. Semoga bangsa Indonesia didekatkan dan dimudahkan untuk memperoleh pemimpin-pemimpin bangsa yang amanat, yang bukan hanya menangisi dirinya, tetapi juga membebaskan dari penderitaan dan kemiskinan, menyantuni manusia Indonesia lainnya yang berada di bawah garis kemiskinan dan keterlantaran.</p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1449&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/07/betapa-polos-dan-jujurnya-para-pemimpin-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Kehebatan/Keluarbiasaan Cinta Fitri Season Ramadhan dst.</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/19/apa-kehebatankeluarbiasaan-cinta-fitri-season-ramadhan-dst/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/19/apa-kehebatankeluarbiasaan-cinta-fitri-season-ramadhan-dst/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 00:33:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1447</guid>
		<description><![CDATA[Lebih dari satu tahun yang lalu, saya menulis Skenario Akhir Cinta Fitri.  Nggak serius tentu saja tulisan pendek itu.  Namun, ternyata pula ikut menambah trafik yang berkunjung ke blog ini.  Boleh jadi, mereka kecewa karena terlanjur masuk ke blog yang isinya terlalu sedikit menjelaskan sinetron ini.  Namun, mudah-mudahan yang tersesat ke sini karena Fitri, ikhlas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1447&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Lebih dari satu tahun yang lalu, saya menulis <a title="Skenario Akhir Cinta Fitri" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/07/24/skenario-akhir-sinetron-cinta-fitri/" target="_blank">Skenario Akhir Cinta Fitri</a>.  Nggak serius tentu saja tulisan pendek itu.  Namun, ternyata pula ikut menambah trafik yang berkunjung ke blog ini.  Boleh jadi, mereka kecewa karena terlanjur masuk ke blog yang isinya terlalu sedikit menjelaskan sinetron ini.  Namun, mudah-mudahan yang tersesat ke sini karena Fitri, ikhlas meluangkan waktunya membaca yang lainnya.  Itu kalau diambil hikmahnya.  Teroris yang paling diburu Den Sus 88 yang baru-baru ini ditembak mati di tempat kosnya, mulai dari Dr. Azhari, Nurdin M Top dan konco-konconya; lepas dari ketakutan yang dibuatnya, seenggaknya membantu ketenagakerjaan di Indonesia ini.  Peralatan CCTV, Kaca Cermin untuk melihat kolong mobil, jumlah satpam yang ditambah di tiap hotel dan keramaian beberapa orang dikali seluruh kota, bukan jumlah yang kecil.  Jadi, selalu saja ada ungkitan baru dari setiap peristiwa, baik ataupun buruk.<span id="more-1447"></span></p>
<p>Saya juga nggak bisa bayangkan sinetron ini berakhir bagaimana.  Namun, paling nggak dari postingan sebelumnya tergambar lebih banyak yang muak dan sebel sama Cinta Fitri, dari pada senangnya.  Isteri saya juga sudah mulai melupakan sinetron ini dan tidak lagi ingin menunggu kehadirannyai.  Bosan, nggak seru, nggak lucu adalah bagian dari kejenuhannya untuk mendapatkan sebuah sinetron yang memenuhi dahaga kesenangan menikmati isi dunia.</p>
<p>Tapi paling enggak 3 atau 4 hari sekali masih juga dilihat sepotong-sepotong.  Seenggaknya untuk mengukur seberapa besar kebencian pemirsa pada sinetron yang pernah sukses ini mau diakhiri.</p>
<p>Di sessi menjelang kehancurannya yang memalukan dan sekaligus juga mengotori buah karya menarik pada sessi sebelumnya, tampaknya  masih akan berlanjut.  Saya percaya, bahwa dalam hukum kebebasan, bukan produser yang menentukan sebuah karya.  Tapi pemirsanya.</p>
<p>Keterampilan berkata-kata dan berargumentasi atau bersikap dari cintra fitri, yang bisa saya lihat adalah :</p>
<p><strong>Farel :</strong></p>
<p>Keahlian tertinggi bukan sebagai menajer yang jago pitching atau jadi suami yang sabar, tapi mengucapkan kata-kata :&#8221;<em><strong>Saya sudah tahu akal bulusmu Miska, licikmu Miska, dan bla&#8230;bla&#8230;</strong></em>&#8220;.  Inilah keahlian tertingginya.  Boleh jadi, tiap hari hanya itu yang memang Farel bisa.</p>
<p>Keahlian pendukungnya adalah sewaktu-waktu jadi tukang pukul yang dipukul kembali&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Fitri :</strong></p>
<p>Memercikkan air putih ke matanya dan tampak sedih adalah keahlian yang mutu kesedihannya semakin tampak garing.  Tiada lagi hari tanpa tissue tentunya, sekali-kali tertawa bolehlah.  Fitri tanpa tangisan akan mengeringkan sinetron ini secara keseluruhan&#8230;.</p>
<p><strong>Miska</strong> :</p>
<p>Inilah manusia yang kejujurannya dalam berolah sikap paling jempolan.  Keahliannya juga mirip Farel :&#8221;Mengapa aku yang disalahkan, aku nggak tahu apa-apa!&#8221;.  Keahlian ini mendekati keahlian Farel.  Saya kira hanya pelaku dalam  institusi-institusi tinggi di negeri ini saja yang mampu mendekati kejujuran Miska.</p>
<p><strong>Bu Lia :</strong></p>
<p>Ini mendekati Fitri dalam urusan tetesan air mata.  Apalagi wajahnya yang emang dari sononya tampak penuh derita dengan sedikit kemampuan berpikir yang ada, namun punya perasaan yang masih bisa diharapkan.  Cocoklah sebagai ibu dari anak-anaknya yang menderita kebutaan sejak di sinetron&#8230;.</p>
<p>Yang lainnya, tambahkan saja sendiri ya&#8230;.</p>
<p>Jadi, memang dengan  seluruh fakta itulah, sinetron ini sukses.  Sukses untuk menjadi sinetron legendaris, laku dan melewati kejar tayang Tersanjung yang kemudian tertendang itu.   Tak mudah mempertahankan alur cerita yang tetap bermutu dan mendayu-dayu.  Apa yang sudah dicapai  dari episode, <a title="Cintra Fitri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta_Fitri" target="_blank">sudah sangat sukses</a>.  Namun, yang kurang adalah bagaimana hadir dan berakhir secara terhormat.  Ini yang rupanya yang sangat sulit diakhiri oleh para pelaku di sinetron ini.  Btw, $$$ tetap oke kan !.</p>
Posted in Fenomena, Selingan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1447&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/19/apa-kehebatankeluarbiasaan-cinta-fitri-season-ramadhan-dst/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kyai Tolong Doakan Pelacur Saya (2) Tamat</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/17/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-2/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/17/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 04:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1439</guid>
		<description><![CDATA[Tiupan angin pantai yang menerpa wajah Pak Kyai, kadang keras kadang lembut di tengah terik matahari menjelang siang, sepertinya tak lagi mampu menghentikan keringat panas dingin yang mengalir.  Permintaan anak muda yang berbeda belas tahun dengannya tak terbayangkan sebelumnya.  Naudzubillah min zalik !.  Logika macam apa ini?.  Permohonan macam apa ini?, memohon dimudahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1439&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tiupan angin pantai yang menerpa wajah Pak Kyai, kadang keras kadang lembut di tengah terik matahari menjelang siang, sepertinya tak lagi mampu menghentikan keringat panas dingin yang mengalir.  Permintaan anak muda yang berbeda belas tahun dengannya tak terbayangkan sebelumnya.  Naudzubillah min zalik !.  Logika macam apa ini?.  Permohonan macam apa ini?, memohon dimudahkan untuk suksesnya maksiat. Tak pernah terbayangkan ada permintaan begitu rendahnya dari manusia macam ini kepada Yang Mahasuci?. Kesediaannya untuk mendo&#8217;akan terbentur dengan perang nurani dan logika.<span id="more-1439"></span><br />
Namun, hatinya sedikit terhibur pula.  Bukankah tidak sedikit para orang-orang besar di negeri ini juga yang berucap syukur karena menerima amplop, bertambah rekeningnya karena keputusan yang dibuatnya.  Bahkan sambil bertanya kepada penyogoknya :&#8221;ikhlas?&#8221;.  Lalu dengan senyum penuh santun dijawab &#8220;Lillah hita&#8217;ala&#8221;. Kemudian dijawab lagi :&#8221;Alhamdulillah kalo begitu&#8221;.  Dan amplop berubah jadi tas kotak keren yang sering dibawa para petinggi atau eksekutif.  Isinya tumpukan uang seperti di film-film mafia, pertukaran terjadi di lift, di hotel, dan dimana saja yang sebisa-bisanya tidak terlacak aparat&#8230;.</p>
<p>&#8220;Namun itu adalah pilihan manusia di dalam menjalani takdirnya&#8221;, sergah Pak Kyai yang sedang berdialog dengan dirinya sendiri.  &#8220;HambaMu ini memilih mencintaiMu ya Rab!, memilih jalan lurus yang Engkau tunjukkan pada hambaMu.  Namun, mengapa Engkau memintaku untuk memenuhi permintaan anak muda ini?.  Permintaan yang Engkau tentu akan melak&#8217;natnya?&#8221;.</p>
<p>Ditatapnya anak muda ini dalam-dalam.  Tak tahu harus menjawab bagaimana. Pertarungan kalbu dan pikirnya beradu-adu.  Sedang Mas Tugimin menatapnya berbinar-binar.  Mata Pak Kyai juga ditatapnya pula.  Tampak memang keterkejutan pada wajahnya, sinar matanya terang sejenak namun kemudian meredup lembut.  Wajah Pak Kyai yang tetap lembut menenangkan hatinya.  Tugimin yakin, melalui orang-orang seperti inilah permintaannya kepada Tuhan akan dikabulkan.  Capek rasanya promosi ke sana-sini, bahkan juga meminta petuah dan syarat dari berbagai macam yang hasilnya tidak juga membuat Tugimin merasa hidup mandiri.  Tugimin yakin betul, bahwa do&#8217;a hanya makbul di tangan Kyai seperti ini.  Biayanya juga tidak begitu mahal, hanya beberapa pincuk nasi, sambal, dan ayam beberapa potong yang sengaja digoreng dan diraciknya sendiri sudah cukup untuk menyenangkan hati Pak Kyai yang akan ditugasinya menyampaikan permohonan kepada Tuhan.  Bukankah Tuhanku dan Tuhannya sama.  Tuhan boleh jadi enggan mengabulkan doaku karena aku hidup sembarangan dan hanya tahu waktu sholat tapi ogah mengikuti ritualnya.  Mesjid hanya untuk tempat beristirahat karena kerap lebih bersih dari pada rumah kecilnya di pesisir pantai ini.  Tapi, kalau melalui Pak Kyai, tentulah Tuhan akan tak kuasa menolak permintaannya.</p>
<p>Tugimin tersenyum.</p>
<p>Terbayang sudah pelacurnya yang beberapa sudah beranjak tua itu akan kembali bergairah.  Beberapa kamarnya yang mulai kusam akan dicatnya kembali, dirapihkan biar tamu-tamunya senang.  Tugimin tentu tidak usah lagi menomboki salah seorang perempuannya yang semestinya sudah dia usir, tapi iba karena anaknya yang tinggal 100 km dari sini masih membutuhkan ibunya yang bekerja padanya.</p>
<p>Tugimin kembali tersenyum kemenangan.  Tuhan dalam pikirannya adalah Tuhan yang akan memenuhi pemintaan Tugimin melalui jalur yang benar.  Kalau di depanku ada seribu pintu untuk memenuhi permintaanku dan semuanya digembok erat-erat.  Maka dengan tatapan mata Pak Kyai dan tiupannya saja, maka pintu-pintu uang itu akan terbuka.  Tuhan takkan beranilah menolak doa hambaNya yang saleh.</p>
<p>Lamunannya kemudian buyar.</p>
<p>&#8220;Nak Tugimin.. eh Mas Tugimin..&#8221; Pak Kyai menyapa dengan helaan nafas yang berat dan panjang.</p>
<p>&#8220;Ya Pak Kyai&#8230;&#8221;, Jawab Pak Tugimin takzim.</p>
<p>&#8220;Baiklah, permintaanmu kupenuhi.  Mari kita berdo&#8217;a bersama-sama&#8221;.  Pak Kyai kembali menarik nafas panjang yang sedikit tersendat-sendat.</p>
<p>&#8220;Kamu sekarang pergilah mandi, berbersih diri, berpakaian selayaknya mau bertemu Allah, Rajanya manusia&#8221;.  Lalu nanti menjelang sholat Dzuhur kita berdoa bersama-sama.</p>
<p>&#8220;Dikalbulkan Pak Kyai?&#8221;  Tugimin memaksa.</p>
<p>&#8220;InsyaAllah&#8221;.  Pendek jawaban Pak Kyai dengan degup jantung yang tiba-tiba keras, seperti mendengar kilatan petir.</p>
<p>&#8220;Sekarang pergilah&#8221;</p>
<p>&#8220;Siap Boss&#8221;.</p>
<p>Tugimin segera beranjak pergi.  Ringan langkahnya, meskipun agak sedikit kesal juga, &#8220;Mengapa saya harus ikutan berdo&#8217;a?.  Saya nggak lah, nanti merusak.&#8221;  Tapi mungkin kewajibannya untuk jadi pendengar, jadi di situ tentu ada petunjuk untuk melakukan perempuan-perempuannya&#8230;.</p>
<p>Tugimin kembali tersenyum.  Sebagai pendengar ya !.</p>
<p>Jelang sesaat kemudian beberapa jama&#8217;ah mulai berkumpul di musholla mesjid, tak jauh dari tepi pantai.</p>
<p>Tugimin datang sedikit terlambat, berpakaian cukup rapih, berpeci pula.  Pakaian koko (atau sering pakaian dari infiltrasi budaya Cina ini disebut pakaian takwa), berwarna putih.  Tampak jelas, bukan miliknya sendiri, karena ukurannya yang terlalu singset dibanding ukuran tubuhnya.</p>
<p>Usai salat Dzuhur berjama&#8217;ah, ritual sederhana do&#8217;a untuk memenuhi permintaan khusus ini dipersiapkan. Tugimin keluar dari barisan, duduk paling belakang.  Jama&#8217;ah lainnya mulai mempersiapkan diri dengan sedikit bimbang.  Kiranya gerangan apa yang akan disampaikan oleh Pak Kyai.</p>
<p>Suara Pak Kyai memang terkenal lembut namun tegas, mudah dicerna, mudah dipahami.  Suara do&#8217;a yang dilantunkan untuk memenuhi permintaan Tugimin mulai diperdengarkan.   Awan putih yang berarak berlalu di atas musholla itu seolah terhenti sejenak dan menaungi musholla dari  panas matahari yang menyengat.  Angin semilir berlalu menyapu leher dan wajah para jam&#8217;ah.  Hembusan angin semakin menenangkan jama&#8217;ah yang mulai mendengarkan irama do&#8217;a Kyai.</p>
<p>Tangan yang tengadah menghadap kiblat dan alunan nada do&#8217;a seolah menghentikan bumi dari putarannya.  Jama&#8217;ah terkesima, tak seperti biasanya Kyai melantunkan puja puji kepada Sang Khalik begitu panjangnya.  Dimulai dari puja dan puji keesaan Allah, kemahaanNya dalam mengurus ciptaanNya, keagungan asrsy-Nya mengalahkan samarnya deru ombak di kejauhan.</p>
<p>&#8230;..</p>
<p>Ya Allah, Ya Rabb&#8230;. Engkaulah pencipta langit dan bumi.  Segala puji bagiMu&#8230;</p>
<p>SurgaMu adalah tempat yang Engkau janjikan,</p>
<p>NerakaMu adalah benar dan menjadi tempat kembali hamba-hamba yang Engkau murkai&#8230;.</p>
<p>&#8230;..</p>
<p>Jamaah terdiam, suara Kyai bak sebuah jarum yang begitu lincah dan cepat memasuki telinga jamaah, langsung menembus hati dan pikiran.  Hilang sudah keraguan &#8220;apa do&#8217;a Kyai&#8221;, namun harap-harap cemas, berita akhirat apa yang akan disampaikan.  Andai saja manusia bisa melihat, boleh jadi suara yang dilantunkan ke arah kiblat ini langsung menyebrang lautan, melesat menuju Ka&#8217;bah kemudian dengan kecepatan urusannya, naik ke atas, menggapai langit meninggalkan jauh di belakang do&#8217;a do&#8217;a ummatnya yang lain.  Boleh jadi pula ketajaman suaranya menggugah penjaga-penjaga langit dan para malaikat yang berjajar rapih mengaminkan do&#8217;a Sang Kyai.</p>
<p>Puja-puji yang dilantunkan menimbulkan kerinduan para jamaah pada Sang Pencipta, JanjiNya mengembangkan hati dan pikiran menjadi kesatuan tanpa batas.  Pujian dan kemahamurahanNya dalam taburan kata bagai sejuta cita-cita yang datang seketika.  Jama&#8217;ah berbunga-bunga, ringan hatinya.  Kian meyakini betapa terasa rahman dan rahim Sang Mahapenyayang ke pada isi alam semesta.</p>
<p>Tak ada suara lagi selain Sang Kyai, bahkan angin pun sepertinya enggan bergerak.  Semua dalam kedamaian, semua dalam kesendirian, semua dalam kesunyian.  Jamaah seolah didekatkan bunga-bunga surga, keindahan yang hanya akan tiba yang dijanjikan kepada hamba-hambanya yang saleh.</p>
<p>Bukan hanya Tugimin, jamaah peserta yang kerap menemani Kyai merasakan aura yang sangat berbeda.  Tak terasa air mata mulai meleleh bahagia.</p>
<p>Hanya Tugimin yang sedikit menyesal.</p>
<p>&#8220;Duh&#8230; mengapa ini tidak sekalian diminta saja&#8221;, sergah pikirannya.  Namun, tentu tak pantas menganggu kekhusuan do&#8217;a.  Tugimin terkagum-kagum. &#8220;Oh.., ternyata janji Tuhannya Kyai nikmat bener&#8221;.</p>
<p>&#8220;Biar nanti kuminta lagi deh&#8221;.  Tugimin sedikt tenang.  Paling toh hanya mengulangi ayam goreng atau ayam bakar yang menjadi kesukaannya untuk dimasak&#8230;.</p>
<p>&#8220;&#8230; janjiMu adalah benar, &#8230; kiamatMu adalah benar,  kami takut dengan pada hari yang Engkau janjikan, jauhkanlah kami dari siksa api membakar yang bahan bakunya dari manusia dan batu&#8230;.</p>
<p>Jamaah mulai terkesima&#8230;.</p>
<p>Tugimin menggigil.</p>
<p>Sang Kyai tetap khusyu dalam do&#8217;anya.  Bukan hanya para jam&#8217;ah yang ada dalam lingkaran do&#8217;a, bahkan pohon kelapa, dinding mushola dan lantainya seakan mengecil dan menciut.  Pasir yang berserakan di sekitar mesjid tak mampu lagi bergerak.  Semua diam, tak ada nyali lagi.  Tak ada derai air mata yang mampu keluar dari tempat persembunyiannya&#8230;.</p>
<p>&#8230; karenanya, ya Allah, ya al Mu&#8217;min, al Muhaimin, al Jabbaar yang kehendakmu tak dapat diingkari, kami memohon ampunanMu, kami berserah diri&#8230;&#8230;</p>
<p>Tugimin mulai berharap&#8230;.</p>
<p>Dia mulai lupa sogokannya pada Kyai&#8230;</p>
<p>Masuk pada sesi berikutnya, Kyai relatif muda ini mulai menyebut nama Tugimin.  Dimulai dengan do&#8217;a untuk Tugimin dan secara pelan namun pasti mendekati apa yang diminta olehnya.</p>
<p>Tugimin sudah tak tahan lagi.</p>
<p>&#8220;Stop&#8230; stop Pak Kyai&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Permintaan batal, permintaan diganti,&#8230;.&#8221;</p>
<p>Kyai tetap khusyu berdoa.  Semua jamaah nyaris tak menggubris, khusyu dengan pikirannya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Saya akan pulangkan mereka, kasih pesanggon dan saya berhenti&#8221;, Suara Tugimin keras dan serak di antara ketakutannya.  Wajah sangarnya tak nampak sama sekali, seperti bayi besar yang tak berdaya.</p>
<p>Kyai tidak menggubris, menolehpun tidak !</p>
<p>Do&#8217;a tetap dilantunkan dan ketika sampai pada titik permintaan, maka permintaan terakhir dari Tugiminlah yang diperdengarkan.</p>
<p>Sampai akhirnya do&#8217;a yang panjang ini selesai.</p>
<p>Awan yang menaung musholla sudah beranjak pergi.  Tugimin setengah jam yang lalu sudah bukan Tugimin saat ini.</p>
<p>Kyai muda ini berseru dalam hati : &#8220;Sungguh Engkaulah maha berkehendak, tiada yang dapat menahan kehendakMu.  Sungguh Engkau maha merencanakan&#8230;.  Hidayahmu adalah hakMu yang menjadi keindahan kuasaMu&#8230;&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8212;-</p>
<p><em>Tugimin kemudian membubarkan perempuan-perempuannya dan menjadi pengusaha muda katering yang suskses di kota.</em></p>
<p><em>(Terimakasih rekan yang menceritakan kisah yang dialaminya penuh inspiratif ini, diceritakan kembali dengan dipenuhi bumbu-bumbu tanpa menghilangkan esensinya)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
Posted in Fenomena, Profetis, Religion, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1439&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/17/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kyai Tolong Doakan Pelacur Saya ! (1)</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/16/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-1/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/16/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 00:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Kuantum]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1434</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini berawal di hari-hari panas di tepi pesisir pantai serombongan pekerja da&#8217;wah berhari-hari beramanah memenuhi panggilanNya.  Berhari-hari selama ini mereka  hanya makan tangkapan hasil laut dan setelah masuk sepekan membuat mereka rindu makanan darat.  Begitulah singkat ceritanya.
Hati ketua rombongan, kita sebut saja Pak Kyai ini berguman :&#8221;Alangkah nikmatnya jika makan hari ini goreng [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1434&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kisah ini berawal di hari-hari panas di tepi pesisir pantai serombongan pekerja da&#8217;wah berhari-hari beramanah memenuhi panggilanNya.  Berhari-hari selama ini mereka  hanya makan tangkapan hasil laut dan setelah masuk sepekan membuat mereka rindu makanan darat.  Begitulah singkat ceritanya.</p>
<p>Hati ketua rombongan, kita sebut saja Pak Kyai ini berguman :&#8221;Alangkah nikmatnya jika makan hari ini goreng ayam atau sejenisnyalah&#8230;.&#8221;.  Suara hati ini rupanya didengarNya.  Allah mengabulkan permohonan hambaNya.  Tidak jelang hari semakin panas, seorang pemuda berbadan besar, kuat dan sehat datang kepada rombongan Pak Kyai yang sedang melaksanakan da&#8217;wahnya di lingkungan pesisir ini.</p>
<p>&#8220;Pak Kyai&#8230; pak&#8230; ini hari ini saya bawakan untuk Bapak dan semua di sini&#8221;.  Ayam goreng renyah berikut sayuran dan sambal yang dibawa dengan beberapa nampan dibawa pemuda ini dengan mata berbinar-binar.<span id="more-1434"></span></p>
<p>&#8220;Subhanallah,&#8221;seru Kyai tercengang, :&#8221;Engkau sungguh maha mendengar ya Allah.  Belum juga terucap dalam alunan kata, telah Engkau dengar goresan hati ini dan Engkau kabulkan permintaan hambaMu ini&#8221;, jerit Pak Kyai dari lubuk hatinya.  Malu hatinya meminta terus kepada Sang Khalik.  Ini tentulah bukan peristiwa pertama.  Berkali-kali.  Kyai ini dengan segala tindak dan langkahnya yang terjaga, mewujudkan <a title="Sukses Dalam Prasangkaan" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/09/16/sukses-dalam-prasangkaan-the-secret/" target="_blank">hukum ketertarikan</a> dengan koneksitas kecepatan yang terhubung lebih kuat dari sinyal telepon indosat, lebih kuat dari M3.  Bebas hambatan, bebas pulsa, dan tidak perlu iklan gencar di televisi atau banner di mana-mana.</p>
<p>&#8220;Wa alaikum salam&#8221;, jawab Pak Kyai dengan senyum dan tatapan mata welas asih.</p>
<p>&#8220;Eh&#8230; iya ya&#8230; assalamu alaikum Kyai !&#8221;, jawab si pemuda dengan penuh semangat.</p>
<p>&#8220;Begini Pak Kyai, saya kebetulan tahu Pak Kyai dan rombongan ada di sini !.  Kan kita harus menghormat tamu gituh !.  Maka, gituh.. dengan niat tulus nih, kami bawakan makanan seadanya ini untuk Bapak di sini.  Sukalah Bapak menerimanya&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh tentu.. tentu, Alhamdulillah, Subhanallah&#8221;.  Kyai yang belum cukup tua ini trenyuh hatinya.  Betapa kasih sayang Allah kepada ummatnya tak berbatas.  Allah Subhanahu wa-ta&#8217;ala telah menggerakkan pemuda ini untuk memenuhi goresan hatinya, lintasan hatinya.  Betapa terasa kuasaNya meliputi segala sesuatu.  Dalam logika sistemiknya, Kyai muda yang pintar ini menyadari betapa kehalusan kombinasi kuasa Allah dalam menyusun setiap resultante proses begitu sempurna, tak bisa diukur dengan rumus matematika yang berhasil ditemukan manusia.  Logika <a title="Bilangan Prima Terbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_prima_terbesar_yang_diketahui" target="_blank">bilangan prima yang bisa dihitung dengan sangat rumit </a>dengan bilyunan bilangan mungkin juga tak cukup untuk mencapai resultante hitungan mencapai titik dimana sebuah tindakan disiapkan untuk sebuah goresan hati yang muncul begitu saja.  Anatoly Karpov, kampiun catur mampu memperhitungkan langkah lawan mainnya sampai beberapa puluh langkah ke depan, komputer sampai ratusan langkah ke depan, namun Sang Khalik, yang menciptakan alam semesta dengan segala isinya dengan segala sunatullah yang dipersiapkan dan diperhitungkannya, menjelaskan sampai akhir dunia, kiamat dan perjalanan manusia.</p>
<p>Stephen Hawking dalam bukunya :<a title="Riwayat Sang Kala" href="http://en.wikipedia.org/wiki/A_Brief_History_of_Time" target="_blank"> Riwayat Sang Kala</a>, bernarasi tentang rumus tunggal alam semesta yang dicarinya, seperti juga dicari para pendahulunya yang telah menanamkan dasar-dasar ilmu pengetahuan fisika teoritis.  Namun, apa yang ditelaah dalam goresan hatinya, bukan lagi mekanika kuantum, bukan lagi makro kosmos yang begitu mempesonakan relung kalbunya, tapi mikro kosmos yang begitu meng-nol-kan tentang kesombongan manusia dengan kemampuan akal dan pikirannya.</p>
<p>&#8220;Sungguh Engkau maha besar, maha menciptakan, yang memperhitungkan  segalanya dengan teliti, sungguh Engkau begitu dekat, begitu mendengar&#8221;.  Gemuruh suara zikir dari dalam kalbu Sang Kyai memenuhi jasa fisiknya.</p>
<p>&#8220;Pak&#8230; pak&#8230;.&#8221;, Seru si pemuda dengan lantang.  Suara kerasnya menyadarkan Kyai muda ini dari terawang kalbunya.</p>
<p>&#8220;Ya.. ya.. Nak, siapa namamu ?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tugimin !&#8221;</p>
<p>&#8220;Gini pak, pak kyai suka kan makanan yang saya kirim.  Makan lho pak, jangan sampai enggak  !&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya.. ya.. tentu nak&#8221;  Janji Kyai ini dengan berbinar-binar.  Tak urung hatinya bertanya pula.  Pemuda ini, dari penampilan fisik, cara berpakaian, debu yang menempel di tubuhnya, keringatnya, dan segala ujud fisiknya tidak menampilkan sama sekali cukup kesantuan dan kesolehan untuk memenuhi goresan hatinya.  Namun, ditepisnya pula pikiran ini.  Kita manusia, tak pernah tahu, apa yang dirancang oleh Sang Khalik bagi dirinya.  Pengetahuan manusia tidak lebih dari sekedar apa yang diberikanNya.</p>
<p>&#8220;Gini pak, selain itu saya minta tolong.  Tolong Bapak doakan itu perempuan-perempuan saya supaya laku pak !.  Sudah lebih dari seminggu ini nggak pada laku, yang datang makin sedikit !.  Kasian Pak, mereka udah pada susah !&#8221;</p>
<p>Pucat pasi Pak Kyai mendengar permintaan anak muda ini !.  Satu sisi, sudah berjanji menerima pemberiannya, di sisi lain pamrih anak muda ini untuk meminta didoakan merupakan pukulan telak yang membuat dirinya tak kuasa berkata lagi.</p>
<p>(bersambung)</p>
Posted in Fenomena, Kuantum, Profetis, Religion, Sains, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1434&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/16/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah/Mengapa Kejadian Gempa Sumatera, Jawa dihubungkan dengan Ayat Al Qur&#8217;an?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/08/apakahmengapa-kejadian-gempa-sumtera-jawa-dihubungkan-dengan-ayat-al-quran/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/08/apakahmengapa-kejadian-gempa-sumtera-jawa-dihubungkan-dengan-ayat-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 02:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[InReligion]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1430</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan yang aneh tapi nyata.  Facebook dan blog-blog dan berita lainnya tergerak untuk membuat hubungan kejadian luar biasa dengan sejumlah ayat-ayat suci.  Bahkan beberapa tokoh agama juga tergerak minatnya untuk juga ikut menghubung-hubungkan.  Semua jawaban akhirnya akan berpulang pada wallahu a&#8217;lam, atau Allah Swt yang lebih mengetahui.  Kita boleh jadi sedikit tahu, sedikit memahami, sedikit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1430&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pertanyaan yang aneh tapi nyata.  Facebook dan blog-blog dan berita lainnya tergerak untuk membuat hubungan kejadian luar biasa dengan sejumlah ayat-ayat suci.  Bahkan beberapa tokoh agama juga tergerak minatnya untuk juga ikut menghubung-hubungkan.  Semua jawaban akhirnya akan berpulang pada wallahu a&#8217;lam, atau Allah Swt yang lebih mengetahui.  Kita boleh jadi sedikit tahu, sedikit memahami, sedikit menghubung-hubungkan, dan sejumlah kebetulan lainnya yang betul-betul.<span id="more-1430"></span></p>
<p>Sebelum dibahas lanjut, mari kita berpatokan pada penjelasan AQ 6:59 <em>D<span style="color:#000080;">an pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang  mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di  lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya</span></em><span style="color:#000080;"> </span>(pula), <span style="color:#000080;"><em>dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu  yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata</em></span> (Lauh Mahfudz). (terj. Depag)</p>
<p>Ini merupakan komitmen dari wallahu a&#8217;lam.</p>
<p>Saya sendiri tidak berani menyalahkan dan apalagi membenarkan semua keterhubungan yang dibuat oleh kita dalam segala keterbatasan logika dan pengetahuan.  Namun, saya percaya bahwa segala apa yang terjadi di permukaan bumi ini, di luar, atau di dalamnya semuanya adalah by design.  Tidak ada kebetulan dan semua adalah keniscayaan.  Tidak ada yang tidak memiliki ukuran dan potensi untuk terjadinya sebuah kejadian sederhana sampai menjadi sebuah resultante bencana yang luar biasa.  Dan semuanya sudah &#8220;tertulis&#8221; dalam kitab yang nyata. Tertulis seperti apa, wallahu a&#8217;lam.  Ilmu pengetahuan, teknologi, dan segala sumber turutannya memahamkan kita bagaimana konsepsi-konsepsi sebagian kecil dari ilmu Allah dipahamkan kepada manusia.</p>
<p><span style="color:#000080;"><strong>Waktu gempa dan ayat?</strong></span></p>
<p>Pertanyaan yang bergulir pada kejadian gempa (yang menelan korban jiwa besar) adalah waktu yang dipakai oleh stasiun pengamat gempa, kecepatan gelombang gempa saat tiba gempa (ke permukaan bumi) dan waktu terjadinya gempa dari pusat gempa di kedalaman bumi.   Jadi, setidaknya ada 3 komponen yang perlu dilihat (dalam pengetahuan kita) : pusat gempa, perjalanan gelombang gempa ke tempat kejadian, dan kedalaman kejadian gempa.</p>
<p><strong>Tempat  Gempa</strong>, diperkirakan berdasarkan laporan stasiun pengamat gempa di kedalaman sekian sampai sekian.  Kalau disebut kedalaman 70 km ya artinya antara 67-100 atau kalau disebut 30 km antara 0-34 km.  Artinya ada unsur ketidak pastian, karena alat yang dimiliki memiliki faktor koreksi dan perkiraan.</p>
<p><strong>Waktu kejadian</strong>, waktu kejadian dalam beberapa kasus ini dihubungkan dengan perhitungan kalendar matahari (teristial day).  Matahari dan Bulan dalam Al Qur&#8217;an memang disebutkan sebagai alat bantu bagi manusia untuk melakukan perhitungan.  Al Kahfi juga menjelaskan antara perbedaan waktu hitung pemuda yang tidur dalam gua, 300 tahun dan 9 tahun lagi.  Meskipun keduanya (matahari dan bulan) digunakan sebagai alat hitung manusia, namun Al Qur&#8217;an dalam pembahasan aturan dan kelengkapannya menggunakan perhitungan kalender bulan (Hijriah), bukan matahari (Syamsiah).  Jadi, mengapa hitungan pada hubungan ini menggunakan ayat dalam hitungan waktu masehi?, bahkan lebih spesifik lagi menggunakan WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat).  Bagaimana dengan kejadian gempa di Nabire?, apakah menggunakan WIT?, atau Bali dimana antara Kota Banyuwangi dan Kota Negara (Bali) yang jaraknya terpisah beberapa kilometer, tapi waktunya berselisih satu jam?.</p>
<p><strong>Informasi dan Keterhubungan?</strong></p>
<p>Pertanyaan berikutnya yang menggeluti pikiran adalah, gempa ini dicatat dengan ketepatan waktu berapa oleh BMG, menit atau sampai detik, kalau misal jam 12.58.29 dan 29.59.01  dicatatnya bagaimana?.</p>
<p>Bahwa pada suatu peristiwa dilakukan perhitungan seperti yang dilakukan oleh rekan <a href="http://stefano-albiruni.blogspot.com/2009/10/gempa-sumatera-barat-dan-angka-19.html" target="_blank">menggunakan kelipatan 19 bisa direnungi lebih ke dalam</a>.  Sejumlah kejadian alam semesta (seperti komet Halley, tiba 76 tahun sekali, alias habis dibagi 19).   Kita dapat memahami bahwa semua unsur kejadian adalah kombinasi matematis yang tidak sederhana (dan bisa disederhanakan dengan sejumlah pengabaian perhitungan).  Dengan kata lain, kejadian besar kecil, baik buruk, tentu ada mekanisme yang mengendalikannya.</p>
<p>Namun :</p>
<p>Kalau ayat AQ 17:16 digunakan untuk menjelaskan  : <span style="color:#ff0000;"><strong><em>Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada  orang-orang yang hidup mewah di negeri itu</em><span style="color:#000000;"> (supaya mentaati Allah)</span> <em>tetapi mereka  melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku  terhadapnya perkataan </em><span style="color:#000000;">(ketentuan Kami)</span>, <em>kemudian Kami hancurkan negeri itu  sehancur-hancurnya</em></strong></span>.</p>
<p>Untuk menjelaskan kejadian di Padang dan sekitarnya.  Maka pertanyaan berikutnya (kalau kita membenarkannya) maka &#8220;Nagari Padang&#8221; masuk kriteria ini, &#8230; Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya?. (ayat yang menjelaskan tentang negeri yang dihancurkan juga menerangkan kaum mana yang dihancurkan oleh Allah).  Dengan kata ayat menjelaskan tentang kebijakan Allah untuk mengambil keputusan atas perilaku sebuah negeri !.</p>
<p>Bukankah kita tidak tahu, bukankah <a title="gempa-padang-berkaitan-dengan-ayat-al-quran" href="http://public.kompasiana.com/2009/10/05/gempa-padang-berkaitan-dengan-ayat-al-quran/" target="_blank">kita tidak dibenarkan berprasangka</a>, terlebih lagi jika prasangka itu menggunakan &#8220;pembenaran&#8221; ayat suci !.  Subhanallah, bagaimana pula perasaan saudara-saudara kita yang terkena musibah terhadap pernyataan ini?.</p>
<p>Perlukah/Pantaskah?.</p>
<p>Wah, susah juga ya menjawabnya.  Namun, tentu saja kita sebagai ummat Islam yang dari padanya kita diajarkan melihat ilmu dan pengetahuan perlu bertanya : apakah dampak sosial/budaya terhadap kitab Al Qur&#8217;an dan pandangan manusia jika kejadian-kejadian musibah besar (atau kecil) dikaitkan dengan cara ini.  Bagaimana kalau kita mempercayai dan meyakininya.  Bagaimana kalau hitungan serupa atau sejenisnya disampaikan oleh yang berkompeten (tokoh) untuk kejadian yang belum terjadi?</p>
<p>Begitu juga hitungan-hitungan waktunya.</p>
<p>Tentu, tulisan ini sama sekali tidak meremehkan musibah atau bencana dari sudut pandang rahmat Allah atau azab, namun setidaknya menghubungkan informasi dengan kejadian dengan dasar argumentasi yang kebenarnnya kita juga kita juga masih terperangah sebaiknya kita simpan saja.  Ada kekhawatiran, bahwa syiar dengan model ini bisa menimbulkan sisi yang berbeda dengan apa yang sebenarnya sehngga kita terperangkap dalam keterperdayaan&#8230;&#8230;</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam.</p>
Posted in Fenomena, InReligion, Profetis, Religion, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1430&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/08/apakahmengapa-kejadian-gempa-sumtera-jawa-dihubungkan-dengan-ayat-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Yang Kian Menjadi Besar(kah)?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/02/peringatan-yang-kian-menjadi-besarkah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/02/peringatan-yang-kian-menjadi-besarkah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 12:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1426</guid>
		<description><![CDATA[Kedukaan kita mendalam melihat saudara-saudara kita diguncang gempa. Yang terakhir di Jambi, setelah sebelumnya terjadi di Padang.  Mengapakah ada gempa?.  Mengapa pula ada korban, mengapa pula &#8230; dan ragam pertanyaan mulai dari sudut pandang ilmu dan para praktisi, pandangan spiritual, sampai sudut-sudut keluasan pandang agama terhadap kejadian gempa.  Termasuk tentunya menyusur ayat-ayat yang berkenaan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1426&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kedukaan kita mendalam melihat saudara-saudara kita diguncang gempa. Yang terakhir di Jambi, setelah sebelumnya terjadi di Padang.  Mengapakah ada gempa?.  Mengapa pula ada korban, mengapa pula &#8230; dan ragam pertanyaan mulai dari sudut pandang ilmu dan para praktisi, pandangan spiritual, sampai sudut-sudut keluasan pandang agama terhadap kejadian gempa.  Termasuk tentunya menyusur ayat-ayat yang berkenaan dengan kejadian bencana dan peringatan.</p>
<p>Ini peringatan bagi bangsa ini dan masyarakat penghuni bumi ini karena &#8230;. bla&#8230;bla&#8230;bla.<span id="more-1426"></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Peringatan?</strong></span></p>
<p>Peringatan ini tentulah peringatan besar pada penduduk nagari.  Apakah di luar itu, tidak diingatkan? Terlupakankah atau kita semakin tidak menyadari bahwa peringatan itu datang setiap waktu.  Di setiap hembusan nafas, di setiap kesempatan.  Namun, kita juga, terutama saya kerap begitu terbiasa menyederhanakan dan melupakannya.  Sakit pun adalah musibah dan rahmat, juga <a title="Ketika Teguran itu datang" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/02/25/ketika-teguran-itu-datang/" target="_blank">peringatan</a>.  Peringatan keangkuhan bisa terjadi dalam banyak peristiwa, bahkan hanya untuk <a title="Keangkuhan di tanah suci" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/01/26/keangkuhan-di-tanah-suci/" target="_blank">kesempatan untuk bersedekah pada pengemis pun menjadi peringatan</a>.</p>
<p>Menjadi keriput?, tertusuk duri, rambut mulai berubah, kaki berat melangkah karena encok.  Semua adalah bagian-bagian dari pertanda, bagian dari peringatan.  Setiap saat kita mendapatkan peringatan.  Terlalu sering kita lupakan, terlalu kerap kita menyederhanakan.</p>
<p>Pertanyaannya kemudian, apakah peringatan besar juga tidak menggugah kita?  Patahan dari terapungnya daratan, begitu menurut para ahli.  Bagaimana menyikapinya, bagaimana kita berbagi, bersimpati, dan dengan kesempatan pengetahuan dan teknologi yang diajarkanNya untuk dikuasai, apakah peringatan itu juga diabaikan?&#8230;&#8230;..</p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1426&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/02/peringatan-yang-kian-menjadi-besarkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak Terlantar dan Gelandangan Tidak Memenuhi Syarat Miskin Kok !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/29/anak-terlantar-dan-gelandangan-tidak-memenuhi-syarat-miskin-kok/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/29/anak-terlantar-dan-gelandangan-tidak-memenuhi-syarat-miskin-kok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 01:07:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1422</guid>
		<description><![CDATA[Bantuan Langsung Tunai sebagai bumper sosial diberikan kepada orang miskin, setidaknya harus memenuhi sekian syarat yang disebut sebagai variabel kemiskinan :

Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 meter persegi untuk masing-masing anggota keluarga.
Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah, bambu, kayu berkualitas rendah.
Jenis dinding bangunan tempat tinggal terbuat dari bambu, rumbia, kayu berkualitas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1422&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1423" class="wp-caption alignleft" style="width: 155px"><img class="size-thumbnail wp-image-1423" title="sedih1" src="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/sedih1.jpg?w=145&#038;h=108" alt="Sedih" width="145" height="108" /><p class="wp-caption-text">Sedih</p></div>
<p>Bantuan Langsung Tunai sebagai bumper sosial diberikan kepada orang miskin, setidaknya harus memenuhi sekian syarat yang disebut sebagai variabel kemiskinan :</p>
<ol>
<li>Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 meter persegi untuk masing-masing anggota keluarga.</li>
<li>Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah, bambu, kayu berkualitas rendah.</li>
<li>Jenis dinding bangunan tempat tinggal terbuat dari bambu, rumbia, kayu berkualitas rendah.</li>
<li>Fasilitas jamban tidak ada, atau ada tetapi dimiliki secara bersama-sama dengan keluarga lain.</li>
<li>Sumber air untuk minum/memasak berasal dari sumur/mata air tak terlindung, air sungai, danau, atau air hujan.<span id="more-1422"></span></li>
<li>Sumber penerangan di rumah bukan listrik.</li>
<li>Bahan bakar yang digunakan memasak berasal dari kayu bakar, arang, atau minyak tanah.</li>
<li>Dalam seminggu tidak pernah mengonsumsi daging, susu, atau hanya sekali dalam seminggu.</li>
<li>Dalam setahun paling tidak hanya mampu membeli pakaian baru satu stel.</li>
<li>Makan dalam sehari hanya satu kali atau dua kali.</li>
<li>Tidak mampu membayar anggota keluarga berobat ke puskesmas atau poliklinik.</li>
<li>Pekerjaan utama kepala rumah tangga adalah petani dengan luas lahan setengah hektare, buruh tani, kuli bangunan, tukang batu, tukang b<a href="http://blogberita.net/">e</a>cak, pemulung, atau pekerja informal lainnya dengan pendapatan maksimal Rp600 ribu per bulan.</li>
<li>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan kepala rumah tangga bersangkutan tidak lebih dari SD.</li>
<li>Tidak memiliki harta senilai Rp500 ribu seperti tabungan, perhiasan emas, TV berwarna, ternak, sepeda motor [kredit/non-kredit], kapal motor, tanah, atau barang modal lainnya.</li>
</ol>
<p>Tentu saja, disamping syarat-syarat standar di atas, masih diperlukan syarat tambahan : misalnya punya KTP untuk mencairkan dana BLT.  Lalu lurah atau kades setempat akan bilang :&#8221;Mereka kan bukan penduduk kita, bukan warga kita&#8230;, jadi nggak bisa dapat bantuan langsung tunai&#8221;.  Sedangkan mereka itu, jangankan punya KTP, untuk tidur atau memasak saja tidak punya.  Mereka penduduk sampah dan liar.  Mereka layak diberitakan, layak dikasihani, tapi sama sekali tidak layak dibantu dan tidak bisa dibantu karena tidak memenuhi syarat.</p>
<p>Jadi, birokrat Pemerintah seharusnya memohon maaf sebesar-besarnya kepada anak terlantar dan gelandangan karena tidak bisa membantu.  Sebabnya satu saja : <strong>Syarat miskin tidak terpenuhi</strong>.</p>
<p>Itu ngkali bedanya <a title="Kebijakan" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/01/20/kebajikan-apakah-itu/" target="_blank">pendekatan Agama Islam</a> dengan Pemerintah.  Agama melihat dari sisi kemanusiaan sedangkan birokrasi melihat dari segi-segi legal formal.  Jadi panteslah kalau di negeri ini, terutama di kota-kota besar Pulau Jawa, kesuburan anak terlantar dan papa tidak berhasil dibasmi sampai ke akar-akarnya, karena Pemerintah tidak mampu melihat dengan hati.  Karena anggaran dari pajak orang mampu tidak berhasil diteteskan dan ditetaskan untuk menghilangkan keterlantaran mereka dari segala deritanya.</p>
<p>Jadi, kalau benar pemerintah mencanangkan untuk memberantas kemiskinan dan keterlantaran, mengapa tidak menghapuskan dan memberikan bantuan habis-habisan dari kemiskinan yang paling mendasar terlebih dahulu, tidak memiliki apapun juga bahkan untuk memelihara dirinya sendiri.  Berapa banyak tempat pelatihan untuk mengentaskan kaum terpinggirkan ini, berapa banyak dana disisihkan termasuk segala apa yang harus dikeluarkan oleh Pemerintah untuk menghapuskan yang terlantar, yang gila berjalan-jalan di jalan raya.  Dengan atau tanpa KTP, tanpa bertanya : ini bukan penduduk kami, ini manusia liar, ini manusia yang tidak masuk kriteria. Ungkapan yang memisahkan antara amanat para pendiri negara ini dengan kebijakan yang terjadi.</p>
<p>Usaha masyarakat secara parsial, dukungan tentu ada, karena tidak semua anggota masyarakat beradab rela membiarkan kehidupan seperti keterlantaran ada di muka bumi.  Namun, seperti amanat undang-undang, implementasi lapangan di negeri kita masih jauh panggang dari api. Apa pemimpin bangsa ini akan tergugah?</p>
Posted in Fenomena, General, Sedekah, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1422&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/29/anak-terlantar-dan-gelandangan-tidak-memenuhi-syarat-miskin-kok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/sedih1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">sedih1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kick Andy Bernafas Dalam Lumpur</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/25/kick-andy-bernafas-dalam-lumpur/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/25/kick-andy-bernafas-dalam-lumpur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 14:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Panas Sidoarjo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1420</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tiga tahun lebih musibah semburan lumpur lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur terjadi. Dan sampai detik ini jua, persoalan ganti rugi belum tuntas. Persoalan bertambah miris manakala aparat setempat baru-baru ini mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3. Dengan demikian musibah yang menghancurkan rumah dan kehidupan warga setempat dianggap selesai. Benarkah demikian?
Sudah 3 tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1420&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="Bernafas Dalam Lumpur" href="http://www.kickandy.com/theshow/?ar_id=MTY3NQ==" target="_blank">Sudah tiga tahun lebih musibah semburan lumpur lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur terjadi. Dan sampai detik ini jua, persoalan ganti rugi belum tuntas. Persoalan bertambah miris manakala aparat setempat baru-baru ini mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3. Dengan demikian musibah yang menghancurkan rumah dan kehidupan warga setempat dianggap selesai. Benarkah demikian?<span id="more-1420"></span></a></p>
<p>Sudah 3 tahun berjalan dan tidak tuntas, Kick Andy mengingatkan, dan ada sejumlah saudara kita yang nasibnya terlunta-lunta.</p>
<p>Kapan mimpi buruk ini berakhir&#8230;. atau menjadi &#8230;.. :</p>
<p>http://korbanlapindo.blogspot.com/</p>
<p>http://korbanlumpur.info/media/media-asing/512-geologists-warn-of-expanding-danger-zone.html</p>
<p>Ganti rugi belum juga beres, ganti rugi tidak jelas, terganggu jiwanya&#8230;</p>
<p>Duh, apalagi yang harus dikatakan&#8230;.</p>
<p>kemana lagi harus diperjuangkan&#8230;.</p>
<p>Melihat acara Kick Andy di Metro TV malam ini, menimbulkan kembali gejolak di hati&#8230; bergemuruh&#8230;.</p>
<p>Duh &#8230;</p>
Posted in Lumpur Panas Sidoarjo  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1420&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/25/kick-andy-bernafas-dalam-lumpur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Windows Vista Produk Gagal?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/24/windows-vista-produk-gagal/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/24/windows-vista-produk-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 01:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1417</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan windows vista buat saya memang bikin kesal, program yang udah disusun capek-capek sering macet kalau sistem operasinya pakai Windows Vista.  Setelah capek-capek ngurusin permission untuk program yang dibuat, eh update otomatis yang dilakukan membuat program macet lagi.  Terpaksa setup lagi, atur lagi. Belum lagi kecepatannya yang relatif lelet lebih menjengkelkan.  Jadi, memang alasan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1417&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menggunakan windows vista buat saya memang bikin kesal, program yang udah disusun capek-capek sering macet kalau sistem operasinya pakai Windows Vista.  Setelah capek-capek ngurusin permission untuk program yang dibuat, eh update otomatis yang dilakukan membuat program macet lagi.  Terpaksa setup lagi, atur lagi. Belum lagi kecepatannya yang relatif lelet lebih menjengkelkan.  Jadi, memang alasan untuk sesegera mungkin meninggalkan Vista adalah pilihan yang baik.  Kompabilitas juga masalah.  Laptop yang dijual versi-versi terbaru sudah mulai meninggalkan vista.  Ada sejumlah alasan Vista ditinggalkan, utamanya<a title="Windows Vista Produk yang Gagal" href="http://teknoinfo.web.id/5-alasan-kenapa-windows-vista-gagal/" target="_blank"> karena XP masih terlalu canggih dibandingkan Vista</a>.  Aneh ya, tapi faktanya begitu kok. Yang tampak sempurna, kerap jauh dari harapan&#8230;..<span id="more-1417"></span></p>
<p>Jadi, kalau ingin membeli komputer baru, janganlah beli yang ada Vistanya, untuk apa membeli sistem operasi yang sudah akan ditinggalkan.  Barangkali <a title="Windows seven" href="http://teknoinfo.web.id/windows-7-akan-free-selama-120-hari/" target="_blank">windows seven</a> yang dirilis baru-baru ini akan menggantikan Vista yang mahal dan rumit itu?.</p>
<p>Ini yang saya kutip dari <a title="Tek Info" href="http://teknoinfo.web.id/" target="_blank">TekInfo</a> :</p>
<h2>5 Alasan kenapa Windows Vista “gagal”</h2>
<p>Posted by <a title="Posts by raffaell" href="http://teknoinfo.web.id/author/raffaell/">raffaell</a> on 1/07/09</p>
<p>2 bulan yang lalu, <a href="http://blogs.zdnet.com/microsoft/?p=1619" target="_blank">Microsoft baru saja memberikan perpanjangan 6 bulan untuk Windows XP PC baru</a>. Walupun ini tidak akan memberikan efek pada IT enterprise — karena volume licensing akan memperbolehkan IT untuk menginstall Windows XP untuk beberapa tahun berikutnya — pergerakan ini tentu saja menghadirkan tanda tanya kepada Vista.</p>
<p>Sejujurnya reputasi Windows Vista sudah cukup memalukan, sebagaimana Microsoft telah mengakuinya melaui <a href="http://www.mojaveexperiment.com/" target="_blank">Mojave ads campaign</a> nya.</p>
<p>IT department kebanyakan telah mengacuhkan Vista. pada bulan Juni (18 bulan setelah Vista dikeluarkan), Forrester Research melaporkan 8.8% dari enterprise PC worldwide yang menggunakan Vista. Selain itu, Microsoft terpaksa harus melakukan akselerasi pada <a href="http://blogs.zdnet.com/microsoft/?p=1590" target="_blank">Windows 7 dengan accelerated schedule</a> nya yang akan direlease jadi 2010. Diharapkan nantinya IT department dapat meng skip Vista dan mengstandarisasi Windows 7 sebagai OS untuk business.</p>
<p>Jadi, ada beberapa alasan setidaknya 5 hal kenapa Vista gagal.</p>
<h2>5. Apple berhasil mematahkan Vista</h2>
<p>Apple termasuk pintar dalam strategi marketing nya dengan gaya iklan <a href="http://www.apple.com/getamac/ads/" target="_blank">I’m a Mac</a> telah berhasil membawa persepsi kalau Windows Vista adalah buggy, boring, dan sulit untuk digunakan. Setelah 2 tahun Apple melakukan strategi penyindiran iklan ini, Microsoft pun merespon hal ini dengan membuat iklan <a href="http://www.microsoft.com/video/en/us/details/da433e86-d5c2-4aac-98d7-837bdf821338" target="_blank">I’m a PC</a> untuk membela Windows. Namun sayang nya itu sudah terlambat, persepsi buruk akan Vista sudah terbentuk.</p>
<h2>4. Windows XP masih terlalu canggih</h2>
<p>Pada tahun 2001, saat Windows XP dikeluarkan, ada sekitar 600 juta computer menggunakanya diseluruh dunia. lebih dari 80% pengguna komputer menggunakan Windows yang di split menjadi 2 code base: Windows 95/98 (65%) dan Windows NT/2000 (26%), menurut IDC. Salah satu keberhasilan dari Windows XP adalah menyatukan para pengguna Windows 9x dan Windows NT code base, yang sampai saat ini masih dinikmati.</p>
<p>Pada tahun 2008, hampir 1.1 milyar PC menggunakanya dan lebih dari 70% menggunakan Windows XP. Ini berarti lebih dari 800 milyar komputer menggunakan XP, yang menjadikanya sebagai the installed operating system sepanjang waktu. Dari perkembangan tersebut, banyak para IT department telah melakukan konsolidasi aplikasinya seputar Windows XP.</p>
<p>dan percaya atau tidak Windows XP masih mampu menaikan market share sampai beberapa tahun kedepan couple years. Bagaimana ? banyaknya Low-cost netbook dan nettop telah membanjiri pasaran. Sementara mesin yang murah ini sudah cukup kuat dan mampu menjalankan solid Internet experience untuk banyak user, mereka tidak membutuhkan Windows Vista, jadi mereka pastinya akan memilih Windows XP atau Linux.</p>
<h2>3. Vista masih terlalu lambat</h2>
<p>Sudah beberapa tahun Microsoft telah di kritik oleh para developer dan IT professional untuk masalah “software bloat” — dengan menambahkan banyak perubahan dan features pada program nya dan membuat code semakin besar. Vista memiliki total 50 juta baris source code. sedangkan XP hanya 35 juta, sampai saat ini berkembang menjadi 40 juta. Luber nya source code ini memberikan efek melambatnya Windows Vista, khususnya saat anda menjalanka software ini pada pc lama anda. lagipula <a href="http://news.cnet.com/2100-1016_3-6220201.html" target="_blank">Versi terakhir dari Windows XP masih tetap lebih baik daripada versi terakhir dari Microsoft Vista</a>. jadi tidak akan ada orang yang mau menggunakan komputer barunya lebih lambat ketimbang komputer lamanya.</p>
<h2>2. Vista tidak seharusnya ada</h2>
<p>Sangat mudah bagi kita untuk melupakan kalau Microsoft melaunch Windows XP pada dasarnya adalah karena mereka mencoba untuk merubah OS business model dari shrink-wrapped software dan mengkonversi customer menjadi software subscriber. Itu sebabnya why mereka menelantarkan naming convention dari Windows 95, Windows 98, dan Windows 2000, langsung berubah menjadi Windows XP.</p>
<p>XP yang merupakan kepanjangan dari “experience” merupakan salah satu bagian dari Microsoft’s .NET Web service strategy pada saat itu. Dimana master plan nya saat itu adalah untuk mendapatkan user dan business untuk membayar subscription fee tahunan untuk menggunakan Windows experience — XP tadinya merupakan on-going product name namun dimasukan didalamnya juga software upgrade dan update, selama kita mau membayar subscription. Tentu saja ini akan mendisable pc anda jika anda tidak bayar. Itu sebabnya ada product activation didalam Windows XP.</p>
<p>Microsoft pun akhirnya merelease Windows XP dan Office XP bersamaan pada 2001 dan kedua duanya dilengkapi dengan product activation dan perencanaan untuk melakukan migrasi ke model bisnis product subscription. namun pada akhir 2001 <a href="http://news.cnet.com/2100-1001_3-257101.html" target="_blank">Microsoft mulai menelantarkan product subscription concept pada Office</a> nya, dan kembali dengan cepat berubah ke shrink-wrapped business model untuk kedua produk ini.</p>
<p>Idenya adalah dengan membuat incremental release dan upgrade pada software — ketimbang shrink-wrapped release setiap 3-5 tahun— adalah konsep yang bagus. Namun sayangn ya Microsoft belum menemukan cara bagaimana membuat business model semacam ini bekerja, hingga akhirnya mereka kembali ke model lama nya yang lebih simple dari sisi economic dan technical pada dunia IT.</p>
<h2>1. It broke too much stuff</h2>
<p>Salah satu alasan yang tepat kenapa Windows XP sukses adalah karena dia memiliki kompabilitas terhadap hardware, software, dan driver pada Windows 9x termasuk stability dan kemampuan jajaran Windows NT. Compatibility adalah masalah yang besar. Memiliki satu Windows platform yang kompatibel untuk user, IT department, software dan hardware vendor.</p>
<p>Microsoft nampaknya melupakan hal ini Windows Vista, karena pada beta period, banyak software maupun hardware yang tidak compatible dengan Vista saat di release pada January 2007. karena banyaknya peripheral yang tidak stabil menggunakan Vista, ini membuat para IT department tidak ingin mengadopsinya.</p>
<p>Setelah Windows menjadi sasaran tembak bari viruse, worms, dan malware pada tahun 2000, Microsoft melakukan inisiatif untuk membuat product yang lebih secure. Salah satu hasilnya adalah Windows XP Service Pack 2 (SP2), yang banyak disukai oleh para IT dan membuat XP menjadi OS yang paling banyak di deployed saat itu.</p>
<p>Satu bagian besar yaitu masalah “sekuriti” ini dibawa oleh Windows yang membuat mereka merelease Vista. Tentu saja, ini telah berhasil menjadi OS yang paling secure yang pernah Microsoft buat namun sayang nya price harga yang tinggi harus di bayar untuk sebuah fitur UAC, set security prompt yang rumit, basic tasks yang semakin rumit, dan banyaknya isu kompabilitas software. dengan kata lain, Vista mengorbankan banyak hal yang biasanya user gunakan di XP.</p>
<p>&#8212;-</p>
<p>Lebih lengkap lagi, tentu lebif afdol kunjungi saja sitenya&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in IT  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1417&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/24/windows-vista-produk-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LEbAraN</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/20/lebaran/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/20/lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 15:35:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1414</guid>
		<description><![CDATA[Dengan segala kerinduan dan kerendahan hati, sudilah kiranya membukakan hati untuk memberi maaf atas segala salah dan lupa yang kami lakukan, selamat lebaran untuk saudara-saudaraku yang merayakannya.
1 Syawal 1430 H &#8211; 20 September 2009
Wassalam, agorsiloku
Posted in General       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1414&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 style="text-align:center;">Dengan segala kerinduan dan kerendahan hati, sudilah kiranya membukakan hati untuk memberi maaf atas segala salah dan lupa yang kami lakukan, selamat lebaran untuk saudara-saudaraku yang merayakannya.</h2>
<p style="text-align:center;">1 Syawal 1430 H &#8211; 20 September 2009</p>
<p style="text-align:center;">Wassalam, agorsiloku</p>
Posted in General  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1414&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/20/lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gambaran Fraud dan Kekalutan Dalam Menghadapi Bank Century</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/09/gambaran-fraud-dan-kekalutan-dalam-menghadapi-bank-century/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/09/gambaran-fraud-dan-kekalutan-dalam-menghadapi-bank-century/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 02:29:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagus deh]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1411</guid>
		<description><![CDATA[Suara Pembaruan, 8 September 2009
Oleh Kwik Kian Gie :
Yang digambarkan dalam tulisan ini atas dasar pemberitaan, pernyataan dan analisis dari sekian banyaknya orang yang sudah dimuat di berbagai media massa. Kesemuanya itu dirangkai dalam beberapa gambaran dan pertanyaan.
Dengan tidak adanya blanket guarantee di Indonesia, tetapi jaminan maksimum Rp. 2 milyar saja per account, menaruh uang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1411&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suara Pembaruan, 8 September 2009</p>
<p><strong>Oleh Kwik Kian Gie :</strong><br />
Yang digambarkan dalam tulisan ini atas dasar pemberitaan, pernyataan dan analisis dari sekian banyaknya orang yang sudah dimuat di berbagai media massa. Kesemuanya itu dirangkai dalam beberapa gambaran dan pertanyaan.</p>
<p>Dengan tidak adanya blanket guarantee di Indonesia, tetapi jaminan maksimum Rp. 2 milyar saja per account, menaruh uang dalam jumlah besar, terutama di bank kecil sangat berbahaya. Tetapi Bank Century (Century) yang begitu kecil dimasuki dana simpanan dalam jumlah sangat besar oleh beberapa deposan besar. Mengapa berani menempatkan uangnya pada bank yang demikian kecilnya? Karena ada maksud tertentu yang tidak sesuai dengan praktek bisnis yang wajar atau karena ada motif politik tertentu, dan karena itu merasa pasti aman, karena deposan mempunyai hubungan khusus dengan penguasa di negeri ini. (simak semua pemberitaan di media massa).<span id="more-1411"></span></p>
<p>Dugaan mereka ternyata benar. Century rusak karena uang simpanan para deposan besar dicuri/digelapkan oleh para pemegang sahamnya sendiri. Century disuntik oleh LPS empat kali sampai jumlah seluruhnya mencapai Rp. 6,76 trilyun. Dari jumlah ini Rp. 3,8 trilyun dipakai untuk menutupi penarikan oleh deposan besar (Suara Pembaruan, 31 Agustus 2009). Jakarta Post tanggal 2 September 2009 mengutip Budi Armanto, Direktur BI untuk Pengawasan bank yang menyatakan bahwa: “Rp. 5,7 trilyun dari Rp. 9,63 trilyun ditarik dari Century antara November dan Desember 2008.”</p>
<p>Bukankah ini sudah bukti bahwa penyuntikan dana kepada Century tidak untuk menghindari kerusakan perbankan dan perekonomian yang sudah “sistemik”, tetapi untuk menelikung peraturan jaminan maksimum sebesar Rp. 2 milyar saja per account, supaya deposan besar bias menarik depositonya dalam jumlah besar setelah Century rusak dan setalh disuntik dengan dana besar?</p>
<p>Bagaimana yang seharusnya?<br />
Kalau motifnya murni untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian nasional dengan cara menghindari efek domino, tindakan pemerintah bias sebagai berikut: (1) Semua tagihan dari bank dibayar sepenuhnya. (2) Semua tagihan lainnya dibayar sampai jumlah maksimum Rp. 2 milyar sesuai dengan peraturan yang berlaku. (3) Bank Century dilikuidasi.</p>
<p>Tolong dibantah mengapa kebijakan seperti ini tidak bisa dilakukan dan tidak dilakukan?</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Kejanggalan Dalam Kewenangan Pimpinan Sangat Tinggi</strong></span><br />
Pada suatu saat yang krusial, Wapres Jusuf Kalla (JK) yang dalam kasus Century ini berfungsi sebagai Presiden ad interim (a.i.), pada tanggal 25 November 2008 dilapori oleh Gubernur BI Boediono dan Menteri Keuangan merangkap Menko Perekonomian Sri Mulyani tentang penyuntikan dana empat kali dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp. 6,7 trilyun. Penyuntikan terakhir sudah dilakukan pada hari Minggu tanggal 23 November 2008. Dari pembicaran itu Presiden a.i. Jusuf Kalla (JK) langsung menyimpulkan rusaknya century karena perampokan uang yang ada di Century oleh para pemegang sahamnya sendiri.</p>
<p>Maka JK langsung mengatakan penyuntikan dana yang sudah dilakukan itu salah kaprah. JK minta Boediono melaporkan kepada Polri dan menangkap pimpinan Century. Boediono menolak dengan alas an tidak mempunyai landasan hokum untuk itu. Sebagai Presiden a.i. dia memerintahkan Polri untuk menangkap pimpinan Century dan memprosesnya lebih lanjut. Ternyata baik Polri maupun Kejaksaan menemukan dasar hukum yang kuat untuk menuntutnya di Pengadilan. Perkaranya sedang berlangsung dengan Jaksa yang menuntut hukuman penjara 8 tahun dan denda Rp. 50 milyar pada Robert Tantular.</p>
<p>Apa artinya? Boediono yang Gubernur BI dan wapres terpilih menganggap tidak ada pelanggaran hokum dalam kasus Century, tetapi Presiden a.i., Polri dan Kejaksaan menganggapnya ada. Bagaimana Boediono mempertanggung jawabkan ini?</p>
<p>Boleh Boediono menolak perintah Presiden walaupun BI independen? Bukankah Gubernur BI yang dipilih oleh DPR hanya mungkin dari calon-calon yang diajukan oleh Presiden? Bukankan kewenangan JK pada tanggal 25 November 2008 sebagai Presiden sepenuhnya SBY ada di luar negeri?</p>
<p>Yang saya tanyakan tadi aspek yuridis dan tata kelola pemerintahan. Tetapi secara moral, patutkah Wapres terpilihnya SBY menolak perintah Presiden a.i. yang memang Presiden ketika itu dan sampai tanggal 20 Oktober 2009 masih Wapresnya SBY?</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Bank Bekerja pada hari Minggu?</span></strong><br />
Penyuntikan terakhir dilakukan pada hari Minggu tanggal 23 November 2008. Bagaimana prosesnya secara terkait perbankan? Apakah demikian mendesaknya kalau motifnya penyelamatan perbankan dan perekonomian nasional? Bukankah urgensinya karena deposan besar harus secepatnya menarik uangnya yang tidak dibatasi 2 milyar per account saja?</p>
<p>Mengapa Burhanuddin Abdullah Dipenjara?<br />
Burhanuddin Abdullah ditangkap, diadili dan divonis 6 tahun penjara yang sedang dijalaninya. Apa sebabnya? Karena dia selaku Gubernur Bank Indonesia membubuhkan tanda tangannya untuk pengeluaran dana sebesar Rp. 100 milyar yang dianggap koruptif. Satu rupiah pun tidak ada yang dinikmatinya. Maka paling-paling dia dianggap gegabah, bodoh atau solider yang kebablasan.</p>
<p>Kalaupun tidak ada motif kecurangan material atau financial, begitu banyak tanda tangan yang ada kaitannya dengan suntikan dana Bank Century sebesar Rp. 7,627 trilyun itu tidak apa-apa kalau diacu dengan apa yang dialami oleh Burhannudin Abdullah dan kawan-kawannya?</p>
<p>Negara Tidak Dirugikan?<br />
Dikatakan bahwa keuangan negara tidak dirugikan karena tidak berasal dari alokasi APBN. Bukankah uang sebesar Rp. 100 milyar yang dijadikan landasan penghukuman Burhannudin Abdullah dan kawan-kawannya juga tidak dari APBN? Bahkan sudah dipisahkan dari BI untuk dimasukkan ke dalam sebuah yayasan? Kok dihukum? Siapa yang dianggap dirugikan? Apakah tidak bias dianalogkan dengan lenyapnya uang LPS melalui Bank century, sehingga yang bersangkutan juga harus dihukum?</p>
<p>Huruf-huruf harafiah versus Substansi<br />
Sri Mulyani berpendapat tidak peduli apa sebabnya kerusakan sebuah bank, kalau sudah “sistemik” harus disuntik dana secukupnya. (yang notabene dipakai untuk membayar deposan besar supaya bisa mendapatkan kembali uangnya seutuhnya yang sudah dicuri oleh pemegang saham Century).</p>
<p>Dradjat Wibowo berpendapat bahwa bank yang kolaps karena dikelola secara sembrono, yang dimanfaatkan pemegang saham secara tidak wajar dan terindikasi penipuan, tidak perlu diselamatkan dengan alas an apapun.</p>
<p>Ginanjar Kartasasmita, mantan Menko EKUIN menyesalkan: “lembaga negara yang harusnya mengawasi dan mensupervisi perbankan malah saling lempar tanggung jawab. Persoalan ini bukan hanya menyangkut penyelamatan sebuah bank atas pertimbangan-pertimbangan yang bersifat teknis, tapi sudah menjadi kebijakan pengelolaan asset negara.” (Rakyat Merdeka, 2 September 2009).</p>
<p>Mana yang relevan buat pengaturan negara? Main pokrol dengan tafsiran harafiah semata ataukah menafsirkan segala sesuatunya atas dasar substansi dan fakta?</p>
<p>Gagasan Blanket Guarantee yang ditolak<br />
Sebelum kerusakan Century ada gagasan supaya pemerintah memberikan blanket guarantee kepada semua deposan di Indonesia. Kalau tidak, masyarakat tidak percaya lagi kepada bank-bank di Indonesia karena perbankan di seluruh dunia sedang terguncang oleh krisis keuangan maha dahsyat di Amerika Serikat. Yang mengusulkan Boediono dan Sri Mulyani. JK menentang keras. Akhirnya terjadi kompromi penjaminan hanya sebatas Rp. 2 milyar per account.</p>
<p>Penelikungannya<br />
Buat para deposan besar di century, batasan penjaminan yang sebesar Rp. 2 milyar per account ditelikung dengan cara-cara yang telah diuraikan di atas.</p>
<p>Landasanya hukumnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) nomor 4 tahun 2008 yang dua hari setelah diajukan ke DPR sudah langsung saja ditolak oleh DPR. Toh sampai saat ini terus menerus dijadikan acuan pengucuran dana besar kepada Century.</p>
<p>Bukan Domain Presiden?<br />
Dalam kasus Century Mensesneg Hatta Rajasa mengatakan bahwa Presiden tak mau mencampuri urusan century, karena urusan ini tidak termasuk di dalam domain-nya.</p>
<p>Apa ada urusan dalam sebuah negara yang bukan monarki konstitusional, yang republic dan lebih-lebih lagi sistemnya presidensiil, seorang presiden tidak boleh ikut campur dalam urusan dan persoalan yang ada adalam domain pejabat lain?</p>
<p>Apakah ada penyelenggaraan negara yang tidak chaotic kalau pemisahan ke dalam Yudikatif, Eksekutif dan Legislatif ditafsirkan secara mutlak total tanpa adanya bidang-bidang singgungannya? (Redaksi)</p>
<p><strong>Tulisan ini telah dimuat di Suara Pembaruan, Selasa 8 September 2009 dan dikirim ulang sesuai aslinya</strong></p>
<p><strong>terlalu menarik, kalau dibiarkan lewat.  Kita banyak belajar dari catatan OOm Kwik, juga sebagai titik nilai pemimipin bangsa ini 5 tahun ke depan.<br />
</strong></p>
Posted in Bagus deh, Manajemen, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1411&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/09/gambaran-fraud-dan-kekalutan-dalam-menghadapi-bank-century/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Stop Memberi Recehan Untuk Pengemis !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/06/stop-memberi-recehan-untuk-pengemis/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/06/stop-memberi-recehan-untuk-pengemis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 15:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1406</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit saya bukakan pintu jendela mobil, di perempatan jalan.  Mereka tampaknya mahasiswa yang sedang melakukan aksi solidaritas untuk mendukung korban gempa Tasikmalaya beberapa hari yang lalu.  Isteriku juga tak segan segera mengeluarkan uangnya untuk berbagi, begitu juga aku ikut mengeluarkan beberapa lembar.  Jumlah yang sangat jauh tak berarti dibanding ketibaan gempa itu.  Tuhan tentu memiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1406&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="Pengemis" href="http://elwara.wordpress.com/2008/04/10/pengemis/" target="_blank"><img class="alignleft size-medium wp-image-1405" title="pengemis" src="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/pengemis.jpg?w=300&#038;h=226" alt="pengemis" width="300" height="226" /></a>Sedikit saya bukakan pintu jendela mobil, di perempatan jalan.  Mereka tampaknya mahasiswa yang sedang melakukan aksi solidaritas untuk mendukung korban gempa Tasikmalaya beberapa hari yang lalu.  Isteriku juga tak segan segera mengeluarkan uangnya untuk berbagi, begitu juga aku ikut mengeluarkan beberapa lembar.  Jumlah yang sangat jauh tak berarti dibanding ketibaan gempa itu.  Tuhan tentu memiliki maksud, memiliki alasan mengapa sebuah sentilan kecil, hanya beberapa detik di permukaan bumi Jawa Barat yang menimbulkan kepiluan dan peringatan untuk yang tidak dikenai peringatanNya.</p>
<p>&#8220;Tapi jangan ngasih sama pengemis lho !, bisa-bisa nanti kita didenda ratusan ribu !&#8221;  Jakarta yang Berwibawa memang tidak mengijinkan pengendara yang kebanyakan orang kaya itu berbagi, setidaknya pemberian yang juga memberikan <a title="Denda 300 ribu karena memberi pengemis" href="http://ruanghati.com/2009/08/24/awas-beri-sedekah-ke-pengemis-di-denda-rp-300-ribu-peraturan-baru/" target="_blank">dampak kotornya kota dan perempatan jalan oleh berkeliarannya para pengemis jalanan</a>.  Capek memang, capek mata ini melihat pengemis di banyak perempatan perkotaan.  <a title="Vagrant City Van Java" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/10/12/bandung-paris-van-javavagrant-city-van-java/" target="_blank">Kota Bandung, juga termasuk yang banyak pengemisnya berkeliaran</a>.  <span id="more-1406"></span>Kemiskinan memang produk kota besar, produk persaingan antar manusia yang kian individualistis.  Kemiskinan juga berkontribusi pada kekotoran kota dan merebaknya kejahatan jalanan.  Mereka, kaum terlantar dan miskin ini juga akhirnya &#8220;dikelola&#8221; oleh organisasi <span style="text-decoration:line-through;">sejenis LSM</span> liar yang mengelola kemiskinan sebagai sumber pendapatan untuk pengelolanya.  Tentang ini, tentu sudah bukan lagi cerita baru, sudah banyak diulas.  Namun, rasa iba, keinginan beramal, ingin mendapatkan pahala dunia dan akhirat adalah bagian-bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia.</p>
<p>Kriteria pengemis, diulas <a title="Islam dan Pengemis" href="http://tausyiah275.blogsome.com/2007/04/03/islam-dan-pengemis/" target="_blank">di sini, Tausyiah 275</a>.  Data kaum terlantar yang jumlahnya jutaan ini, pada Tahun  2008 terdata di <a title="Database Kaum Terlantar" href="http://www.depsos.go.id/modules.php?name=Database&amp;opsi=pmks2008-1" target="_blank">depsos, keluarga fakir miskin ada 3,3 juta; pengemis 35 ribu</a>.</p>
<p>Tentu, kalau memang ada kesungguhan dari Pemerintah negeri ini untuk mengentaskan kemiskinan, setidaknya setengah talangan untuk Bank Century yang jumlahnya 6,7 Trilyun bisa dikucurkan untuk memenuhi tanggung jawab bangsa dan negara ini untuk mengentaskan kemiskinan atau mengusir secara layak pengemis yang terdata hanya 35 ribu (tapi cukup mengotori berbagai kota).  Kebijakan untuk menghilangkan kaum miskin dan mendenda pemberian pada pengemis harus disertai dengan usaha serius memberdayakan kaum terpinggirkan itu.  Kalau tidak, kita pantas khawatir bahwa rasa etika dan kemanusiaan dikikis habis juga oleh peraturan, kehilangan empati kemiskinan dan tidak memiliki sedikitpun waktu untuk berbuat.  Harus ada institusi pengganti yang lebih membumi, perlu dukungan sungguh-sungguh dari pemerintah lebih dari sekedar peraturan untuk memberantas dan mengusir orang miskin, tapi tidak memberatas kemiskinan&#8230;..</p>
<p align="center"><strong>PENANGGULANGAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS</strong></p>
<p align="center"><strong><em>PP No. 31 Tahun 1980, LN. 1980-51</em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong><em>Mengingat :</em></strong></p>
<p>1.  Pasal 5 ayat (2), Pasal 27, dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945;</p>
<p>2.  Ketetapan Madjelis Permusyawaratan Rakyat Nomor IV/MPR/1978; tentang Garis-garis Besar Haluan Negara;</p>
<p>3.  Undang-undang Nomor 6 Tahun 1974 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3039).</p>
<p align="center"><strong>BAB 1. KETENTUAN UMUM</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pas. 1</strong>. Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:</p>
<p>1.  Gelandangan adalah orang-orang yang hidup dalam keadaan tidak sesuai dengan norma kehidupan yang layak dalam masyarakat setempat, serta tidak mempunyai tempat tinggal dan pekerjaan yang tetap di wilayah tertentu dan hidup mengembara di tempat umum;</p>
<p>2.  Pengemis adalah orang-orang yang mendapatkan penghasilan dengan meminta-minta di muka umum dengan pelbagai cara dan alasan untuk mengharapkan belas kasihan dari orang lain;</p>
<p>3.  Menteri adalah Menteri Sosial;</p>
<p>4.  Usaha preventif adalah usaha secara terorganisir yang meliputi penyuluhan, bimbingan, latihan, dan pendidikan, pemberian bantuan, pengawasan serta pembinaan lanjut kepada berbagai pihak yang ada hubungannya dengan pergelandangan dan pengemisan, sehingga akan tercegah terjadinya:</p>
<p>a.  pergelandangan dan pengemisan oleh individu atau keluarga-keluarga terutama yang sedang berada dalam keadaan sulit penghidupannya;</p>
<p>b.  meluasnya pengaruh dan akibat adanya pergelandangan dan pengemisan di dalam masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban dan kesejahteraan pada umumnya;</p>
<p>c.  pergelandangan dan pengemisan kembali oleh para gelandangan dan pengemis yang telah direhabilitir dan telah ditransmigrasikan ke daerah pemukiman baru ataupun telah dikembalikan ke tengah masyarakat.</p>
<p>5.  Usaha represif adalah usaha-usaha yang terorganisir, baik melalui lembaga maupun bukan dengan maksud menghilangkan pergelandangan dan pengemisan, serta mencegah meluasnya di dalam masyarakat.</p>
<p>6.  Usaha rehabilitatif adalah usaha-usaha yang terorganisir meliputi usaha-usaha penyantunan, pemberian latihan dan pendidikan, pemulihan kemampuan dan penyaluran kembali baik ke daerah-daerah pemukiman baru melalui transmigrasi maupun ke tengah-tengah masyarakat, pengawasan serta pembinaan lanjut, sehingga dengan demikian para gelandangan dan pengemis, kembali memiliki kemampuan untuk hidup secara layak sesuai dengan martabat manusia sebagai Warganegara Republik Indonesia.</p>
<p align="center"><strong>BAB II. TUJUAN, WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 2.</strong></p>
<p>Penanggulangan gelandangan dan pengemisan yang meliputi usaha-usaha preventif, represif, rehabilitatif bertujuan agar tidak terjadi pergelandangan dan pengemisan, serta mencegah meluasnya pengaruh akibat pergelandangan dan pengemisan di dalam masyarakat, dan memasyarakatkan kembali gelandangan dan pengemis menjadi anggota masyarakat yang menghayati harga diri, serta memungkinkan pengembangan para gelandangan dan pengemis untuk memiliki kembali kemampuan guna mencapai taraf hidup, kehidupan, dan penghidupan yang layak sesuai dengan harkat martabat manusia.</p>
<p><strong>Pasal 3.</strong></p>
<p>(1) Kebijaksanaan di bidang penanggulangan gelandangan dan pengemis ditetapkan oleh Menteri berdasarkan kebijaksanaan yang digariskan oleh Pemerintah.</p>
<p>(2) Dalam menetapkan kebijaksanaan, Menteri dibantu oleh sebuah badan koordinasi, yang susunan, tugas dan wewenangnya diatur dengan Keputusan Presiden.</p>
<p><strong>Pasal 4.</strong></p>
<p>(1) Pemerintah Daerah dapat melaksanakan kebijaksanaan khusus berdasarkan kondisi daerah sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Pemerintah ini.</p>
<p>(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berdasarkan petunjuk teknis dari Menteri Sosial dan petunjuk-petunjuk Menteri Dalam Negeri.</p>
<p align="center"><strong>BAB III. USAHA PREVENTIF</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 5.</strong></p>
<p>Usaha preventif dimaksudkan untuk mencegah timbulnya gelandangan dan pengemis di dalam masyarakat, yang ditujukan baik kepada perorangan maupun kelompok masyarakat yang diperkirakan menjadi sumber timbulnya gelandangan dan pengemis.</p>
<p><strong>Pasal 6.</strong></p>
<p>Usaha sebagaimana dimaksud Pasal 5, dilakukan antara lain dengan:</p>
<p>a.  Penyuluhan dan bimbingan sosial;</p>
<p>b<em>.</em> Pembinaan sosial;</p>
<p>c<em>.</em> Bantuan sosial;</p>
<p>d<em>.</em> Perluasan kesempatan kerja;</p>
<p>e.  Pemukiman lokal;</p>
<p>f<em>.</em> Peningkatan derajat kesehatan.</p>
<p><strong>Pasal 7.</strong></p>
<p>Pelaksanaan usaha-usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 diatur lebih lanjut oleh Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugas masing-masing.</p>
<p align="center"><strong>BAB IV. USAHA REPRESIF</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 8.</strong></p>
<p>Usaha represif dimaksudkan untuk mengurangi dan/atau meniadakan gelandangan dan pengemis yang ditujukan baik kepada seseorang maupun kelompok orang yang disangka melakukan pergelandangan dan pengemisan.</p>
<p><strong>Pasal 9.</strong></p>
<p>Usaha represif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi:</p>
<p>a.  razia;</p>
<p>b.  penampungan sementara untuk diseleksi;</p>
<p>c.  pelimpahan.</p>
<p><strong>Pasal 10.</strong></p>
<p>(1) Razia dapat dilakukan sewaktu-waktu baik oleh pejabat yang berwenang untuk itu maupun oleh pejabat yang atas perintah Menteri diberi wewenang untuk itu secara terbatas.</p>
<p>(2) Razia yang dilakukan oleh pejabat yang diberi wewenang kepolisian terbatas dilaksanakan bersama-sama dengan Kepolisian.</p>
<p><strong>Pasal 11.</strong></p>
<p>Gelandangan dan pengemis yang terkena razia ditampung dalam penampungan sementara untuk diseleksi.</p>
<p><strong>Pasal 12.</strong></p>
<p>Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dimaksudkan untuk menetapkan kwalifikasi para gelandangan dan pengemis dan sebagai dasar untuk menetapkan tindakan selanjutnya yang terdiri dari:</p>
<p>a.  dilepaskan dengan syarat;</p>
<p>b.  dimasukkan dalam Panti Sosial;</p>
<p>c.  dikembalikan kepada orang tua/wali/keluarga/kampung halamannya;</p>
<p>d.  diserahkan ke Pengadilan;</p>
<p>e.  diberikan pelayanan kesehatan.</p>
<p><strong>Pasal 13.</strong></p>
<p>Dalam hal seseorang gelandangan dan/atau pengemis dikembalikan kepada orang tua/wali/keluarga/kampung halamannya baik karena hasil seleksi maupun karena putusan pengadilan dapat diberikan bantuan sosial yang jenis dan jumlahnya ditetapkan oleh Menteri.</p>
<p align="center"><strong>BAB V. USAHA REHABILITATIF</strong></p>
<p><strong>Pasal 14.</strong></p>
<p>Usaha rehabilitatif terhadap gelandangan dan pengemis meliputi usahausaha penampungan, seleksi, penyantunan, penyaluran dan tindak lanjut, bertujuan agar fungsi sosial mereka dapat berperan kembali sebagai warga masyarakat,</p>
<p><strong>Pasal 15.</strong></p>
<p>(1) Usaha rehabilitatif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 dilaksanakan melalui Panti Sosial.</p>
<p>(2) Tatacara pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud ayat (1) diatur lebih lanjut oleh Menteri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p><strong>Pasal 16.</strong></p>
<p>Usaha penampungan ditujukan untuk meneliti/menseleksi gelandangan dan pengemis yang dimasukkan dalam Panti Sosial.</p>
<p><strong>Pasal 17.</strong></p>
<p>Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 bertujuan untuk menen-tukan kualifikasi pelayanan sosial yang akan diberikan.</p>
<p><strong>Pasal 18.</strong></p>
<p>Usaha penyantunan ditujukan untuk mengubah sikap mental gelandang-an dan pengemis dari keadaan yang nonproduktif menjadi keadaan yang produktif.</p>
<p><strong>Pasal 19.</strong></p>
<p>Dalam melaksanakan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 para gelandangan dan pengemis diberikan bimbingan, pendidikan dan latihan baik fisik, mental maupun sosial serta ketrampilan kerja sesuai dengan bakat dan kemampuannya.</p>
<p><strong>Pasal 20.</strong></p>
<p>Tatacara pelaksanaan penyantunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 dan Pasal 19 diatur lebih lanjut oleh menteri.</p>
<p><strong>Pasal 21.</strong></p>
<p>(1) Usaha penyaluran ditujukan kepada gelandangan dan pengemis telah mendapatkan bimbingan, pendidikan, latihan dan ketrampilan kerja dalam rangka pendayagunaan mereka terutama ke sektor produksi dan jasa, melalui jalur-jalur transmigrasi, swakarya, dan pemukiman lokal.</p>
<p>(2) Tatacara pelaksanaan penyaluran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur oleh Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugas masing-masing.</p>
<p><strong>Pasal 22.</strong></p>
<p><strong> </strong>Usaha tindak lanjut ditujukan kepada gelandangan dan pengemis yang telah disalurkan, agar mereka tidak kembali menjadi gelandangan-dan pengemis.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 23.</strong></p>
<p><strong> </strong>Usaha tindak lanjut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 antara lain dilakukan dengan;</p>
<p>a.  meningkatkan kesadaran berswadaya;</p>
<p>b.  memelihara, memantapkan dan mertingkatkan kemampuan sosial ekonomi;</p>
<p>c.  menumbuhkan kesadaran hidup bermasyarakat.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 24.</strong></p>
<p><strong> </strong>Pelaksanaan usaha tindak lanjut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 dan Pasal 23 diatur lebih lanjut oleh Menteri.</p>
<p align="center"><strong>BAB VI. PARTISIPASI MASYARAKAT</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 25.</strong></p>
<p>Organisasi Sosial masyarakat dapat menyelenggarakan usaha rehabilitasi gelandangan dan pengemis dengan mendirikan Panti Sosial.</p>
<p><strong>Pasal 26.</strong></p>
<p>Organisasi Sosial yang menyelenggarakan usaha rehabilitasi sebagai mana dimaksud dalam Pasal 25, wajib mendaftarkan dan memberikan laporan berkala kepada Menteri melalui Instansi dalam lingkungan Departemen Sosial setempat.</p>
<p><strong>Pasal 27.</strong></p>
<p>Menteri dapat memberikan bantuan/subsidi kepada Organisasi Sosial Masyarakat yang menyelenggarakan usaha rehabilitasi gelandangan dan pengemis.</p>
<p><strong>Pasal 28.</strong></p>
<p>Menteri atau pejabat yang diberi wewenang oleh Menteri memberikan bimbingan dan pengarahan terhadap organisasi sosial masyarakat yang menyelenggarakan usaha rehabilitasi gelandangan dan pengemis.</p>
<p><strong>Pasal 29.</strong></p>
<p>Pelaksanaan lebih lanjut sebagaimana dimaksud dalam bab ini diatur oleh Menteri.</p>
<p align="center"><strong>BAB VII. KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP</strong></p>
<p><strong>Pasal 30.</strong></p>
<p>Segala peraturan perundang-undangan tentang gelandangan dan pengemis yang sudah ada tetap berlaku, selama tidak bertentangan dengan Peraturan Pemerintah ini.</p>
<p><strong>Pasal 31.</strong></p>
<p>Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.</p>
<p>Diundangkan di Jakarta pada tanggal 10 September 1980.</p>
Posted in Profetis, Sedekah, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1406&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/06/stop-memberi-recehan-untuk-pengemis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/pengemis.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pengemis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perampokan Bank, Gempa Tasikmalaya dan Keberpihakan Pemerintah</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/05/perampokan-bank-gempa-tasikmalaya-dan-keberpihakan-pemerintah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/05/perampokan-bank-gempa-tasikmalaya-dan-keberpihakan-pemerintah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 17:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1403</guid>
		<description><![CDATA[Alangkah cepatnya bantuan Pemerintah untuk menalangi masalah Bank Century, yang menurut Wakil Presiden Indonesia dimaki pedas sebagai perampokan dan dibayari Pemerintah Negara Republik Indonesia lagi.  Besarnya, lebih besar dari perkiraan lebih dari  10 kali dari kerugian yang diderita masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa akibat gempa bumi, gempa 7,3 skala richter yang menguncang hampir seantero [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1403&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Alangkah cepatnya bantuan Pemerintah untuk menalangi masalah Bank Century, yang menurut Wakil Presiden Indonesia dimaki pedas sebagai <a title="Perampokan" href="http://news.okezone.com/read/2009/08/31/320/253043/320/jk-kasus-bank-century-itu-perampokan" target="_blank">perampokan</a> dan <a title="Perampok yang dibayari Pemerintah RI" href="http://kabarnet.wordpress.com/2009/09/04/jk-masak-perampok-dibayari-pemerintah/" target="_blank">dibayari Pemerintah Negara Republik Indonesia</a> lagi.  Besarnya, lebih besar dari <a title="Gempa Tasikmalaya" href="http://www.detiknews.com/read/2009/09/04/110815/1196537/10/kerugian-akibat-gempa-tasikmalaya-ditaksir-rp-400-miliar" target="_blank">perkiraan lebih dari  10 kali dari kerugian yang diderita masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa akibat gempa bumi</a>, gempa 7,3 skala richter yang menguncang hampir seantero Jawa Barat dan menewaskan lebih dari 64 jiwa.  Sedangkan <a title="Korban Lapindo bertahan untuk bertemu Presiden" href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/03/22/21240090/Korban.Lapindo.Bertahan.di.Jakarta.untuk.Bertemu.SBY" target="_blank">korban lumpur Lapindo masih bertahan</a> dan berharap mendapatkan kucuran bantuan penggantian, <a title="Menanti Sang Godot" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Waiting_for_Godot" target="_blank">menanti godot</a> yang tak kunjung tiba, setelah bertahun-tahun tak jua cukup mendapatkan ketenangan.  Sejak 2007, <a title="Korban Lusi ke Istana Negara" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/04/25/korban-lusi-ke-istana-negara/" target="_blank">korban lumpur mengadu ke Bapak Presiden</a> yang terpilih lagi di kali kedua, namun toh Presiden juga sebagai institusi, belum juga tersentuh benar-benar untuk menyelesaikan permasalahan korban lusi- lumpur sidoarjo. <span id="more-1403"></span></p>
<p>Kalau saja, yah&#8230;. sekedar apologia, uang sebesar dana talangan untuk Bank Century (bank hasil merger yang salah satu di antaranya dari Bank Pikko &#8211; masih ingatkan kasus saham Bank Pikko) digunakan untuk mengentaskan kemiskinan &#8212; s<a title="Al Maun dan UUD 45" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/" target="_blank">eperti yang diamanatkan UUD 45</a>, kiranya bangsa ini akan memiliki wajah yang berbeda dari kerumunan kemiskinan dan keterlantaran yang tidak juga lepas dari bangsa ini.</p>
<p>Negeri ini memang bukan manusia yang berpuasa, karena kalau negeri ini berpuasa, tentulah negeri ini sedang menuju jalan takwa.  Dan, cirinya memperhatikan dan memanusiakan kaum terlantar.</p>
<p>Gempa di Tasikmalaya dan gempa-gempa lainnya menjadi pertanda, menjadi <a title="Gempa, Tobat, Amal" href="http://www.motivasi-islami.com/artikel/gempa-di-bulan-ramadhan-momentum-untuk-bertobat-dan-meningkatkan-amal-baik/" target="_blank">momentum untuk introspeksi diri</a>.  Catatan pedas JK, Sang Wakil Presiden terhadap Bank Century juga gempa, gempa ekonomi yang besarnya kerugian yang ditimbulkan dan dengan sadar dibayari Pemerintah menimbulkan pemahaman kembali, mengapa bangsa ini masih juga memilih keberpihakan kepada segelintir, dan mengabaikan anak bangsa lainnya.</p>
<p>Enam koma tujuh Triliun atau 6700 milyar atau 6700.000.000.000,- !</p>
<p>Sesak nafas membacanya !</p>
<p>Tapi, yakinlah, seperti biasa, JK sebentar lagi akan tenggelam dan sinarnya telah meredup, karena memang beliau bukan calon presiden terpilih.  Kita berharap pada Bapak Presiden terpilih, atau lanjutkanlah, selamatkan bank century atau &#8230;..</p>
Posted in Fenomena, Profetis  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1403&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/05/perampokan-bank-gempa-tasikmalaya-dan-keberpihakan-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Awalnya Penuh, Tengahnya Tinggal Setengah, Akhirnya Tinggal Sebaris !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/30/awalnya-penuh-tengahnya-tinggal-setengah-akhirnya-tinggal-sebaris/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/30/awalnya-penuh-tengahnya-tinggal-setengah-akhirnya-tinggal-sebaris/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 15:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[InReligion]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1398</guid>
		<description><![CDATA[Lucu !
Jelas tidak !
Mempermainkan?, juga tidak !
Namun, begitulah seperti tahun-tahun yang telah berlalu keramaian hari-hari pertama bertarawih ada di hari-hari pertama.  Semakin hari, semakin menyusut, dan menjelang akhir puasa kesibukan jama&#8217;ah kian meningkat untuk pulang kampung.  Berkunjung dan pulang ke kampung halaman.  Kesempatan tahunan yang menjadi tradisi.
Menjelang hari ke 10 ini, jumlah peserta tarawih memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1398&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Lucu !</p>
<p>Jelas tidak !</p>
<p>Mempermainkan?, juga tidak !<span id="more-1398"></span></p>
<p>Namun, begitulah seperti tahun-tahun yang telah berlalu keramaian hari-hari pertama bertarawih ada di hari-hari pertama.  Semakin hari, semakin menyusut, dan menjelang akhir puasa kesibukan jama&#8217;ah kian meningkat untuk pulang kampung.  Berkunjung dan pulang ke kampung halaman.  Kesempatan tahunan yang menjadi tradisi.</p>
<p>Menjelang hari ke 10 ini, jumlah peserta tarawih memang sudah terasa menyusut.  Kadang &#8220;gangguan&#8221; tiba oleh berbagai acara yang kita hadiri untuk berbuka puasa.</p>
<p>Kadang hati bertanya, apakah jalan takwa yang ditempuh atau tradisi !.  Apakah <a title="Puasa dan Takwa" href="http://sufisme.890m.com/wordpress/puasa-dan-taqwa/" target="_blank">takwa</a> itu?  Apakah <a title="Puasa membentu takwa" href="http://ramadhanmulia.blogspot.com/2008/12/puasa-membentuk-taqwa.html" target="_blank">Puasa membentuk takwa</a> !?, ya tentu saja.</p>
<p>Yang menarik, ciri orang bertakwa adalah mereka yang :</p>
<p>QS 134 Al Imran : (yaitu)<em> orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan  orang-orang yang menahan amarahnya dan mema&#8217;afkan (kesalahan) orang. Allah  menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan</em>. 135. <em>Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau  menganiaya diri sendiri<sup><strong> </strong></sup>, mereka ingat akan Allah, lalu  memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni  dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu,  sedang mereka mengetahui</em>.</p>
<p>Sederhana, begitu jelas : menafkahkan baik di waktu lapang maupun sempit, memohon ampun ketika mereka menganiaya diri sendiri, dan tidak meneruskan perbuatan kejinya.</p>
<p>Di waktu lapang, di waktu sempit.  Orang bertakwa selalu menafkahkan  &#8230; maupun di waktu sempit.</p>
<p>Jamaah tarawih malam itu tertunduk, malu pada bayangan sendiri yang kerap mengeluh di waktu sempit.  Panjang lebar penjelasan, tapi kerap kita lupa di waktu-waktu kita sempit, ketika segala keterbatasan melanda kita&#8230;.kita melupakan takwa kita.  Allah &#8211; <a title="Allah - Azza wa Jalla" href="http://haniifa.wordpress.com/2009/08/14/sekawan-wawan-syah-ahlul-bidah/" target="_blank">azza wa jalla</a> menegasi, hubungan horizontal menjadi titik tolak berpikir dan bertindak menjadi hal penting, bahkan sangat penting sebagai penanda orang bertakwa !</p>
<p>Dilanjutkan pada ayat berikutnya :</p>
<p>QS Imran 136. <em>Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di  dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah  sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.</em></p>
<p>Sebaik-baiknya pahala orang-orang yang beramal !</p>
<p>Duh !, semoga dibukakan hati ini untuk memenuhi petunjukMu.</p>
Posted in Fenomena, InReligion, Religion, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1398&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/30/awalnya-penuh-tengahnya-tinggal-setengah-akhirnya-tinggal-sebaris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seberapa Berisikkah Anak-anak di Mesjid !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/24/seberapa-berisikkah-anak-anak-di-mesjid/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/24/seberapa-berisikkah-anak-anak-di-mesjid/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 15:24:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1391</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang menarik dari sebuah catatan seseorang tentang anak-anak dan mesjidnya :
Suasana masjid menjelang salat jamaah itu mulai ramai dipadati oleh para jamaah dewasa dan juga oleh anak-anak. Sambil menunggu salat dilaksanakan, para jamaah yang dewasa sebagian besarnya khusyuk berdoa. Beruntung anak saya yang kecil malam itu tenang-tenang saja, duduk di dekat saya. Dia hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1391&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada yang menarik dari sebuah catatan seseorang tentang anak-anak dan mesjidnya :</p>
<blockquote><p><em>Suasana masjid menjelang salat jamaah itu mulai ramai dipadati oleh para jamaah dewasa dan juga oleh anak-anak. Sambil menunggu salat dilaksanakan, para jamaah yang dewasa sebagian besarnya khusyuk berdoa. Beruntung anak saya yang kecil malam itu tenang-tenang saja, duduk di dekat saya. Dia hanya menengok ke kanan ke kiri sambil melihat suasana baru untuknya, karena malam itu adalah malam pertamanya salat Tarawih di masjid. Anak saya yang sulung dan <span id="more-1391"></span>temannya sudah relatif lebih dewasa dari adiknya, sehingga mereka pun duduk tenang menunggu salat berjamaah dimulai. Namun, tidak demikian dengan jamaah yang masih anak-anak dengan usia TK hingga SD di kelas awal (kelas 1, 2, dan 3) di sisi yang lain dari masjid itu. Jamaah anak-anak ini banyak berlari-larian di sekitaran masjid, bercanda dengan teman sebayanya, sehingga suasana cenderung berisik penuh dengan tawa ria anak-anak. Keberisikan yang khas anak-anak, penuh dengan nada dan suasana gembira. Saya tidak tahu apakah mereka gembira menyambut Ramadhan atau gembira karena berkumpul dengan kawan-kawannya. Ataukah mereka bergembira itu karena berkah Ramadhan, saya juga tidak tahu.</em></p>
<p><em>Mendengar dan melihat suasana yang cenderung berisik ini, salah satu pengurus masjid menghimbau anak-anak agar tenang. Karena suaranya disampaikan lewat mikrofon, <strong>kesan kerasnya jadi makin menonjol dan ditambah lagi dengan pilihan kata serta kalimat yang menurut perasaan dan kesan saya kurang pas</strong>. Jadilah himbauan untuk anak-anak agar tenang itu, kok, rasanya malah terlalu keras sekali ya untuk perasaan anak-anak (usia TK s/d SD awal). Bahkan ada himbauan agar anak-anak ini pulang aja kalau hanya membuat berisik suasana masjid. Anak saya yang kecil yang mendengar suara keras lewat mikrofon itu, berkata kepada saya, “<strong><span style="color:#ff0000;">Yah, orang itu marah-marah ya? Yuk kita pulang aja, Yah. Rakan takut, Yah</span></strong>.”</em></p>
<p><em>Mendengar kata-kata anak saya dan himbauan itu, saya merasa prihatin. Rasanya, kok, masjid itu sepertinya menjadi tempat yang tidak </em><em>welcome</em> kepada anak-anak, ya? Masjid tempat saya bersalat Tarawih itu, kok, sepertinya menjadi tempat yang terlarang buat anak-anak, ya? Masjid itu, kok, sepertinya menolak keberadaan anak-anak di lingkungannya? Karena keberisikan anak-anak hanya akan mengganggu kekhusyukan para orang dewasa yang sedang berniat berdekatan dengan-Nya, <strong>maka keberadaan anak-anak harus diminimalkan dari masjid</strong>?</p></blockquote>
<p>Memang tak mudah juga !, kadang kita merasa terganggu oleh ulah anak-anak yang berlari-lari atau berbagai suara yang ributnya membuat khusyuk menjadi semakin tak mudah.  Membiarkan juga tentu tak baik pulalah, anak-anak juga harus belajar memahami bahwa dalam suasana mesjid bukan untuk bersuka-suka, tapi juga kesukaan anak-anak pada mesjid, menjadikan mesjid tempat yang mengesankan buat rohani anak, adalah juga bagian dari kepentingan dak&#8217;wah yang harus terbina sejak anak kecil menjadi dewasa.</p>
<p>Rekan tadi melanjutkan lagi dengan catatan :</p>
<blockquote><p><em>Apakah ada hubungannya ya antara tingkat keberisikan di sekitar tempat salat dan tingkat kekhusyukan seseorang saat salat? Saya rasanya pernah membaca suatu cerita yang bertemakan tentang kekhusyukan salat terkait dengan suasana lingkungan. Bahwa suatu ketika Sayiddina Ali r.a. terluka oleh sebatang panah akibat peperangan yang beliau ikuti. Ketika seorang sahabat berniat mencabut batang panah tersebut, Sayiddina Ali r.a. meminta sahabatnya itu agar mencabut batang panah yang tertancap di tubuhnya itu saat beliau salat. Dan betul, sahabat itu akhirnya mencabut dan mengobati luka akibat panah tersebut saat Sayiddina Ali r.a. melakukan salat. Yang mengagumkan adalah saat sahabat itu mencabut batang panah dari tubuh Sayiddina Ali r.a., tak terdengar sedikit pun erangan rasa sakit dari beliau. Beliau dengan asyik-khusyuk-masyuk tetap melakukan salatnya tanpa terganggu oleh rasa sakit akibat luka panah. Saya membayangkan betapa dahsyat kualitas salat yang dilakukan oleh beliau ini sehingga “<strong>rasa sakit</strong>” yang sangat akibat panah itu (untuk ukuran saya) dapat dikalahkan (ditekan/dihilangkan) oleh “<strong>rasa nikmat</strong>” berasyik-masyuk dengan-Nya lewat salat beliau itu.</em></p></blockquote>
<p>Kelak, mereka itu juga yang menjadi panutan yang menggemakan tauhid. Tentu saja teguran untuk keberisikan itu juga perlu, bukan karena orang dewasa harus khusyuk.  Bukan !, bukan, tapi membuat anak-anak itu berbangga hati akan kehadirannya diakui.</p>
<p>==========</p>
<p>Selamat menunaikan ibadah Ramadhan kepada segenap rekan-rekan, lama kita tak bersua.  Mas Abu, Mas Dono, Mas Ayruel, Mas Haniifa, Mas Qarrobin, Mas LovePassword,  dan semua rekan maya yang selalu hadir dalam segala suasana, yang tak agor sebutkan semuanya.  Mohon kiranya disudikan memaafkan segala salah kata dan kurangnya silaturahmi dari Agor.</p>
Posted in Fenomena, General  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1391&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/24/seberapa-berisikkah-anak-anak-di-mesjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al Ma&#8217;un Versus UUD &#8216;45</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 02:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1385</guid>
		<description><![CDATA[Huh&#8230;, astagfirullah, mengapa orang miskin dan anak-anak terlantar subur di negeri Indonesia ini, terutama neh di Pulau Jawa.  Bandung adalah kota indah yang dililit amanat UUD 45 yang gagal dilaksanakan. Tebaran pengemis di Kota Bandung menjelaskan kualitas kekhalifahan masyarakat dan pemerintah setempat.  Begitu juga banyak kota di Pulau Jawa dan sebagian di luar Pulau Jawa.  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1385&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Huh&#8230;, astagfirullah, mengapa orang miskin dan anak-anak terlantar subur di negeri Indonesia ini, terutama neh di Pulau Jawa.  <a title="Kota Termiskin di Jabar" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/10/12/bandung-paris-van-javavagrant-city-van-java/" target="_blank">Bandung adalah kota indah yang dililit amanat UUD 45 yang gagal dilaksanakan</a>. Tebaran pengemis di Kota Bandung menjelaskan kualitas kekhalifahan masyarakat dan pemerintah setempat.  Begitu juga banyak kota di Pulau Jawa dan sebagian di luar Pulau Jawa.  Saking terbiasanya melihat pengemis, baik itu mesjid dan gereja, baik itu dekat istana maupun dekat real estate, di banyak persimpangan jalan sudah gagal menyentuh hati nurani, tidak ada rasa yang cukup untuk mengetuk pintu hati melihat kemiskinan dan kesengsaraan sesama &#8230; Duh&#8230;<span id="more-1385"></span>Kalau UUD 45 menyemangati melalui : <a title="Orang Miskin Dipelihara Negara" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/09/18/fakir-miskin-dan-anak-anak-terlantar-dipelihara-oleh-negara/" target="_blank">orang miskin dan terlantar dipelihara negara</a>, maka buah dari 64 merdeka adalah 35 juta anak bangsa yang tergolong miskin adalah santapan berita setiap hari.  Di negeri yang lebih dari 80% penduduknya beragama Islam !.  <a title="Pembelaan Pada Kaum Tertindas" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/12/23/tafsir-surah-al-maun-pembelaan-atas-kaum-tertindas/" target="_blank">Amanat Allah SWT kepada manusia, pendusta agama adalah yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin</a>.  Pendusta agama?, kaum Dhuafa&#8217; ? Sungguh, kita berbicara antara pendusta dan orang miskin yang disantuni adalah dua hal yang begitu didekatkan olehNya.</p>
<p>Lucunya, UUD 45 kata dipelihara oleh negara dipelintir menjadi &#8220;membiarkan&#8221; kemiskinan sehingga orang miskin dan anak-anak terlantar dipelihara (dipelihara keterlantarannya, dipelihara biar miskin terus), seperti kita katakan : ayam dipelihara maka ayamnya makin banyak, maka orang miskin dipelihara maka orang miskinnya masih banyak <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />    <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau memang Negara (atau Pemerintah) memenuhi amanat UUD 45, dan jika pemimpin negara tersebut beragama Islam, maka tentulah akan tercermin dari APBD, APBN berapa persen amanat itu dilaksanakan.  Yang miskin dan terlantar, tidak punya rumah, tidak punya KTP, tidak punya RT, tidak punya RW (jadi nggak dapat BLT).</p>
<p>Dan di sisi lain, kita juga mengenal eksploitasi kemiskinan untuk bantuan, untuk menghiba kasihan orang sehingga mereka (sebagian dari mereka) menjadikan kemiskinan yang pura-pura miskin sebagai sarana untuk meraih pendapatan.  Membuat kita kesel dengan pengemis yang itu-itu juga, pengemis anak-anak yang bertebaran.</p>
<p>Betapa terasa tipisnya hati ini melihat saudara-saudara kita yang terlantar dan terasa, betapa tipisnya pula keinginan pemerintah (apakah Pemerintah SBY mampu mengubahnya?) untuk memberantas kemiskinan dan tidak memelihara orang miskin dan terlantar tetap pada keterlantarannya, tetap pada kemiskinanannya?</p>
<p>Lha itukan tanggung jawab semua?  <a title="Kebajikan, apakah itu?" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/01/20/kebajikan-apakah-itu/" target="_blank">TIDAK</a> !, itu tanggung jawab Pemerintah, hanya Pemerintah.  Jadi laksanakanlah, perintahkanlah, adakan anggarannya dan laksanakan !.</p>
<p>Masyarakat, seperti sekumpulan domba, eksekutif yang amanat akan melahirkan masyarakat yang juga amanat !</p>
Posted in Fenomena, General, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1385&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lucu, Wakakak&#8230;.huk&#8230;huk&#8230;huk&#8230;.</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/10/lucu-wakakak-huk-huk-huk/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/10/lucu-wakakak-huk-huk-huk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 13:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1382</guid>
		<description><![CDATA[Kacian deh Loe, kok bisa lucu begini.  Sebuah narasi indah masuk ke inbox mail dan menjelaskan kelucuan yang patut kita renungi :
L.U.C.U
Oleh Elvi Zuhailina
Lucu&#8230; bagaimana uang 100 ribu nampak BEGITU BESAR
Ketika kita SUMBANGKAN KE MESJID
Dan BEGITU KECIL saat kita belanjakan di SUPERMARKET &#8230;     
Lucu&#8230; betapa LAMA rasanya WAKTU SATU JAM BERIBADAH KEPADA ALLAH
Dan betapa SEBENTARNYA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1382&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kacian deh Loe, kok bisa lucu begini.  Sebuah narasi indah masuk ke inbox mail dan menjelaskan kelucuan yang patut kita renungi :</p>
<p>L.U.C.U</p>
<p>Oleh Elvi Zuhailina</p>
<p>Lucu&#8230; bagaimana uang 100 ribu nampak BEGITU BESAR<br />
Ketika kita SUMBANGKAN KE MESJID<br />
Dan BEGITU KECIL saat kita belanjakan di SUPERMARKET &#8230;     <span id="more-1382"></span></p>
<p>Lucu&#8230; betapa LAMA rasanya WAKTU SATU JAM BERIBADAH KEPADA ALLAH<br />
Dan betapa SEBENTARNYA waktu 60 menit<br />
Untuk BERMAIN GOLF, MEMANCING atau BERMAIN BOLA</p>
<p>Lucu&#8230; betapa BERATNYA MEMBACA SATU JUZ AL-QURAN<br />
Dan betapa MUDAHNYA membaca 200-300 halaman NOVEL TERKENAL</p>
<p>Lucu&#8230; bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN<br />
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN</p>
<p>Lucu&#8230; bagaimana kita KEHILANGAN KATA-KATA SAAT BERDOA<br />
Dan betapa LANCARNYA ketika kita MENGOBROL dengan teman</p>
<p>Lucu&#8230;bagaimana kita BUTUH WAKTU 2-3 minggu<br />
Untuk merencanakan suatu KEGIATAN ISLAMI<br />
Namun bisa merencanakan kegiatan lainnya dalam SEKEJAP</p>
<p>DAN BEGITULAH&#8230;&#8230;<br />
HAL-HAL LUCU TAK SELAMANYA MENJADI HIBURAN BAGI JIWA<br />
KARENA ADA JUGA HAL- HAL LUCU YANG PERLU KITA RENUNGI</p>
<p>BUKANKAH INI LUCU &#8230;?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><em>Teriring salam dan terimakasih pada penulis di atas, betapa kita memang merasa menyumbangkan kencleng ke mesjid 10 ribu saja sudah begitu besar, padahal begitu mudahnya kita melepaskan besaran yang jauh lebih besar lagi untuk kesenangan perut di supermarket dan sejumlah bla&#8230;bla&#8230;bla  lainnya yang mengingatkan kita betapa naifnya saya menyikapi kehidupan ini&#8230;.</em></p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1382&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/10/lucu-wakakak-huk-huk-huk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemilu Presiden Indonesia 2009 Yang &#8220;Duh !&#8221;</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/09/pemilu-presiden-indonesia-2009-yang-duh/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/09/pemilu-presiden-indonesia-2009-yang-duh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 14:20:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1379</guid>
		<description><![CDATA[Saya sama sekali bukan penggemar atau fans berat dari Presiden sekarang dan berharap presiden Indonesia berikutnya bukan Beliau.  Namun, fakta hasil pilpres adalah beliau yang terbaik (begitu kata Yusuf Kala, Capres yang juga bersaing : Yang menang adalah yang terbaik).  Namun, puluhan juta anak bangsa yang lain, melihat Presiden yang layak untuk negeri ini, pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1379&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saya sama sekali bukan penggemar atau fans berat dari Presiden sekarang dan berharap presiden Indonesia berikutnya bukan Beliau.  Namun, fakta hasil pilpres adalah beliau yang terbaik (begitu kata Yusuf Kala, Capres yang juga bersaing : <span style="color:#ff0000;"><strong>Yang menang adalah yang terbaik</strong></span>).  Namun, puluhan juta anak bangsa yang lain, melihat Presiden yang layak untuk negeri ini, pada saat ini adalah layak yang meneruskan amanat bangsa.  Jadi, ribut-ribut simpatik atau bukan, fakta inilah yang seharusnya pula kita layak terima.  Bukan Indomie presidenku, tapi SBY, kita terima dengan suka hati dan legawa !.  Jadi, kalau begitu apa yang diharapkan dari Pemimpin Indonesia, yang membawa bahtera bangsa ini?  Jawabnya :&#8221;mana kutahulah&#8221;.  Terlalu tak berarti untuk memberikan saran atau harapan.  Namun, tentu saja, kepada Beliaulah harapan besar yang memilih dan tidak memilih Beliau untuk mengemban amanat negeri ini.  Apakah itu?  <span id="more-1379"></span>Ah kalau saya sih sederhana saja :</p>
<ul>
<li>Tolong dong, korban lumpur lapindo yang sudah 3 tahun itu <a title="Korban Lapindo" href="http://korbanlapindo.blogspot.com/" target="_blank">jangan dibiarkan terlunta-lunta</a>.  Bukankah mereka juga suara mereka juga sudah sampai ke Istana.</li>
<li>Anak miskin dan terlantar dipelihara negara, tolong bebaskan pulau Jawa (dan Pulau yang banyak pengemis lain) agar dilenyapkan dari bangsa ini.  Itukan amanat undang-undang dasar, masa  sekian puluh tahun merdeka, <span style="color:#ff0000;"><em>masih juga lampu merah dan pengemis bergentayangan terus</em></span> !</li>
<li>Tertibkan itu terminal Kampung Rambutan dan perempatan Pasar Rebo, macet melulu ! Masa ada Kapolri, ada Gubernur, ada dlsb, gitu aja nggak beres-beres (dan ribuan pasar dan terminal  sak negeri ini).  <span style="color:#003366;"><em>He..he..he.. masa sih ini tanggung jawab Presiden terpilih !</em></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><em>Bikin dong bangsa ini mandiri.</em><strong> <span style="color:#ff0000;">Utang Pemerintah RI sampai 2009 </span></strong><span style="color:#000000;">ini kok meningkat luar biasa !, Jaman Bu Mega negara cuma nambah utang sekitar 11 T, tapi kenapa sih di masa 2004-2009 utang negara bertambah sangat mengerikan !  Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, jadi mengapa begitu banyak utang swasta dan pemerintah? <a title="Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah" href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/06/22/18584749/akibat.utang.pemerintah.diatur.negeri.asing." target="_blank"> Ketergantungan utang Pemerintah ini, membuat sesak mendengarnya. (klik)</a>.<br />
</span></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Tolong dong, di sekolah jangan hanya diajarkan Microsoft Office, Microsoft Word, <a title="Pakai Dunk Open Source" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/01/03/pendidikan-komputasi-indonesia-mempersiapkan-diri-menjadi-budak-microsoft/" target="_blank">tapi yang open source harus dipakai.</a> Itukan menghemat devisa negara !, masa bangsa ini dimasa depan hanya memperkaya Oom Gates saja !</span></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Jangan lagi ada anak bangsa yang mati tertimbun sampah karena mencari sesuap nasi !.  Sakit mendengarnya !<br />
</span></span></li>
</ul>
<p>Semoga Presiden (sebagai Lembaga Presiden) yang dipimpin oleh  Presiden SBY mampu memenuhi harapan sederhana ini.</p>
<p>Itu sih harapan, kalau tidak bisa juga, yang melanjutkan bisa mengikis secara drastis gitu.  Semoga tentunya rahmat Allah SWT senantiasa menaungi rakyat dan pemimpin bangsa ini&#8230;</p>
<p>Ada tambahan?</p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Wekekek, kok banyak bener meminta sama Presiden sih, emang ente itu siape?</em></strong></p>
Posted in Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1379&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/09/pemilu-presiden-indonesia-2009-yang-duh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mbah Surip Menggendong Selama 26 Tahun</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/08/mbah-surip-menggendong-selama-26-tahun/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/08/mbah-surip-menggendong-selama-26-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 09:18:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1375</guid>
		<description><![CDATA[Empat lima tahun yang lalu, mantan kekasih cerita ada lagu lucu dinyanyikan waktu acara ulang tahun Sang  Burung Merak yang sudah kian beranjak uzur, di rumahnya.  Yang diingatnya adalah kata &#8220;ay lap yu pull&#8221; dan tak gendong kemana-mana.  Syair lengkapnya : 
Tak gendong kemana-mana 3x
Mantep dong enak dong
Daripada naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong ayooooooo
Tak gendong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1375&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Empat lima tahun yang lalu, mantan kekasih cerita ada lagu lucu dinyanyikan waktu acara ulang tahun Sang  Burung Merak yang sudah kian beranjak uzur, di rumahnya.  Yang diingatnya adalah kata &#8220;ay lap yu pull&#8221; dan tak gendong kemana-mana.  Syair lengkapnya : <span id="more-1375"></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><strong><em>Tak gendong kemana-mana 3x<br />
Mantep dong enak dong<br />
Daripada naik pesawat kedinginan<br />
Mendingan tak gendong ayooooooo<br />
Tak gendong kemana -mana3x<br />
Mantep dong enak dong<br />
dari pada naik taksi kesasar<br />
mendingan tak gendong<br />
wear aryou doing<br />
oke iam hoking</em></strong></span>
</p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><strong><em><span style="color:#000000;">Karena </span></em></strong><span style="color:#000000;">memang saya nggak bergaul di dunia seni atawa musik, maka nama <a title="Tak Gendong" href="http://ridwanox.blogspot.com/2009/06/profile-mbah-surip-tak-gendong.html" target="_blank">Mbah Surip</a>, walau pernah mendengar, tidaklah terlalu lama tersimpan dalam ingatan.  Jadi, ketika lagu ini mulai merambah popularitas dan Mbah Surip pun naik daun, itu juga tidak begitu penting pula.  Lagu ini tidak memiliki makna apa-apa selain bahwa isteriku cerita betapa lucunya lagu itu dan pas ketika dinyanyikan waktu acara Mas Willy itu.</span></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Yang kemudian mengesankan adalah dan ternyata, lagu itu konon menurut sumber yang dikutip, diciptakan Tahun 1983 lampau.  Teramat sangat lama untuk mencapai tangga popularitas, terlalu jauh untuk dapat disimpan dalam almari harapan, terentang lebar antara keniscayaan dan sebuah mimpi untuk mengumandangkan sebuah karya untuk dinanti dan dimenangkan.  Duapuluh tahun berlalu begitu saja, seperti kemarin, seperti, seperti sesaat saja atau setengah hari saja.  Namun, tentulah ada hari-hari dengan segala senyum dan kesabaran, menjelaskan kepada publik tentang perjuangan, tentang bangun tidurnya Mbah Surip, tentu pula tentang &#8216;tak gendong&#8217;-nya yang didengar publik tipis di acara malam dari penyair dan budayawan kondang itu.</span></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Ketabahan, kesabaran, itu berbuah juga (pada akhirnya) dari sebuah karya yang teronggok dan terdiam lesu begitu lama di tangga menuju popularitas.  Mungkin jalan itu terlalu panjang, mungkin juga hadir terlalu pagi, namun segalanya ada makna, dan apa yang menjadi kisah untuk sebuah keberhasilan, kita tak bisa instan, tak segera, ada perjalanan waktu.  Dan, kita memang tak pernah tahu juga, apa sesungguhnya yang sedang dipersiapkan Sang Pencipta untuk kita, untuk keluarga kita, dan untuk semuanya.  Pada setiap titik pertemuan itu, begitu lembut dan halusnya alunan resultante peristiwa yang membentuk sesuatu.  Juga ketika semua kejutan terjadi begitu cepat tak terkira, maka resultante peristiwa itu mengubah arahnya menuju sesuatu yang pada akhirnya kita harus sadari : Kita akan kembali padanya, dalam segala asa.   Selebihnya, sukses memang tidak jatuh dari langit tapi kita menangkapnya di setiap perjalanan, seperti kita harus belajar dari salah satu contoh lagu yang aneh ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .<br />
</span></span></p>
Posted in Fenomena, Profetis, uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1375/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1375&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/08/mbah-surip-menggendong-selama-26-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sihir, Musa, Fir&#8217;aun, Alibaba dan Presiden SBY di Pemilu 2009</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/07/sihir-musa-firaun-alibaba-dan-presiden-sby-di-pemilu-2009/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/07/sihir-musa-firaun-alibaba-dan-presiden-sby-di-pemilu-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 01:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1373</guid>
		<description><![CDATA[Agak gelo juga membaca media masa dua hari terakhir ini, masa di akhir masa kampanye, Pak SBY yang terhormat bicara soal sihir kepada Beliau di istana Puri Cikeas ?. Sebegitu krusialkah dalam masa kampanye sehingga tokoh besar Indonesia merasa terganggu oleh perilaku sihir yang memang dalam sejarah kemanusiaan cukup akrab di telinga kita, sedari dulu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1373&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Agak gelo juga membaca media masa dua hari terakhir ini, masa di akhir masa kampanye, Pak SBY yang terhormat bicara soal sihir kepada Beliau di istana Puri Cikeas ?. Sebegitu krusialkah dalam masa kampanye sehingga tokoh besar Indonesia merasa terganggu oleh perilaku sihir yang memang dalam sejarah kemanusiaan cukup akrab di telinga kita, sedari dulu dan sampai jaman teknologi canggih ini.<span id="more-1373"></span></p>
<p>Sihir seperti jaman Nabi Musa dan  Harun, sihir seperti yang dijelaskan QS Al Falaq.  Yang melakukan kejahatan terhadap maklukNya, yang dengki apabila ia dengki?.  Yah&#8230; begitulah, menyebutkan sihir sebagai suatu prosesi yang menganggu kehidupan tidak begitu banyak dijelaskan dalam Al Qur&#8217;an, namun pertunjukkan ala David Copperfield bolehlah, bahkan kaum musuh Allah juga menganggap Al Qur&#8217;an adalah sihir yang nyata !.</p>
<p>Jadi kata sihir ini menjadi <em>term</em> yang sebenarnya cukup umum kita dengar.  Namun, sihir atau <em>black <span style="text-decoration:line-through;">berry</span></em> <em>magic</em> bukanlah term umum dunia rasionalitas dan kesehatan berpikir.  Arena sihir dalam masa kini dipahami dalam keterpesonaan dunia <em>entertainment</em>, meskipun dunia klenik dan segala perilakunya memang masih akrab dengan kehidupan kita sehari-hari.  Jadi ketika gangguan sihir menjadi berita menjelang akhir masa kampanye, sebagai term politik gaya Indonesia, saya merasa ada yang nggak beres deh ! Sungguh, terasa aneh, seorang dengan kualitas pemimpin Indonesia dan logika rasionalitas bisa menjadi bagian dari persoalan dalam tema kampanye !</p>
<p>Lalu sesudahnya nanti bagaimana?. Rasanya kita masih ingat betul, noda-noda darah dari prasangka di beberapa perkampungan di pulau Jawa yang berkenaan dengan kehidupan santet, yang berkenaan dengan kerapuhan iman, yang berkenaan dengan sesuatu yang tidak bisa ditampilkan sebagai bukti-bukti hukum.  Sihir berada di arena dengki mendengki, di arena kejahatan mahlukNya, dan Allah yang mahakuasa memberikan jaminan kemenangan pada hamba-hambaNya yang berserah diri kepadaNya.  Karenanya, rasanya sih, orang sekualitas jabatan presiden khawatir dan menyampaikannya kepada publik.</p>
<p>Simpan saja seperti cerita ini seperti cerita <a title="Kader Sihir" href="http://ervakurniawan.wordpress.com/2009/05/23/kisah-seorang-pemuda-kader-ahli-sihir/" target="_blank">Aladin dan tukang sihir</a>, Serangan sihir tidak logis, bahkan Fir&#8217;aun membayar tukang sihir tapi bukan diserang sihir, Nabi Musa juga tidak diserang sihir, tapi menunjukkan bahwa sihir mereka kagak ada apa-apanya.  Jadi, <a title="SBY dan Sihir" href="http://yepiye.wordpress.com/2009/07/05/sby-mengaku-mendapat-serangan-santet-alias-ilmu-sihir/" target="_blank">kalau SBY merasa diserang sihir</a>.  Ya, simpan saja deh, sebagai wacana cerita untuk anak cucu kelak, selebihnya berserah diri dan <em>no comment</em>. Masyarakat kita masih berbau klenik dan belum berhasil(kah) melepaskan diri dari dunia khufarat, takhyul dan sejenisnya.  Apalagi kalau Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Kejaksaan, Hakim, Tipikor, KPK, DPR dan lain sebagainya menjadikan ini sebagai wacana yang mempersulit dan membuat mereka ragu bertindak karena takut dizalimi melalui sihir.  Apalagi merasa imannya rapuh, sehingga takut dan khawatir sihir akan menimpanya !, ketakutan logis dan manusiawi dari dunia akhir zaman yang tak lepas dari dunia yang tak diketahuinya.  Barangkali, kita harus lebih sering nonton <a title="Misteri Plesetan" href="http://forum.dudung.net/index.php?topic=6327.0" target="_blank">Misteri Plesetan</a> saja, atau yakinlah Allah Subhanahu wata&#8217;ala, Allah Azza wa jalla di atas segala mahlukNya, yang mengajarkan dengan kalam dan pena, yang menunjukkan kuasanya di seluruh isi semesta ini&#8230;..</p>
<p>Jadi so what gitu ?</p>
Posted in Fenomena, Manajemen, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1373/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1373&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/07/sihir-musa-firaun-alibaba-dan-presiden-sby-di-pemilu-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penjarakan Saja Pengurus Sekolah Yang Memungut Biaya Sekolah !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/28/penjarakan-saja-pengurus-sekolah-yang-memungut-biaya-sekolah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/28/penjarakan-saja-pengurus-sekolah-yang-memungut-biaya-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 08:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1370</guid>
		<description><![CDATA[Wah kurang ajar betul judul ini.  Lha, piye toh!  Bukankah Pemerintah Negara Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden yang santun dan Mendiknas yang hebat ini mampu menggratiskan sekolah untuk tingkat SD dan SMP.  Menurut hasil survey yang valid, biaya pendidikan untuk SD per siswa Rp 1,8 Juta dan per siswa SMP Rp 2,8 Juta.  Ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1370&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wah kurang ajar betul judul ini.  Lha, piye toh!  Bukankah Pemerintah Negara Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden yang santun dan Mendiknas yang hebat ini mampu menggratiskan sekolah untuk tingkat SD dan SMP.  Menurut hasil survey yang valid, biaya pendidikan untuk SD per siswa Rp 1,8 Juta dan per siswa SMP Rp 2,8 Juta.  Ini tentu dambaan banyak orang tua, apalagi yang kehidupannya dijalani kembang kempis.  Apakah ini benar, tentu saja benar.  Iklan yang menggebu-gebu, nyaris di berbagai <span id="more-1370"></span></p>
<p>studio teve menjelaskan begitu gamblang bahwa biaya sekolah sudah digratiskan.  Jadi, tidak ada alasan apapun yang dapat dibenarkan dengan logika apapun bahwa sekolah dengan berbagai alasan apapun logis dan tidak logis memungut biaya pendidikan tambahan.  Wow, benar-benar negeri Indonesia menjadi negeri impian.  Bahkan, seragam sekolah, biaya berangkat ke sekolah pun boleh jadi akan disediakan oleh Pemerintah.  Bukankah itu juga komponen dari biaya pendidikan?.  Paling tidak, jelas seragam sekolah, emblim, topi pramuka, sepatu olah raga, kaos olahraga, studi wisata, dan lain sebagainya yang dipungut oleh sekolah adalah bagian dari biaya pendidikan.</p>
<p>Iklan</p>
<p>Iklan terbukti efektif untuk mengubah sikap dan pandangan masyarakat, maka patutlah kita bersyukur bahwa kebijakan Pemerintah untuk menggratiskan seluruh biaya sekolah SD dan SMP, walaupun hanya sekolah negeri sedang siswa sekolah swasta harus menanggung beban pendidikan, bolehlah diacungi jempol.  Meskipun, kurang atau tidak adil pula, bukankah siswa swasta juga manusia Indonesia yang orang tuanya membayar pajak juga, yang kelak harus membayar utang negara Indonesia yang dalam 5 tahun terakhir ini bertambah sebesar 392 Trilyun rupiah (2001-2004 hutang luar negeri Indonesia hanya bertambah belasan Triliun rupiah, masa pemerintahan Orba 32 tahun 1500 T)</p>
<p>Namun, kalau iklan itu ternyata tidak benar.  Bahwa biaya pendidikan tidak digratiskan, tapi hanya seperti dulu-dulu juga, disubsidi sebagian, maka prestasi yang dibangun <a title="Digratiskan kah biaya pendidikan" href="http://ispi.or.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=47&amp;Itemid=41" target="_blank">adalah pembodohan yang benar-benar menyakitkan</a>.</p>
<p>Ataukah kita sudah terbiasa menerima informasi gratis dan hanya menggerutu ketika iklan yang disajikan hanya seperempatnya benar, sisanya adalah akal-akalan&#8230;&#8230;</p>
Posted in Manajemen, Profetis  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1370&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/28/penjarakan-saja-pengurus-sekolah-yang-memungut-biaya-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengerikan(kah) Menjadi Pasien Omni International Hospital?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/10/mengerikankah-menjadi-pasien-omni-international-hospital/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/10/mengerikankah-menjadi-pasien-omni-international-hospital/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 14:13:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1366</guid>
		<description><![CDATA[Rumah sakit umum, milik negara, lokal, atau internasional yang memberikan jaminan kesehatan yang baik, biaya relatif wajar, dijamin asuransi adalah mimpi atau harapan masyarakat. Salah satu hasil pertemuan anggota DPR dan usulan pencabutan izin adalah berita yang juga tidak menggembirakan.  Bukankah masyarakat juga butuh rumah sakit?.  Bukankah, rumah sakit di negeri ini masih jauh dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1366&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Rumah sakit umum, milik negara, lokal, atau internasional yang memberikan jaminan kesehatan yang baik, biaya relatif wajar, dijamin asuransi adalah mimpi atau harapan masyarakat. Salah satu hasil pertemuan anggota DPR dan usulan pencabutan izin adalah berita yang juga tidak menggembirakan.  Bukankah masyarakat juga butuh rumah sakit?.  Bukankah, rumah sakit di negeri ini masih jauh dari mencukupi?.</p>
<p>&#8220;Ya, tapi bukan rumah sakit yang pasiennya datang karena sakit, bukannya diobati, tapi malah disakitin?&#8221;.<span id="more-1366"></span>&#8220;Ya, nggak lah?.  Tentulah ada etika kedokteran, kemanusiaan, dan bla..bla&#8230;bla lainnya yang mengamankan dari eksploitasi berlebihan yang melanggar kemanusiaan.  Kita percaya itu, dan kita harus percaya.</p>
<p>Karenanya,  disamping urusan Prita Mulyasari yang sudah begitu jelasnya kasusnya, kita harus merenungkan kembali bahwa ternyata kasus pengadilan, gugatan RS Omni terjadi pula.  Seorang pasien yang sudah meninggal, selama 3 bulan di rumah sakit, penjaminnya dikenai biaya sebesar Rp 552 Juta dan setiap keterlambatan membayar dituntut bunga 6% per tahun dari total tagihan.  Hebatnya lagi, pihak rumah sakit OMNI tidak bisa menunjukkan hasil rekam medis sebagai bukti, penggantian tabung gas oksigen tiap hari, dan ganti obat setiap hari, seperti dikutip oleh <a title="Pasien Meninggal dituntut RS OMNI" href="http://tempointeraktif.com/hg/fokus/2009/06/05/fks,20090605-650,id.html" target="_blank">Tempo interaktif </a>(klik link).  Luar biasa !, luar biasa mengerikan penjelasan yang ada dalam sidang tersebut.  Kita bisa berdecak kagum atas prestasi pengaduan gaya ini.  Sama juga dengan negosiasi RS OMNI terhadap Ibu Prita Mulyasari, OMNI mau mencabut gugatan asalkan <a title="Prita tak minta hasil trombosit !" href="http://www.detiknews.com/read/2009/06/03/180638/1142241/10/rs-omni-cabut-gugatan-bila-prita-tak-minta-hasil-lab-trombosit" target="_blank">Ibu Prita mengaku bersalah dan tidak meminta hasil rekam medis yang amburadul</a> (apa ada ya !) dengan trombosit dinyatakan hanya 27 ribu itu?.  Belum lagi soal fasilitas kebetulan yang diberikan oleh RS OMNI kepada PNS &#8211; <a title="Fasilitas untuk Kejaksaan" href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2009/06/09/brk,20090609-180780,id.html" target="_blank">Kejaksaan akui diservis RS OMNI</a>.  Yang membaca tentunya sederhana-sederhana saja deh : &#8220;Ada upaya bermain petak umpet di situ !?&#8221;</p>
<p>Mulanya orang berpikir bahwa ini adalah perlawanan seorang Ibu Prita dan <a title="Kesalahan Fatal RS OMNI" href="http://blog.kiosdigital.net/2009/06/kesalahan-fatal-rs-omni.html" target="_blank">kegagalan RS OMNI untuk berkomunikasi dengan publik</a>.  Namun, kalau melihat kearoganan dan kebodohan berkomunikasi dengan publik, tampak pula persidangan-persidangan yang terjadi (seperti gugatan pada penjamin pasien yang meninggal) adalah upaya yang tidak sehat dari RS OMNI dalam berhubungan dengan pencari kesehatan negeri ini!?  Ataukah <a title="Bayi Menjadi Buta dirawat di RS OMNI" href="http://www.detiknews.com/read/2009/06/10/155601/1145570/10/bayi-prematur-jadi-buta-keluarga-laporkan-rs-omni-ke-polisi" target="_blank">bagaimana dengan kejadian seorang bayi menjadi buta?</a>, seandainya itu anak kita?.   Bagaimana kalau karena &#8220;hukuman&#8221; publik dan hukum kemudian berpihak pada keadilan, lalu RS Omni bangkrut, seperti dikeluhkan oleh seorang penulis : &#8220;<a title="Jangan Hujat RS OMNI" href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=20&amp;jd=Jangan+Hujat+RS+Omni&amp;dn=20090608110532" target="_blank">Jangan hujat RS OMNI</a>&#8221; .  Di situ ada dokter, karyawan yang menggantungkan hidupnya pada RS ini?  Bisa sih dipertimbangkan, tapi lebih menakutkan adalah RS yang tidak manusiawi.  Kalau RS ini bangkrut, mudah-mudahan segera muncul kembali rumah sakit yang jauh lebih memenuhi syarat dan bersikap lebih beretika, dan karyawannya segera bisa bekerja di rumah sakit yang baru itu, atau rumah sakit baru lainnya yang juga sedang dibangun.  Jadi nggak usah khawatirlah..</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Perlawanan Maya dan Media terhadap RS OMNI.</strong></span></p>
<p>Kalau melihat internet, media massa, dukungan birokrat terhadap kasus Ibu Prita sangat jelas bahwa yang sedang &#8220;berperang&#8221; dan marah bukanlah korban yang kena aniaya, tapi masyarakat terhadap sikap dan gugatan hukum RS OMNI.  Sebagai institusi publik, RS OMNI sedang menggorok lehernya sendiri dengan seluruh sikap-sikap dan penjelasannya.  Terus terang, saya sendiri merasa aneh modal ratusan milyar untuk membuat banyak rumah sakit <span style="text-decoration:line-through;">bertaraf internasional</span> mewah dan kerjasama sana-sini yang dibangun, tetapi kemudian mengambil sikap yang anti perdamaian, gampang bermain-main dengan hukum, termasuk memusuhi masyarakat dengan aspek legalitas yang terbukti amburadul juga!.</p>
<p>Tidakkah kita ingat bahwa dunia persepsi publik adalah kebebasan dan anti kesewenang-wenangan.  Di era informasi dan komunikasi ini, berkali-kali telah ditunjukkan : Penyanyi idol Amerika yang amburadul dan tidak bisa menyanyi dengan baik, malah bisa menjadi populer sedunia !, Mantan Presiden Megawati naik daun karena dianiaya rezim penguasa, dan masih banyak lagi kasus-kasus dimana ingin menang sendiri dan melawan publik akan berakhir kandas !</p>
<p>Apakah manajemen RS OMNI memang tidak memiliki cukup kepekaan untuk berempati terhadap kegalauan masyarakat, apakah hukum akan berpihak pada ketidakpekaan ini (seperti ditunjukkan oleh kejaksaan yang menjebloskan Ibu Prita ke bui !)</p>
<p>Jadi ingat kaos yang pernah saya beli : &#8220;<span style="color:#003366;"><strong>JANGAN MENTANG-MENTANG BERKUASA dan JANGAN MENTANG-MENTANG TIDAK BERKUASA</strong></span>&#8220;</p>
<p>Join Cause Facebook yang mendukung/empati pada Ibu Prita sudah 278 ribu.  Awal juni 2009, ketika kasus ini mulai merebak, kalau saya ketik Prita Mulyasari, search google hanya sekitar belasan ribu saja, tapi sekarang saya coba, cukup mengejutkan : 2.760.000 sedang kalau kita ketik OMNI Hospital di awal Juni 2009 berjumlah (lupa), tapi jelas di atas satu juta, dan sekarang pada jam yang sama berjumlah 1.750.000.  Artinya perlawanan masyarakat terhadap kelakuan RS OMNI telah jauh menyusul popularitas RS OMNI.  Alangkah mahalnya harga yang harus dibayar RS OMNI terhadap keangkuhan yang dibuatnya.</p>
<p>Untuk mengembalikan citra, berganti nama saja tidak cukup (ingat kasus Presiden Taksi yang berwarna kuning itu).  Ganti nama saja tak pernah cukup untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap taksi yang bermasalah itu.  Begitu juga dengan RS OMNI, bisakah lebih santun dan mengubah semua sikap kelirunya berhadapan dengan semua korban-korbannya, atau masyarakat akan berpikir untuk memusiumkan rumah sakit ini.  <span style="text-decoration:line-through;">Lanjutkanlah semua arogansi RS OMNI </span>atau lebih cepat lebih baik.</p>
<p>Semoga Ibu Prita dibebaskan dari jeratan penganiayaan yang tidak pada tempatnya dan mendapatkan ganti rugi materil atas kesewenang-wenangan yang menggores nurani masyarakat&#8230;..</p>
Posted in Manajemen, Profetis  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1366/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1366&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/10/mengerikankah-menjadi-pasien-omni-international-hospital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prita Mulyasari Tentulah Akan Kalah Di Pengadilan?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/09/prita-mulyasari-tentulah-akan-kalah-di-pengadilan/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/09/prita-mulyasari-tentulah-akan-kalah-di-pengadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 14:49:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1364</guid>
		<description><![CDATA[Seorang bernama Prita Mulyasari, sakit, datang ke rumah sakit OMNI International Hospital, mendapatkan perlakuan yang dinilai tidak semestinya.  Lalu si korban menuliskan kejengkelan atas perlakuan buruk yang diterimanya, dijawab dengan model-model hukum pencemaran nama baik karena menuliskan pengalaman buruknya ke teman-temannya melalui email. Lalu email tersebar luas di milis-milis.   Kalau ada lagi yang menulis email, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1364&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang bernama Prita Mulyasari, sakit, datang ke rumah sakit OMNI International Hospital, mendapatkan perlakuan yang dinilai tidak semestinya.  Lalu si korban menuliskan kejengkelan atas perlakuan buruk yang diterimanya, dijawab dengan model-model hukum pencemaran nama baik karena menuliskan pengalaman buruknya ke teman-temannya melalui email. Lalu email tersebar luas di milis-milis.   Kalau ada lagi yang menulis email, lalu ada yang menyebarkan email jenis apa saja, maka penulis pertama akan berpeluang menghuni hotel Prodeo.  Terlepas dari isinya fitnah atau fakta.  Hebatnya lagi, Jaksa juga bisa menambahkan &#8220;sesuatu&#8221; sehingga Ibu Prita bisa segera dijebloskan ke penjara.  Belum lagi hukuman denda yang ratusan juta yang harus dipikulnya.</p>
<p>Hebatnya lagi, Kejati Banten memberikan pujian atas tindakan Jaksa seperti dirujuk oleh salah seorang komentar pada blog ini.      <span id="more-1364"></span> Meskipun Omni juga menuai badai dari berbagai pihak atas sikapnya tersebut, tapi apakah pengadilan akan memenangkan Ibu Prita, apakah jika dimenangkan maka ibu Prita akan direhabilitasi nama baiknya, apakah akan ada konpensasi sewajarnya atas hotel prodeo yang diinapinya secara paksa, apakah Jaksa yang dinilai tidak profesional oleh atasannya di Pusat akan mendapatkan hukuman setimpal?, apakah akan ada perlindungan lebih baik atas kebebasan mengemukakan pendapat secara lisan dan tertulis?  Kalau DPR meminta agar <a title="Desak Omni Meminta Maaf" href="http://tempointeraktif.com/hg/fokus/2009/06/09/fks,20090609-655,id.html" target="_blank">RS Omni meminta maaf kepada Ibu Prita</a> itu sudah cukup?  Apakah pesan Ibu Menkes yang terasa setengah hati itu menyejukkan hati masyarakat yang merasa teraniaya oleh keangkuhan kekuasaan?</p>
<p>Kalau saja atau umpama atau berandai-andai yang menulis surat dan yang menjadi korban itu adalah Isteri dari Kajati atau isteri jaksa, ataukah isteri gubernur, ataukah isteri Presiden?  Apakah peribahasa (?) semua sama di mata <span style="text-decoration:line-through;">jaksa</span> hukum akan berlaku?  Seandainya anak Pak Kejati yang menjadi Ibu Prita, apakah akan ada pemikiran seprofesional itu?</p>
<p>Kita tak ragu, sebuah hadis menjelaskan :&#8221;<a title="Andai Fatimah Mencuri" href="http://hasanalsaggaf.wordpress.com/category/sekelumit-tentang-fatimah-putri-nabi/" target="_blank">Sungguh seandainya jika anakku Fatimah mencuri, maka aku potong tangannya </a>!&#8221;  Kita tahu, hadis ini menunjukkan semua sama di mata hukum!</p>
<p>Kemudian, menjadi terasa berat untuk menjawab : Akankah Ibu Prita dimenangkan oleh keadilan dan hati nurani para penegak hukum?  Akankah RS OMNI berjaya dengan semua langkah-langkah hukumnya?  Jelas, saya tidak setuju sama sekali RS OMNI ditutup, kerugian pula ini.  Tapi meluruskan apa yang seharusnya bisa dibenahi dalam dunia kesehatan sehingga hal-hal negatif bisa semakin dieliminasi adalah tanggung jawab Pemerintah dan Swasta yang berbisnis di bidang ini.</p>
<p>Selain Prita Mulyasari, <a title="Menulis Surat Pembaca, diseret ke Pengadilan" href="http://shodiq.com/2009/06/05/setelah-prita-ada-lagi-penulis-penulis-surat-pembaca-diseret-ke-pengadilan/" target="_blank">penulis surat pembaca pun</a>, di masa reformasi ini, bisa dituntut pengadilan (tapi kenapa bukan media massanya saja ya !)</p>
<p>Terus terang, hati kecil saya sangat pesimis bahwa perkara Ibu Prita akan dimenangkan, keadilan akan ditegakkan, dan hak-hak pasien akan mendapatkan tempat yang selayaknya.  Biarpun Jaksa agung turun tangan, Komnas Ham berbicara, DPR memanggil RS OMNI, bahkan andaipun Presiden ikut memberikan dukungan atau Mahkamah Agung memberikan pertimbangan hukumnya.</p>
<p>Antara lupa-lupa ingat, Keputusan MA yang sudah pasti kepastian hukumnya, apakah semua bisa dilaksanakan?, Apakah korban Tragedi Mei dibuka?, Apakah korban Lapindo yang sudah diterima Presiden sekalipun mendapatkan penggantian yang benar dan tepat sesuai janji?</p>
<p>Negeri yang aneh !</p>
<p>Semoga Ibu Prita dan pasien-pasien lain, para penulis surat pembaca, atau para penyebar informasi tetap berjuang untuk negeri ini.  Kalaupun Ibu Prita kalah nanti di pengadilan, jangan pernah bersedih dan putus asa, jalan panjang menuju kebebasan dan kemakmuran memang masih jauh dari cita-cita.  Kalaupun Ibu Prita dibebaskan dari tuntutan hukum, akankah kerugian material diganti?  Kalau tidak, jelas, masyarakat masih jauh dari menang.</p>
<p>Rasanya, logika keadilan memang masih di bawah karpet&#8230;</p>
Posted in General, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1364/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1364&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/09/prita-mulyasari-tentulah-akan-kalah-di-pengadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang Supermie/Indomie Indonesia !!!</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/04/selamat-datang-supermi-indonesia/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/04/selamat-datang-supermi-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 16:57:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1356</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh, tulisan ini bukan bermaksud pencemaran nama baik, apalagi seorang Presiden, &#8212; Presiden Indonesia. Tapi, jangan salahkan kalau iklan capres itu mengingatkan pada lagu Supermie atau Indomie, terutama karena sejak bertahun lalu, di bulan Ramadhan sampai lebaranpun masih juga harus ingat &#8220;Indomie&#8230;. seleraku&#8221;&#8230; Duh !  Tiba-tiba lagu ini diubah jadi lagu capres &#8230;. ha..ha&#8230;ha&#8230; apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1356&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sungguh, tulisan ini bukan bermaksud pencemaran nama baik, apalagi seorang Presiden, &#8212; Presiden Indonesia. Tapi, jangan salahkan kalau iklan capres itu mengingatkan pada lagu Supermie atau Indomie, terutama karena sejak bertahun lalu, di bulan Ramadhan sampai lebaranpun masih juga harus ingat &#8220;Indomie&#8230;. seleraku&#8221;&#8230; Duh !  Tiba-tiba lagu ini diubah <a title="Presiden Indomie" href="http://sukarnosuryatmojo.wordpress.com/2009/05/28/presiden-indomie/" target="_blank">jadi lagu capres &#8230;. ha..ha&#8230;ha&#8230; apa nggak bisa lebih kreatif sih</a>!<span id="more-1356"></span></p>
<p>Menurut saya yang bukan ahli pemasaran, iklan Presiden yang ingin melanjutkan periode kepemimpinan Nasional itu tidak bermutu.  Bener-bener nggak menarik, dan boleh jadi (berprasangka negatif) menurunkan citra Presiden RI.  Boleh jadi pula, presiden RI saat ini adalah presiden yang bahagia dan penuh perhatian pada keluarga.  Kesatria bangsa !, tapi apa perlunya sih menjelaskan kebahagiaan keluarga Presiden.  Dalam masa kampanye, yang perlu itu <a title="Keluarga Korban Lumpur tentu Menderita !" href="http://korbanlumpur.info/" target="_blank"><strong>kebahagiaan Keluarga Rakyat Indonesia</strong></a> !  Keluarga ibu Prita Mulyasari yang dianiaya oleh keangkuhan kekuasaan dan memporakporandakan logika hati, jauh lebih bermakna dan memberikan pesan kepada bangsa ini dari pada kebahagiaan keluarga istana.</p>
<p>Omni Hospital menjelaskan kepada para marketer, alangkah bodohnya menangani kasus, alangkah sombongnya menangani hati yang terluka.  Benar-benar <em><a title="Marketing Communication" href="http://www.marketingteacher.com/Lessons/lesson_marketing_communications.htm" target="_self">marketing communication</a> </em>yang kalau boleh dibilang : &#8220;Tidak memiliki rasa keadilan dan etika kemanusiaan&#8221;.  Memasang iklan untuk hati anak bangsa yang terluka, sungguh tidak etis ! Tampaknya ini tidak disadari. Yang dianiaya bukan hanya ibu Prita dan keluarganya; bukan juga anak-anaknya yang gagal mendapatkan air susu ibu, tetapi masyarakat Indonesia yang kerap sakit hati dengan perlakuan rumah sakit. Pengadilan yang memutuskan ancaman penjara 6 tahun dan denda yang sudah diputuskan ratusan juta itu, sama sekali tidak mewakili keluarga Indonesia yang berbahagia.  Sama seperti prihatinnya kepada korban lumpur Lapindo yang sampai saat ini tidak mampu ditangani, bahkan ketika korbannya sudah sampai mengadu ke istana negeri ini.</p>
<p>Saya percaya kesantunan seorang presiden, dan tentu dengan segala harapan, jadikan pula keluarga-keluarga korban ketidakadilan itu ditangani dengan baik.</p>
<p>Namun, bagaimanapun, saya ingin mengucapkan selamat pada iklan Bapak Presiden yang menjadi keluarga berbahagia&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; juga sekaligus ikut berduka atas belum selesainya juga (setelah 3 tahun korban lumpur Lapindo).  Juga, semoga tidak terjadi lagi kasus memalukan seperti yang dialami oleh Ibu Prita, yang menjadi korban dari produk hukum dari DPR yang belum habis masa jabatannya.</p>
<p>Tak lupa, tentunya selamat pada tim sukses kampanye yang memilih tema penuh sindiran, bukan hanya untuk capres yang lain, tetapi juga untuk banyak keluarga Indonesia&#8230;.</p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1356/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1356&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/04/selamat-datang-supermi-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penjara Untuk Ibu Prita dan Keluhan Pelayanan Omni Hospital</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/03/penjara-untuk-ibu-prita-dan-keluhan-pelayanan-omni-hospital/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/03/penjara-untuk-ibu-prita-dan-keluhan-pelayanan-omni-hospital/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 05:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Roll]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/03/penjara-untuk-ibu-prita-dan-keluhan-pelayanan-omni-hospital/</guid>
		<description><![CDATA[Omni Hospital memang hebat !.  Hotel prodeo disediakan bagi yang menyampaikan keluhannya atas pelayanan rumah sakit ini melalui milis, melalui komunikasi di dunia maya internet.  Koran Tempo memberitakan hal ini secara jelas dan gamblang. Apakah keluhan pelayanan publik, melalui milis menjadi pelanggaran.  Apakah keluhan melalui blog atau media massa surat kabar atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1349&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="Omni Hosp" href="http://www.omnihealthcare.co.id/">Omni Hospital</a> memang hebat !.  Hotel prodeo disediakan bagi yang menyampaikan keluhannya atas pelayanan rumah sakit ini melalui milis, melalui komunikasi di dunia maya internet.  <a href="http://korantempo.com/korantempo/koran/2009/05/28/headline/krn.20090528.166458.id.html">Koran Tempo </a>memberitakan hal ini secara jelas dan gamblang. Apakah keluhan pelayanan publik, melalui milis menjadi pelanggaran.  Apakah keluhan melalui blog atau media massa surat kabar atau televisi bisa juga menjadi pencemaran nama baik sehingga dan sedemikian rupa, seorang ibu dengan dua anak yang anaknya masih menyusui harus dipisahkan oleh para abdi negara yang terhormat?.  Banyak pertanyaan menyelimuti kita atas kejadian ini.  Alangkah arifnya Pemerintahan negeri ini (khususnya pada kasus ini) sehingga dan sedemikian rupa, maka ibu yang mengeluhkan pelayanan sebuah rumah sakit harus dijatuhi hukuman seperti ini. (belum diadili sudah dipenjara lagi, tanpa pertimbangan yang kena di hati nurani !)<br />
Dengan penuh prihatin, saya ikut join di facebook : <a href="http://apps.facebook.com/causes/290597?m=27d5f181">Bebaskan Ibu Prita.</a><span id="more-1349"></span></p>
<p>Apakah memang negeri ini kekurangan hati nurani??????.<br />
Dalam setengah jam terakhir bertambah 7000.  Omni Hospital sedang mempopulerkan hatinya&#8230;..keberhasilannya untuk membuat keluhan pelanggan berada di titik kulminasi paling bawah negeri ini.</p>
<p>Duh Selamat bertarung ya para capressss.</p>
<p>Sekarang saya lebih paham lagi, mengapa korban lumpur Lapindo tak pernah bisa terurus, ada korban meninggal karena tertimpa reruntuhan sampah dan beragam kasus.  Keluhan konsumen dan curhat berbuntut penjara sedang disajikan sebagai pantomin negeri ini.</p>
<p>Seberapa pentingnya pencemaran nama baik, pelayanan konsumen, dan keluhan masyarakat ditanggapi pengusaha rumah sakit dan diantisipasi para abdi negara (bukan abdi rakyat)&#8230;.</p>
<p>Duh Selamat bertarung ya para capressss. (nggak nyambung !)</p>
<p>Tadi malam berita : Ibu Prita sudah dibebaskan, Kepala Kejaksaan akan diusut&#8230;</p>
<p><a title="JK-Win minta Ibu Prita dibebaskan" href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/06/03/12464687/tawarkan.advokasi.tim.sukses.jk-win.minta.prita.dibebaskan" target="_blank">Capress JK-Win minta Ibu Prita dibebaskan</a></p>
<p>Sumber :  <a title="Penjelasan Mengenai Kasus Ibu Prita" href="http://apps.facebook.com/causes/activity/60513395?m=55ce5c80" target="_blank">Facebook</a></p>
<p>Prita Mulyasari menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni Internasional. Prita dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan sanksi pidana penjara maksimum 6 thn dan/atau denda maksimal 1 milyar rupiah. Sebelumnya, seorang wartawan bernama Iwan Piliang diduga mencemarkan nama baik seorang anggota DPR melalui tulisannya di internet dan dijerat dengan pasal yang sama.</p>
<p>Atas kasus yang menimpa sdri. Prita Mulyasari dengan tuduhan pencemaran nama baik terhadap RS. Omni International, berikut ini pendapat hukum dari saya:</p>
<p>Pertama   :<br />
Dalam putusan Mahkamah Konstitusi R.I Nomor 50/PUU-VI/2008 tentang judicial review UU ITE No. 11 Tahun 2008 terhadap UUD 1945, salah satu pertimbangan Mahkamah berbunyi “keberlakuan dan tafsir atas Pasal 27 ayat (3) UU ITE tidak dapat dipisahkan dari norma hukum pokok dalam Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP”.</p>
<p>Pertimbangan Mahkamah tersebut dapat diartikan bahwa penafsiran Pasal 27 ayat (3) UU ITE merujuk pada pasal-pasal penghinaan dalam KUHP khususnya Pasal 310 dan Pasal 311. Berikut petikan pasal-pasal yang dimaksud:</p>
<p>Pasal   27   ayat   (3)   UU   ITE<br />
Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.</p>
<p>Pasal   45   ayat   (1)   UU   ITE<br />
Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).</p>
<p>Pasal   310<br />
(1) Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.<br />
(2) Jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum, maka diancam karena pencemaran tertulis dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.<br />
(3) Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis, jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri.</p>
<p>Pasal   311<br />
(1) Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis dibolehkan untuk membuktikan apa yang dituduhkan itu benar, tidak membuktikannya, dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui, maka dia diancam melakukan fitnah dengan pidana penjara paling lama empat tahun.</p>
<p>(2)   Pencabutan   hak-hak   berdasarkan   pasal   35   No.   1   &#8211;   3   dapat   dijatuhkan.</p>
<p>Kedua   :<br />
Dalam e-mail Prita yang ditujukan kepada teman-temannya, Prita menuliskan kalimat awal berbunyi sebagai berikut:</p>
<p>“Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya, terutama anak-anak, lansia dan bayi. Bila anda berobat, berhati-hatilah dengan kemewahan RS dan title International karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat dan suntikan”</p>
<p>Dan   kalimat   terakhir   berbunyi”</p>
<p>“saya   tidak   mengatakan   RSCM   buruk   tapi   lebih   hati-hati   dengan   perawatan   medis   dari   dokter   ini.”</p>
<p>Dari kedua kalimat tersebut dapat disimpulkan bahwa sdri. Prita menyampaikan pesan kepada teman-temannya untuk berhati-hati atas pelayanan rumah sakit dan jangan terpancing dengan kemewahannya. Sdri. Prita sengaja menulis pesan tersebut dengan maksud untuk memberi pelajaran penting kepada orang lain demi kepentingan umum untuk lebih berhati-hati/waspada terhadap pelayanan rumah sakit agar tidak terjadi seperti apa yang menimpanya. Dengan demikian, sdri. Prita tidak dapat dikatakan melakukan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, karena pesan yang disampaikan untuk kepentingan umum. Hal ini telah ditegaskan dalam Pasal 310 ayat (3) KUHP bahwa “Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis, jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri”.</p>
<p>Ketiga   :<br />
Dalam e-mail Prita juga diceritakan banyak hal seputar pengalaman dia sebagai pasien di rumah sakit Omni International. Pada intinya, sdri. Prita kecewa tidak transparansinya informasi yang dia minta kepada pihak manajemen rumah sakit tentang hasil laboratorium. Berikut petikannya :</p>
<p>“Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000, kepala lab saat itu adalah dr. Mimi dan setelah saya complaint dan marah-marah, dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.”</p>
<p>Petikan di atas menunjukkan bahwa pihak manajemen Omni memiliki catatan hasil lab 27.000 tapi tidak diberikan kepada Prita.</p>
<p>Cerita yang lain menunjukkan bahwa sdri. Prita merasakan bahwa rumah sakit Onmi International melakukan penanganan yang keliru terhadap dirinya. Hal ini dikuatkan oleh revisi hasil lab dari 27.000 menjadi 181.000. Prita berpendapat bahwa karena hasil laboratorium thrombosit 27.000 maka dia diminta menjalani rawat inap, sedangkan hasil laboratorium sebenarnya adalah 181.000 berarti dia tidak perlu rawat inap, cukup rawat jalan. Berikut petikannya:</p>
<p>“Dalam kondisi sakit, saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen, atas nama Ogi (customer service coordinator) dan dr. Grace (customer service manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya. Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000 makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.”</p>
<p>Cerita yang lain menunjukkan bahwa sdri. Prita mengalami gangguan kesehatan yang lain akibat perawatan yang dilakukan oleh dr. Hengky, yakni tangan kiri mulai membengkak, suhu badan naik ke 39 derajat, serangan sesak napas, leher kiri dan mata kiri membengkak. Berikut petikannya:</p>
<p>“Tangan kiri saya mulai membengkak, saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr. Henky namun dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa, setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr. Henky saja”</p>
<p>“Esoknya saya dan keluarga menuntut dr. Henky untuk ketemu dengan kami namun janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr. Henky mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi. Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri saya.”</p>
<p>Cerita yang lain menunjukkan bahwa setelah sdri. Prita ditangani oleh rumah sakit yang lain menunjukkan penyakitnya bukan demam berdarah, dan suntikan yang diberikan sewaktu di rumah sakit Omni International tidak cocok dengan kondisi sdri Prita sehingga menimbulkan sesak nafas. Berikut petikannya:</p>
<p>“Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular, menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak, kalau kena orang dewasa yang ke laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista. Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas. Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.”</p>
<p>Keempat   :<br />
Dari cerita di atas, sdri. Prita Mulyasari sebenarnya dapat melakukan tuntutan berupa ganti rugi atas penanganan yang keliru dari rumah sakit Omni International, atau melakukan tuntutan pidana. Hal ini telah ditegaskan dalam UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999. Berikut petikannya:</p>
<p>Pasal   19<br />
1. Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan/atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan/atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan.<br />
2. Ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa pengembalian uang atau penggantian barang dan/atau jasa yang sejenis atau setara nilainya, atau perawatan kesehatan dan/atau pemberian santunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<br />
3.   Pemberian   ganti   rugi   dilaksanakan   dalam   tenggang   waktu   7   (tujuh)   hari   setelah   tanggal   transaksi.<br />
4. Pemberian ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak menghapuskan kemungkinan adanya tuntutan pidana berdasarkan pembuktian lebih lanjut mengenai adanya unsur kesalahan.<br />
5. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak berlaku apabila pelaku usaha dapat membuktikan bahwa kesalahan tersebut merupakan kesalahan konsumen.</p>
<p>Kelima   :<br />
Perbuatan sdri. Prita Mulyasari menulis pesan lewat e-mail kepada teman-temannya tidak menunjukkan adanya motif atau niat untuk melakukan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik terhadap rumah sakit Omni International. Dengan demikian, perbuatan sdri. Prita tidak memenuhi unsur pidana dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Dalam pasal tersebut mensyaratkan adanya unsur “sengaja” dalam mendistribusikan infomasi elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, sementara perbuatan sdri. Prita tidak bermaksud menghina justru menyampaikan pesan kepada teman-temannya untuk berhati-hati dengan pelayanan rumah sakit.</p>
<p>Keenam   :<br />
Pihak Kepolisian seharusnya mampu mengembangkan kasus tersebut dengan kemungkinan adanya tindak pidana yang dilakukan oleh rumah sakit Omni International berupa pelayanan rumah sakit yang merugikan konsumen dengan pasien sdri. Prita Mulyasari, dan tidak langsung berfokus pada soal pencemaran nama baik.</p>
<p>Penulis   :<br />
Ronny,   M.Kom,   M.H<br />
Saksi   Ahli   judicial   review   UU   ITE   di   Mahkamah   Konstitusi</p>
<p>&#8216;</p>
Posted in Blog Roll, Fenomena, General, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1349/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1349&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/03/penjara-untuk-ibu-prita-dan-keluhan-pelayanan-omni-hospital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Dewasa Jangan Ikut Permainan Anak-anak</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/27/orang-dewasa-jangan-ikut-permainan-anak-anak/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/27/orang-dewasa-jangan-ikut-permainan-anak-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 15:55:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profetis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1345</guid>
		<description><![CDATA[Heran, beberapa facebook temen-teman mengajak untuk ikutan permainan di lingkungan permainan anak-anak yang sedang lucu-lucunya bermain.
Mereka mengajak untuk bergabung pada Club Baru : TOLAK RENCANA FATWA HARAM FACEBOOK.
Heran juga, agor kan nggak pinter bermain boneka-bonekaan, tak pintar juga bermain petak umpet.  Lalu mengapa diajak ikut club permainan anak-anak?.  Menurut Agor sih, biar saja anak-anak bermain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1345&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Heran, beberapa facebook temen-teman mengajak untuk ikutan permainan di lingkungan permainan anak-anak yang sedang lucu-lucunya bermain.</p>
<p>Mereka mengajak untuk bergabung pada Club Baru : <a title="Tolak Fatwa Haram FaceBook" href="http://apps.facebook.com/causes/287253/50884000?m=9e83ce46&amp;t=1243432782" target="_blank">TOLAK RENCANA FATWA HARAM FACEBOOK</a>.</p>
<p>Heran juga, agor kan nggak pinter bermain boneka-bonekaan, tak pintar juga bermain petak umpet.  Lalu mengapa diajak ikut club permainan anak-anak?.  Menurut Agor sih, biar saja anak-anak bermain dengan kesenangannya sendiri.  Percayalah, anakmu bukanlah anakmu, bukan pula anak-anak di jejaring sosial.  Bahkan boleh jadi anak-anak itu belum pandai menekan keyboard komputer atau koneksi internet.  Biarlah mereka dengan kesukaannya.</p>
<p>Jadi, mohon maaf, Agor tidak berminat.  Mohon kiranya, maklum.  Berilah kesempatan anak-anak bermain dengan segala celotehnya.  Mereka begitu riang dengan kesenangannya.  Jadi maklumilah.</p>
<p>Salam dan terimakasih.</p>
Posted in Profetis  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1345/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1345&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/27/orang-dewasa-jangan-ikut-permainan-anak-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Seleksi Alam Adalah Sebuah Proses Evolusi?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/22/apakah-seleksi-alam-adalah-sebuah-proses-evolusi/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/22/apakah-seleksi-alam-adalah-sebuah-proses-evolusi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 14:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Evolusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1343</guid>
		<description><![CDATA[Menonton Animal Planet, National Geographic atau sejenisnya di studio TV TPI, TVone, TransTV atau Global TV atau lainnya termasuk acara favorit yang semakin jarang dimunculkan televisi kita.  Kalah sama sinetron-sinetron. Yang menarik, dari film tentang perhewanan dan kehidupannya adalah perilaku, mengorganisasikan diri untuk mendapatkan makanan, melakukan perjalanan melintasi gurun pada waktu tertentu berdasarkan nalurinya.
Apakah kemampuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1343&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menonton Animal Planet, National Geographic atau sejenisnya di studio TV TPI, TVone, TransTV atau Global TV atau lainnya termasuk acara favorit yang semakin jarang dimunculkan televisi kita.  Kalah sama sinetron-sinetron. Yang menarik, dari film tentang perhewanan dan kehidupannya adalah perilaku, mengorganisasikan diri untuk mendapatkan makanan, melakukan perjalanan melintasi gurun pada waktu tertentu berdasarkan nalurinya.<span id="more-1343"></span></p>
<p>Apakah kemampuan hewan untuk beradaptasi dengan lingkungannya sebagai cikal bakal evolusi?.  Apakah penyesuaian dengan lingkungan terjadi terus menerus seperti jerapah yang <a title="Misteri Leher Jerapah" href="http://coetanarie.blogspot.com/2009/05/misteri-leher-jerapah.html" target="_blank">kemudian menjadi berleher panjang</a> akan terjadi karena kesulitan mendapatkan makanan yang mudah diraih?.  Ini bukan soal percaya atau ilmiah atau tidak ilmiah, namun ketika kita menonton seleksi alam terhadap kehidupan hewan, beberapa hal yang kerap kita jumpai :</p>
<ul>
<li>Hewan-hewan yang baru dilahirkan, seperti buaya yang baru menetas akan langsung berhadapan dengan ganasnya alam.  Untuk sampai ke habitatnya, buaya-buaya kecil itu harus menempuh perjalanan panjang dan di setiap perjalanannya, siap dimangsa musuh-musuhnya yang lebih besar.  Begitu juga pada hewan-hewan lain mengalami prosesi yang sama.  Yang kuat dan beruntung akan hidup lebih lama dan beranak pinak.  Siap disantap atau menyantap.</li>
<li>Dalam perburuan, hewan-hewan yang lemah akan tergilas oleh hewan yang lebih kuat atau dijadikan mangsa perburuan.  Hewan-hewan yang bergerak lambat, sakit, lemah akan terlebih dahulu mati dibanding hewan-hewan yang kuat.  Ini memang berbeda dengan manusia.  Manusia yang lemah dan sakit dilindungi dengan obat-obatan dan kemanusiaan.  Dalam dunia perhewanan, yang lemah harus musnah.</li>
</ul>
<p>Dengan kata lain, film dokumenter kehidupan mahluk hidup itu menjelaskan mahluk-mahluk yang secara genetis lebih sehat dan lebih baik akan bertahan hidup dan terjadi perkawinan antar mereka.  Yang lemah musnah yang kuat akan berkombinasi untuk menghasilkan spesies yang lebih kuat.  Jadi kalau saya berandai-andai ada perkawinan dua hewan yang membawa genetik resesif penyakit dan melahirkan hewan yang sakit, maka yang sakit melalui seleksi alam akan segera musnah/gagal bertahan hidup.  Seleksi alam lebih tampak melanjutkan kehidupan dengan mahluk-mahluk hidup yang mampu dan lebih kuat.</p>
<p>Memang beda dengan manusia, yang sakit dan lemah di antara manusia tidak musnah dan kalah bersaing, tetapi dipelihara dan dilindungi.  Tidak demikian halnya di dunia hewan.  Di dunia manusia, agama melarang perkawinan dekat, karena kemudian diketahui akan melahirkan keturunan yang lemah karena yang bisa dijelaskan dengan kombinasi genetis yang muncul.  Dalam dunia hewan, mereka tidak musnah perlahan-lahan, tapi harus segera hilang dari peredaran.</p>
<p>Jadi macan yang lemah, segera mati dan yang bertahan dan berketerunan adalah hewan-hewan yang sehat.  Macan lho, tidak berubah menjadi singa.  Macan tetaplah macan.</p>
<p>Setidaknya, itulah yang saya pahami dari seleksi alam&#8230;.</p>
Posted in Evolusi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1343/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1343&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/22/apakah-seleksi-alam-adalah-sebuah-proses-evolusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memang Susah Sih Melawan Teori Evolusi Itu &#8230;.</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/19/memang-susah-sih-melawan-teori-evolusi-itu/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/19/memang-susah-sih-melawan-teori-evolusi-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 00:54:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alam Semesta]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1340</guid>
		<description><![CDATA[Kalau mengikuti definisi teori Evolusi menurut kajian biologi, nyaris atau bahkan kita tidak akan bisa menolak kebenaran teori evolusi.  Sungguh lho !.  Mengapa?, ya karena evolusi didefinisikan sebagai perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya.  Jadi, ketika dua ekor monyet melakukan perkawinan atau saya lahir karena perkawinan Nyak dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1340&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kalau mengikuti definisi teori Evolusi menurut kajian biologi, nyaris atau bahkan kita tidak akan bisa menolak kebenaran teori evolusi.  Sungguh lho !.  Mengapa?, ya karena evolusi didefinisikan sebagai perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu <a class="mw-redirect" title="Populasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Populasi">populasi</a> <a title="Organisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Organisme">organisme</a> dari satu generasi ke generasi berikutnya.  Jadi, ketika dua ekor monyet melakukan perkawinan atau saya lahir karena perkawinan Nyak dan Babe, maka itu memenuhi kaidah teori Evolusi.  Jadi, saya ini membawa sifat-sifat Nyak dan Babe dalam kombinasi yang secara genetik muncul yang dominan dan tersimpan yang resesif.<span id="more-1340"></span></p>
<p>&#8220;Yah.. kalau begitu, pastilah teori evolusi itu benar !&#8221;.  Lalu, bagaimana dengan seleksi alam ?, Lalu kapan buaya pindah ke darat, ada hewan antara berinsang dan berparu-paru, ada bentuk-bentuk relatif sama antara organisme satu dengan yang lain.  Mirip secara fisik, dan mirip juga secara genetis.  Lalu mengapa tiba-tiba saja di era sekitar masa dinosaurus, tiba-tiba bermunculan keanekaragaman hayati yang luar biasa banyak?.  Tidakkah itu bersumber dari satu moyang?.</p>
<p>Bentar !, ada dua masalah dalam kajian biologi (yang saya baca lho).  Pertama, teori evolusi yang berkenaan dengan pewarisan genetis dalam satu spesies yang sama.  Manusia dengan manusia, monyet dengan monyet, atau palem dengan palem lagi.  Dan kedua, yang meyakini bahwa perubahan demi perubahan pada evolusi (kejadian yang berlangsung terus menerus dan gradua dalam tempo relatif lama) yang menghasilkan spesies yang benar-benar baru sama sekali.  Kalau sperma ijab kabul dengan ovum kemudian menghasilkan manusia, ya itu juga masuk dalam kaidah evolusi.  Ilmuwan dan agamawan atau awampun tidak menolak hal ini.  Namun,yang kedua : kaidah-kaidah genetik dan seleksi alam menghasilkan spesies yang benar-benar baru (<a title="Genetic Drift" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Genetic_drift" target="_blank">Genetic Drift</a>) adalah sumber konflik pertanyaan dan penciptaan.  Apakah mahluk hidup satu dan lainnya berasal dari satu pohon evolusi yang sama, ataukah setiap mahluk hidup (spesies) diciptakan dengan sifat dan potensi tertentu.  Kalau terbukti (terbukti apa?, melalui laboratorium, kesimpulan penelitian, ataukah asumsi ?) bahwa mahluk hidup itu berasal dari induk yang sama, maka menyimpulkan bahwa ikan di laut menjadi mahluk darat, atau manusia menjadi buaya, atau monyet menjadi manusia adalah keniscayaan ilmu?.</p>
<p>Perancangan Sempurna.</p>
<p>Kalau mengikuti selera genetik, menyimpulkan bahwa kemiripan morfologis monyet dan manusia atau spesies lainnya sehingga menyimpulkan adanya pohon evolusi (ada moyang yang sama), seharusnya mulai ditinggalkan.   Contohnya, kalau melihat komposisi genetik, <a title="Ikan Paus Mirip Sapi" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/02/24/sapi-lebih-mirip-ikan-paus-dari-pada-kuda/" target="_blank">Sapi lebih mirip ikan paus dari pada kuda</a> !.  Dengan kata lain, bicara di ranah pemikiran ala Darwin dan kemiripan morfologis di era biologi molekuler seharusnya mulai totally ditinggalkan (diharamkan ! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).  Diskusi mengenai evolusi mahluk hidup dan perubahannya, lebih layak dibahas di peta genom manusia, hewan, dan faktor-faktor yang memungkinkan kita bisa melihat mengapa perubahan itu terjadi dan berupaya untuk memahami, bagaimana perancangan sempurna Allah SWT menciptakan mahlukNya.</p>
<p>Sehingga benar (kah?) genetik hewan satu dengan lainnya bisa berubah setelah sekian masa, mammouth bisa menjadi gajah (singkatnya, menjadi spesies baru) adalah keniscayaan yang terjadi di alam raya ini, khususnya di planit bumi ini?.  Ataukah, memang semuanya didisain dari bahan dasar yang sama lalu diaduk-aduk oleh yang MahaKuasa sehingga kemunculan spesies baru adalah tiba-tiba saja melalui sebuah proses penciptaan?.  Jadi, tidak ada pohon evolusi tunggal, yang ada adalah jutaan ataupun milyaran pohon evolusi &#8230;.  hadir dan lenyap begitu saja pula, melalui mekanisme yang sudah ditetapkanNya pula&#8230;..</p>
<p>(Ntar disambung lagi ya).</p>
Posted in Alam Semesta, Sains  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1340/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1340&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/19/memang-susah-sih-melawan-teori-evolusi-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Utak-atik Al Fatihah.</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/16/utak-atik-al-fatihah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/16/utak-atik-al-fatihah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 13:17:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1335</guid>
		<description><![CDATA[Kalau ingat kembali semangat membuat blog ini dinamai Sains-inreligion, adalah keterperangahan saya kepada keseimbangan Al Qur&#8217;an yang dikumpulkan dalam beberapa seri tulisan dari ragam sumber.  Ketinggalan memang, tapi apa yang disampaikan oleh Rashid Khalifa di awal menemukan &#8220;konstata Al Qur&#8217;an&#8220;.  Di hati kecil, saya tidak ingin menyebutnya sebagai keajaiban, tapi lebih menyukai pilihan kata keseimbangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1335&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kalau ingat kembali semangat membuat blog ini dinamai Sains-inreligion, adalah keterperangahan saya kepada <a title="Kesetimbangan Al Qur'an" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2006/05/09/keseimbangan-al-quran-bag-1/" target="_blank">keseimbangan Al Qur&#8217;an</a> yang dikumpulkan dalam beberapa seri tulisan dari ragam sumber.  Ketinggalan memang, tapi apa yang disampaikan oleh Rashid Khalifa di awal menemukan &#8220;<a title="The Maha Digit IV" href="http://stefano-albiruni.blogspot.com/2009/02/mahadigit-iv-dibagi-19.html" target="_blank">konstata Al Qur&#8217;an</a>&#8220;.  Di hati kecil, saya tidak ingin menyebutnya sebagai keajaiban, tapi lebih menyukai pilihan kata keseimbangan atau kesempurnaan.  Dari ragam sumber, kiranya dapat disimpulkan <a title="Seterperinci apakah Al Qur'an" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/06/15/seterperinci-apakah-al-quran/" target="_blank">keteperincian Al Qur&#8217;an </a>datang dari khasanah yang memang bukan karya berpikir dan analisis kemampuan manusia untuk melakukannya.<span id="more-1335"></span>Tidak sedikit orang atau analisis model yang memberikan judgment bahwa <a title="Al Qur'an Tidak Sistematis" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/02/01/al-quran-kok-tidak-sistematis-sih/" target="_blank">Al Qur&#8217;an tidak sistematis</a> dan sebarannya tidak mencerminkan dunia sains.  Namun, kalau melihat gambaran kesetimbangan yang banyak diungkap, seperti j<a title="Keseimbangan Al Qur'an bag 3" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/03/09/keseimbangan-al-quran-bag-3/" target="_blank">umlah kata hidup dan mati ditulis 145 kali</a>, jumlah panas dan dingin masing-masing ditulis dalam Al Qur&#8217;an 4 kali dan banyak lagi maka kita mendapatkan fakta definisi sosial antara sinonim dan antonim memiliki pasangan yang dengannya kita mendapatkan definisi-definisi yang lebih terukur dan matematis.</p>
<p>Karena itu, <a title="Tidak pintar, tapi tak bodoh" href="http://haniifa.wordpress.com/2009/01/08/saya-tidak-sepintar-dr-rashad-khalifa-tapi-tidak-bodoh/" target="_blank">kecerdikan rekan yang kerap komentarnya tidak mudah untuk segera dipahami. per</a>lu mendapatkan perhatian berlanjut.  Penjelasan bahwa jumlah huruf dari Al Fatihah bukan <a title="Surat Al Fatihah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Al-Fatihah" target="_blank">139 seperti yang dijelaskan oleh Oom Wiki</a>, tetapi <a title="Super Miracle" href="http://haniifa.wordpress.com/2009/04/24/super-miracle-19-qs-al-faatihah/" target="_blank">140 huruf  adalah fakta yang dijelaskan rinci, teratur, dan perlu disimak lanjut</a>. Apalagi komentar pada postingan tersebut juga mempertajam penjelasan yang diungkap.</p>
<p><strong>Otak-atik Gatuk !.</strong></p>
<p>Memang sih&#8230; semua itu adalah otak-atik, tidak ada metoda yang menjadi pakem ilmu yang bisa mudah dipahami, mengapa dijumlahkan, mengapa dikali atau dibagi dengan bilangan ini itu, mengapa pula direndengkan.  Semua otak-atik dan semuanya menunjukkan kemunculan hipotesis-hipotesis baru yang menunjukkan suatu konstruksi yang begitu kokoh dan mengunci.  Menunjukkan adanya informasi yang terkunci dalam urutan ayat, huruf, surat, sampai menjadi sebuah kitab petunjuk yang dinamai Al Qur&#8217;an.</p>
<p>Karena itu pula, <a title="Mushaf Utsmani" href="http://swaramuslim.net/more.php?id=2091_0_1_22_M" target="_blank">sejarah mushaf Utsmani yang diserang dari berbagai sudut</a>, menjadi garing dan kehilangan maknanya ketika kekuatan intelektual yang disajikan dari alunan keindahan susunan kata dan makna unjuk diri dalam kesempurnaan Al Qur&#8217;an.</p>
<p>Dari banyak uraian, apakah itu datang dari Rashid, Fahmi Basya, maupun Mas Haniifa serta beberapa orang terdahulu menunjukkan bahwa ilmu Al Qur&#8217;an dan kesempurnaannya menempati sebuah wawasan baru petunjuk, bukan hanya berdimensi matematis, tetapi juga dalam dimensi kehidupan sosial.</p>
<p>Eh.. tapi ngomong-ngomong.. apakah materi matematis dari Al Qur&#8217;an itu sudah menjadi spesialisasi bidang keilmuan yang menekuni agama di balik tembok-tembok bernama universitas atau hanya sekedar berlalu begitu saja ya?.  Apakah pasantren-pasantren dan para Islamic Studies yang menekuni, memperdalam ilmu-ilmu Al Qur&#8217;an melihat ini sebagai batu sandungan atau sebagai bidang baru yang perlu ditelaah dengan lebih seksama.</p>
<p>Bukankah dari padanya juga, berpeluang besar untuk mendapatkan petunjuk yang lebih luas lagi&#8230; ?.</p>
Posted in Religion, Sains  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1335/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1335&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/05/16/utak-atik-al-fatihah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>