<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sains-Inreligion</title>
	<atom:link href="http://agorsiloku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agorsiloku.wordpress.com</link>
	<description>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Feb 2010 12:25:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='agorsiloku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1e5eb4cafaec7f3efc1781348f5004d6?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sains-Inreligion</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agorsiloku.wordpress.com/osd.xml" title="Sains-Inreligion" />
		<item>
		<title>Kasus Bank Century : Pertarungan Politik dan Kebenaran !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2010/02/10/kasus-bank-century-pertarungan-politik-dan-kebenaran/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2010/02/10/kasus-bank-century-pertarungan-politik-dan-kebenaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 06:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1497</guid>
		<description><![CDATA[Cukup beberapa menit bagi seorang JK untuk melihat dengan mata, hati dan rasional berpikirnya bahwa Bank Century adalah bank dodol yang dirampok oleh pemiliknya sendiri. Namun, perlu waktu berbulan-bulan bagi Pansus Bank Century untuk membongkar kasus ini.  Begitu sulitkah?
Pertarungan Keserakahan versus Kesempatan.
Pada satu titik pergolakan ekonomi, jelas dana talangan sebagai jaminan kepercayaan terjadi di banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1497&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Cukup beberapa menit bagi <a title="JK yang Bodoh atau Menkeu Yang Tuli" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/08/pak-jk-yang-bodoh-atau-menkeu-yang-tuli/">seorang JK untuk melihat dengan mata, hati dan rasional berpikirnya bahwa Bank Century adalah bank dodol yang dirampok oleh pemiliknya sendiri</a>. Namun, perlu waktu berbulan-bulan bagi Pansus Bank Century untuk membongkar kasus ini.  Begitu sulitkah?</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Pertarungan Keserakahan versus Kesempatan.</span></strong></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Pada satu titik pergolakan ekonomi, jelas dana talangan sebagai jaminan kepercayaan terjadi di banyak negeri, termasuk negeri ini harus mempertimbangkan perlu dilakukan penjaminan untuk bank agar tetap dipercayai nasabahnya atau resiko terjadi rush besar-besaran yang melumpuhkan perekonomian. Jadi dari sudut debatable ini : <span style="color:#0000ff;">Bail Out adalah keputusan yang seharusnya dilakukan</span>.</span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Si Maling sendiri, sudah diproses hukum dan dihukum 4 tahun.  Jadi, <strong>memang sudah terbukti</strong> jelas bahwa cara pandang JK melihat kasus Bank Century terbukti secara hukum bahwa memang si Maling yang kaya raya ini merampok banknya sendiri.<span id="more-1497"></span></span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Lalu, apa yang mau dibuktikan oleh Pansus Bank Century adalah keputusan bail out yang terjadi ini apa?, </span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">1. <strong><span style="color:#0000ff;">Perampokan yang dilegalkan karena terjadinya krisis perbankan</span></strong>,  atau<br />
2. <strong><span style="color:#0000ff;">Perampokan pada saat krisis perbankan</span></strong>, atau</span><br />
<span style="color:#000000;">3. <span style="color:#0000ff;"><strong><em>Krisisnya tidak ada yang ada adalah usaha perampokan melalui cara-cara yang &#8216;dilegalkan&#8217;</em></strong></span></span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Kejadian ini persis seperti perampokan setelah terjadinya gempa bumi atau kerusuhan.  Kalau tidak ada gempa bumi sehingga orang meninggalkan rumahnya atau kerusuhan, maka sistem kehidupan berjalan normal-normal saja dan perampokkan tidak terjadi.  Begitu juga dengan kasus Bank Century, kalau tidak terjadi krisis kepercayaan pada perbankan di luar negeri, tidak ada usaha perampokan.</span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Yang hebat dari kasus Bank Century ini kemudian adalah ketika pejabat pengambil keputusan membuat keputusan-keputusan <em>bail out</em> dengan melepaskan pertimbangan bahwa yang meminta dana talangan adalah bank bermasalah, surat berharga bodong, dan lain sebagainya.  Bahkan saking baik hatinya peraturan mengenai <span style="text-decoration:line-through;">mobil</span> CAR (kecukupan modal) bisa diubah menjelang keputusan <em>bail out</em> dibuat.  Bahkan <span style="color:#ff0000;"><strong>aliran dana</strong></span> dengan segala keanehan atau lebih tepat <strong>kegombalan</strong> yang terjadi seperti uang milyaran diambil oleh supir taksi, masuk ke rekening bla..bla&#8230; ratusan milyar diambil tunai, keputusan dilakukan malam hari, adalah kejadian-kejadian <span style="color:#ff0000;"><strong>dodol </strong><span style="color:#000000;">yang tidak dipedulikan oleh pengambil keputusan bail out. </span></span></span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Begitu <em><strong>gokil, gombal</strong></em>, dan<em><strong> lebay </strong></em>semua itu dipertontonkan selama dua bulan terakhir ini dan para petinggi pengambil keputusan tidak bergeming dan memusuhi hati nurani publik dan dirinya sendiri.   Ini tantangan terbesar yang dihadapi bangsa ini menghadapi kecurangan di depan mata publik.  Segala jenis perbandingan dilakukan untuk pembelaan mulai dari etika, nama Tuhan, kredibilitas dan reputasi menkeu sebagai ekonom handal, resiko sistemik.  Pansus Bank Century dan koalisi partai berhadapan dengan kesepakatan, solidaritas, penyembunyian masalah dan perang melawan keterbukaan dan pencarian kebenaran.  Saking ramainya perdebatan dan demo disertai ucapan santun untuk : &#8220;mari kita buka seterang-terangnya&#8221;  tapi berbulan-bulan tidak juga terbuka, diputar-putar dan berputar-putar sedemikian rupa untuk membuka tapi sekaligus menutupi serapat mungkin kebusukan yang terjadi.</span></span></span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Pansus Bank Century seperti adalah perang kejujuran dan kebenaran yang diwakili oleh para gombalis.  Gombalis-gombalis ini bergelar dan memiliki jabatan dan pengalaman luar biasa tinggi sehingga untuk melihat kebenaran yang di mata publik sudah terang benderang, menjadi samar dan berliku-liku.</span></span></span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Partai Demokrat sebagai partai berkuasa juga bertempur dengan dirinya sendiri, <span style="text-decoration:line-through;">mantan</span> menkeu yang cantik ini juga belum berhasil mengalahkan dirinya sendiri antara peran sebagai praktisi, ilmuwan, pengambil keputusan untuk menghadapi tekanan kasus Bank Century. Begitu juga kesabaran dan kelemahlembutan yang ditunjukkan oleh mantan gubernur Indonesia tidak membawa makna ketika keputusan-keputusan membela maling merampok banknya sendiri menjadi pembenaran atas nama <em>bail out</em>.</span></span></span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;"><strong>Perang Terbesar.</strong><br />
</span></span></span></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Betul kata hadis, kalau tak salah gitu.  Perang terbesar itu perang melawan hawa nafsu.  Perang tak berkesudahan, naik dan turun.  Pada kasus Bank Century ini, Pansus mewakili komitmen DPR sebagai wakil rakyat dan kekuasaan untuk membuka seterang-terangnya melawan kekuasaan untuk menyembunyikan kasus ini kebalik karpet keserakahan. Publik disuguhi polemik ini untuk memperoleh kebenaran yang seharusnya diakhiri dengan :  Jika terbukti, maka siapa yang terlibat dan melanggar hukum, maka si pelaku harus menerima konsekuensinya.  &#8216;Apapun latar belakang dan reputasinya.   Dan perang ini, pada saat ini berarti perang terhadap kekuasaan ril dari pemenang pemilu.  Jadi, dimensi politik mewarnai keseluruhan kegiatan Pansus.</span></span></span></span></p>
<p>Wkkk&#8230; pantes saja,  beberapa hari terakhir ini ada organisasi baru muncul dan beriklan, ada juga partai-partai peserta pemilu kemarin mulai beriklan lagi.  Rupa-rupanya persiapan untuk terjadinya perubahan sudah mulai disusun lagi langkah demi langkah.  Apalagi publik juga sudah bisa dan terbiasa membaca sebaliknya yang disampaikan oleh para petinggi bangsa ini.  Kalau bilang tidak ada reshuffle, artinya kabinet lagi akan diganti.  Kalau dibilang tidak ada pemakzulan, artinya persiapan pemakzulan sedang dipersiapkan.   Kalau tidak ada kejadian, artinya ada peristiwa.</p>
<p>Besar memang biaya bangsa ini untuk <span style="text-decoration:line-through;">membuka kasus Bank Century</span> mendapatkan keterbukaan dan kejujuran dalam kekuasaan&#8230;&#8230;</p>
Filed under: <a href='http://agorsiloku.wordpress.com/category/fenomena/'>Fenomena</a>, <a href='http://agorsiloku.wordpress.com/category/profetis/'>Profetis</a>, <a href='http://agorsiloku.wordpress.com/category/spiritetossosial/'>Spirit/Etos/Sosial</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1497/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1497&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2010/02/10/kasus-bank-century-pertarungan-politik-dan-kebenaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bangsa Yang Keliru Memilih Pemimpin &#8211; Curhat Lagi, Curhat Lagi.</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2010/02/04/bangsa-yang-keliru-memilih-pemimpin-curhat-lagi-curhat-lagi/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2010/02/04/bangsa-yang-keliru-memilih-pemimpin-curhat-lagi-curhat-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 02:08:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1492</guid>
		<description><![CDATA[Kalau gadis kecil menangis karena dirusuhi temennya atau terpeleset kemudian menangis, maka kita yang menjadi orang tua akan segera tersentuh hatinya : menghibur dan menolong.  Ketika seorang tokoh dizalimi oleh tokoh atau sistem lainnya, masyarakat bereaksi melakukan pembelaan dengan memberi dukungan.  Ini terjadi untuk PDI Perjuangan dan Megawatinya di masa akhir rejim Suharto.  Begitu juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1492&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Kalau gadis kecil menangis karena dirusuhi temennya atau terpeleset kemudian menangis, maka kita yang menjadi orang tua akan segera tersentuh hatinya : menghibur dan menolong.  Ketika seorang tokoh dizalimi oleh tokoh atau sistem lainnya, masyarakat bereaksi melakukan pembelaan dengan memberi dukungan.  Ini terjadi untuk PDI Perjuangan dan Megawatinya di masa akhir rejim Suharto.  Begitu juga dialami presiden kita saat ini, Presiden SBY.<span id="more-1492"></span></p>
<p>Lha, ketika bertubi-tubi kekecewaan masyarakat pada kasus hukum yang berlepotan dengan cicak vs biaya, perampokan Bank Century oleh pemiliknya dan debatable bail out,  korban lumpur Lapindo yang terus merana, keteraniayaan Prita yang sakit malah disakiti, pencuri 3 butir kakao dihukum, anak di bawah umur dipenjara,  penjara super mewah untuk artalita, mafia hukum, dan seterusnya yang di<em>blow-up</em> media habis-habisan, lalu Presiden tampil dengan sensitif, bahkan soal demo bawa kerbau saja menjadi gosip nasional.  Bukan lagi iba masyarakat pada presiden yang kali kedua memimpin negeri ini, tapi jemu, bosan, dan semakin tidak percaya !.  Ucapan-ucapan manis seperti duri yang menertawakan anak bangsa.  Bahkan soal sihir pun, bisa menjadi gosip untuk presiden.</p>
<p>Luar biasa !, presiden menjelaskan citranya dengan kata-kata di tengah tumpukkan ketidakpuasan masyarakat kepada penyelesaian hukum yang menyakitkan.  Seratus hari pertama jilid kedua Presiden menjadi tampak berserakan, setiap ucapan keberhasilan berbunyi seperti pembelaan diri.  Jadi, tidak heran kalau saya sebagai jelata merasa ini presiden menjadi semakin jauh dari harapan.  Saya-saya yang lain bertebaran.  Media menyantap keluh kesah Presiden, seperti lahapnya memberitakan gosip selebritis.</p>
<p>Belum cukup di situ, maka urusan pagar istana yang ditinggikan, pesawat baru kepresidenan, mobil baru menteri yang terlalu mewah dibanding negeri maju di sekitar kita.  Eh&#8230; disuguhi berita lagi, rencana kenaikan gaji menteri-menteri dan pejabat tinggi lainnya.  Meskipun, saya pikir wajar saja sih gaji menteri naik.  Bukankah Pemerintah juga menaikkan tarif dasar listrik.  Tentu biaya menteri juga meningkat.  Mobil aduhai juga tentu menambah beban menteri.  Tentu biaya gengsi ini juga perlu peningkatan dengan menaikkan gaji menteri.  Kasian kan, gaji menteri cuma sedikit lebih tingi dari UMR, nggak pantas itu.  Mobil dan segala simbol-simbol kekuasaan itu harus dibiayai sehebat dan seangkuh mungkin.  Belum lagi biaya perjalanan dan pengawalan, harus benar-benar mencerminkan penghormatan dan gengsi.  Jadi, sekali lagi, wajarlah kalau gaji para petinggi negeri dinaikkan.</p>
<p><strong>Pemimpin Itu Seperti Apa.</strong></p>
<p>Saking seringnya masyarakat dikeluhkesahi oleh Presiden, maka pesan itu disimpulkan : Presiden cengeng, presiden curhat, presiden lamban.  Kata &#8220;presiden curhat&#8221;, cengeng, aku malu punya presiden cengeng menjadi topik-topik berselera tinggi di jagad gugel.</p>
<p>Tentu saja yang diinginkan dari seorang pemimpin memenuhi nasihat Ki Hajar Dewantoro : <em><strong><span style="color:#800000;">Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso</span></strong></em>, dan <em><strong><span style="color:#800000;">Tut Wuri Handayani</span></strong></em>.  Sejak es de aja kita belajar ini.  Dan komunikasi politik SBY kepada jelata bangsa semakin jauh dari sini.  Citra dibangun dengan kerja keras dan pembuktian, bukan dengan keluh kesah dan pembelaan diri.  Apalagi di tengah terpaan badai kasus yang penyelesaiannya semakin jauh dari citra keadilan.</p>
<p><strong>Demo santun dan etika</strong>.</p>
<p>Ini bukan soal demo santun atau tidak, ketika Pak SBY berkeluh kesah lagi seperti disitir Beliau sendiri : Presiden itu besar seperti kerbau.  Lamban dan bodoh, ada yang bilang presiden maling, menteri maling, dan pelecehan terhadap simbol-simbol kenegaraan.  Kalau begini diributkan menjadi gosip, maka esensi dari demo yang marak di berbagai kota di Indonesia ini memang bukan lagi mengarah pada teguran pada presiden untuk memperbaiki kinerjanya, bukan juga menjadi curhat rakyat atas ketidaksetujuan kebijakan pemerintah, tapi semakin mengkristal untuk mengatakan bahwa para petinggi negeri, para penguasa negeri semakin menjauh dari citra mengayomi masyarakat.  Sebagian kecil dari mereka yang berdemo itu mewakili kejenuhan dan semakin berputus asa ria menghadapi kekuasaan yang lambat dan berkeluh kesah. Dengan kata lain, demo mengarah ke pemakzulan&#8230;.</p>
<p>Dulu, di tanah Jawa ada lapangan depan istana kesultanan.  Jika ada hamba sahaya melakukan protes kepada penguasa, maka mereka akan duduk di lapangan, di tengah terik matahari, berhari-hari sampai sang raja berkenan turun dari singgasana langit untuk menjenguk dan mendengar &#8220;mau&#8221;-nya rakyat.</p>
<p>Tapi, citra presiden masih tinggi.  Namun, semakin hari semakin digerogoti.  Mengapa?, karena perang terbesar saat ini adalah presiden dengan dirinya sendiri&#8230;&#8230;</p>
<p>Jadi, memang&#8230; esensi yang diharapkan masyarakat : Presiden tempat mengadu, bukan presiden yang mengadu ke rakyatnya&#8230;.</p>
Filed under: <a href='http://agorsiloku.wordpress.com/category/fenomena/'>Fenomena</a>, <a href='http://agorsiloku.wordpress.com/category/general/'>General</a>, <a href='http://agorsiloku.wordpress.com/category/profetis/'>Profetis</a>, <a href='http://agorsiloku.wordpress.com/category/spiritetossosial/'>Spirit/Etos/Sosial</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1492/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1492/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1492/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1492/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1492/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1492/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1492/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1492/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1492/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1492/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1492&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2010/02/04/bangsa-yang-keliru-memilih-pemimpin-curhat-lagi-curhat-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan ?, Jelas Dunk Tanggung Jawab Guru !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/31/pendidikan-jelas-dunk-tanggung-jawab-guru/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/31/pendidikan-jelas-dunk-tanggung-jawab-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 04:03:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1489</guid>
		<description><![CDATA[Coba simak obrolan ibu-ibu TK berikut ini :
“Anak saya itu sebetulnya nggak nakal, nggak suka mukul. Mungkin teman-temannya saja yang suka gangguin dia”
“Kalau anak saya dianggap nakal, ya yang salah gurunya dong, gak bisa mendidik dia.”
“Kalau gurunya nggak bisa menangani, ya saya laporkan saja sama kepala sekolah.”
“Kalau kepala sekolah nggak bisa menangani juga, ya saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1489&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Coba simak obrolan ibu-ibu TK berikut ini :</p>
<p>“Anak saya itu sebetulnya nggak nakal, nggak suka mukul. Mungkin teman-temannya saja yang suka gangguin dia”<br />
“Kalau anak saya dianggap nakal, <span style="color:#ff0000;"><strong>ya yang salah gurunya dong, gak bisa mendidik dia</strong></span>.”<br />
“Kalau gurunya nggak bisa menangani, ya saya laporkan saja sama kepala sekolah.”<br />
“Kalau kepala sekolah nggak bisa menangani juga, ya saya laporkan ke Diknas.”</p>
<p>Saya kutip, obrolan ini dari sini, <a title="Tanggung Jawab Pendidikan" href="http://ebeautifulday.com/2009/12/26/pendidikan-tanggung-jawab-siapa/" target="_blank">blog pemerhati</a> dan sekaligus tenaga kependidikan yang handal.<span id="more-1489"></span></p>
<p>Sip.  Itulah asumsi yang menurut saya nyleneh tapi tepat.  Sama dengan pernyataan, tertib atau tidaknya lalu lintas bukan tanggung jawab masyarakat.  Tapi tanggung jawab polisi.  Guru harus bertanggung jawab dan kepala sekolah harus bertanggung jawab membentuk manusia Indonesia yang baik dan tidak nakal.</p>
<p>Soal kesejahteraan guru, itu tanggung jawab pembayar iuran dan negara.  Soal pendidikan itu tanggung jawab guru.  Maka guru harus profesional, harus belajar, harus mampu memberikan perhatian sebagai seorang pendidik kepada anak didiknya.  Makanya, gurunya Nobita kerap datang ke rumah orang tuanya untuk membicarakan dan mendiskusikan mengenai prestasi Nobita di film Doraemon.  Guru Nobita, tentulah memandang bahwa ibunya Nobita termasuk juga yang harus dididik bagi kemajuan Nobita.  Guru Nobita tentulah dididik oleh Negara untuk melihat anak didik sebagai peserta didik yang untuk perkembangan diri peserta didik, harus melibatkan semua <em>stakeholder</em> dari peserta didik.  Karena tanggung jawab formalnya ada pada guru, maka guru berkewajiban secara komprehensif untuk memajukan anak yang malas dan inginnya tidur melulu jadi anak yang berguna.</p>
<p>Nah dengan konsep guru Nobita itulah, maka perhatian guru dalam bidang pendidikan terkonsep bukan hanya di kelas dan murid yang pintar tapi tidak beretika, murid yang punya masalah dengan kehidupan pribadinya adalah murid yang membutuhkan pertolongan bukan dengan cacian atau tugas-tugas, tapi ditangani oleh guru bimbingan profesional yang disiapkan untuk itu.  Kita juga punya konsep seperti ini sih.  Mungkin atau boleh jadi optimasinya yang perlu dimaksimalkan.</p>
<p>Terlebih di kelas TK, ini masa-masa yang diakui oleh para mahluk hidup berbudaya, menjadi bagian teramat penting bagi kehidupan selanjutnya ketika anak beranjak remaja dan kemudian dewasa.</p>
<p>Jadi, dari obrolan tadi jelas ya, si ibu itu berpikir vertikal saja, ke diknas, ntar kalau diteruskan diknas nggak bisa, lapor ke dirjen, lapor ke menteri, lapor ke presiden&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  dan kalau para pendidik menyadari ini, jelas pula siapa harus mengajari siapa&#8230;.</p>
<p>Tentu ada sejumlah alasan untuk seorang guru di Indonesia tidak bisa melakukan seperti guru Nobita.  Ini kan Indonesia, dimana tanggung jawab guru sebatas menurunkan ilmu, termasuk ilmu etika, dan di rumah tanggung jawab sepenuhnya orang tua.  Beruntung jika anak itu lahir dari keluarga yang memahami pendidikan, kalau nggak si anak hanya mendapatkan sejumlah pengajaran di sekolah, dan kehilangan sebagian pendidikannya di rumah&#8230;..</p>
<p>Alasan lain, ya itu kan cuma film kartun, dan di Jepang lagi, negara maju lagi.  Hanya di negara maju saja pendidikan bisa berjalan lebih manusiawi dan komprehensif.  Kalau kita sih masih kere.  Sama seperti Korea Selatan awal kemerdekaan, atau sama seperti Jepang sekian ratus tahun yang lalu&#8230;.</p>
Posted in Fenomena, Profetis  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1489/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1489&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/31/pendidikan-jelas-dunk-tanggung-jawab-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>196</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Presiden dan Sekaligus Pemimpin, Kita Butuh Sekarang Juga !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/30/presiden-dan-sekaligus-pemimpin-kita-butuh-sekarang-juga/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/30/presiden-dan-sekaligus-pemimpin-kita-butuh-sekarang-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 08:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1487</guid>
		<description><![CDATA[Tayangan televisi dan membaca media massa ini beberapa bulan terakhir ini membuat saya bertanya-tanya, kita ini seperti punya presiden, tapi nggak punya pemimpin.  Apalagi di tengah area 100 hari kemenangan Presiden terpilih dan banyaknya musibah kasus-kasus hukum, mulai dari pencurian semangka yang dihukum keras, kasus elimanasi kemampuan KPK memberantas korupsi, keberpihakan hukum pada kekuatan dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1487&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Tayangan televisi dan membaca media massa ini beberapa bulan terakhir ini membuat saya bertanya-tanya, kita ini seperti punya presiden, tapi nggak punya pemimpin.  Apalagi di tengah area 100 hari kemenangan Presiden terpilih dan banyaknya musibah kasus-kasus hukum, mulai dari pencurian semangka yang dihukum keras, kasus elimanasi kemampuan KPK memberantas korupsi, keberpihakan hukum pada kekuatan dalam kasus Prita Mulyasari, Cicak versus Buaya, pembunuhan Nasrudin, dan yang tak kalah menariknya bail-out Bank Century yang sangat kontroversial.<span id="more-1487"></span></p>
<p>Pada hingar bingar inilah, kehadiran seorang pengambil keputusan yang bijak.  Seorang pemimpin yang menjadi hamba masyarakat, seorang pemimpin visioner yang membawa bangsa keluar dari kemelut yang menggundahkan hati dibutuhkan.  Kata visioner, inilah yang kemudian menjadi penting.  Karena rakyat atau masyarakat itu seperti segerombolan domba atau itik, mengikuti kemana penggembala memberikan arah.</p>
<p>Pada titik-titik tertentu, rakyat memberontak dengan demo, dengan koin, atau dengan segala macam &#8216;pujian&#8217; dan caci maki.  Pemimpin yang peka, akan berkomunikasi dengan rakyatnya dengan <span style="text-decoration:line-through;">angan-angan </span>visinya untuk masa depan.  Ketika hingar bingar pasar politik dan kecaman bermunculan sebagai tanda kegelisahan, maka pemimpin berkomunikasi dengan pesan lisan dan tindakan.  Tindakan pada saat menjelang kritis atau memanajemeni krisis adalah talenta yang betul-betul diharapkan mengeluarkan gerombolan domba dari kemelut.</p>
<p>Berkali-kali sudah, empati rakyat ditunjukkan untuk melawan penguasa, ketika &#8220;sang tokoh&#8221; dizalimi.  Kita lihat Bu Megawati dengan pengambilalihan kantor PDI yang menjadi PDIP, begitu juga Presiden SBY sekarang, dulunya rakyat menilai (paling nggak sebagian dari kita-kita) melihat pengzaliman pada Beliau dan itu menimbulkan gelombang empati yang tinggi.  Seperti juga yang ditunjukkan pada korban kesewenangan Omni Hospital terhadap Prita Mulyasari.  Begitu juga yang menimpa wakil Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit dan Chandra yang mendapatkan empati luas dan alhamdulillah, mampu menggerakkan penguasa untuk masuk pada rel-nya kembali.</p>
<p>Tapi, posisi Presiden saat ini adalah penguasa.  Maka menjadi memprihatinkan kalau komunikasi yang disampaikan ke publik berada pada konsep yang sama.  Yang dibutuhkan justru visi dan daya juang untuk menyejahterakan yang dipimpin.  Begitu kan tujuan politik itu.  Berikan arah, kejujuran, kredibilitas dan kecepatan bertindak untuk memanajemi krisis dengan benar, agar tak semakin banyak ikan mati di air yang kian keruh.</p>
<p>Hingar bingar ini adalah pernyataan dan indikator sebuah kebutuhan : <strong><span style="color:#ff0000;">Kita butuh Pemimpin</span></strong> !.  Seharusnya ini sudah ada, lalu mengapa belum?.</p>
<p>Sepertinya pertanyaan ini makin keras di tahun mendatang?.  Semoga kearifan dan keberadaannya semakin jelas.  Kalau rakyat mencari dengan caranya sendiri : peluang anarkis semakin besar. Duh.</p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1487/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1487&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/30/presiden-dan-sekaligus-pemimpin-kita-butuh-sekarang-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bail Out Bank Century&#8230; Jangan Dipolitisasi &#8230;he..he..he&#8230;!</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/28/bail-out-bank-century-jangan-dipolitisasi-he-he-he/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/28/bail-out-bank-century-jangan-dipolitisasi-he-he-he/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 13:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1485</guid>
		<description><![CDATA[Buat telinga saya, kok aneh ya iklan pembelaan Jail bail out Bank Century alias Bank Mutiara dalam seminggu atau lebih terakhir ini di media televisi ini.  Kalau saja bail out itu keputusan yang benar (anggap saja begitu), maka jaminan itu artinya, kalau simpanan lebih besar dari Rp 2 M, ya yang dijamin Rp 2 M.  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1485&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Buat telinga saya, kok aneh ya iklan pembelaan <span style="text-decoration:line-through;">Jail</span> bail out Bank Century alias Bank Mutiara dalam seminggu atau lebih terakhir ini di media televisi ini.  Kalau saja bail out itu keputusan yang benar (anggap saja begitu), maka jaminan itu artinya, kalau simpanan lebih besar dari Rp 2 M, ya yang dijamin Rp 2 M.  Selebihnya &#8230; nasib buruk.  Kalau kurang dari Rp 2 M, maka yang diganti 100%.  Nah total yang harus dijamin itu kan mereka yang sampai dengan Rp 2 M (inipun saya nggak bisa bayangkan berapa besarnya).  Jadi kalau keluar lebih dari itu, maka Pemerintah mengambil keputusan untuk  mempolitisasi agar BUMN yang mestinya tidak menyimpan uangnya di Bank bermasalah atau ada konglomerat yang menyimpan sekian Rp T diganti penuh, maka siapa sedang mempolitisasi siapa?.  <span id="more-1485"></span>Jadi wajar-wajar saja kalau kemudian Publik bertanya, aliran dana itu sesungguhnya untuk siapa?.  Lha, kalau JK sih jelas, itu perampokkan oleh pemiliknya sendiri.  Mungkinkah, dana itu kemudian diserap oleh TIM Sukses SBY.  Tentu nggak, tidak sesen, tim sukses pilpres SBY menerima.  Bahkan, nama Allah Swt pun disebut-sebut sebagai penjamin.  Kita tentu percaya penuh kredibilitas dan keseksamaan Bapak Presiden RI yang telah kita pilih semua.  Kita tahu siapa yang menabur angin, tentu pula mengais badai.</p>
<p>Iklan politisasi ini seperti sedang mengorek boroknya sendiri, sedang mengungkap logika-logika publik dengan logika-logika aliran dana yang menumpang dari keputusan bail out.   Bahkan upaya politisasi <span style="text-decoration:line-through;">kerupuk </span>bail out ini menjadi hak istimewa yang kalaupun dipersoalkan, semuanya bergeser ke kanan dan kiri. Berayun-ayun ke sana kemari.  Sedang kejelasan tentang batasan penjaminan dan persetujuannya makin kabur dan tak jelas.  Yang dipersoalkan kepentingan politik yang menyertai.  Seolah politik adalah dinamika yang boleh berbuat tanpa etika, tanpa logika, dan semua disajikan ke publik melalui seminar, talkshow, dan biaya iklan di televisi.  Hebat semua bilang mari kita buka, dan sejak berbulan-bulan lalu mari kita buka dan tidak pernah berhasil dibuka.  Semakin dibuka dan mari kita buka-bukaan, tapi tidak pernah berhasil terbuka.  Yang tersebar, justru mendiskusikan tuduhan, alasan pembenaran, dan berbagai-bagai persoalan rumit, sedang penumpang gelap dan aliran dana gelap, semakin samar dan abu-abu.</p>
<p>Sungguh, permainan kata dan kampanye iklan  yang canggih.  Sulit mengikutinya, semoga publik tidak bosan dan mampu mengawal kejelasan kasus ini sebagai bagian dari usaha untuk memakmurkan bangsa dan mengurangi kejadian-kejadian yang mengiris rasa keadilan.  Toh, apapun yang menjadi seluruh politisasi, <a title="Ribuan Korban" href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/04/20/09024932/ribuan.nasabah.bakal.sambangi.bank.century." target="_blank">ribuan korban bank century</a> masih berusaha menuntut pengembalian uang mereka yang tidak kembali.  <a title="ALiran mengalir" href="http://www.surya.co.id/2009/12/01/dana-bank-century-mengalir-ke.html" target="_blank">Toh yang diributkan 6,7 T sedang data nasabah yang diganti kurang dari setengahnya</a>.  Lalu sisa <em>bail out</em> itu kemana.  Rahasia politisasi yang susah diungkap.  Kita juga percaya kredibilitas mantan gubernur BI dan menkeu, yang ragu cuma mengapa kok keputusan itu memasukkan penumpang gelap yang saking gelapnya, pansuspun sepertinya termehek-mehek juga.  Waktunya juga akan tiba, rakyat yang termehek-mehek dijejali iklan akan berbalik arah.</p>
Posted in Fenomena, Profetis  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1485/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1485&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/28/bail-out-bank-century-jangan-dipolitisasi-he-he-he/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pencemaran Nama Baik dan Persepsi Luna Maya</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/21/pencemaran-nama-baik-dan-persepsi-luna-maya/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/21/pencemaran-nama-baik-dan-persepsi-luna-maya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 12:47:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1478</guid>
		<description><![CDATA[Pernah tahu wajah sebenarnya dari setan?  Entah, kata orang menyeramkan, tapi juga ada sebagian jenis setan yang muncul dengan kecantikan mempersona.  Yang meliuk-liuk di atas podium atau catwalk yang membangkit gairah yang tersendat-sendat.   Ada sebagian manusia yang sudah biasa bergaul dengan setan asli dan setan berwajah aduhai.
Baik yang melihat setan dengan persepsi menyeramkan dan setan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1478&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Pernah tahu wajah sebenarnya dari setan?  Entah, kata orang menyeramkan, tapi juga ada sebagian jenis setan yang muncul dengan kecantikan mempersona.  Yang meliuk-liuk di atas podium atau catwalk yang membangkit gairah yang tersendat-sendat.   Ada sebagian manusia yang sudah biasa bergaul dengan setan asli dan setan berwajah aduhai.<span id="more-1478"></span></p>
<p>Baik yang melihat setan dengan persepsi menyeramkan dan setan yang cantik, keduanya adalah persepsi.  Persepsi tidak mencemarkan nama baik, persepsi juga tidak mengubah setan menjadi lebih baik atau lebih buruk.  Persepsi dan cara pandang bisa sangat ekstrim, bisa juga mengikuti pandangan yang berlaku umum.  Kalau saya ditanya, mana yang lebih penting : Presiden SBY atau isteri saya, maka dengan cepat saya akan mengatakan isteri saya lebih penting dari presiden.  Kalau Presiden SBY di pemilu mendatang atau turun dari jabatan, nggak saya pikirkan benar.  Tapi kalau isteri saya sakit atau pergi, maka saya akan kehilangan sebagian jati diri saya.  Ini bukan berarti saya sedang menghina Presiden, ini hanya sebuah cara pandang saja dari satu kepentingan sempit.  Kalau saya melihat dari kepentingan lebih besar, maka Presiden menjadi penting bagi keseluruhan bangsa ini.  Kepemimpinan dan kecepatannya bertindak menentukan hak hidup masyarakat banyak.  Seorang koruptor yang nyata-nyata merugikan negara dalam kalkulasinya, tetap saja akan menjadi ayah yang baik dan bertanggung jawab pada anak cucu dan keturunannya seabreg-abreg.</p>
<p>Itulah permainan dari persepsi.  Makanya, saya tak heran kalau Luna Maya mempunyai persepsi bahwa infotainment (intitusi atau orang) lebih rendah kualitas dan sikapnya, bahkan terhadap seorang pelacur !.  Namun, seorang pelacur yang berusaha menghidupi keterlantaran dirinya berusaha memberi minum seekor anjing, di mata Allah Swt bisa membawanya masuk ke rahmatNya, mendapatkan hadiah surga !.  Meraih pengampunanNya.  Karena itu, kasta pelacur dari sudut tertentu memang bisa lebih tinggi kualitasnya dari mahluk hidup yang hobinya mengorek-ngorek kebaikan dan keburukan (terutama keburukan) menjadi arena mencari nafkah.  Memenuhi hasrat manusia untuk mengorek-ngorek musibah atau keburukan orang lain.  Termasuk di sana mahluk yang digelari : selebritis.</p>
<p><strong>Persepsi dan Penghinaan !.</strong></p>
<p>Persepsi tidak bisa dihukum, itu sih pandangan saya.  Yang menghukum persepsi adalah perbedaan persepsi dan kebenaran dari pemilik persepsi.  Persepsi berbeda dengan tuduhan.  Kalau tuduhan maka harus bisa dibuktikan atau tidak dibuktikan bahwa tuduhan itu benar atau tidak.  Kalau saya mengatakan infotainment itu pelacur, maka harus dibuktikan di depan pengadilan bahwa tuduhan tersebut memiliki bukti-bukti yang cukup atau bukan.  Kalau infotainment itu mencuri, maka harus dibuktikan bahwa tuduhan pencurian itu benar.  Kalau infotainment itu menipu dan merugikan orang banyak, maka harus dibuktikan secara materil bahwa mahluk bernama infotainment itu melakukan tindakan merugikan yang jumlahnya bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230;.</p>
<p>Bahkan kalau perlu, dicek juga, infotainment itu warga negara Indonesia atau bukan ?.</p>
<p>La, bagaimana kalau ada yang mengatakan : &#8220;Agor adalah manusia paling bodoh yang pernah saya temui&#8221;.  Jelas pula ini bukan pencemaran nama baik, tapi kita tahu &#8220;saya&#8221; adalah orang yang kerap bertemu dengan orang pintar.  Agor tidak perlu tersinggung, karena orang bodoh bukan berarti orang jahat.  Bodoh itu sama dengan pintar, sama-sama potensi yang diberikan Allah SWT kepada hambaNya.  Namun, jahat atau bukan adalah sebuah pilihan.</p>
<p>Jadi, kalau melihat kasus tidak bermutu ini, menurut saya, infotainment sedang berusaha mempermalukan dirinya sendiri.</p>
<p>Tapi, entahlah hukum kadang tidak bisa membedakan mana pencemaran nama baik dengan nama yang memang sudah tercemar&#8230;..</p>
<p>Link : <a title="Group Anti Infotainment" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1653260397#/group.php?gid=209110458642" target="_blank">Gerakan Infotainment yang Nyebelin (klik)</a></p>
Posted in Fenomena, Selingan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1478/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1478&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/21/pencemaran-nama-baik-dan-persepsi-luna-maya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>91</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dalam 8 menit MOBI Broadband menghisap pulsa lebih 50 ribu !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/18/dalam-8-menit-mobi-broadband-menghisap-pulsa-lebih-50-ribu/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/18/dalam-8-menit-mobi-broadband-menghisap-pulsa-lebih-50-ribu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 03:44:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1474</guid>
		<description><![CDATA[Kurang lebih jam 11.30 an malam, saya koneksi dengan MOBI &#8211; Mobile Broadband Internet.  Kurang lebih 6 menit sebelum jam 12.00 malam saya send ke 999 cek pulsa, tertulis pada pesan jawaban 12/17/2009 jam 1:54 AM Pulsa Anda Rp 86.826.  Ketika koneksi dihidupkan dan modem mobi saya sambungkan jam 11.16, dan mengecek ke 999, hasilnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1474&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Kurang lebih jam 11.30 an malam, saya koneksi dengan <a title="MOBI Maut" href="http://operatorseluler.com/mobile-8-hadirkan-mobile-broadband-internet-mobi/" target="_blank">MOBI &#8211; Mobile Broadband Internet</a>.  Kurang lebih 6 menit sebelum jam 12.00 malam saya send ke 999 cek pulsa, tertulis pada pesan jawaban 12/17/2009 jam 1:54 AM Pulsa Anda Rp 86.826.  Ketika koneksi dihidupkan dan modem mobi saya sambungkan jam 11.16, dan mengecek ke 999, hasilnya 12/17/2009 jam 1:16 AM dan pulsa Anda Rp 90.501,-  Tapi lewat jam 12 malam, saya send lagi 12/18/2009 Jam 12.02 dijawab pulsa Anda Rp 32.769.  Mengagetkan, kok dalam beberapa menit terambil pulsa lebih dari 50 ribu.<span id="more-1474"></span>Tentu saja saya yakin tidak terkoneksi dengan MOBI sebelum menjelang tengah malam, karena memang modemnya dan laptop baru dihidupkan menjelang setengah dua belas malam tanggal 17/12/2009.</p>
<div id="attachment_1475" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/12/mobi-mahal-amat.jpg"><img class="size-medium wp-image-1475" title="Mobi Mahal Amat" src="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/12/mobi-mahal-amat.jpg?w=300&#038;h=238" alt="" width="300" height="238" /></a><p class="wp-caption-text">Mobi menyedot pulsa nggak kira-kira</p></div>
<p>Apakah <a title="Paket MObi" href="http://ahmandonk.com/2009/08/19/mobi-mobile-broadband-internet-paket-prabayar-unlimited/" target="_blank">ini paket yang murah</a>, apakah ini kesalahan menerima jam sending sehingga jawaban dari Mobi membuat hitungan yang mengambil pulsa nggak kira-kira?.  Saya nggak tidak tahu.</p>
<p>Tapi pengalaman ini, membuat saya harus menghitung kembali, apakah ini kesalahan sistem atau kadalisasi?.</p>
<p>Saya tidak mengerti, juga tidak begitu memperhatikan jam-jam yang tertera pada laporan mobi.  Tapi begitu menyusut sebesar ini, tentu saja menjadi pertanyaan besar.  <a title="Mobi Maut Sekali ngisap pulsa" href="http://www.mobile-8.com/mobi/" target="_blank">Kok bisa begitu ya Mobi</a>?</p>
<p><a title="MObi Maut" href="http://mbahnya.wordpress.com/2009/10/24/perbandingan-flexinet-unlimited-smart-unlimited-dan-fren-mobi-unlimited/" target="_blank">Soal kecepatan</a>, kalau signalnya baik, mobi oke-oke saja, tapi ketika pengisapan pulsa seperti ini?.  Timbul tanya juga !.  Ini bukan <a title="Mobi Maut" href="http://romailprincipe.wordpress.com/2009/05/16/mobi-evdo-dengan-modem-cdma-1x/" target="_blank">soal pencemaran</a> nama baik <span style="text-decoration:line-through;">OMNI Hospital</span> <a title="Mobi Maut" href="http://www.mobile-8.com/mobi/">Mobi</a>, tapi soal keluhan pemakai mobi.</p>
<p>Lucunya, setelah menyedot pulsa lebih dari 50 ribu dalam 8 menit, eh&#8230; mobi ngasih bonus promo Rp 175 rupiah.  Apakah mobi bisa menjelaskan kejadian ini, atau akan menyalahkan saya bahwa saya koneksi mobi dari jam 1.37 tanggal 17/12/2009 sampai tanggal 18/12/2009 melewati tengah malam?.  Saya juga tidak akan menuduh Mobi mempermainkan jam servernya atau lainnya, tapi jelas saya membutuhkan penjelasan mengapa sedotan pulsa menjadi begitu menyeramkan?.</p>
<p>Adakah teman-teman yang mengerti atau punya pengalaman serupa, <a title="Love Password" href="http://lovepassword.blogspot.com/" target="_blank">Mas Eko</a>, <a title="Haniifa" href="http://haniifa.wordpress.com/" target="_blank">Kang Haniifa</a>, <a title="Topeng Digital" href="http://topengdigital.blogsome.com/" target="_blank">Mas Topeng digital</a> mengetahui jenis penyakit apakah ini?.</p>
Posted in Fenomena  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1474/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1474&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/18/dalam-8-menit-mobi-broadband-menghisap-pulsa-lebih-50-ribu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/12/mobi-mahal-amat.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mobi Mahal Amat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setiap Butir Koin Untuk Prita adalah Tangisan Masyarakat Yang Prihatin Pada Jaminan Hukum di Indonesia !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/10/setiap-butir-koin-untuk-prita-adalah-tangisan-masyarakat-yang-prihatin-pada-jaminan-hukum-di-indonesia/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/10/setiap-butir-koin-untuk-prita-adalah-tangisan-masyarakat-yang-prihatin-pada-jaminan-hukum-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 13:11:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1470</guid>
		<description><![CDATA[Dalam beberapa hari ini, tak terbilang lagi jumlah koin untuk Prita.  Lebih dari 500 juta rupiah, berton-ton beratnya.  Jauh di atas hukuman 204 Juta rupiah oleh Pengadilan Tinggi Banten. Seorang pasien yang mengeluhkan pelayanan rumah sakit Omni Hospital di Tangerang.   Prita mewakili kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang buruk dan pengadilan yang berpihak pada keangkuhan.  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1470&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Dalam beberapa hari ini, tak terbilang lagi jumlah koin untuk Prita.  Lebih dari 500 juta rupiah, berton-ton beratnya.  Jauh di atas hukuman 204 Juta rupiah oleh Pengadilan Tinggi Banten. Seorang pasien yang mengeluhkan pelayanan rumah sakit Omni Hospital di Tangerang.   Prita mewakili kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang buruk dan pengadilan yang berpihak pada keangkuhan.  Kasus yang bertubi-tubi datang tentang seorang Ibu yang mencuri 3 biji kakao, orang yang mengambil sebutir semangka, cicak vs buaya (Komisi Pemberantasan Korupsi versus Polisi dan Kejaksaan), terusirnya kaum terpinggirkan (kaki lima) dari kesempatan untuk menghidupkan kegiatan ekonominya, dan segala jenis yang tak cukup ratusan halaman untuk menuliskan sakitnya hati masyarakat atau lebih tepat jelata terhadap keangkuhan kekuasaan.<span id="more-1470"></span></p>
<p>Perlawanan koin itu memiliki banyak makna yang akan dimaknai beragam oleh yang melihat dan merasakan.   Prita menjadi sosok korban ketidakadilan hukum dan masyarakat menjawabnya dengan setiap koin-koin itu berkisah tentang sikap aparat dan pelaku dalam pelayanan masyarakat.</p>
<p><a title="Koin Prita" href="http://blogger-pesta.blogspot.com/2009/12/lagu-sejuta-koin-untuk-prita-download.html" target="_blank">Koin menjadi simbol perlawanan tanpa kata-kata</a>, yang datang dari rasa keprihatinan mendalam.   Sosok yang kemudian menjadi lebih berharga dari petinggi di negeri ini.</p>
<p>Bukan sekali dua kali, publik memberikan pembelaan atas kesewenang-wenangan kekuasaan.  Kita tahu, mantan Presiden Megawati dan Presiden RI saat ini, Bapak SBY mendapatkan tempat di hati masyarakat karena keangkuhan kekuasaan orde sebelumnya.  Momentum itu, dengan keahlian memahami gelisah publik, dapat dijadikan kekuatan untuk mengambil alih kekuasaan.  Dan publik mendukung.</p>
<p>Masyarakat boleh jadi merasa semakin jemu lagi membela para petinggi, terlebih ketika kebijakan-kebijakan keberpihakan dari yang dizalimi bukan lagi (bukan hanya) petinggi oleh hasrat kekuasaan yang lain, tapi yang langsung dirasakan oleh ribuan atau jutaan anggota masyarakat.</p>
<p>Sosok Prita yang menunjukkan tangisnya, menunjukkan kehalusan budi pekertinya menyihir publik atas betapa rendahnya perilaku penegak hukum atau mahluk-mahluk halus dan kasar yang terlibat di dalamnya.</p>
<p>Koin yang menggunung itu, bukan sekedar membantu Prita, tapi lebih sebagai menjadi ikatan emosi publik terhadap kesewenang-wenangan kekuasaan.  Pada setiap butir koin itu tersimpan mendalam bahwa kita tidak suka dan tidak mau lagi para penegak hukum, pelayanan publik, para petinggi negeri menunjukkan keangkuhannya di atas lembaran-lembaran arsip negara yang disebut hukum.  Hukum tanpa hati nurani dan keadilan adalah kezaliman.  Ini perlawanan diam, dan saya percaya bahwa koin-koin ini akan menjadi sambitan nyata perubahan apabila perubahan yang dicita-citakan sebagian besar anak bangsa terpinggirkan tidak mendapatkan saluran sewajarnya.</p>
<p>Sejarah selalu membuktikan, tidak ada senjata apapun yang akan membuat takut kalau pesan koin ini tidak bisa dipahami juga.</p>
<p>Pesan perlawanan penuh etika ini, masih dapatkah dipahami oleh petinggi nagari? ataukah sudah tertutup hitam pekat karena hati yang sudah membatu.   Jawaban-jawaban tanpa hati nurani apalagi yang dimunculkan ke publik?.</p>
<p>Hati nurani terlalu pintar untuk dilawan dengan kemampuan berstrategi atau bertaktik politik.  Semua logika hukum dari RS OMNI Hospital mandul total ketika berhadapan dengan citarasa keadilan masyarakat.</p>
<p>Pesan singkat koin juga berada di tengah gempitanya kebencian masyarakat terhadap perilaku yang ditilik penuh kecurigaan dan kemarahan pada kasus <em>bail out</em> Bank Century.  Apalagi di dalamnya, nama Sang Pencipta dijadikan tameng (?).   Pendengar tidak lagi melihat dengan alasan-alasan logis, tapi melihat dengan hati nuraninya.  Kalau Pemerintah dan DPR tak lagi menegakkan hukum, bukan tak mungkin koin Prita disampaikan dalam bentuk yang jauh lebih mengiriskan hati.</p>
<p>Adakah pesan dari logam-logam yang datang berkumpul itu dipahami dan dapat disikapi arif?.</p>
<p>Subhanallah.</p>
Posted in Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1470/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1470/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1470/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1470/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1470/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1470/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1470/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1470/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1470/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1470/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1470&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/10/setiap-butir-koin-untuk-prita-adalah-tangisan-masyarakat-yang-prihatin-pada-jaminan-hukum-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pak JK yang Bodoh atau Menkeu Yang Tuli?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/08/pak-jk-yang-bodoh-atau-menkeu-yang-tuli/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/08/pak-jk-yang-bodoh-atau-menkeu-yang-tuli/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 01:35:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1465</guid>
		<description><![CDATA[Agama memang tak pernah lepas dari dunia politik dan juga bagian dari dunia lainnya.  Lihat saja, dalam sebulan terakhir ini kita disuguhi sumpah serapah bahwa saya tidak menerima &#8220;uang sepeserpun&#8221; atau sekian milyar rupiah dari aliran dana Bank Century.  Apakah sumpah dengan menyebut keagungan namaNya itu sebagai komoditi politik santun ataukah sebagai bagian dari peran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1465&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Agama memang tak pernah lepas dari dunia politik dan juga bagian dari dunia lainnya.  Lihat saja, dalam sebulan terakhir ini kita disuguhi sumpah<span style="text-decoration:line-through;"> serapah</span> bahwa saya tidak menerima &#8220;uang sepeserpun&#8221; atau sekian milyar rupiah dari aliran dana Bank Century.  Apakah sumpah dengan menyebut keagungan namaNya itu sebagai komoditi politik santun ataukah sebagai bagian dari peran kaum munafik !.   Publik yang mendengar yang menyimpulkan, malaikat mencatat sumpah dan kebenarannya.  Soal sangsi, menghindar sangsi dunia atau memurnikan diri dan kemudian mendapatkan murka atau rahmatNya.  Kita yang mendengar ini, mungkin nyinyir mungkin percaya, mungkin juga bergidik.  Membeli dunia untuk kehilangan akherat ataukah untuk menegasi sebuah kebenaran yang diragukan publik.  Kita tak pernah tahu persis.<img title="Selebihnya..." src="http://agorsiloku.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-1465"></span></p>
<p><strong>JK bilang perampok, Menkeu bilang resiko sistemik.</strong></p>
<p>Dari dulu saya tak pernah ragu tuh sama kredibilitas dan integritas dari Menkeu Sri Mulyani yang cantik ini.  Saya sudah kagumi sepak terjangnya, sejak Beliau sering muncul sebagai pengamat.  Tapi, pemberian dana talangan yang disetujui  Menkeu yang menjadi alasan <em>bail out</em> Bank Century ini<strong><em> <span style="color:#800000;">benar-</span></em><span style="color:#800000;"><em>benar garing dan tidak bermutu dan cenderung konyol</em></span></strong>.    Lha, kalau mantan wapres dalam waktu singkat menyimpulkan itu adalah perampokan oleh pemilik bank sendiri, apa kesimpulan yang sama tidak bisa dilihat dan dinilai oleh seorang menteri.  Apakah Sri Mulyani tidak bisa melihat dari sudut yang sama?.  Tapi sibuk melakukan pembelaan dari sudut pandang yang menjadi tidak memiliki unsur intelektual dan nurani logis yang cukup ?.  Apalagi kekayaan Bank Century hanya 0,5% dari kekayaan seluruh jaringan industri perbankan Indonesia?.  Juga oleh Pak Budiono yang saat itu jadi Gubernur bank Indonesia.  Makin sibuk Sri Mulyani membela diri seperti disampaikannya selama ini tentang resiko sistemik dan lain sebagainya, maka kesimpulannya makin sederhana.  <span style="color:#ff0000;"><strong>Pak Budiono dan Bu Menkeu tidak bisa membedakan pemilik bank perampok dan bukan</strong></span>.  Luar biasa anehnya.  Jadi, kalau bukan karena sesuatu di balik semua tindakannya,  tidak mungkin sekredibilitas Beliau bisa melakukannya.  Atau memang sebenarnya tidak memiliki kredibilitas dan mutu yang diharapkan.</p>
<p>Yang kemudian terasa menyakitkan seperti kasus Ibu Prita yang diwajibkan membayar 204 Juta oleh pengadilan sebagai korban dari RS Omni Hospital, pembelaan yang disampaikan Menkeu dan perampokkan yang disampaikan JK akan disimpulkan oleh masyarakat penerima informasi.  Mana keduanya yang bisa dipercaya !.  <span style="text-decoration:underline;">Itulah makanya semua penjelasan Menkeu itu akan menjadi garing, bodoh, dan konyol !</span>.  Bahkan, kalaupun benar secara ilmu !.  Ilmu, pada akhirnya berada pada tangan subjektif manusia untuk menilai dan memutuskan.</p>
<p><strong>Jadi, apa saran Anda?.</strong></p>
<p>Wekekek&#8230; saya cuma nyarankan segera saja bertobat sama publik Indonesia, sama rakyat Indonesia yang telah dengan sengaja atau pura-pura tidak sengaja mengambil kesimpulan yang bodoh.  Yang gagal membedakan dan tidak mau melihat bagaimana Bank Century ini dimerger dan lain sebagainya.  Lagian, kenapa sih Sri Mulyani tidak bisa melihat dengan hati nurani.  Dengan jabatannya yang begitu tinggi, mengapa ikut berperan serta aktif menjadi bagian dari penyakit korupsi para petinggi.  <a title="PEmbelaan Menkeu" href="http://www.mediaindonesia.com/read/2009/11/11/107977/16/1/Pembelaan-Sri-Mulyani-Sudah-Basi" target="_blank">Kalau Menkeu juga dibodohi oleh yang lain, maka ini juga tidak layak</a>.  Sama sekali tidak layak !.  Ngapain jadi Sri Mulyani, kalau gitu aja nggak bisa nangkep logika ini.  Jadi jelas deh, ada udang di balik semua kebusukan itu.  Sudah begitu terang benderang di mata publik.</p>
<p><strong>Pak Presiden Jadi Susah</strong></p>
<p>He..he..he.., menurut saya sih, Pak SBY jadi susah gara-gara gacoannya bertindak ngawur.  Tapi, juga kok terus dipertahankan. Apalagi salah satunya jadi wapres yang dipilih melalui pemilu yang menghabiskan biaya dan pengorbanan besar.</p>
<p>Belum lagi maksus (makelar kasus) <a title="Sensei Anggodo" href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/05/05551425/anggodo.melenggang.bebas" target="_blank">Anggodo yang begitu perkasa dan berada di atas hukum</a>.  Belum lagi sang tokoh ini  kemudian sakit hati atas tuduhan-tuduhan yang bertebaran.  Citra diri Presiden yang dipertahankan dengan segala cara seperti dikoyak-koyak.  Program 100 hari presiden adalah masa bulan madu antara Pemimpin yang baru diangkat dengan rakyatnya.  Namun yang terjadi benar-benar suguhan yang paling menyakitkan dalam sejarah menjadi rakyat Indonesia ini.</p>
<p>Seratus hari pertama, bukan bulan madu yang didapat presiden, tapi hak angket DPR dengan segala simbol dan maksud-maksud terang dan tersembunyi.</p>
<p><strong>Sumpah Bapak Presiden</strong></p>
<p>Dengan nada prihatin dan kecewa (mungkin juga marah) Bapak Presiden SBY menyampaikan bahwa Beliau dan tim sukses Partai Demokrat, dengan menyebutkan nama Allah Swt, <a title="Bank Century dan Demokrat" href="http://inilah.com/berita/politik/2009/12/07/207971/soal-aliran-century-demokrat-enggan-diaudit/" target="_blank">meyakini tidak menerima uang sepeser pun untuk tim sukses dan bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230;</a> Memang nama Allah SWT layak kita sebut dalam setiap rencana dan tindakan manusia.  Ini adalah salah satu bentuk syukur atas karuniaNya dan mengakui bahwa Sang Pencipta adalah institusi tertinggi yang tersimpan dalam setiap kejadian dan tersimpan dalam hati manusia.  Betapapun, saya ngeri juga mendengar ucapan Beliau.  Bagaimana kalau ada aliran dana sepeser yang masuk ke Partai Demokrat !  Pengadilan manusia belum tentu bisa membuktikan, tapi pengadilan Allah tentu akan terang benderang.</p>
<p>Sudah berbulan-bulan kasus Century muncul.  Lha, kenapa belum terang juga?.  Apakah seorang Presiden tidak bisa memerintahkan segera dibuka dari awal sampai akhir.  Kenapa menjadi terlalu sulit, terlalu lama?.  Lha, bukankah ini menimbulkan pula <span style="text-decoration:line-through;">dugaan </span>dugaan eh maksudnya menimbulkan pertanyaan, ada udang apa di balik <span style="text-decoration:line-through;">presiden</span> batu  !.</p>
<p><strong>Pansus dan desakan mahasiswa dan tokoh !.</strong></p>
<p>Masih ada harapan besar yang menjulang dari masyarakat melalui desakan-desakannya kepada para penegak hukum, kepada Bapak Presiden, melalui berbagai cara agar Presiden nyata-nyata bertindak membela kepentingan umum dan segera membuka dan menangkap para pelaku yang seperti kata mantan wapres-nya : Perampokan !.   Namun, yang ditunggu tidak kunjung tiba.  Pansus Angket Bank Century hanyalah satu kemunculan yang timbul dari kebosanan dan ketertutupan Pemerintah terhadap kasus ini.  Jauh sebelumnya, kesejahteraan bangsa diluluhlantakkan oleh kasus BLBI yang jumlahnya puluhan kali lebih besar.  Century kecil, namun dari sudut pandang korupsi, penyalah gunaan wewenang, akibat sangatlah besar !.</p>
<p>Saya <span style="text-decoration:line-through;">percaya</span> masih percaya bahwa ada itikad presiden memberantas korupsi.  Namun, jauh di hati kecil, semakin hari sebagai salah seorang rakyat Indonesia yang tidak memiliki pengaruh apa-apa, saya semakin ragu akan itikad dan kesungguhan seorang pemimpin bangsa dalam memberantas korupsi, sesuai janji Presiden dalam pemilu dan juga dijadikan momentum 100 hari kepemimpinannya.   Presiden SBY memiliki legitimasi sangat kuat dari kepercayaan rakyat banyak, salahkah kalau saya berpikir bahwa beliau sedang membuang segala legitimasi yang dimilikinya?.</p>
<p>Esok adalah hari peringatan antikorupsi sedunia, tanggal 9 Desember 2009.  Kalau tidak ada tugas lain atau tugas yang bisa sy tinggalkan, saya akan bergabung untuk menyuarakan kekecewaan ini.  Semoga Presiden bisa mendengar dengan segala keberanian seorang pemimpin.  Bukannya menjadi paranoia.</p>
<p>Kok saya jadi rindu sama Pak <span style="text-decoration:line-through;">Kumis</span> Jusuf Kalla atau pemimpin lain yang muncul.  Tapi, saya juga percaya, kalau Pak SBY lebih bisa cepat berbuat dan bertindak bijak, tidak terlalu banyak curhat ke rakyat, tapi kitalah yang seharusnya curhat ke Presiden maka perasaan-perasaan galau ini bisa lebih mudah diselesaikan.    Hati kecil risau, akumulasi semua kejadian ini sepertinya bergulir ke arah yang semakin&#8230;. (semakin apa ya ?).</p>
<p>Mari kita dukung gerakan anti korupsi !.  (tapi menurut teori <a title="Law of Attraction" href="http://www.law-of-attraction-info.com/" target="_blank">law of attraction</a>, bukan gerakan anti korupsi yang harus kita dukung, tapi gerakan hidup bersih, jujur,  dan makan makanan halal yang harus kita gembar-gemborkan dan kita dukung).</p>
<p>Kita mendukung energi-energi positip untuk mencapai tujuan, bukan gerakan-gerakan energi perlawanan yang menimbulkan energi korupsi baru untuk mengimbanginya.</p>
<p>Tapi, gimanapun&#8230; kita dukung gerakan anti korupsi.</p>
Posted in Fenomena, Manajemen, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1465/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1465&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/08/pak-jk-yang-bodoh-atau-menkeu-yang-tuli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agorsiloku.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Selebihnya...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RS OMNI Semakin Kaya Karena Denda Pengadilan !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/07/rs-omni-semakin-kaya-karena-denda-pengadilan/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/07/rs-omni-semakin-kaya-karena-denda-pengadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 12:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1461</guid>
		<description><![CDATA[Sulit untuk dibayangkan, tapi boleh jadi dan sangat boleh jadi RS OMNI Hospital yang telah memenangkan kolor Paijo sebesar Rp 204 Juta karena dimenangkan pengadilan Banten akan mengangkat toast kebahagiaan.  Betapa tidak, perjuangannya untuk memperoleh keadilan dan kesempatan untuk keluhan seorang pasien yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dihadiahi sebesar Rp 204 Juta.  Sungguh, bukan sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1461&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Sulit untuk dibayangkan, tapi boleh jadi dan sangat boleh jadi RS OMNI Hospital yang telah <a title="Kolor RS Omni" href="http://lovepassword.blogspot.com/2009/12/kolor-sakti-paijo-dan-204-juta.html" target="_blank">memenangkan kolor Paijo sebesar Rp 204 Juta</a> karena dimenangkan pengadilan Banten akan mengangkat toast kebahagiaan.  Betapa tidak, perjuangannya untuk memperoleh keadilan dan kesempatan untuk keluhan seorang pasien yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan <a title="Hadiah dari langit kelam untuk RS Omni" href="http://haniifa.wordpress.com/2009/12/03/dapatkan-ratusan-juta-dari-sebuah-email/" target="_blank">dihadiahi sebesar Rp 204 Juta</a>.  Sungguh, bukan sebuah bilangan yang kecil.  <a title="Prita Pasti Kalah" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/06/09/prita-mulyasari-tentulah-akan-kalah-di-pengadilan/" target="_blank">Prita, seperti yang sudah saya duga, pastilah kalah dan dikalahkan oleh hukum Indonesia</a>.  Bukan sekali saja kan RS Omni <span id="more-1461"></span>mendapat hadiah dari langit Pengadilan.  Keluhan pasien akan dijawab dengan pencemaran nama baik atau dengan segala rupanya dan pencatatan berikutnya akan ada penerimaan lain-lain dari pasien-pasien yang memberikan keberuntungan untuk RS OMNI Hospital.  Bahkan ada dokter pula yang katanya mengeluh.  Kalau sampai ke pengadilan, <a title="Dokter mengeluh -- RS Omni Hospital" href="http://muhshodiq.wordpress.com/2009/06/04/dokter-senior-pun-pernah-mengeluh-menjadi-korban-malpraktek-rs-omni/" target="_blank">tentu pula kocek RS Omni akan bertambah</a>.  Kita boleh berharap untuk <a title="Bebaskan Ibu Prita" href="http://haqiqie.wordpress.com/2009/06/03/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/" target="_blank">tidak terjadi penganiayaan berkelanjutan</a>.</p>
<p>Tapi, maaf ini kan soal harga diri, pencemaran nama baik, dan denda yang lumayan yang bisa diraih, untuk pengaduan pasien.  Jadi, dari sisi Ibu Prita, bolehlah merugi.  Tapi dari segi RS Omni.  Pihak RUMAH SAKIT (bukan rumahnya yang sakit, tapi penghuni dan pengurusnya lho), setiap kejadian adalah kesempatan untuk memenangkan perkara.</p>
<p><strong>Koin Untuk Ibu Prita.</strong></p>
<p>Kebanggan RS OMNI Hospital semakin bertambah-tambah pula dengan besarnya perhatian masyarakat untuk mengumpulkan koin-koin recehan untuk memastikan bahwa Ibu Prita bisa membayar denda yang ditetapkan pengadilan.  Kaum borjuis hidup dari hisap menghisap kaum proletar, dan ini diwakili sempurna oleh koin-koin kecil tak bernama.  Pihak pengacara atau departemen promosi RS Omni Hospital juga tentu ketiban rejeki tak disangka-sangka.  Dengan upaya yang giat untuk dan demi nama baik, maka masyarakat akan selalu ingat akan RS OMNI Hospital International.  Rumah sakit ini, akan diingat sepanjang masa (atau ganti nama) untuk mempertahankan reputasinya sebagai rumah sakit yang perkasa yang memiliki kemampuan tinggi untuk mendaya gunakan perhatian masyarakat atas pelayanan pasien Omni Hospital.</p>
<p>Luar biasa memang seni marketing yang ditunjukkan rumah sakit ini.  Juga luar biasa ulet pula untuk meningkatkan pendapatan dan harganya untuk  masyarakat kita.  Peranan rumah sakit juga bukan hanya menyembuhkan, tapi juga bisa menyakitkan masyarakat.  Namun apa perdulinya.  Biarpun ada pejabat, bahkan mantan presiden sekalipun ikut berkomentar, RS Omni tetap berhasil menunjukkan keperkasaannya.</p>
<p>Kita disuguhi pantomin hukum di negeri ini, dan koin ibu Prita menjadi salah satu dimensi keberpihakan atas keteraniayaan di atas keniscayaan para penegak hukum dan kekuasaan.</p>
<p>Koin ini juga mewakili keberhasilan pengacara untuk memenangkan gugatan dan menunjukkan kekuasaan pengadilan untuk membebani hati nurani masyarakat.</p>
<p>Banyak yang bisa kita petik dari hikmah kebijaksanaan pengadilan bulan-bulan ini di negeri gemah ripah loh jinawi ini.  Sebuah selingan yang disajikan, di antara gegap gempitanya gelisah masyarakat akan kepahitan-kepahitan yang terus membahana.</p>
<p>Inilah harga yang harus dibayar masyarakat untuk kepedihan hati terhadap kekuasaan dan kesewenang-wenangan.  Masyarakat tidak melihat dari aturan-aturan hukum yang njilemet, tapi melihatnya dengan hati.</p>
<p>Suatu saat, hati ini tidak lagi bisa menerima perlakuan yang diterima anggota masyarakat.  Saat itu, perubahan tiba waktunya.  Halus atau lembut.  Bisa juga keras dan membahana, menerabas apa saja yang di depannya&#8230;..</p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1461/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1461&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/12/07/rs-omni-semakin-kaya-karena-denda-pengadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berserah Diri, Semudah Apa Melakukannya?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/26/berserah-diri-semudah-apa-melakukannya/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/26/berserah-diri-semudah-apa-melakukannya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 12:32:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[InReligion]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1454</guid>
		<description><![CDATA[Misalkan saja, suatu malam saya bermimpi dan akhir dari kesimpulan seluruh perenungan mimpi yang terjadi adalah saya diminta Allah Swt menyembelih putra kesayangan?.  Apakah saya memiliki kemampuan untuk mengerti, memahami bahwa ini perintah Allah Swt.  Jujur deh, rasanya membayangkan bagaimana kepasrahan dan keberserahan seorang hamba kepada Sang Pencipta dengan permintaanNya yang tidak masuk akal, tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1454&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Misalkan saja, suatu malam saya bermimpi dan akhir dari kesimpulan seluruh perenungan mimpi yang terjadi adalah saya diminta Allah Swt menyembelih putra kesayangan?.  Apakah saya memiliki kemampuan untuk mengerti, memahami bahwa ini perintah Allah Swt.  Jujur deh, rasanya membayangkan bagaimana kepasrahan dan keberserahan seorang hamba kepada Sang Pencipta dengan permintaanNya yang tidak masuk akal, tidak masuk logika sama sekali, serta menyalahi hukum bangsa dan kemanusiaan mampu dituruti.  Akan ada sejumlah alasan-alasan untuk menolak semua permintaan Sang Pencipta.  Namun, ini tidak bagi Nabi Ismail dan tentu saja sang ayah, Nabi Ibrahim.  <span id="more-1454"></span></p>
<p>Ujian-ujian besar yang menimpa para utusanNya sungguh sulit dicerna oleh akal.  Hanya iman yang bisa, atau lebih tepat pada masa sekarang, hanya mudah diucapkan belaka, tapi untuk mampu seujung kuku mengikuti berserah diri sekualitas kepercayaan dan keyakinan akan kemahakuasaan Allah, di abad ke 20 ini sulit untuk dibayangkan.  Bahkan dalam sejarah kemanusiaan sepanjang zaman.  &#8220;Ya, Allah yang maha berkuasa atas segala sesuatu, ampunilah kebodohan dan kelemahan hambaMu ini dalam memahami petunjukMu&#8221;.</p>
<p>Kalau saja saya menjadi Nabi Isa, dalam sebuah kekisruhan, dianiaya, lalu akan dibunuh?.  Berapa besar perlawanan dan kepasrahan atas kejadian dari kehendakNya?.  Nabi Zakaria diburu orang yang memusuhinya.  Kemudian dikisahkan, Beliau meminta sebuah pohon untuk membuka &#8220;badannya&#8221;, lalu masuklah Nabi Zakaria ke dalamnya.  Iblis mengabari kepada musuh-musuh Nabi untuk memotong pohon itu dan Nabi Zakaria yang ada di dalam pohon itupun meninggal karena digergaji musuhnya.</p>
<p>Menurut Imam Al Ghazali, pada saat itu,  Nabi Zakaria TIDAK BERMOHON kepada Allah, tetapi meminta kepada pohon untuk bisa bersembunyi dari musuh-musuhnya.  Pada kisah ini, tersirat bahwa totalitas berserah diri dari Nabi Zakaria &#8220;tidak sepenuhnya&#8221; kepada Allah Swt.  Nabi mengandalkan pohon itu untuk bersembunyi.  (Renungan hari ke 16 : Hari-hari Dalam Naungan Al Qur&#8217;an,  Sulaeman al-Kumayi, Penerbit Erlangga).</p>
<p>Kejadian ini jelas mengajarkan kepada kita, <strong>totalitas keberserahan diri seorang hamba kepada penciptaNya</strong>.  Dari gangguan musuh atau untuk melaksanakan perintahNya.</p>
<p>Tentu kita juga kenal dengan kisah Mariam, yang kemudian melahirkan seorang putera tanpa ayah.  Mariam mendapatkan makanan &#8220;begitu saja&#8221;, datang atas perintah Tuhannya.  Buah-buahan dari langit datang ke sisi Mariam setiap hari.  Kepasrahan dan keberserahan diri menerima apapun yang menjadi kehendakNya.  Meyakini dan percaya tanpa reserve apapun kepada Sang Pencipta menjadikannya Allah sebagai satu-satunya penolong  bagi Mariam.  Segala apa yang dibutuhkan dan diminta hambaNya, diberikan tanpa mengikuti kaidah-kaidah logika fisika.  Tanpa menggunakan kaidah-kaidah hukum alam.  Allah memberikan kepada hambaNya apa yang tidak bisa diraih di dalam logika dunia.</p>
<p>Buanglah segala sesuatu yang menimbulkan kemusyrikan, dan Allah akan memenuhi dan menggantinya bahkan sebelum seorang hamba mengucapkan permintaanNya.  Membukakan pintu-pintu langit kepada hambaNya.  Namun, jika sebaliknya, maka hambanya mengusahakan dengan daya upaya sendiri dan Allah akan menutup pintu langit dan membiarkan hambaNya dalam segala perilakunya.</p>
<p>Nabi Musa melemparkan tongkatnya, atas perintah Allah Swt.  Sang Pencipta mengubah tongkat menjadi ular yang memakan ular-ular sihir ciptaan timnya Fir&#8217;aun.  Nabi Musa tidak boleh mengandalkan tongkat itu sebagai sarana bagi kemahakuasaan Allah.  Tidak disediakan tempat bagi Nabi Musa (dan para pengikutnya) bahwa tongkat itulah yang sakti sehingga membantai musuh-musuhnya.</p>
<p>Janganlah kita menduakan Allah Swt dalam pikiran-pikiran kita, dalam tindakan-tindakan kita, dalam harapan-harapan kita.   Jadikanlah Allah satu-satunya penolong.  &#8220;Tiada daya dan upaya selain karena pertolonganMu ya Rab, ya Raja Manusia&#8230;.&#8221;</p>
<p>Kepasrahan dan berserah diri menempatkan para utusan Allah memiliki kualitas hubungan yang istimewa dengan Sang Khalik.  Ikhlas pada penerimaannya, takwa dalam menjalani dan mengusahakan, dan meyakini bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu apapun, sehingga daya dan upaya hanya akan dilakukan selalu dengan sebab dan menyebut namaNya, atas apa saja yang kemudian berlaku. Karenanya,  tidak juga api yang akan membakar Nabi Ibrahim atau sembelihan putera terkasih Ismail yang terjadi.  Tidak jua kepada Nabi Isa yang diwafatkan sebelum dibunuh.  Sang Pemilik alam semesta berbuat terlebih dahulu memenuhi kehendakNya sebelum kehendak-kehendak ciptaanNya melakukan sesuatu.  Kita melihat, Nabi tidak melawan yang akan memanggangnya, namun menyerahkan kepada keputusanNya.</p>
<p>Dari sini kita menangkap sebuah kepasrahan dan kemampuan berserah diri dari Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail dalam memahami kaidah-kaidah dan ketetapan Rabbnya.</p>
<p>Pertanyaan kemudian menggeluti hati, apakah ummat Muhammad kemudian yang mengingati peristiwa ini dan melaksanakan Qurban, masih juga berhitung-hitung tentang kualitas pengorbanan yang dicontohkan oleh sejarah?.</p>
<p>Adakah kita menjadi bagian yang memahami dan berserah diri?.</p>
<p>Teriring salam kepada saudara-saudaraku yang saat ini berpuasa menjelang esok hari memotong Qurban, untuk mengingati sebuah peristiwa dahsyat dari perilaku manusia : Berserah diri.</p>
<p>Tentu pula kepada rekan dan handai taulan yang pada hari ini sedang berada di Padang Arafah, Mekkah &#8211; 1430 Hijriah.  Sebuah tempat dimana pintu langit saat ini  dibuka dan rahmat Allah menaburi semesta dengan ampunanNya.</p>
<p><em>Labbaika Allahumma labbaika.<br />
Labbaika la syarika laka labbaika.<br />
Innal hamda wanni’mata laka wal mulka.<br />
laa syarika laka.</em></p>
<p>Wassalam,</p>
<p>Catatan menjelang Idul Adha 1430 H, 26 November 2010.</p>
Posted in Fenomena, InReligion, Islam, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1454/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1454&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/26/berserah-diri-semudah-apa-melakukannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beretika &#8211; Beramal Tapi Tidak Beragama, Masuk Surgakah?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/09/beretika-beramal-tapi-tidak-beragama-masuk-surgakah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/09/beretika-beramal-tapi-tidak-beragama-masuk-surgakah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 12:09:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[InReligion]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1452</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Misalnya nih&#8230; saya punya teman.  Orangnya baik lho, suka menolong sesama.  Kalau ada yang sakit dia kunjungi, kalau ada yang minta tolong maka tak segan mengulurkan tangan.  Tapi, dia nggak beragama, nggak percaya Allah, nggak percaya kitab suci, walaupun dia menghormati (bertoleransi) dengan orang yang beragama. &#8212; Dia bakalan masuk surga nggak ?&#8220;
Weleh&#8230;weleh&#8230; banyak memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1452&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>&#8220;<em>Misalnya nih&#8230; saya punya teman.  Orangnya baik lho, suka menolong sesama.  Kalau ada yang sakit dia kunjungi, kalau ada yang minta tolong maka tak segan mengulurkan tangan.  Tapi, dia nggak beragama, nggak percaya Allah, nggak percaya kitab suci, walaupun dia menghormati (bertoleransi) dengan orang yang beragama. &#8212; Dia bakalan masuk surga nggak ?</em>&#8220;<span id="more-1452"></span></p>
<p>Weleh&#8230;weleh&#8230; banyak memang di antara kita malah yang sebaliknya pula.  Shalatnya rajin, pelitnya kagak ketulungan.  Hanya diri sendiri yang paling benar.  Pokoknya, di luar urusan ibadah vertikalnya, urusan dunia mengalahkan sikap kucing kurus yang kelaparan !.</p>
<p>Berbagai-bagai kondisi itu, kemudian dalam olah pikir dikenal setidaknya tiga kondisi, <a title="Deism" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Deism" target="_blank">deis</a>, agnostik, atau ateis.  Deis konon katanya percaya Tuhan, tapi tidak percaya segala hal yang berkenaan dengan wahyu atau mujizat.  Agnostik rada-rada dekat ke ateis.  Agnostik beranggapan kita tidak akan memiliki pengetahuan tentang Tuhan.  Jadi ada atau nggak, nggak bisa dipikirkan manusia. Emang beda dengan ateis yang nggak percaya keberadaan Sang Pencipta.  Hobi lainnya, yang mencampur-campurkan agama satu dengan lainnya.  Kadang-kadang aliran yang disebut <a title="Gnostisisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gnostisisme" target="_blank">Gnostisisme</a> ini macam-macam dah.  Sempalan dari sana sini.</p>
<p>Pokoke, dari berbagai-bagai itu, aliran-aliran atau cara pandang dan akhirnya menjadi sikap hidup bahkan meningkat menjadi ideologi bermunculan.</p>
<p>Tapi itu semua bikin kerut di kening makin banyak.  Pertanyaan pertama tadi, tentu saja ditanyakan oleh orang yang percaya adanya surga dan neraka, artinya pertanyaan dari orang yang mustinya beragama.  Dengan kata lain, pertanyaan ini mustinya muncul dari orang beriman.</p>
<p><strong>Motif</strong></p>
<p>Amal baik atau amal buruk, tergantung titik nilai. Untuk yang beragama, syarat mutlaknya percaya Allah, beriman, bertakwa.  Kalau nggak percaya Tuhan, nggak perduli Tuhan Sang Pencipta yang mengendalikan segala sesuatu ciptaanNya;  mana pula ada keinginan dari pelaku untuk masuk surga.  &#8220;Kalau si pelaku bilang, nanti terserah Tuhan saja?&#8221;, maka kata itu juga sudah berarti dia percaya adanya Tuhan.  Kalau dia percaya, tentu juga perduli.  Kalau perduli, tentu dia punya harapan masuk ke surgaNya.  Kalau punya harapan, tentu pula si pelaku akan mempertimbangkan untuk mengikuti laranganNya dan menerima petunjukNya.  Yang tidak perduli bahwa kehidupan dunia adalah jalan menuju kampung akhirat, dalam pandangan agama Islam jelas tidak masuk surga.  Sia-sia amalnya.</p>
<blockquote><p><em>QS 24. An Nuur 39. Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah  yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila  didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya  (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan  amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
</blockquote>
<p>Dalam ayat-ayat lainnya, ditegasi pula QS 47:8. <em>Dan orang-orang yang kafir, maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah  menyesatkan amal-amal mereka. 9. Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka benci kepada apa yang  diturunkan Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal  mereka. 10. Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka  dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah  menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima  (akibat-akibat) seperti itu. 11. Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang  yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai  pelindung.</em></p>
<p>Kafir sebagaimana maknanya, menutupi kebenaran, menjadi catatan pula untuk kita seperti diingatkan pada ayat 9.</p>
<p>Tentu pula sisi pengakuan beriman, tanpa takwa dan amal shaleh dan hanya memposisikan percaya Tuhan saja juga jelas jauh dari memadai.  Bukankah Iblis juga sudah jelas percaya Tuhan, bahkan pada satu masa berdialog.</p>
<p>Wallahu&#8217;alam.</p>
Posted in General, InReligion, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1452&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/09/beretika-beramal-tapi-tidak-beragama-masuk-surgakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Betapa Polos dan Jujurnya Para Pemimpin Bangsa Indonesia</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/07/betapa-polos-dan-jujurnya-para-pemimpin-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/07/betapa-polos-dan-jujurnya-para-pemimpin-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 14:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1449</guid>
		<description><![CDATA[Luar biasa, antara terkantuk-kantuk dan tidak saya menonton acara berjam-jam sehingga hampir jam 3 pagi dari jam 10 an malam itu, malam Jum&#8217;at tanggal 6 Nopember 2009.   Paginya masih sempat pula melihat Sensei Anggodo Wijoyo yang diwawancarai atau lebih tepat ditanyakan oleh pendekar super sakti Adnan Buyung Nasution.  Mungkin karena kurang konsentrasi dan amat kagum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1449&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Luar biasa, antara terkantuk-kantuk dan tidak saya menonton acara berjam-jam sehingga hampir jam 3 pagi dari jam 10 an malam itu, malam Jum&#8217;at tanggal 6 Nopember 2009.   Paginya masih sempat pula melihat <a title="Sensei Anggodo" href="http://www.mediaindonesia.com/read/2009/11/11/103698/16/1/Anggodo_Harus_Diperiksa" target="_blank">Sensei Anggodo Wijoyo</a> yang diwawancarai atau lebih tepat ditanyakan oleh <span style="text-decoration:line-through;">pendekar super sakti</span> Adnan Buyung Nasution.  Mungkin karena kurang konsentrasi dan amat kagum atas penjelasan-penjelasan dari yang terhormat Pak Susno mantan Kabareskrim, Pak Danuri Kapolri, dan sejumlah lain-lainnya yang tak hafal tampangnya, maka kesimpulan sementara yang dapat ditarik adalah :<span id="more-1449"></span></p>
<ol>
<li>Setelah diperdengarkan hasil penyadapan KPK menengenai topik Cicak-Buaya, kriminalisasi KPK, mengalirnya dana milyaran rupiah entah ke siapa gitu, maka dapat disimpulkan bahwa penjelasan-penjelasan yang disampaikan oleh para petinggi itu tampak memperlihatkan kemurnian jawaban, kesederhanaan, dan kejujuran yang pantas diacungi jempol.  Bahkan atas nama yang Maha kuasa juga diperdengarkan dengan sangat lantang dan tulus. Terbukti sudah, ketulusan yang diperlihatkan membuat para wakil rakyat terpesona dan memberikan tepukan meriah kepada para pemimpin bangsa ini.</li>
<li>Tampak bahwa tidak ada sama sekali dari mereka yang terlibat atau melanggar hukum atau menerima suap dengan bilangan yang menaikkan bulu kuduk.  Jawaban-jawaban yang lugas dan tenang, menunjukkan bahwa para pemimpin itu sama sekali tidak pernah menerima suap, bahkan boleh jadi hanya untuk secangkir kopi atau air putih dari para penjahat berdasi atau bergolok dari manapun.  Sungguh, pemimpin yang mampu memegang amanat penderitaan rakyatlah, amanat hati nurani rakyatlah yang layak untuk memimpin atau menjadi bagian kepemimpinan bangsa Indonesia.</li>
<li>Bahkan Sensei Anggodo juga tampak matanya memerah karena diinterograsi hampir 24 jam lebih. Dua hari dua malam !.  Diapun rela sebagai rakyat Indonesia yang membutuhkan perlindungan hukum ditanya begitu.  Bahkan tampak pula, Beliau yang begitu ikhlasnya diinterogasi, walaupun statusnya sama sekali bukan tahanan.  Beliau itu sudah tua, sudah uzur.  Alangkah teganya jika orang-orang yang begitu terhormat di mata dunia sampai disangka maling atau dituduh yang tidak-tidak.  Untunglah sampai sekarang tidak ada satupun yang sanggup menjebloskan Beliau.  Ini saja sudah satu bukti bahwa kita adalah bangsa yang santun, penuh pengertian, penuh tatakrama, dan mengerti kesulitan yang sedang dialami oleh Beliau.</li>
<li>Saya sendiri menyimpulkan bahwa Sinetron Cinta Fitri kalah telak daya tariknya dibanding dengan peristiwa yang disiarkan TV antara Komisi III DPR dan Para petinggi bangsa ini.  The Great Miska si Iblis cantik dalam Sinetron Cinta Fitri sama sekali tidak menarik dan kalah keseluruhan dibanding lugas dan mulusnya arena tanya jawab yang disiarkan malam itu di TV.</li>
</ol>
<p>Salut !.  Hanya pemimpin-pemimpin bangsa yang cerdas dan memegang teguh amanat saja yang mampu meningkatkan derajat kesejahteraan bangsa ini.  Sebagaian, kita telah menyaksikannya di televisi. Juga dalam kehidupan kita sehari-hari.  Publik disuguhi logia sederhana, tanpa urusan pasal-pasal hukum yang sulit.  Kita belajar, bagaimana penyelesaian hukum dilaksanakan dengan amanat-amanat yang disantuni secara luar biasa.</p>
<p>Teriring pula, semoga Allah SWT membukakan pintu hati para pemimpin bangsa dan para pendekar keadilan untuk menunjukkan jati diri bangsa, membawa rakyat pada kesejahteraan, kejujuran, dan tegaknya hukum.  Mendudukkan yang benar adalah benar, karena itu segeralah dengan ijinNya dibukakan pintu kebenaran dan keadilan. Semoga bangsa Indonesia didekatkan dan dimudahkan untuk memperoleh pemimpin-pemimpin bangsa yang amanat, yang bukan hanya menangisi dirinya, tetapi juga membebaskan dari penderitaan dan kemiskinan, menyantuni manusia Indonesia lainnya yang berada di bawah garis kemiskinan dan keterlantaran.</p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1449/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1449&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/11/07/betapa-polos-dan-jujurnya-para-pemimpin-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Kehebatan/Keluarbiasaan Cinta Fitri Season Ramadhan dst.</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/19/apa-kehebatankeluarbiasaan-cinta-fitri-season-ramadhan-dst/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/19/apa-kehebatankeluarbiasaan-cinta-fitri-season-ramadhan-dst/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 00:33:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1447</guid>
		<description><![CDATA[Lebih dari satu tahun yang lalu, saya menulis Skenario Akhir Cinta Fitri.  Nggak serius tentu saja tulisan pendek itu.  Namun, ternyata pula ikut menambah trafik yang berkunjung ke blog ini.  Boleh jadi, mereka kecewa karena terlanjur masuk ke blog yang isinya terlalu sedikit menjelaskan sinetron ini.  Namun, mudah-mudahan yang tersesat ke sini karena Fitri, ikhlas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1447&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Lebih dari satu tahun yang lalu, saya menulis <a title="Skenario Akhir Cinta Fitri" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/07/24/skenario-akhir-sinetron-cinta-fitri/" target="_blank">Skenario Akhir Cinta Fitri</a>.  Nggak serius tentu saja tulisan pendek itu.  Namun, ternyata pula ikut menambah trafik yang berkunjung ke blog ini.  Boleh jadi, mereka kecewa karena terlanjur masuk ke blog yang isinya terlalu sedikit menjelaskan sinetron ini.  Namun, mudah-mudahan yang tersesat ke sini karena Fitri, ikhlas meluangkan waktunya membaca yang lainnya.  Itu kalau diambil hikmahnya.  Teroris yang paling diburu Den Sus 88 yang baru-baru ini ditembak mati di tempat kosnya, mulai dari Dr. Azhari, Nurdin M Top dan konco-konconya; lepas dari ketakutan yang dibuatnya, seenggaknya membantu ketenagakerjaan di Indonesia ini.  Peralatan CCTV, Kaca Cermin untuk melihat kolong mobil, jumlah satpam yang ditambah di tiap hotel dan keramaian beberapa orang dikali seluruh kota, bukan jumlah yang kecil.  Jadi, selalu saja ada ungkitan baru dari setiap peristiwa, baik ataupun buruk.<span id="more-1447"></span></p>
<p>Saya juga nggak bisa bayangkan sinetron ini berakhir bagaimana.  Namun, paling nggak dari postingan sebelumnya tergambar lebih banyak yang muak dan sebel sama Cinta Fitri, dari pada senangnya.  Isteri saya juga sudah mulai melupakan sinetron ini dan tidak lagi ingin menunggu kehadirannyai.  Bosan, nggak seru, nggak lucu adalah bagian dari kejenuhannya untuk mendapatkan sebuah sinetron yang memenuhi dahaga kesenangan menikmati isi dunia.</p>
<p>Tapi paling enggak 3 atau 4 hari sekali masih juga dilihat sepotong-sepotong.  Seenggaknya untuk mengukur seberapa besar kebencian pemirsa pada sinetron yang pernah sukses ini mau diakhiri.</p>
<p>Di sessi menjelang kehancurannya yang memalukan dan sekaligus juga mengotori buah karya menarik pada sessi sebelumnya, tampaknya  masih akan berlanjut.  Saya percaya, bahwa dalam hukum kebebasan, bukan produser yang menentukan sebuah karya.  Tapi pemirsanya.</p>
<p>Keterampilan berkata-kata dan berargumentasi atau bersikap dari cintra fitri, yang bisa saya lihat adalah :</p>
<p><strong>Farel :</strong></p>
<p>Keahlian tertinggi bukan sebagai menajer yang jago pitching atau jadi suami yang sabar, tapi mengucapkan kata-kata :&#8221;<em><strong>Saya sudah tahu akal bulusmu Miska, licikmu Miska, dan bla&#8230;bla&#8230;</strong></em>&#8220;.  Inilah keahlian tertingginya.  Boleh jadi, tiap hari hanya itu yang memang Farel bisa.</p>
<p>Keahlian pendukungnya adalah sewaktu-waktu jadi tukang pukul yang dipukul kembali&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Fitri :</strong></p>
<p>Memercikkan air putih ke matanya dan tampak sedih adalah keahlian yang mutu kesedihannya semakin tampak garing.  Tiada lagi hari tanpa tissue tentunya, sekali-kali tertawa bolehlah.  Fitri tanpa tangisan akan mengeringkan sinetron ini secara keseluruhan&#8230;.</p>
<p><strong>Miska</strong> :</p>
<p>Inilah manusia yang kejujurannya dalam berolah sikap paling jempolan.  Keahliannya juga mirip Farel :&#8221;Mengapa aku yang disalahkan, aku nggak tahu apa-apa!&#8221;.  Keahlian ini mendekati keahlian Farel.  Saya kira hanya pelaku dalam  institusi-institusi tinggi di negeri ini saja yang mampu mendekati kejujuran Miska.</p>
<p><strong>Bu Lia :</strong></p>
<p>Ini mendekati Fitri dalam urusan tetesan air mata.  Apalagi wajahnya yang emang dari sononya tampak penuh derita dengan sedikit kemampuan berpikir yang ada, namun punya perasaan yang masih bisa diharapkan.  Cocoklah sebagai ibu dari anak-anaknya yang menderita kebutaan sejak di sinetron&#8230;.</p>
<p>Yang lainnya, tambahkan saja sendiri ya&#8230;.</p>
<p>Jadi, memang dengan  seluruh fakta itulah, sinetron ini sukses.  Sukses untuk menjadi sinetron legendaris, laku dan melewati kejar tayang Tersanjung yang kemudian tertendang itu.   Tak mudah mempertahankan alur cerita yang tetap bermutu dan mendayu-dayu.  Apa yang sudah dicapai  dari episode, <a title="Cintra Fitri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta_Fitri" target="_blank">sudah sangat sukses</a>.  Namun, yang kurang adalah bagaimana hadir dan berakhir secara terhormat.  Ini yang rupanya yang sangat sulit diakhiri oleh para pelaku di sinetron ini.  Btw, $$$ tetap oke kan !.</p>
Posted in Fenomena, Selingan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1447/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1447&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/19/apa-kehebatankeluarbiasaan-cinta-fitri-season-ramadhan-dst/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kyai Tolong Doakan Pelacur Saya (2) Tamat</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/17/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-2/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/17/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 04:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1439</guid>
		<description><![CDATA[Tiupan angin pantai yang menerpa wajah Pak Kyai, kadang keras kadang lembut di tengah terik matahari menjelang siang, sepertinya tak lagi mampu menghentikan keringat panas dingin yang mengalir.  Permintaan anak muda yang berbeda belas tahun dengannya tak terbayangkan sebelumnya.  Naudzubillah min zalik !.  Logika macam apa ini?.  Permohonan macam apa ini?, memohon dimudahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1439&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Tiupan angin pantai yang menerpa wajah Pak Kyai, kadang keras kadang lembut di tengah terik matahari menjelang siang, sepertinya tak lagi mampu menghentikan keringat panas dingin yang mengalir.  Permintaan anak muda yang berbeda belas tahun dengannya tak terbayangkan sebelumnya.  Naudzubillah min zalik !.  Logika macam apa ini?.  Permohonan macam apa ini?, memohon dimudahkan untuk suksesnya maksiat. Tak pernah terbayangkan ada permintaan begitu rendahnya dari manusia macam ini kepada Yang Mahasuci?. Kesediaannya untuk mendo&#8217;akan terbentur dengan perang nurani dan logika.<span id="more-1439"></span><br />
Namun, hatinya sedikit terhibur pula.  Bukankah tidak sedikit para orang-orang besar di negeri ini juga yang berucap syukur karena menerima amplop, bertambah rekeningnya karena keputusan yang dibuatnya.  Bahkan sambil bertanya kepada penyogoknya :&#8221;ikhlas?&#8221;.  Lalu dengan senyum penuh santun dijawab &#8220;Lillah hita&#8217;ala&#8221;. Kemudian dijawab lagi :&#8221;Alhamdulillah kalo begitu&#8221;.  Dan amplop berubah jadi tas kotak keren yang sering dibawa para petinggi atau eksekutif.  Isinya tumpukan uang seperti di film-film mafia, pertukaran terjadi di lift, di hotel, dan dimana saja yang sebisa-bisanya tidak terlacak aparat&#8230;.</p>
<p>&#8220;Namun itu adalah pilihan manusia di dalam menjalani takdirnya&#8221;, sergah Pak Kyai yang sedang berdialog dengan dirinya sendiri.  &#8220;HambaMu ini memilih mencintaiMu ya Rab!, memilih jalan lurus yang Engkau tunjukkan pada hambaMu.  Namun, mengapa Engkau memintaku untuk memenuhi permintaan anak muda ini?.  Permintaan yang Engkau tentu akan melak&#8217;natnya?&#8221;.</p>
<p>Ditatapnya anak muda ini dalam-dalam.  Tak tahu harus menjawab bagaimana. Pertarungan kalbu dan pikirnya beradu-adu.  Sedang Mas Tugimin menatapnya berbinar-binar.  Mata Pak Kyai juga ditatapnya pula.  Tampak memang keterkejutan pada wajahnya, sinar matanya terang sejenak namun kemudian meredup lembut.  Wajah Pak Kyai yang tetap lembut menenangkan hatinya.  Tugimin yakin, melalui orang-orang seperti inilah permintaannya kepada Tuhan akan dikabulkan.  Capek rasanya promosi ke sana-sini, bahkan juga meminta petuah dan syarat dari berbagai macam yang hasilnya tidak juga membuat Tugimin merasa hidup mandiri.  Tugimin yakin betul, bahwa do&#8217;a hanya makbul di tangan Kyai seperti ini.  Biayanya juga tidak begitu mahal, hanya beberapa pincuk nasi, sambal, dan ayam beberapa potong yang sengaja digoreng dan diraciknya sendiri sudah cukup untuk menyenangkan hati Pak Kyai yang akan ditugasinya menyampaikan permohonan kepada Tuhan.  Bukankah Tuhanku dan Tuhannya sama.  Tuhan boleh jadi enggan mengabulkan doaku karena aku hidup sembarangan dan hanya tahu waktu sholat tapi ogah mengikuti ritualnya.  Mesjid hanya untuk tempat beristirahat karena kerap lebih bersih dari pada rumah kecilnya di pesisir pantai ini.  Tapi, kalau melalui Pak Kyai, tentulah Tuhan akan tak kuasa menolak permintaannya.</p>
<p>Tugimin tersenyum.</p>
<p>Terbayang sudah pelacurnya yang beberapa sudah beranjak tua itu akan kembali bergairah.  Beberapa kamarnya yang mulai kusam akan dicatnya kembali, dirapihkan biar tamu-tamunya senang.  Tugimin tentu tidak usah lagi menomboki salah seorang perempuannya yang semestinya sudah dia usir, tapi iba karena anaknya yang tinggal 100 km dari sini masih membutuhkan ibunya yang bekerja padanya.</p>
<p>Tugimin kembali tersenyum kemenangan.  Tuhan dalam pikirannya adalah Tuhan yang akan memenuhi pemintaan Tugimin melalui jalur yang benar.  Kalau di depanku ada seribu pintu untuk memenuhi permintaanku dan semuanya digembok erat-erat.  Maka dengan tatapan mata Pak Kyai dan tiupannya saja, maka pintu-pintu uang itu akan terbuka.  Tuhan takkan beranilah menolak doa hambaNya yang saleh.</p>
<p>Lamunannya kemudian buyar.</p>
<p>&#8220;Nak Tugimin.. eh Mas Tugimin..&#8221; Pak Kyai menyapa dengan helaan nafas yang berat dan panjang.</p>
<p>&#8220;Ya Pak Kyai&#8230;&#8221;, Jawab Pak Tugimin takzim.</p>
<p>&#8220;Baiklah, permintaanmu kupenuhi.  Mari kita berdo&#8217;a bersama-sama&#8221;.  Pak Kyai kembali menarik nafas panjang yang sedikit tersendat-sendat.</p>
<p>&#8220;Kamu sekarang pergilah mandi, berbersih diri, berpakaian selayaknya mau bertemu Allah, Rajanya manusia&#8221;.  Lalu nanti menjelang sholat Dzuhur kita berdoa bersama-sama.</p>
<p>&#8220;Dikalbulkan Pak Kyai?&#8221;  Tugimin memaksa.</p>
<p>&#8220;InsyaAllah&#8221;.  Pendek jawaban Pak Kyai dengan degup jantung yang tiba-tiba keras, seperti mendengar kilatan petir.</p>
<p>&#8220;Sekarang pergilah&#8221;</p>
<p>&#8220;Siap Boss&#8221;.</p>
<p>Tugimin segera beranjak pergi.  Ringan langkahnya, meskipun agak sedikit kesal juga, &#8220;Mengapa saya harus ikutan berdo&#8217;a?.  Saya nggak lah, nanti merusak.&#8221;  Tapi mungkin kewajibannya untuk jadi pendengar, jadi di situ tentu ada petunjuk untuk melakukan perempuan-perempuannya&#8230;.</p>
<p>Tugimin kembali tersenyum.  Sebagai pendengar ya !.</p>
<p>Jelang sesaat kemudian beberapa jama&#8217;ah mulai berkumpul di musholla mesjid, tak jauh dari tepi pantai.</p>
<p>Tugimin datang sedikit terlambat, berpakaian cukup rapih, berpeci pula.  Pakaian koko (atau sering pakaian dari infiltrasi budaya Cina ini disebut pakaian takwa), berwarna putih.  Tampak jelas, bukan miliknya sendiri, karena ukurannya yang terlalu singset dibanding ukuran tubuhnya.</p>
<p>Usai salat Dzuhur berjama&#8217;ah, ritual sederhana do&#8217;a untuk memenuhi permintaan khusus ini dipersiapkan. Tugimin keluar dari barisan, duduk paling belakang.  Jama&#8217;ah lainnya mulai mempersiapkan diri dengan sedikit bimbang.  Kiranya gerangan apa yang akan disampaikan oleh Pak Kyai.</p>
<p>Suara Pak Kyai memang terkenal lembut namun tegas, mudah dicerna, mudah dipahami.  Suara do&#8217;a yang dilantunkan untuk memenuhi permintaan Tugimin mulai diperdengarkan.   Awan putih yang berarak berlalu di atas musholla itu seolah terhenti sejenak dan menaungi musholla dari  panas matahari yang menyengat.  Angin semilir berlalu menyapu leher dan wajah para jam&#8217;ah.  Hembusan angin semakin menenangkan jama&#8217;ah yang mulai mendengarkan irama do&#8217;a Kyai.</p>
<p>Tangan yang tengadah menghadap kiblat dan alunan nada do&#8217;a seolah menghentikan bumi dari putarannya.  Jama&#8217;ah terkesima, tak seperti biasanya Kyai melantunkan puja puji kepada Sang Khalik begitu panjangnya.  Dimulai dari puja dan puji keesaan Allah, kemahaanNya dalam mengurus ciptaanNya, keagungan asrsy-Nya mengalahkan samarnya deru ombak di kejauhan.</p>
<p>&#8230;..</p>
<p>Ya Allah, Ya Rabb&#8230;. Engkaulah pencipta langit dan bumi.  Segala puji bagiMu&#8230;</p>
<p>SurgaMu adalah tempat yang Engkau janjikan,</p>
<p>NerakaMu adalah benar dan menjadi tempat kembali hamba-hamba yang Engkau murkai&#8230;.</p>
<p>&#8230;..</p>
<p>Jamaah terdiam, suara Kyai bak sebuah jarum yang begitu lincah dan cepat memasuki telinga jamaah, langsung menembus hati dan pikiran.  Hilang sudah keraguan &#8220;apa do&#8217;a Kyai&#8221;, namun harap-harap cemas, berita akhirat apa yang akan disampaikan.  Andai saja manusia bisa melihat, boleh jadi suara yang dilantunkan ke arah kiblat ini langsung menyebrang lautan, melesat menuju Ka&#8217;bah kemudian dengan kecepatan urusannya, naik ke atas, menggapai langit meninggalkan jauh di belakang do&#8217;a do&#8217;a ummatnya yang lain.  Boleh jadi pula ketajaman suaranya menggugah penjaga-penjaga langit dan para malaikat yang berjajar rapih mengaminkan do&#8217;a Sang Kyai.</p>
<p>Puja-puji yang dilantunkan menimbulkan kerinduan para jamaah pada Sang Pencipta, JanjiNya mengembangkan hati dan pikiran menjadi kesatuan tanpa batas.  Pujian dan kemahamurahanNya dalam taburan kata bagai sejuta cita-cita yang datang seketika.  Jama&#8217;ah berbunga-bunga, ringan hatinya.  Kian meyakini betapa terasa rahman dan rahim Sang Mahapenyayang ke pada isi alam semesta.</p>
<p>Tak ada suara lagi selain Sang Kyai, bahkan angin pun sepertinya enggan bergerak.  Semua dalam kedamaian, semua dalam kesendirian, semua dalam kesunyian.  Jamaah seolah didekatkan bunga-bunga surga, keindahan yang hanya akan tiba yang dijanjikan kepada hamba-hambanya yang saleh.</p>
<p>Bukan hanya Tugimin, jamaah peserta yang kerap menemani Kyai merasakan aura yang sangat berbeda.  Tak terasa air mata mulai meleleh bahagia.</p>
<p>Hanya Tugimin yang sedikit menyesal.</p>
<p>&#8220;Duh&#8230; mengapa ini tidak sekalian diminta saja&#8221;, sergah pikirannya.  Namun, tentu tak pantas menganggu kekhusuan do&#8217;a.  Tugimin terkagum-kagum. &#8220;Oh.., ternyata janji Tuhannya Kyai nikmat bener&#8221;.</p>
<p>&#8220;Biar nanti kuminta lagi deh&#8221;.  Tugimin sedikt tenang.  Paling toh hanya mengulangi ayam goreng atau ayam bakar yang menjadi kesukaannya untuk dimasak&#8230;.</p>
<p>&#8220;&#8230; janjiMu adalah benar, &#8230; kiamatMu adalah benar,  kami takut dengan pada hari yang Engkau janjikan, jauhkanlah kami dari siksa api membakar yang bahan bakunya dari manusia dan batu&#8230;.</p>
<p>Jamaah mulai terkesima&#8230;.</p>
<p>Tugimin menggigil.</p>
<p>Sang Kyai tetap khusyu dalam do&#8217;anya.  Bukan hanya para jam&#8217;ah yang ada dalam lingkaran do&#8217;a, bahkan pohon kelapa, dinding mushola dan lantainya seakan mengecil dan menciut.  Pasir yang berserakan di sekitar mesjid tak mampu lagi bergerak.  Semua diam, tak ada nyali lagi.  Tak ada derai air mata yang mampu keluar dari tempat persembunyiannya&#8230;.</p>
<p>&#8230; karenanya, ya Allah, ya al Mu&#8217;min, al Muhaimin, al Jabbaar yang kehendakmu tak dapat diingkari, kami memohon ampunanMu, kami berserah diri&#8230;&#8230;</p>
<p>Tugimin mulai berharap&#8230;.</p>
<p>Dia mulai lupa sogokannya pada Kyai&#8230;</p>
<p>Masuk pada sesi berikutnya, Kyai relatif muda ini mulai menyebut nama Tugimin.  Dimulai dengan do&#8217;a untuk Tugimin dan secara pelan namun pasti mendekati apa yang diminta olehnya.</p>
<p>Tugimin sudah tak tahan lagi.</p>
<p>&#8220;Stop&#8230; stop Pak Kyai&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Permintaan batal, permintaan diganti,&#8230;.&#8221;</p>
<p>Kyai tetap khusyu berdoa.  Semua jamaah nyaris tak menggubris, khusyu dengan pikirannya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Saya akan pulangkan mereka, kasih pesanggon dan saya berhenti&#8221;, Suara Tugimin keras dan serak di antara ketakutannya.  Wajah sangarnya tak nampak sama sekali, seperti bayi besar yang tak berdaya.</p>
<p>Kyai tidak menggubris, menolehpun tidak !</p>
<p>Do&#8217;a tetap dilantunkan dan ketika sampai pada titik permintaan, maka permintaan terakhir dari Tugiminlah yang diperdengarkan.</p>
<p>Sampai akhirnya do&#8217;a yang panjang ini selesai.</p>
<p>Awan yang menaung musholla sudah beranjak pergi.  Tugimin setengah jam yang lalu sudah bukan Tugimin saat ini.</p>
<p>Kyai muda ini berseru dalam hati : &#8220;Sungguh Engkaulah maha berkehendak, tiada yang dapat menahan kehendakMu.  Sungguh Engkau maha merencanakan&#8230;.  Hidayahmu adalah hakMu yang menjadi keindahan kuasaMu&#8230;&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8212;-</p>
<p><em>Tugimin kemudian membubarkan perempuan-perempuannya dan menjadi pengusaha muda katering yang suskses di kota.</em></p>
<p><em>(Terimakasih rekan yang menceritakan kisah yang dialaminya penuh inspiratif ini, diceritakan kembali dengan dipenuhi bumbu-bumbu tanpa menghilangkan esensinya)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
Posted in Fenomena, Profetis, Religion, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1439&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/17/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kyai Tolong Doakan Pelacur Saya ! (1)</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/16/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-1/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/16/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 00:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Kuantum]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1434</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini berawal di hari-hari panas di tepi pesisir pantai serombongan pekerja da&#8217;wah berhari-hari beramanah memenuhi panggilanNya.  Berhari-hari selama ini mereka  hanya makan tangkapan hasil laut dan setelah masuk sepekan membuat mereka rindu makanan darat.  Begitulah singkat ceritanya.
Hati ketua rombongan, kita sebut saja Pak Kyai ini berguman :&#8221;Alangkah nikmatnya jika makan hari ini goreng [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1434&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Kisah ini berawal di hari-hari panas di tepi pesisir pantai serombongan pekerja da&#8217;wah berhari-hari beramanah memenuhi panggilanNya.  Berhari-hari selama ini mereka  hanya makan tangkapan hasil laut dan setelah masuk sepekan membuat mereka rindu makanan darat.  Begitulah singkat ceritanya.</p>
<p>Hati ketua rombongan, kita sebut saja Pak Kyai ini berguman :&#8221;Alangkah nikmatnya jika makan hari ini goreng ayam atau sejenisnyalah&#8230;.&#8221;.  Suara hati ini rupanya didengarNya.  Allah mengabulkan permohonan hambaNya.  Tidak jelang hari semakin panas, seorang pemuda berbadan besar, kuat dan sehat datang kepada rombongan Pak Kyai yang sedang melaksanakan da&#8217;wahnya di lingkungan pesisir ini.</p>
<p>&#8220;Pak Kyai&#8230; pak&#8230; ini hari ini saya bawakan untuk Bapak dan semua di sini&#8221;.  Ayam goreng renyah berikut sayuran dan sambal yang dibawa dengan beberapa nampan dibawa pemuda ini dengan mata berbinar-binar.<span id="more-1434"></span></p>
<p>&#8220;Subhanallah,&#8221;seru Kyai tercengang, :&#8221;Engkau sungguh maha mendengar ya Allah.  Belum juga terucap dalam alunan kata, telah Engkau dengar goresan hati ini dan Engkau kabulkan permintaan hambaMu ini&#8221;, jerit Pak Kyai dari lubuk hatinya.  Malu hatinya meminta terus kepada Sang Khalik.  Ini tentulah bukan peristiwa pertama.  Berkali-kali.  Kyai ini dengan segala tindak dan langkahnya yang terjaga, mewujudkan <a title="Sukses Dalam Prasangkaan" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/09/16/sukses-dalam-prasangkaan-the-secret/" target="_blank">hukum ketertarikan</a> dengan koneksitas kecepatan yang terhubung lebih kuat dari sinyal telepon indosat, lebih kuat dari M3.  Bebas hambatan, bebas pulsa, dan tidak perlu iklan gencar di televisi atau banner di mana-mana.</p>
<p>&#8220;Wa alaikum salam&#8221;, jawab Pak Kyai dengan senyum dan tatapan mata welas asih.</p>
<p>&#8220;Eh&#8230; iya ya&#8230; assalamu alaikum Kyai !&#8221;, jawab si pemuda dengan penuh semangat.</p>
<p>&#8220;Begini Pak Kyai, saya kebetulan tahu Pak Kyai dan rombongan ada di sini !.  Kan kita harus menghormat tamu gituh !.  Maka, gituh.. dengan niat tulus nih, kami bawakan makanan seadanya ini untuk Bapak di sini.  Sukalah Bapak menerimanya&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh tentu.. tentu, Alhamdulillah, Subhanallah&#8221;.  Kyai yang belum cukup tua ini trenyuh hatinya.  Betapa kasih sayang Allah kepada ummatnya tak berbatas.  Allah Subhanahu wa-ta&#8217;ala telah menggerakkan pemuda ini untuk memenuhi goresan hatinya, lintasan hatinya.  Betapa terasa kuasaNya meliputi segala sesuatu.  Dalam logika sistemiknya, Kyai muda yang pintar ini menyadari betapa kehalusan kombinasi kuasa Allah dalam menyusun setiap resultante proses begitu sempurna, tak bisa diukur dengan rumus matematika yang berhasil ditemukan manusia.  Logika <a title="Bilangan Prima Terbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_prima_terbesar_yang_diketahui" target="_blank">bilangan prima yang bisa dihitung dengan sangat rumit </a>dengan bilyunan bilangan mungkin juga tak cukup untuk mencapai resultante hitungan mencapai titik dimana sebuah tindakan disiapkan untuk sebuah goresan hati yang muncul begitu saja.  Anatoly Karpov, kampiun catur mampu memperhitungkan langkah lawan mainnya sampai beberapa puluh langkah ke depan, komputer sampai ratusan langkah ke depan, namun Sang Khalik, yang menciptakan alam semesta dengan segala isinya dengan segala sunatullah yang dipersiapkan dan diperhitungkannya, menjelaskan sampai akhir dunia, kiamat dan perjalanan manusia.</p>
<p>Stephen Hawking dalam bukunya :<a title="Riwayat Sang Kala" href="http://en.wikipedia.org/wiki/A_Brief_History_of_Time" target="_blank"> Riwayat Sang Kala</a>, bernarasi tentang rumus tunggal alam semesta yang dicarinya, seperti juga dicari para pendahulunya yang telah menanamkan dasar-dasar ilmu pengetahuan fisika teoritis.  Namun, apa yang ditelaah dalam goresan hatinya, bukan lagi mekanika kuantum, bukan lagi makro kosmos yang begitu mempesonakan relung kalbunya, tapi mikro kosmos yang begitu meng-nol-kan tentang kesombongan manusia dengan kemampuan akal dan pikirannya.</p>
<p>&#8220;Sungguh Engkau maha besar, maha menciptakan, yang memperhitungkan  segalanya dengan teliti, sungguh Engkau begitu dekat, begitu mendengar&#8221;.  Gemuruh suara zikir dari dalam kalbu Sang Kyai memenuhi jasa fisiknya.</p>
<p>&#8220;Pak&#8230; pak&#8230;.&#8221;, Seru si pemuda dengan lantang.  Suara kerasnya menyadarkan Kyai muda ini dari terawang kalbunya.</p>
<p>&#8220;Ya.. ya.. Nak, siapa namamu ?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tugimin !&#8221;</p>
<p>&#8220;Gini pak, pak kyai suka kan makanan yang saya kirim.  Makan lho pak, jangan sampai enggak  !&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya.. ya.. tentu nak&#8221;  Janji Kyai ini dengan berbinar-binar.  Tak urung hatinya bertanya pula.  Pemuda ini, dari penampilan fisik, cara berpakaian, debu yang menempel di tubuhnya, keringatnya, dan segala ujud fisiknya tidak menampilkan sama sekali cukup kesantuan dan kesolehan untuk memenuhi goresan hatinya.  Namun, ditepisnya pula pikiran ini.  Kita manusia, tak pernah tahu, apa yang dirancang oleh Sang Khalik bagi dirinya.  Pengetahuan manusia tidak lebih dari sekedar apa yang diberikanNya.</p>
<p>&#8220;Gini pak, selain itu saya minta tolong.  Tolong Bapak doakan itu perempuan-perempuan saya supaya laku pak !.  Sudah lebih dari seminggu ini nggak pada laku, yang datang makin sedikit !.  Kasian Pak, mereka udah pada susah !&#8221;</p>
<p>Pucat pasi Pak Kyai mendengar permintaan anak muda ini !.  Satu sisi, sudah berjanji menerima pemberiannya, di sisi lain pamrih anak muda ini untuk meminta didoakan merupakan pukulan telak yang membuat dirinya tak kuasa berkata lagi.</p>
<p>(bersambung)</p>
Posted in Fenomena, Kuantum, Profetis, Religion, Sains, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1434/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1434&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/16/kyai-tolong-doakan-pelacur-saya-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah/Mengapa Kejadian Gempa Sumatera, Jawa dihubungkan dengan Ayat Al Qur&#8217;an?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/08/apakahmengapa-kejadian-gempa-sumtera-jawa-dihubungkan-dengan-ayat-al-quran/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/08/apakahmengapa-kejadian-gempa-sumtera-jawa-dihubungkan-dengan-ayat-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 02:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[InReligion]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1430</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan yang aneh tapi nyata.  Facebook dan blog-blog dan berita lainnya tergerak untuk membuat hubungan kejadian luar biasa dengan sejumlah ayat-ayat suci.  Bahkan beberapa tokoh agama juga tergerak minatnya untuk juga ikut menghubung-hubungkan.  Semua jawaban akhirnya akan berpulang pada wallahu a&#8217;lam, atau Allah Swt yang lebih mengetahui.  Kita boleh jadi sedikit tahu, sedikit memahami, sedikit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1430&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Pertanyaan yang aneh tapi nyata.  Facebook dan blog-blog dan berita lainnya tergerak untuk membuat hubungan kejadian luar biasa dengan sejumlah ayat-ayat suci.  Bahkan beberapa tokoh agama juga tergerak minatnya untuk juga ikut menghubung-hubungkan.  Semua jawaban akhirnya akan berpulang pada wallahu a&#8217;lam, atau Allah Swt yang lebih mengetahui.  Kita boleh jadi sedikit tahu, sedikit memahami, sedikit menghubung-hubungkan, dan sejumlah kebetulan lainnya yang betul-betul.<span id="more-1430"></span></p>
<p>Sebelum dibahas lanjut, mari kita berpatokan pada penjelasan AQ 6:59 <em>D<span style="color:#000080;">an pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang  mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di  lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya</span></em><span style="color:#000080;"> </span>(pula), <span style="color:#000080;"><em>dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu  yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata</em></span> (Lauh Mahfudz). (terj. Depag)</p>
<p>Ini merupakan komitmen dari wallahu a&#8217;lam.</p>
<p>Saya sendiri tidak berani menyalahkan dan apalagi membenarkan semua keterhubungan yang dibuat oleh kita dalam segala keterbatasan logika dan pengetahuan.  Namun, saya percaya bahwa segala apa yang terjadi di permukaan bumi ini, di luar, atau di dalamnya semuanya adalah by design.  Tidak ada kebetulan dan semua adalah keniscayaan.  Tidak ada yang tidak memiliki ukuran dan potensi untuk terjadinya sebuah kejadian sederhana sampai menjadi sebuah resultante bencana yang luar biasa.  Dan semuanya sudah &#8220;tertulis&#8221; dalam kitab yang nyata. Tertulis seperti apa, wallahu a&#8217;lam.  Ilmu pengetahuan, teknologi, dan segala sumber turutannya memahamkan kita bagaimana konsepsi-konsepsi sebagian kecil dari ilmu Allah dipahamkan kepada manusia.</p>
<p><span style="color:#000080;"><strong>Waktu gempa dan ayat?</strong></span></p>
<p>Pertanyaan yang bergulir pada kejadian gempa (yang menelan korban jiwa besar) adalah waktu yang dipakai oleh stasiun pengamat gempa, kecepatan gelombang gempa saat tiba gempa (ke permukaan bumi) dan waktu terjadinya gempa dari pusat gempa di kedalaman bumi.   Jadi, setidaknya ada 3 komponen yang perlu dilihat (dalam pengetahuan kita) : pusat gempa, perjalanan gelombang gempa ke tempat kejadian, dan kedalaman kejadian gempa.</p>
<p><strong>Tempat  Gempa</strong>, diperkirakan berdasarkan laporan stasiun pengamat gempa di kedalaman sekian sampai sekian.  Kalau disebut kedalaman 70 km ya artinya antara 67-100 atau kalau disebut 30 km antara 0-34 km.  Artinya ada unsur ketidak pastian, karena alat yang dimiliki memiliki faktor koreksi dan perkiraan.</p>
<p><strong>Waktu kejadian</strong>, waktu kejadian dalam beberapa kasus ini dihubungkan dengan perhitungan kalendar matahari (teristial day).  Matahari dan Bulan dalam Al Qur&#8217;an memang disebutkan sebagai alat bantu bagi manusia untuk melakukan perhitungan.  Al Kahfi juga menjelaskan antara perbedaan waktu hitung pemuda yang tidur dalam gua, 300 tahun dan 9 tahun lagi.  Meskipun keduanya (matahari dan bulan) digunakan sebagai alat hitung manusia, namun Al Qur&#8217;an dalam pembahasan aturan dan kelengkapannya menggunakan perhitungan kalender bulan (Hijriah), bukan matahari (Syamsiah).  Jadi, mengapa hitungan pada hubungan ini menggunakan ayat dalam hitungan waktu masehi?, bahkan lebih spesifik lagi menggunakan WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat).  Bagaimana dengan kejadian gempa di Nabire?, apakah menggunakan WIT?, atau Bali dimana antara Kota Banyuwangi dan Kota Negara (Bali) yang jaraknya terpisah beberapa kilometer, tapi waktunya berselisih satu jam?.</p>
<p><strong>Informasi dan Keterhubungan?</strong></p>
<p>Pertanyaan berikutnya yang menggeluti pikiran adalah, gempa ini dicatat dengan ketepatan waktu berapa oleh BMG, menit atau sampai detik, kalau misal jam 12.58.29 dan 29.59.01  dicatatnya bagaimana?.</p>
<p>Bahwa pada suatu peristiwa dilakukan perhitungan seperti yang dilakukan oleh rekan <a href="http://stefano-albiruni.blogspot.com/2009/10/gempa-sumatera-barat-dan-angka-19.html" target="_blank">menggunakan kelipatan 19 bisa direnungi lebih ke dalam</a>.  Sejumlah kejadian alam semesta (seperti komet Halley, tiba 76 tahun sekali, alias habis dibagi 19).   Kita dapat memahami bahwa semua unsur kejadian adalah kombinasi matematis yang tidak sederhana (dan bisa disederhanakan dengan sejumlah pengabaian perhitungan).  Dengan kata lain, kejadian besar kecil, baik buruk, tentu ada mekanisme yang mengendalikannya.</p>
<p>Namun :</p>
<p>Kalau ayat AQ 17:16 digunakan untuk menjelaskan  : <span style="color:#ff0000;"><strong><em>Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada  orang-orang yang hidup mewah di negeri itu</em><span style="color:#000000;"> (supaya mentaati Allah)</span> <em>tetapi mereka  melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku  terhadapnya perkataan </em><span style="color:#000000;">(ketentuan Kami)</span>, <em>kemudian Kami hancurkan negeri itu  sehancur-hancurnya</em></strong></span>.</p>
<p>Untuk menjelaskan kejadian di Padang dan sekitarnya.  Maka pertanyaan berikutnya (kalau kita membenarkannya) maka &#8220;Nagari Padang&#8221; masuk kriteria ini, &#8230; Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya?. (ayat yang menjelaskan tentang negeri yang dihancurkan juga menerangkan kaum mana yang dihancurkan oleh Allah).  Dengan kata ayat menjelaskan tentang kebijakan Allah untuk mengambil keputusan atas perilaku sebuah negeri !.</p>
<p>Bukankah kita tidak tahu, bukankah <a title="gempa-padang-berkaitan-dengan-ayat-al-quran" href="http://public.kompasiana.com/2009/10/05/gempa-padang-berkaitan-dengan-ayat-al-quran/" target="_blank">kita tidak dibenarkan berprasangka</a>, terlebih lagi jika prasangka itu menggunakan &#8220;pembenaran&#8221; ayat suci !.  Subhanallah, bagaimana pula perasaan saudara-saudara kita yang terkena musibah terhadap pernyataan ini?.</p>
<p>Perlukah/Pantaskah?.</p>
<p>Wah, susah juga ya menjawabnya.  Namun, tentu saja kita sebagai ummat Islam yang dari padanya kita diajarkan melihat ilmu dan pengetahuan perlu bertanya : apakah dampak sosial/budaya terhadap kitab Al Qur&#8217;an dan pandangan manusia jika kejadian-kejadian musibah besar (atau kecil) dikaitkan dengan cara ini.  Bagaimana kalau kita mempercayai dan meyakininya.  Bagaimana kalau hitungan serupa atau sejenisnya disampaikan oleh yang berkompeten (tokoh) untuk kejadian yang belum terjadi?</p>
<p>Begitu juga hitungan-hitungan waktunya.</p>
<p>Tentu, tulisan ini sama sekali tidak meremehkan musibah atau bencana dari sudut pandang rahmat Allah atau azab, namun setidaknya menghubungkan informasi dengan kejadian dengan dasar argumentasi yang kebenarnnya kita juga kita juga masih terperangah sebaiknya kita simpan saja.  Ada kekhawatiran, bahwa syiar dengan model ini bisa menimbulkan sisi yang berbeda dengan apa yang sebenarnya sehngga kita terperangkap dalam keterperdayaan&#8230;&#8230;</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam.</p>
Posted in Fenomena, InReligion, Profetis, Religion, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1430/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1430&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/08/apakahmengapa-kejadian-gempa-sumtera-jawa-dihubungkan-dengan-ayat-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Yang Kian Menjadi Besar(kah)?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/02/peringatan-yang-kian-menjadi-besarkah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/02/peringatan-yang-kian-menjadi-besarkah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 12:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1426</guid>
		<description><![CDATA[Kedukaan kita mendalam melihat saudara-saudara kita diguncang gempa. Yang terakhir di Jambi, setelah sebelumnya terjadi di Padang.  Mengapakah ada gempa?.  Mengapa pula ada korban, mengapa pula &#8230; dan ragam pertanyaan mulai dari sudut pandang ilmu dan para praktisi, pandangan spiritual, sampai sudut-sudut keluasan pandang agama terhadap kejadian gempa.  Termasuk tentunya menyusur ayat-ayat yang berkenaan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1426&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Kedukaan kita mendalam melihat saudara-saudara kita diguncang gempa. Yang terakhir di Jambi, setelah sebelumnya terjadi di Padang.  Mengapakah ada gempa?.  Mengapa pula ada korban, mengapa pula &#8230; dan ragam pertanyaan mulai dari sudut pandang ilmu dan para praktisi, pandangan spiritual, sampai sudut-sudut keluasan pandang agama terhadap kejadian gempa.  Termasuk tentunya menyusur ayat-ayat yang berkenaan dengan kejadian bencana dan peringatan.</p>
<p>Ini peringatan bagi bangsa ini dan masyarakat penghuni bumi ini karena &#8230;. bla&#8230;bla&#8230;bla.<span id="more-1426"></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Peringatan?</strong></span></p>
<p>Peringatan ini tentulah peringatan besar pada penduduk nagari.  Apakah di luar itu, tidak diingatkan? Terlupakankah atau kita semakin tidak menyadari bahwa peringatan itu datang setiap waktu.  Di setiap hembusan nafas, di setiap kesempatan.  Namun, kita juga, terutama saya kerap begitu terbiasa menyederhanakan dan melupakannya.  Sakit pun adalah musibah dan rahmat, juga <a title="Ketika Teguran itu datang" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/02/25/ketika-teguran-itu-datang/" target="_blank">peringatan</a>.  Peringatan keangkuhan bisa terjadi dalam banyak peristiwa, bahkan hanya untuk <a title="Keangkuhan di tanah suci" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/01/26/keangkuhan-di-tanah-suci/" target="_blank">kesempatan untuk bersedekah pada pengemis pun menjadi peringatan</a>.</p>
<p>Menjadi keriput?, tertusuk duri, rambut mulai berubah, kaki berat melangkah karena encok.  Semua adalah bagian-bagian dari pertanda, bagian dari peringatan.  Setiap saat kita mendapatkan peringatan.  Terlalu sering kita lupakan, terlalu kerap kita menyederhanakan.</p>
<p>Pertanyaannya kemudian, apakah peringatan besar juga tidak menggugah kita?  Patahan dari terapungnya daratan, begitu menurut para ahli.  Bagaimana menyikapinya, bagaimana kita berbagi, bersimpati, dan dengan kesempatan pengetahuan dan teknologi yang diajarkanNya untuk dikuasai, apakah peringatan itu juga diabaikan?&#8230;&#8230;..</p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1426/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1426&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/10/02/peringatan-yang-kian-menjadi-besarkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak Terlantar dan Gelandangan Tidak Memenuhi Syarat Miskin Kok !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/29/anak-terlantar-dan-gelandangan-tidak-memenuhi-syarat-miskin-kok/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/29/anak-terlantar-dan-gelandangan-tidak-memenuhi-syarat-miskin-kok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 01:07:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1422</guid>
		<description><![CDATA[Bantuan Langsung Tunai sebagai bumper sosial diberikan kepada orang miskin, setidaknya harus memenuhi sekian syarat yang disebut sebagai variabel kemiskinan :

Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 meter persegi untuk masing-masing anggota keluarga.
Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah, bambu, kayu berkualitas rendah.
Jenis dinding bangunan tempat tinggal terbuat dari bambu, rumbia, kayu berkualitas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1422&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><div id="attachment_1423" class="wp-caption alignleft" style="width: 155px"><img class="size-thumbnail wp-image-1423" title="sedih1" src="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/sedih1.jpg?w=145&#038;h=108" alt="Sedih" width="145" height="108" /><p class="wp-caption-text">Sedih</p></div>
<p>Bantuan Langsung Tunai sebagai bumper sosial diberikan kepada orang miskin, setidaknya harus memenuhi sekian syarat yang disebut sebagai variabel kemiskinan :</p>
<ol>
<li>Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 meter persegi untuk masing-masing anggota keluarga.</li>
<li>Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah, bambu, kayu berkualitas rendah.</li>
<li>Jenis dinding bangunan tempat tinggal terbuat dari bambu, rumbia, kayu berkualitas rendah.</li>
<li>Fasilitas jamban tidak ada, atau ada tetapi dimiliki secara bersama-sama dengan keluarga lain.</li>
<li>Sumber air untuk minum/memasak berasal dari sumur/mata air tak terlindung, air sungai, danau, atau air hujan.<span id="more-1422"></span></li>
<li>Sumber penerangan di rumah bukan listrik.</li>
<li>Bahan bakar yang digunakan memasak berasal dari kayu bakar, arang, atau minyak tanah.</li>
<li>Dalam seminggu tidak pernah mengonsumsi daging, susu, atau hanya sekali dalam seminggu.</li>
<li>Dalam setahun paling tidak hanya mampu membeli pakaian baru satu stel.</li>
<li>Makan dalam sehari hanya satu kali atau dua kali.</li>
<li>Tidak mampu membayar anggota keluarga berobat ke puskesmas atau poliklinik.</li>
<li>Pekerjaan utama kepala rumah tangga adalah petani dengan luas lahan setengah hektare, buruh tani, kuli bangunan, tukang batu, tukang b<a href="http://blogberita.net/">e</a>cak, pemulung, atau pekerja informal lainnya dengan pendapatan maksimal Rp600 ribu per bulan.</li>
<li>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan kepala rumah tangga bersangkutan tidak lebih dari SD.</li>
<li>Tidak memiliki harta senilai Rp500 ribu seperti tabungan, perhiasan emas, TV berwarna, ternak, sepeda motor [kredit/non-kredit], kapal motor, tanah, atau barang modal lainnya.</li>
</ol>
<p>Tentu saja, disamping syarat-syarat standar di atas, masih diperlukan syarat tambahan : misalnya punya KTP untuk mencairkan dana BLT.  Lalu lurah atau kades setempat akan bilang :&#8221;Mereka kan bukan penduduk kita, bukan warga kita&#8230;, jadi nggak bisa dapat bantuan langsung tunai&#8221;.  Sedangkan mereka itu, jangankan punya KTP, untuk tidur atau memasak saja tidak punya.  Mereka penduduk sampah dan liar.  Mereka layak diberitakan, layak dikasihani, tapi sama sekali tidak layak dibantu dan tidak bisa dibantu karena tidak memenuhi syarat.</p>
<p>Jadi, birokrat Pemerintah seharusnya memohon maaf sebesar-besarnya kepada anak terlantar dan gelandangan karena tidak bisa membantu.  Sebabnya satu saja : <strong>Syarat miskin tidak terpenuhi</strong>.</p>
<p>Itu ngkali bedanya <a title="Kebijakan" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/01/20/kebajikan-apakah-itu/" target="_blank">pendekatan Agama Islam</a> dengan Pemerintah.  Agama melihat dari sisi kemanusiaan sedangkan birokrasi melihat dari segi-segi legal formal.  Jadi panteslah kalau di negeri ini, terutama di kota-kota besar Pulau Jawa, kesuburan anak terlantar dan papa tidak berhasil dibasmi sampai ke akar-akarnya, karena Pemerintah tidak mampu melihat dengan hati.  Karena anggaran dari pajak orang mampu tidak berhasil diteteskan dan ditetaskan untuk menghilangkan keterlantaran mereka dari segala deritanya.</p>
<p>Jadi, kalau benar pemerintah mencanangkan untuk memberantas kemiskinan dan keterlantaran, mengapa tidak menghapuskan dan memberikan bantuan habis-habisan dari kemiskinan yang paling mendasar terlebih dahulu, tidak memiliki apapun juga bahkan untuk memelihara dirinya sendiri.  Berapa banyak tempat pelatihan untuk mengentaskan kaum terpinggirkan ini, berapa banyak dana disisihkan termasuk segala apa yang harus dikeluarkan oleh Pemerintah untuk menghapuskan yang terlantar, yang gila berjalan-jalan di jalan raya.  Dengan atau tanpa KTP, tanpa bertanya : ini bukan penduduk kami, ini manusia liar, ini manusia yang tidak masuk kriteria. Ungkapan yang memisahkan antara amanat para pendiri negara ini dengan kebijakan yang terjadi.</p>
<p>Usaha masyarakat secara parsial, dukungan tentu ada, karena tidak semua anggota masyarakat beradab rela membiarkan kehidupan seperti keterlantaran ada di muka bumi.  Namun, seperti amanat undang-undang, implementasi lapangan di negeri kita masih jauh panggang dari api. Apa pemimpin bangsa ini akan tergugah?</p>
Posted in Fenomena, General, Sedekah, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1422/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1422&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/29/anak-terlantar-dan-gelandangan-tidak-memenuhi-syarat-miskin-kok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/sedih1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">sedih1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kick Andy Bernafas Dalam Lumpur</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/25/kick-andy-bernafas-dalam-lumpur/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/25/kick-andy-bernafas-dalam-lumpur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 14:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Panas Sidoarjo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1420</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tiga tahun lebih musibah semburan lumpur lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur terjadi. Dan sampai detik ini jua, persoalan ganti rugi belum tuntas. Persoalan bertambah miris manakala aparat setempat baru-baru ini mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3. Dengan demikian musibah yang menghancurkan rumah dan kehidupan warga setempat dianggap selesai. Benarkah demikian?
Sudah 3 tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1420&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p><a title="Bernafas Dalam Lumpur" href="http://www.kickandy.com/theshow/?ar_id=MTY3NQ==" target="_blank">Sudah tiga tahun lebih musibah semburan lumpur lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur terjadi. Dan sampai detik ini jua, persoalan ganti rugi belum tuntas. Persoalan bertambah miris manakala aparat setempat baru-baru ini mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3. Dengan demikian musibah yang menghancurkan rumah dan kehidupan warga setempat dianggap selesai. Benarkah demikian?<span id="more-1420"></span></a></p>
<p>Sudah 3 tahun berjalan dan tidak tuntas, Kick Andy mengingatkan, dan ada sejumlah saudara kita yang nasibnya terlunta-lunta.</p>
<p>Kapan mimpi buruk ini berakhir&#8230;. atau menjadi &#8230;.. :</p>
<p>http://korbanlapindo.blogspot.com/</p>
<p>http://korbanlumpur.info/media/media-asing/512-geologists-warn-of-expanding-danger-zone.html</p>
<p>Ganti rugi belum juga beres, ganti rugi tidak jelas, terganggu jiwanya&#8230;</p>
<p>Duh, apalagi yang harus dikatakan&#8230;.</p>
<p>kemana lagi harus diperjuangkan&#8230;.</p>
<p>Melihat acara Kick Andy di Metro TV malam ini, menimbulkan kembali gejolak di hati&#8230; bergemuruh&#8230;.</p>
<p>Duh &#8230;</p>
Posted in Lumpur Panas Sidoarjo  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1420&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/25/kick-andy-bernafas-dalam-lumpur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Windows Vista Produk Gagal?</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/24/windows-vista-produk-gagal/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/24/windows-vista-produk-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 01:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1417</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan windows vista buat saya memang bikin kesal, program yang udah disusun capek-capek sering macet kalau sistem operasinya pakai Windows Vista.  Setelah capek-capek ngurusin permission untuk program yang dibuat, eh update otomatis yang dilakukan membuat program macet lagi.  Terpaksa setup lagi, atur lagi. Belum lagi kecepatannya yang relatif lelet lebih menjengkelkan.  Jadi, memang alasan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1417&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Menggunakan windows vista buat saya memang bikin kesal, program yang udah disusun capek-capek sering macet kalau sistem operasinya pakai Windows Vista.  Setelah capek-capek ngurusin permission untuk program yang dibuat, eh update otomatis yang dilakukan membuat program macet lagi.  Terpaksa setup lagi, atur lagi. Belum lagi kecepatannya yang relatif lelet lebih menjengkelkan.  Jadi, memang alasan untuk sesegera mungkin meninggalkan Vista adalah pilihan yang baik.  Kompabilitas juga masalah.  Laptop yang dijual versi-versi terbaru sudah mulai meninggalkan vista.  Ada sejumlah alasan Vista ditinggalkan, utamanya<a title="Windows Vista Produk yang Gagal" href="http://teknoinfo.web.id/5-alasan-kenapa-windows-vista-gagal/" target="_blank"> karena XP masih terlalu canggih dibandingkan Vista</a>.  Aneh ya, tapi faktanya begitu kok. Yang tampak sempurna, kerap jauh dari harapan&#8230;..<span id="more-1417"></span></p>
<p>Jadi, kalau ingin membeli komputer baru, janganlah beli yang ada Vistanya, untuk apa membeli sistem operasi yang sudah akan ditinggalkan.  Barangkali <a title="Windows seven" href="http://teknoinfo.web.id/windows-7-akan-free-selama-120-hari/" target="_blank">windows seven</a> yang dirilis baru-baru ini akan menggantikan Vista yang mahal dan rumit itu?.</p>
<p>Ini yang saya kutip dari <a title="Tek Info" href="http://teknoinfo.web.id/" target="_blank">TekInfo</a> :</p>
<h2>5 Alasan kenapa Windows Vista “gagal”</h2>
<p>Posted by <a title="Posts by raffaell" href="http://teknoinfo.web.id/author/raffaell/">raffaell</a> on 1/07/09</p>
<p>2 bulan yang lalu, <a href="http://blogs.zdnet.com/microsoft/?p=1619" target="_blank">Microsoft baru saja memberikan perpanjangan 6 bulan untuk Windows XP PC baru</a>. Walupun ini tidak akan memberikan efek pada IT enterprise — karena volume licensing akan memperbolehkan IT untuk menginstall Windows XP untuk beberapa tahun berikutnya — pergerakan ini tentu saja menghadirkan tanda tanya kepada Vista.</p>
<p>Sejujurnya reputasi Windows Vista sudah cukup memalukan, sebagaimana Microsoft telah mengakuinya melaui <a href="http://www.mojaveexperiment.com/" target="_blank">Mojave ads campaign</a> nya.</p>
<p>IT department kebanyakan telah mengacuhkan Vista. pada bulan Juni (18 bulan setelah Vista dikeluarkan), Forrester Research melaporkan 8.8% dari enterprise PC worldwide yang menggunakan Vista. Selain itu, Microsoft terpaksa harus melakukan akselerasi pada <a href="http://blogs.zdnet.com/microsoft/?p=1590" target="_blank">Windows 7 dengan accelerated schedule</a> nya yang akan direlease jadi 2010. Diharapkan nantinya IT department dapat meng skip Vista dan mengstandarisasi Windows 7 sebagai OS untuk business.</p>
<p>Jadi, ada beberapa alasan setidaknya 5 hal kenapa Vista gagal.</p>
<h2>5. Apple berhasil mematahkan Vista</h2>
<p>Apple termasuk pintar dalam strategi marketing nya dengan gaya iklan <a href="http://www.apple.com/getamac/ads/" target="_blank">I’m a Mac</a> telah berhasil membawa persepsi kalau Windows Vista adalah buggy, boring, dan sulit untuk digunakan. Setelah 2 tahun Apple melakukan strategi penyindiran iklan ini, Microsoft pun merespon hal ini dengan membuat iklan <a href="http://www.microsoft.com/video/en/us/details/da433e86-d5c2-4aac-98d7-837bdf821338" target="_blank">I’m a PC</a> untuk membela Windows. Namun sayang nya itu sudah terlambat, persepsi buruk akan Vista sudah terbentuk.</p>
<h2>4. Windows XP masih terlalu canggih</h2>
<p>Pada tahun 2001, saat Windows XP dikeluarkan, ada sekitar 600 juta computer menggunakanya diseluruh dunia. lebih dari 80% pengguna komputer menggunakan Windows yang di split menjadi 2 code base: Windows 95/98 (65%) dan Windows NT/2000 (26%), menurut IDC. Salah satu keberhasilan dari Windows XP adalah menyatukan para pengguna Windows 9x dan Windows NT code base, yang sampai saat ini masih dinikmati.</p>
<p>Pada tahun 2008, hampir 1.1 milyar PC menggunakanya dan lebih dari 70% menggunakan Windows XP. Ini berarti lebih dari 800 milyar komputer menggunakan XP, yang menjadikanya sebagai the installed operating system sepanjang waktu. Dari perkembangan tersebut, banyak para IT department telah melakukan konsolidasi aplikasinya seputar Windows XP.</p>
<p>dan percaya atau tidak Windows XP masih mampu menaikan market share sampai beberapa tahun kedepan couple years. Bagaimana ? banyaknya Low-cost netbook dan nettop telah membanjiri pasaran. Sementara mesin yang murah ini sudah cukup kuat dan mampu menjalankan solid Internet experience untuk banyak user, mereka tidak membutuhkan Windows Vista, jadi mereka pastinya akan memilih Windows XP atau Linux.</p>
<h2>3. Vista masih terlalu lambat</h2>
<p>Sudah beberapa tahun Microsoft telah di kritik oleh para developer dan IT professional untuk masalah “software bloat” — dengan menambahkan banyak perubahan dan features pada program nya dan membuat code semakin besar. Vista memiliki total 50 juta baris source code. sedangkan XP hanya 35 juta, sampai saat ini berkembang menjadi 40 juta. Luber nya source code ini memberikan efek melambatnya Windows Vista, khususnya saat anda menjalanka software ini pada pc lama anda. lagipula <a href="http://news.cnet.com/2100-1016_3-6220201.html" target="_blank">Versi terakhir dari Windows XP masih tetap lebih baik daripada versi terakhir dari Microsoft Vista</a>. jadi tidak akan ada orang yang mau menggunakan komputer barunya lebih lambat ketimbang komputer lamanya.</p>
<h2>2. Vista tidak seharusnya ada</h2>
<p>Sangat mudah bagi kita untuk melupakan kalau Microsoft melaunch Windows XP pada dasarnya adalah karena mereka mencoba untuk merubah OS business model dari shrink-wrapped software dan mengkonversi customer menjadi software subscriber. Itu sebabnya why mereka menelantarkan naming convention dari Windows 95, Windows 98, dan Windows 2000, langsung berubah menjadi Windows XP.</p>
<p>XP yang merupakan kepanjangan dari “experience” merupakan salah satu bagian dari Microsoft’s .NET Web service strategy pada saat itu. Dimana master plan nya saat itu adalah untuk mendapatkan user dan business untuk membayar subscription fee tahunan untuk menggunakan Windows experience — XP tadinya merupakan on-going product name namun dimasukan didalamnya juga software upgrade dan update, selama kita mau membayar subscription. Tentu saja ini akan mendisable pc anda jika anda tidak bayar. Itu sebabnya ada product activation didalam Windows XP.</p>
<p>Microsoft pun akhirnya merelease Windows XP dan Office XP bersamaan pada 2001 dan kedua duanya dilengkapi dengan product activation dan perencanaan untuk melakukan migrasi ke model bisnis product subscription. namun pada akhir 2001 <a href="http://news.cnet.com/2100-1001_3-257101.html" target="_blank">Microsoft mulai menelantarkan product subscription concept pada Office</a> nya, dan kembali dengan cepat berubah ke shrink-wrapped business model untuk kedua produk ini.</p>
<p>Idenya adalah dengan membuat incremental release dan upgrade pada software — ketimbang shrink-wrapped release setiap 3-5 tahun— adalah konsep yang bagus. Namun sayangn ya Microsoft belum menemukan cara bagaimana membuat business model semacam ini bekerja, hingga akhirnya mereka kembali ke model lama nya yang lebih simple dari sisi economic dan technical pada dunia IT.</p>
<h2>1. It broke too much stuff</h2>
<p>Salah satu alasan yang tepat kenapa Windows XP sukses adalah karena dia memiliki kompabilitas terhadap hardware, software, dan driver pada Windows 9x termasuk stability dan kemampuan jajaran Windows NT. Compatibility adalah masalah yang besar. Memiliki satu Windows platform yang kompatibel untuk user, IT department, software dan hardware vendor.</p>
<p>Microsoft nampaknya melupakan hal ini Windows Vista, karena pada beta period, banyak software maupun hardware yang tidak compatible dengan Vista saat di release pada January 2007. karena banyaknya peripheral yang tidak stabil menggunakan Vista, ini membuat para IT department tidak ingin mengadopsinya.</p>
<p>Setelah Windows menjadi sasaran tembak bari viruse, worms, dan malware pada tahun 2000, Microsoft melakukan inisiatif untuk membuat product yang lebih secure. Salah satu hasilnya adalah Windows XP Service Pack 2 (SP2), yang banyak disukai oleh para IT dan membuat XP menjadi OS yang paling banyak di deployed saat itu.</p>
<p>Satu bagian besar yaitu masalah “sekuriti” ini dibawa oleh Windows yang membuat mereka merelease Vista. Tentu saja, ini telah berhasil menjadi OS yang paling secure yang pernah Microsoft buat namun sayang nya price harga yang tinggi harus di bayar untuk sebuah fitur UAC, set security prompt yang rumit, basic tasks yang semakin rumit, dan banyaknya isu kompabilitas software. dengan kata lain, Vista mengorbankan banyak hal yang biasanya user gunakan di XP.</p>
<p>&#8212;-</p>
<p>Lebih lengkap lagi, tentu lebif afdol kunjungi saja sitenya&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in IT  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1417&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/24/windows-vista-produk-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LEbAraN</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/20/lebaran/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/20/lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 15:35:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1414</guid>
		<description><![CDATA[Dengan segala kerinduan dan kerendahan hati, sudilah kiranya membukakan hati untuk memberi maaf atas segala salah dan lupa yang kami lakukan, selamat lebaran untuk saudara-saudaraku yang merayakannya.
1 Syawal 1430 H &#8211; 20 September 2009
Wassalam, agorsiloku
Posted in General       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1414&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><h2 style="text-align:center;">Dengan segala kerinduan dan kerendahan hati, sudilah kiranya membukakan hati untuk memberi maaf atas segala salah dan lupa yang kami lakukan, selamat lebaran untuk saudara-saudaraku yang merayakannya.</h2>
<p style="text-align:center;">1 Syawal 1430 H &#8211; 20 September 2009</p>
<p style="text-align:center;">Wassalam, agorsiloku</p>
Posted in General  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1414/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1414&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/20/lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gambaran Fraud dan Kekalutan Dalam Menghadapi Bank Century</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/09/gambaran-fraud-dan-kekalutan-dalam-menghadapi-bank-century/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/09/gambaran-fraud-dan-kekalutan-dalam-menghadapi-bank-century/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 02:29:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagus deh]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1411</guid>
		<description><![CDATA[Suara Pembaruan, 8 September 2009
Oleh Kwik Kian Gie :
Yang digambarkan dalam tulisan ini atas dasar pemberitaan, pernyataan dan analisis dari sekian banyaknya orang yang sudah dimuat di berbagai media massa. Kesemuanya itu dirangkai dalam beberapa gambaran dan pertanyaan.
Dengan tidak adanya blanket guarantee di Indonesia, tetapi jaminan maksimum Rp. 2 milyar saja per account, menaruh uang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1411&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Suara Pembaruan, 8 September 2009</p>
<p><strong>Oleh Kwik Kian Gie :</strong><br />
Yang digambarkan dalam tulisan ini atas dasar pemberitaan, pernyataan dan analisis dari sekian banyaknya orang yang sudah dimuat di berbagai media massa. Kesemuanya itu dirangkai dalam beberapa gambaran dan pertanyaan.</p>
<p>Dengan tidak adanya blanket guarantee di Indonesia, tetapi jaminan maksimum Rp. 2 milyar saja per account, menaruh uang dalam jumlah besar, terutama di bank kecil sangat berbahaya. Tetapi Bank Century (Century) yang begitu kecil dimasuki dana simpanan dalam jumlah sangat besar oleh beberapa deposan besar. Mengapa berani menempatkan uangnya pada bank yang demikian kecilnya? Karena ada maksud tertentu yang tidak sesuai dengan praktek bisnis yang wajar atau karena ada motif politik tertentu, dan karena itu merasa pasti aman, karena deposan mempunyai hubungan khusus dengan penguasa di negeri ini. (simak semua pemberitaan di media massa).<span id="more-1411"></span></p>
<p>Dugaan mereka ternyata benar. Century rusak karena uang simpanan para deposan besar dicuri/digelapkan oleh para pemegang sahamnya sendiri. Century disuntik oleh LPS empat kali sampai jumlah seluruhnya mencapai Rp. 6,76 trilyun. Dari jumlah ini Rp. 3,8 trilyun dipakai untuk menutupi penarikan oleh deposan besar (Suara Pembaruan, 31 Agustus 2009). Jakarta Post tanggal 2 September 2009 mengutip Budi Armanto, Direktur BI untuk Pengawasan bank yang menyatakan bahwa: “Rp. 5,7 trilyun dari Rp. 9,63 trilyun ditarik dari Century antara November dan Desember 2008.”</p>
<p>Bukankah ini sudah bukti bahwa penyuntikan dana kepada Century tidak untuk menghindari kerusakan perbankan dan perekonomian yang sudah “sistemik”, tetapi untuk menelikung peraturan jaminan maksimum sebesar Rp. 2 milyar saja per account, supaya deposan besar bias menarik depositonya dalam jumlah besar setelah Century rusak dan setalh disuntik dengan dana besar?</p>
<p>Bagaimana yang seharusnya?<br />
Kalau motifnya murni untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian nasional dengan cara menghindari efek domino, tindakan pemerintah bias sebagai berikut: (1) Semua tagihan dari bank dibayar sepenuhnya. (2) Semua tagihan lainnya dibayar sampai jumlah maksimum Rp. 2 milyar sesuai dengan peraturan yang berlaku. (3) Bank Century dilikuidasi.</p>
<p>Tolong dibantah mengapa kebijakan seperti ini tidak bisa dilakukan dan tidak dilakukan?</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Kejanggalan Dalam Kewenangan Pimpinan Sangat Tinggi</strong></span><br />
Pada suatu saat yang krusial, Wapres Jusuf Kalla (JK) yang dalam kasus Century ini berfungsi sebagai Presiden ad interim (a.i.), pada tanggal 25 November 2008 dilapori oleh Gubernur BI Boediono dan Menteri Keuangan merangkap Menko Perekonomian Sri Mulyani tentang penyuntikan dana empat kali dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp. 6,7 trilyun. Penyuntikan terakhir sudah dilakukan pada hari Minggu tanggal 23 November 2008. Dari pembicaran itu Presiden a.i. Jusuf Kalla (JK) langsung menyimpulkan rusaknya century karena perampokan uang yang ada di Century oleh para pemegang sahamnya sendiri.</p>
<p>Maka JK langsung mengatakan penyuntikan dana yang sudah dilakukan itu salah kaprah. JK minta Boediono melaporkan kepada Polri dan menangkap pimpinan Century. Boediono menolak dengan alas an tidak mempunyai landasan hokum untuk itu. Sebagai Presiden a.i. dia memerintahkan Polri untuk menangkap pimpinan Century dan memprosesnya lebih lanjut. Ternyata baik Polri maupun Kejaksaan menemukan dasar hukum yang kuat untuk menuntutnya di Pengadilan. Perkaranya sedang berlangsung dengan Jaksa yang menuntut hukuman penjara 8 tahun dan denda Rp. 50 milyar pada Robert Tantular.</p>
<p>Apa artinya? Boediono yang Gubernur BI dan wapres terpilih menganggap tidak ada pelanggaran hokum dalam kasus Century, tetapi Presiden a.i., Polri dan Kejaksaan menganggapnya ada. Bagaimana Boediono mempertanggung jawabkan ini?</p>
<p>Boleh Boediono menolak perintah Presiden walaupun BI independen? Bukankah Gubernur BI yang dipilih oleh DPR hanya mungkin dari calon-calon yang diajukan oleh Presiden? Bukankan kewenangan JK pada tanggal 25 November 2008 sebagai Presiden sepenuhnya SBY ada di luar negeri?</p>
<p>Yang saya tanyakan tadi aspek yuridis dan tata kelola pemerintahan. Tetapi secara moral, patutkah Wapres terpilihnya SBY menolak perintah Presiden a.i. yang memang Presiden ketika itu dan sampai tanggal 20 Oktober 2009 masih Wapresnya SBY?</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Bank Bekerja pada hari Minggu?</span></strong><br />
Penyuntikan terakhir dilakukan pada hari Minggu tanggal 23 November 2008. Bagaimana prosesnya secara terkait perbankan? Apakah demikian mendesaknya kalau motifnya penyelamatan perbankan dan perekonomian nasional? Bukankah urgensinya karena deposan besar harus secepatnya menarik uangnya yang tidak dibatasi 2 milyar per account saja?</p>
<p>Mengapa Burhanuddin Abdullah Dipenjara?<br />
Burhanuddin Abdullah ditangkap, diadili dan divonis 6 tahun penjara yang sedang dijalaninya. Apa sebabnya? Karena dia selaku Gubernur Bank Indonesia membubuhkan tanda tangannya untuk pengeluaran dana sebesar Rp. 100 milyar yang dianggap koruptif. Satu rupiah pun tidak ada yang dinikmatinya. Maka paling-paling dia dianggap gegabah, bodoh atau solider yang kebablasan.</p>
<p>Kalaupun tidak ada motif kecurangan material atau financial, begitu banyak tanda tangan yang ada kaitannya dengan suntikan dana Bank Century sebesar Rp. 7,627 trilyun itu tidak apa-apa kalau diacu dengan apa yang dialami oleh Burhannudin Abdullah dan kawan-kawannya?</p>
<p>Negara Tidak Dirugikan?<br />
Dikatakan bahwa keuangan negara tidak dirugikan karena tidak berasal dari alokasi APBN. Bukankah uang sebesar Rp. 100 milyar yang dijadikan landasan penghukuman Burhannudin Abdullah dan kawan-kawannya juga tidak dari APBN? Bahkan sudah dipisahkan dari BI untuk dimasukkan ke dalam sebuah yayasan? Kok dihukum? Siapa yang dianggap dirugikan? Apakah tidak bias dianalogkan dengan lenyapnya uang LPS melalui Bank century, sehingga yang bersangkutan juga harus dihukum?</p>
<p>Huruf-huruf harafiah versus Substansi<br />
Sri Mulyani berpendapat tidak peduli apa sebabnya kerusakan sebuah bank, kalau sudah “sistemik” harus disuntik dana secukupnya. (yang notabene dipakai untuk membayar deposan besar supaya bisa mendapatkan kembali uangnya seutuhnya yang sudah dicuri oleh pemegang saham Century).</p>
<p>Dradjat Wibowo berpendapat bahwa bank yang kolaps karena dikelola secara sembrono, yang dimanfaatkan pemegang saham secara tidak wajar dan terindikasi penipuan, tidak perlu diselamatkan dengan alas an apapun.</p>
<p>Ginanjar Kartasasmita, mantan Menko EKUIN menyesalkan: “lembaga negara yang harusnya mengawasi dan mensupervisi perbankan malah saling lempar tanggung jawab. Persoalan ini bukan hanya menyangkut penyelamatan sebuah bank atas pertimbangan-pertimbangan yang bersifat teknis, tapi sudah menjadi kebijakan pengelolaan asset negara.” (Rakyat Merdeka, 2 September 2009).</p>
<p>Mana yang relevan buat pengaturan negara? Main pokrol dengan tafsiran harafiah semata ataukah menafsirkan segala sesuatunya atas dasar substansi dan fakta?</p>
<p>Gagasan Blanket Guarantee yang ditolak<br />
Sebelum kerusakan Century ada gagasan supaya pemerintah memberikan blanket guarantee kepada semua deposan di Indonesia. Kalau tidak, masyarakat tidak percaya lagi kepada bank-bank di Indonesia karena perbankan di seluruh dunia sedang terguncang oleh krisis keuangan maha dahsyat di Amerika Serikat. Yang mengusulkan Boediono dan Sri Mulyani. JK menentang keras. Akhirnya terjadi kompromi penjaminan hanya sebatas Rp. 2 milyar per account.</p>
<p>Penelikungannya<br />
Buat para deposan besar di century, batasan penjaminan yang sebesar Rp. 2 milyar per account ditelikung dengan cara-cara yang telah diuraikan di atas.</p>
<p>Landasanya hukumnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) nomor 4 tahun 2008 yang dua hari setelah diajukan ke DPR sudah langsung saja ditolak oleh DPR. Toh sampai saat ini terus menerus dijadikan acuan pengucuran dana besar kepada Century.</p>
<p>Bukan Domain Presiden?<br />
Dalam kasus Century Mensesneg Hatta Rajasa mengatakan bahwa Presiden tak mau mencampuri urusan century, karena urusan ini tidak termasuk di dalam domain-nya.</p>
<p>Apa ada urusan dalam sebuah negara yang bukan monarki konstitusional, yang republic dan lebih-lebih lagi sistemnya presidensiil, seorang presiden tidak boleh ikut campur dalam urusan dan persoalan yang ada adalam domain pejabat lain?</p>
<p>Apakah ada penyelenggaraan negara yang tidak chaotic kalau pemisahan ke dalam Yudikatif, Eksekutif dan Legislatif ditafsirkan secara mutlak total tanpa adanya bidang-bidang singgungannya? (Redaksi)</p>
<p><strong>Tulisan ini telah dimuat di Suara Pembaruan, Selasa 8 September 2009 dan dikirim ulang sesuai aslinya</strong></p>
<p><strong>terlalu menarik, kalau dibiarkan lewat.  Kita banyak belajar dari catatan OOm Kwik, juga sebagai titik nilai pemimipin bangsa ini 5 tahun ke depan.<br />
</strong></p>
Posted in Bagus deh, Manajemen, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1411&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/09/gambaran-fraud-dan-kekalutan-dalam-menghadapi-bank-century/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Stop Memberi Recehan Untuk Pengemis !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/06/stop-memberi-recehan-untuk-pengemis/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/06/stop-memberi-recehan-untuk-pengemis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 15:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1406</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit saya bukakan pintu jendela mobil, di perempatan jalan.  Mereka tampaknya mahasiswa yang sedang melakukan aksi solidaritas untuk mendukung korban gempa Tasikmalaya beberapa hari yang lalu.  Isteriku juga tak segan segera mengeluarkan uangnya untuk berbagi, begitu juga aku ikut mengeluarkan beberapa lembar.  Jumlah yang sangat jauh tak berarti dibanding ketibaan gempa itu.  Tuhan tentu memiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1406&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p><a title="Pengemis" href="http://elwara.wordpress.com/2008/04/10/pengemis/" target="_blank"><img class="alignleft size-medium wp-image-1405" title="pengemis" src="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/pengemis.jpg?w=300&#038;h=226" alt="pengemis" width="300" height="226" /></a>Sedikit saya bukakan pintu jendela mobil, di perempatan jalan.  Mereka tampaknya mahasiswa yang sedang melakukan aksi solidaritas untuk mendukung korban gempa Tasikmalaya beberapa hari yang lalu.  Isteriku juga tak segan segera mengeluarkan uangnya untuk berbagi, begitu juga aku ikut mengeluarkan beberapa lembar.  Jumlah yang sangat jauh tak berarti dibanding ketibaan gempa itu.  Tuhan tentu memiliki maksud, memiliki alasan mengapa sebuah sentilan kecil, hanya beberapa detik di permukaan bumi Jawa Barat yang menimbulkan kepiluan dan peringatan untuk yang tidak dikenai peringatanNya.</p>
<p>&#8220;Tapi jangan ngasih sama pengemis lho !, bisa-bisa nanti kita didenda ratusan ribu !&#8221;  Jakarta yang Berwibawa memang tidak mengijinkan pengendara yang kebanyakan orang kaya itu berbagi, setidaknya pemberian yang juga memberikan <a title="Denda 300 ribu karena memberi pengemis" href="http://ruanghati.com/2009/08/24/awas-beri-sedekah-ke-pengemis-di-denda-rp-300-ribu-peraturan-baru/" target="_blank">dampak kotornya kota dan perempatan jalan oleh berkeliarannya para pengemis jalanan</a>.  Capek memang, capek mata ini melihat pengemis di banyak perempatan perkotaan.  <a title="Vagrant City Van Java" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/10/12/bandung-paris-van-javavagrant-city-van-java/" target="_blank">Kota Bandung, juga termasuk yang banyak pengemisnya berkeliaran</a>.  <span id="more-1406"></span>Kemiskinan memang produk kota besar, produk persaingan antar manusia yang kian individualistis.  Kemiskinan juga berkontribusi pada kekotoran kota dan merebaknya kejahatan jalanan.  Mereka, kaum terlantar dan miskin ini juga akhirnya &#8220;dikelola&#8221; oleh organisasi <span style="text-decoration:line-through;">sejenis LSM</span> liar yang mengelola kemiskinan sebagai sumber pendapatan untuk pengelolanya.  Tentang ini, tentu sudah bukan lagi cerita baru, sudah banyak diulas.  Namun, rasa iba, keinginan beramal, ingin mendapatkan pahala dunia dan akhirat adalah bagian-bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia.</p>
<p>Kriteria pengemis, diulas <a title="Islam dan Pengemis" href="http://tausyiah275.blogsome.com/2007/04/03/islam-dan-pengemis/" target="_blank">di sini, Tausyiah 275</a>.  Data kaum terlantar yang jumlahnya jutaan ini, pada Tahun  2008 terdata di <a title="Database Kaum Terlantar" href="http://www.depsos.go.id/modules.php?name=Database&amp;opsi=pmks2008-1" target="_blank">depsos, keluarga fakir miskin ada 3,3 juta; pengemis 35 ribu</a>.</p>
<p>Tentu, kalau memang ada kesungguhan dari Pemerintah negeri ini untuk mengentaskan kemiskinan, setidaknya setengah talangan untuk Bank Century yang jumlahnya 6,7 Trilyun bisa dikucurkan untuk memenuhi tanggung jawab bangsa dan negara ini untuk mengentaskan kemiskinan atau mengusir secara layak pengemis yang terdata hanya 35 ribu (tapi cukup mengotori berbagai kota).  Kebijakan untuk menghilangkan kaum miskin dan mendenda pemberian pada pengemis harus disertai dengan usaha serius memberdayakan kaum terpinggirkan itu.  Kalau tidak, kita pantas khawatir bahwa rasa etika dan kemanusiaan dikikis habis juga oleh peraturan, kehilangan empati kemiskinan dan tidak memiliki sedikitpun waktu untuk berbuat.  Harus ada institusi pengganti yang lebih membumi, perlu dukungan sungguh-sungguh dari pemerintah lebih dari sekedar peraturan untuk memberantas dan mengusir orang miskin, tapi tidak memberatas kemiskinan&#8230;..</p>
<p align="center"><strong>PENANGGULANGAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS</strong></p>
<p align="center"><strong><em>PP No. 31 Tahun 1980, LN. 1980-51</em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong><em>Mengingat :</em></strong></p>
<p>1.  Pasal 5 ayat (2), Pasal 27, dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945;</p>
<p>2.  Ketetapan Madjelis Permusyawaratan Rakyat Nomor IV/MPR/1978; tentang Garis-garis Besar Haluan Negara;</p>
<p>3.  Undang-undang Nomor 6 Tahun 1974 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3039).</p>
<p align="center"><strong>BAB 1. KETENTUAN UMUM</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pas. 1</strong>. Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:</p>
<p>1.  Gelandangan adalah orang-orang yang hidup dalam keadaan tidak sesuai dengan norma kehidupan yang layak dalam masyarakat setempat, serta tidak mempunyai tempat tinggal dan pekerjaan yang tetap di wilayah tertentu dan hidup mengembara di tempat umum;</p>
<p>2.  Pengemis adalah orang-orang yang mendapatkan penghasilan dengan meminta-minta di muka umum dengan pelbagai cara dan alasan untuk mengharapkan belas kasihan dari orang lain;</p>
<p>3.  Menteri adalah Menteri Sosial;</p>
<p>4.  Usaha preventif adalah usaha secara terorganisir yang meliputi penyuluhan, bimbingan, latihan, dan pendidikan, pemberian bantuan, pengawasan serta pembinaan lanjut kepada berbagai pihak yang ada hubungannya dengan pergelandangan dan pengemisan, sehingga akan tercegah terjadinya:</p>
<p>a.  pergelandangan dan pengemisan oleh individu atau keluarga-keluarga terutama yang sedang berada dalam keadaan sulit penghidupannya;</p>
<p>b.  meluasnya pengaruh dan akibat adanya pergelandangan dan pengemisan di dalam masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban dan kesejahteraan pada umumnya;</p>
<p>c.  pergelandangan dan pengemisan kembali oleh para gelandangan dan pengemis yang telah direhabilitir dan telah ditransmigrasikan ke daerah pemukiman baru ataupun telah dikembalikan ke tengah masyarakat.</p>
<p>5.  Usaha represif adalah usaha-usaha yang terorganisir, baik melalui lembaga maupun bukan dengan maksud menghilangkan pergelandangan dan pengemisan, serta mencegah meluasnya di dalam masyarakat.</p>
<p>6.  Usaha rehabilitatif adalah usaha-usaha yang terorganisir meliputi usaha-usaha penyantunan, pemberian latihan dan pendidikan, pemulihan kemampuan dan penyaluran kembali baik ke daerah-daerah pemukiman baru melalui transmigrasi maupun ke tengah-tengah masyarakat, pengawasan serta pembinaan lanjut, sehingga dengan demikian para gelandangan dan pengemis, kembali memiliki kemampuan untuk hidup secara layak sesuai dengan martabat manusia sebagai Warganegara Republik Indonesia.</p>
<p align="center"><strong>BAB II. TUJUAN, WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 2.</strong></p>
<p>Penanggulangan gelandangan dan pengemisan yang meliputi usaha-usaha preventif, represif, rehabilitatif bertujuan agar tidak terjadi pergelandangan dan pengemisan, serta mencegah meluasnya pengaruh akibat pergelandangan dan pengemisan di dalam masyarakat, dan memasyarakatkan kembali gelandangan dan pengemis menjadi anggota masyarakat yang menghayati harga diri, serta memungkinkan pengembangan para gelandangan dan pengemis untuk memiliki kembali kemampuan guna mencapai taraf hidup, kehidupan, dan penghidupan yang layak sesuai dengan harkat martabat manusia.</p>
<p><strong>Pasal 3.</strong></p>
<p>(1) Kebijaksanaan di bidang penanggulangan gelandangan dan pengemis ditetapkan oleh Menteri berdasarkan kebijaksanaan yang digariskan oleh Pemerintah.</p>
<p>(2) Dalam menetapkan kebijaksanaan, Menteri dibantu oleh sebuah badan koordinasi, yang susunan, tugas dan wewenangnya diatur dengan Keputusan Presiden.</p>
<p><strong>Pasal 4.</strong></p>
<p>(1) Pemerintah Daerah dapat melaksanakan kebijaksanaan khusus berdasarkan kondisi daerah sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Pemerintah ini.</p>
<p>(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berdasarkan petunjuk teknis dari Menteri Sosial dan petunjuk-petunjuk Menteri Dalam Negeri.</p>
<p align="center"><strong>BAB III. USAHA PREVENTIF</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 5.</strong></p>
<p>Usaha preventif dimaksudkan untuk mencegah timbulnya gelandangan dan pengemis di dalam masyarakat, yang ditujukan baik kepada perorangan maupun kelompok masyarakat yang diperkirakan menjadi sumber timbulnya gelandangan dan pengemis.</p>
<p><strong>Pasal 6.</strong></p>
<p>Usaha sebagaimana dimaksud Pasal 5, dilakukan antara lain dengan:</p>
<p>a.  Penyuluhan dan bimbingan sosial;</p>
<p>b<em>.</em> Pembinaan sosial;</p>
<p>c<em>.</em> Bantuan sosial;</p>
<p>d<em>.</em> Perluasan kesempatan kerja;</p>
<p>e.  Pemukiman lokal;</p>
<p>f<em>.</em> Peningkatan derajat kesehatan.</p>
<p><strong>Pasal 7.</strong></p>
<p>Pelaksanaan usaha-usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 diatur lebih lanjut oleh Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugas masing-masing.</p>
<p align="center"><strong>BAB IV. USAHA REPRESIF</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 8.</strong></p>
<p>Usaha represif dimaksudkan untuk mengurangi dan/atau meniadakan gelandangan dan pengemis yang ditujukan baik kepada seseorang maupun kelompok orang yang disangka melakukan pergelandangan dan pengemisan.</p>
<p><strong>Pasal 9.</strong></p>
<p>Usaha represif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi:</p>
<p>a.  razia;</p>
<p>b.  penampungan sementara untuk diseleksi;</p>
<p>c.  pelimpahan.</p>
<p><strong>Pasal 10.</strong></p>
<p>(1) Razia dapat dilakukan sewaktu-waktu baik oleh pejabat yang berwenang untuk itu maupun oleh pejabat yang atas perintah Menteri diberi wewenang untuk itu secara terbatas.</p>
<p>(2) Razia yang dilakukan oleh pejabat yang diberi wewenang kepolisian terbatas dilaksanakan bersama-sama dengan Kepolisian.</p>
<p><strong>Pasal 11.</strong></p>
<p>Gelandangan dan pengemis yang terkena razia ditampung dalam penampungan sementara untuk diseleksi.</p>
<p><strong>Pasal 12.</strong></p>
<p>Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dimaksudkan untuk menetapkan kwalifikasi para gelandangan dan pengemis dan sebagai dasar untuk menetapkan tindakan selanjutnya yang terdiri dari:</p>
<p>a.  dilepaskan dengan syarat;</p>
<p>b.  dimasukkan dalam Panti Sosial;</p>
<p>c.  dikembalikan kepada orang tua/wali/keluarga/kampung halamannya;</p>
<p>d.  diserahkan ke Pengadilan;</p>
<p>e.  diberikan pelayanan kesehatan.</p>
<p><strong>Pasal 13.</strong></p>
<p>Dalam hal seseorang gelandangan dan/atau pengemis dikembalikan kepada orang tua/wali/keluarga/kampung halamannya baik karena hasil seleksi maupun karena putusan pengadilan dapat diberikan bantuan sosial yang jenis dan jumlahnya ditetapkan oleh Menteri.</p>
<p align="center"><strong>BAB V. USAHA REHABILITATIF</strong></p>
<p><strong>Pasal 14.</strong></p>
<p>Usaha rehabilitatif terhadap gelandangan dan pengemis meliputi usahausaha penampungan, seleksi, penyantunan, penyaluran dan tindak lanjut, bertujuan agar fungsi sosial mereka dapat berperan kembali sebagai warga masyarakat,</p>
<p><strong>Pasal 15.</strong></p>
<p>(1) Usaha rehabilitatif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 dilaksanakan melalui Panti Sosial.</p>
<p>(2) Tatacara pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud ayat (1) diatur lebih lanjut oleh Menteri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p><strong>Pasal 16.</strong></p>
<p>Usaha penampungan ditujukan untuk meneliti/menseleksi gelandangan dan pengemis yang dimasukkan dalam Panti Sosial.</p>
<p><strong>Pasal 17.</strong></p>
<p>Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 bertujuan untuk menen-tukan kualifikasi pelayanan sosial yang akan diberikan.</p>
<p><strong>Pasal 18.</strong></p>
<p>Usaha penyantunan ditujukan untuk mengubah sikap mental gelandang-an dan pengemis dari keadaan yang nonproduktif menjadi keadaan yang produktif.</p>
<p><strong>Pasal 19.</strong></p>
<p>Dalam melaksanakan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 para gelandangan dan pengemis diberikan bimbingan, pendidikan dan latihan baik fisik, mental maupun sosial serta ketrampilan kerja sesuai dengan bakat dan kemampuannya.</p>
<p><strong>Pasal 20.</strong></p>
<p>Tatacara pelaksanaan penyantunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 dan Pasal 19 diatur lebih lanjut oleh menteri.</p>
<p><strong>Pasal 21.</strong></p>
<p>(1) Usaha penyaluran ditujukan kepada gelandangan dan pengemis telah mendapatkan bimbingan, pendidikan, latihan dan ketrampilan kerja dalam rangka pendayagunaan mereka terutama ke sektor produksi dan jasa, melalui jalur-jalur transmigrasi, swakarya, dan pemukiman lokal.</p>
<p>(2) Tatacara pelaksanaan penyaluran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur oleh Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugas masing-masing.</p>
<p><strong>Pasal 22.</strong></p>
<p><strong> </strong>Usaha tindak lanjut ditujukan kepada gelandangan dan pengemis yang telah disalurkan, agar mereka tidak kembali menjadi gelandangan-dan pengemis.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 23.</strong></p>
<p><strong> </strong>Usaha tindak lanjut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 antara lain dilakukan dengan;</p>
<p>a.  meningkatkan kesadaran berswadaya;</p>
<p>b.  memelihara, memantapkan dan mertingkatkan kemampuan sosial ekonomi;</p>
<p>c.  menumbuhkan kesadaran hidup bermasyarakat.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 24.</strong></p>
<p><strong> </strong>Pelaksanaan usaha tindak lanjut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 dan Pasal 23 diatur lebih lanjut oleh Menteri.</p>
<p align="center"><strong>BAB VI. PARTISIPASI MASYARAKAT</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal 25.</strong></p>
<p>Organisasi Sosial masyarakat dapat menyelenggarakan usaha rehabilitasi gelandangan dan pengemis dengan mendirikan Panti Sosial.</p>
<p><strong>Pasal 26.</strong></p>
<p>Organisasi Sosial yang menyelenggarakan usaha rehabilitasi sebagai mana dimaksud dalam Pasal 25, wajib mendaftarkan dan memberikan laporan berkala kepada Menteri melalui Instansi dalam lingkungan Departemen Sosial setempat.</p>
<p><strong>Pasal 27.</strong></p>
<p>Menteri dapat memberikan bantuan/subsidi kepada Organisasi Sosial Masyarakat yang menyelenggarakan usaha rehabilitasi gelandangan dan pengemis.</p>
<p><strong>Pasal 28.</strong></p>
<p>Menteri atau pejabat yang diberi wewenang oleh Menteri memberikan bimbingan dan pengarahan terhadap organisasi sosial masyarakat yang menyelenggarakan usaha rehabilitasi gelandangan dan pengemis.</p>
<p><strong>Pasal 29.</strong></p>
<p>Pelaksanaan lebih lanjut sebagaimana dimaksud dalam bab ini diatur oleh Menteri.</p>
<p align="center"><strong>BAB VII. KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP</strong></p>
<p><strong>Pasal 30.</strong></p>
<p>Segala peraturan perundang-undangan tentang gelandangan dan pengemis yang sudah ada tetap berlaku, selama tidak bertentangan dengan Peraturan Pemerintah ini.</p>
<p><strong>Pasal 31.</strong></p>
<p>Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.</p>
<p>Diundangkan di Jakarta pada tanggal 10 September 1980.</p>
Posted in Profetis, Sedekah, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1406/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1406&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/06/stop-memberi-recehan-untuk-pengemis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2009/09/pengemis.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pengemis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perampokan Bank, Gempa Tasikmalaya dan Keberpihakan Pemerintah</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/05/perampokan-bank-gempa-tasikmalaya-dan-keberpihakan-pemerintah/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/05/perampokan-bank-gempa-tasikmalaya-dan-keberpihakan-pemerintah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 17:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1403</guid>
		<description><![CDATA[Alangkah cepatnya bantuan Pemerintah untuk menalangi masalah Bank Century, yang menurut Wakil Presiden Indonesia dimaki pedas sebagai perampokan dan dibayari Pemerintah Negara Republik Indonesia lagi.  Besarnya, lebih besar dari perkiraan lebih dari  10 kali dari kerugian yang diderita masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa akibat gempa bumi, gempa 7,3 skala richter yang menguncang hampir seantero [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1403&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Alangkah cepatnya bantuan Pemerintah untuk menalangi masalah Bank Century, yang menurut Wakil Presiden Indonesia dimaki pedas sebagai <a title="Perampokan" href="http://news.okezone.com/read/2009/08/31/320/253043/320/jk-kasus-bank-century-itu-perampokan" target="_blank">perampokan</a> dan <a title="Perampok yang dibayari Pemerintah RI" href="http://kabarnet.wordpress.com/2009/09/04/jk-masak-perampok-dibayari-pemerintah/" target="_blank">dibayari Pemerintah Negara Republik Indonesia</a> lagi.  Besarnya, lebih besar dari <a title="Gempa Tasikmalaya" href="http://www.detiknews.com/read/2009/09/04/110815/1196537/10/kerugian-akibat-gempa-tasikmalaya-ditaksir-rp-400-miliar" target="_blank">perkiraan lebih dari  10 kali dari kerugian yang diderita masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa akibat gempa bumi</a>, gempa 7,3 skala richter yang menguncang hampir seantero Jawa Barat dan menewaskan lebih dari 64 jiwa.  Sedangkan <a title="Korban Lapindo bertahan untuk bertemu Presiden" href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/03/22/21240090/Korban.Lapindo.Bertahan.di.Jakarta.untuk.Bertemu.SBY" target="_blank">korban lumpur Lapindo masih bertahan</a> dan berharap mendapatkan kucuran bantuan penggantian, <a title="Menanti Sang Godot" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Waiting_for_Godot" target="_blank">menanti godot</a> yang tak kunjung tiba, setelah bertahun-tahun tak jua cukup mendapatkan ketenangan.  Sejak 2007, <a title="Korban Lusi ke Istana Negara" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/04/25/korban-lusi-ke-istana-negara/" target="_blank">korban lumpur mengadu ke Bapak Presiden</a> yang terpilih lagi di kali kedua, namun toh Presiden juga sebagai institusi, belum juga tersentuh benar-benar untuk menyelesaikan permasalahan korban lusi- lumpur sidoarjo. <span id="more-1403"></span></p>
<p>Kalau saja, yah&#8230;. sekedar apologia, uang sebesar dana talangan untuk Bank Century (bank hasil merger yang salah satu di antaranya dari Bank Pikko &#8211; masih ingatkan kasus saham Bank Pikko) digunakan untuk mengentaskan kemiskinan &#8212; s<a title="Al Maun dan UUD 45" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/" target="_blank">eperti yang diamanatkan UUD 45</a>, kiranya bangsa ini akan memiliki wajah yang berbeda dari kerumunan kemiskinan dan keterlantaran yang tidak juga lepas dari bangsa ini.</p>
<p>Negeri ini memang bukan manusia yang berpuasa, karena kalau negeri ini berpuasa, tentulah negeri ini sedang menuju jalan takwa.  Dan, cirinya memperhatikan dan memanusiakan kaum terlantar.</p>
<p>Gempa di Tasikmalaya dan gempa-gempa lainnya menjadi pertanda, menjadi <a title="Gempa, Tobat, Amal" href="http://www.motivasi-islami.com/artikel/gempa-di-bulan-ramadhan-momentum-untuk-bertobat-dan-meningkatkan-amal-baik/" target="_blank">momentum untuk introspeksi diri</a>.  Catatan pedas JK, Sang Wakil Presiden terhadap Bank Century juga gempa, gempa ekonomi yang besarnya kerugian yang ditimbulkan dan dengan sadar dibayari Pemerintah menimbulkan pemahaman kembali, mengapa bangsa ini masih juga memilih keberpihakan kepada segelintir, dan mengabaikan anak bangsa lainnya.</p>
<p>Enam koma tujuh Triliun atau 6700 milyar atau 6700.000.000.000,- !</p>
<p>Sesak nafas membacanya !</p>
<p>Tapi, yakinlah, seperti biasa, JK sebentar lagi akan tenggelam dan sinarnya telah meredup, karena memang beliau bukan calon presiden terpilih.  Kita berharap pada Bapak Presiden terpilih, atau lanjutkanlah, selamatkan bank century atau &#8230;..</p>
Posted in Fenomena, Profetis  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1403/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1403&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/09/05/perampokan-bank-gempa-tasikmalaya-dan-keberpihakan-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Awalnya Penuh, Tengahnya Tinggal Setengah, Akhirnya Tinggal Sebaris !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/30/awalnya-penuh-tengahnya-tinggal-setengah-akhirnya-tinggal-sebaris/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/30/awalnya-penuh-tengahnya-tinggal-setengah-akhirnya-tinggal-sebaris/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 15:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[InReligion]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1398</guid>
		<description><![CDATA[Lucu !
Jelas tidak !
Mempermainkan?, juga tidak !
Namun, begitulah seperti tahun-tahun yang telah berlalu keramaian hari-hari pertama bertarawih ada di hari-hari pertama.  Semakin hari, semakin menyusut, dan menjelang akhir puasa kesibukan jama&#8217;ah kian meningkat untuk pulang kampung.  Berkunjung dan pulang ke kampung halaman.  Kesempatan tahunan yang menjadi tradisi.
Menjelang hari ke 10 ini, jumlah peserta tarawih memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1398&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Lucu !</p>
<p>Jelas tidak !</p>
<p>Mempermainkan?, juga tidak !<span id="more-1398"></span></p>
<p>Namun, begitulah seperti tahun-tahun yang telah berlalu keramaian hari-hari pertama bertarawih ada di hari-hari pertama.  Semakin hari, semakin menyusut, dan menjelang akhir puasa kesibukan jama&#8217;ah kian meningkat untuk pulang kampung.  Berkunjung dan pulang ke kampung halaman.  Kesempatan tahunan yang menjadi tradisi.</p>
<p>Menjelang hari ke 10 ini, jumlah peserta tarawih memang sudah terasa menyusut.  Kadang &#8220;gangguan&#8221; tiba oleh berbagai acara yang kita hadiri untuk berbuka puasa.</p>
<p>Kadang hati bertanya, apakah jalan takwa yang ditempuh atau tradisi !.  Apakah <a title="Puasa dan Takwa" href="http://sufisme.890m.com/wordpress/puasa-dan-taqwa/" target="_blank">takwa</a> itu?  Apakah <a title="Puasa membentu takwa" href="http://ramadhanmulia.blogspot.com/2008/12/puasa-membentuk-taqwa.html" target="_blank">Puasa membentuk takwa</a> !?, ya tentu saja.</p>
<p>Yang menarik, ciri orang bertakwa adalah mereka yang :</p>
<p>QS 134 Al Imran : (yaitu)<em> orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan  orang-orang yang menahan amarahnya dan mema&#8217;afkan (kesalahan) orang. Allah  menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan</em>. 135. <em>Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau  menganiaya diri sendiri<sup><strong> </strong></sup>, mereka ingat akan Allah, lalu  memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni  dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu,  sedang mereka mengetahui</em>.</p>
<p>Sederhana, begitu jelas : menafkahkan baik di waktu lapang maupun sempit, memohon ampun ketika mereka menganiaya diri sendiri, dan tidak meneruskan perbuatan kejinya.</p>
<p>Di waktu lapang, di waktu sempit.  Orang bertakwa selalu menafkahkan  &#8230; maupun di waktu sempit.</p>
<p>Jamaah tarawih malam itu tertunduk, malu pada bayangan sendiri yang kerap mengeluh di waktu sempit.  Panjang lebar penjelasan, tapi kerap kita lupa di waktu-waktu kita sempit, ketika segala keterbatasan melanda kita&#8230;.kita melupakan takwa kita.  Allah &#8211; <a title="Allah - Azza wa Jalla" href="http://haniifa.wordpress.com/2009/08/14/sekawan-wawan-syah-ahlul-bidah/" target="_blank">azza wa jalla</a> menegasi, hubungan horizontal menjadi titik tolak berpikir dan bertindak menjadi hal penting, bahkan sangat penting sebagai penanda orang bertakwa !</p>
<p>Dilanjutkan pada ayat berikutnya :</p>
<p>QS Imran 136. <em>Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di  dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah  sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.</em></p>
<p>Sebaik-baiknya pahala orang-orang yang beramal !</p>
<p>Duh !, semoga dibukakan hati ini untuk memenuhi petunjukMu.</p>
Posted in Fenomena, InReligion, Religion, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1398/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1398&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/30/awalnya-penuh-tengahnya-tinggal-setengah-akhirnya-tinggal-sebaris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seberapa Berisikkah Anak-anak di Mesjid !</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/24/seberapa-berisikkah-anak-anak-di-mesjid/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/24/seberapa-berisikkah-anak-anak-di-mesjid/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 15:24:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1391</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang menarik dari sebuah catatan seseorang tentang anak-anak dan mesjidnya :
Suasana masjid menjelang salat jamaah itu mulai ramai dipadati oleh para jamaah dewasa dan juga oleh anak-anak. Sambil menunggu salat dilaksanakan, para jamaah yang dewasa sebagian besarnya khusyuk berdoa. Beruntung anak saya yang kecil malam itu tenang-tenang saja, duduk di dekat saya. Dia hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1391&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Ada yang menarik dari sebuah catatan seseorang tentang anak-anak dan mesjidnya :</p>
<blockquote><p><em>Suasana masjid menjelang salat jamaah itu mulai ramai dipadati oleh para jamaah dewasa dan juga oleh anak-anak. Sambil menunggu salat dilaksanakan, para jamaah yang dewasa sebagian besarnya khusyuk berdoa. Beruntung anak saya yang kecil malam itu tenang-tenang saja, duduk di dekat saya. Dia hanya menengok ke kanan ke kiri sambil melihat suasana baru untuknya, karena malam itu adalah malam pertamanya salat Tarawih di masjid. Anak saya yang sulung dan <span id="more-1391"></span>temannya sudah relatif lebih dewasa dari adiknya, sehingga mereka pun duduk tenang menunggu salat berjamaah dimulai. Namun, tidak demikian dengan jamaah yang masih anak-anak dengan usia TK hingga SD di kelas awal (kelas 1, 2, dan 3) di sisi yang lain dari masjid itu. Jamaah anak-anak ini banyak berlari-larian di sekitaran masjid, bercanda dengan teman sebayanya, sehingga suasana cenderung berisik penuh dengan tawa ria anak-anak. Keberisikan yang khas anak-anak, penuh dengan nada dan suasana gembira. Saya tidak tahu apakah mereka gembira menyambut Ramadhan atau gembira karena berkumpul dengan kawan-kawannya. Ataukah mereka bergembira itu karena berkah Ramadhan, saya juga tidak tahu.</em></p>
<p><em>Mendengar dan melihat suasana yang cenderung berisik ini, salah satu pengurus masjid menghimbau anak-anak agar tenang. Karena suaranya disampaikan lewat mikrofon, <strong>kesan kerasnya jadi makin menonjol dan ditambah lagi dengan pilihan kata serta kalimat yang menurut perasaan dan kesan saya kurang pas</strong>. Jadilah himbauan untuk anak-anak agar tenang itu, kok, rasanya malah terlalu keras sekali ya untuk perasaan anak-anak (usia TK s/d SD awal). Bahkan ada himbauan agar anak-anak ini pulang aja kalau hanya membuat berisik suasana masjid. Anak saya yang kecil yang mendengar suara keras lewat mikrofon itu, berkata kepada saya, “<strong><span style="color:#ff0000;">Yah, orang itu marah-marah ya? Yuk kita pulang aja, Yah. Rakan takut, Yah</span></strong>.”</em></p>
<p><em>Mendengar kata-kata anak saya dan himbauan itu, saya merasa prihatin. Rasanya, kok, masjid itu sepertinya menjadi tempat yang tidak </em><em>welcome</em> kepada anak-anak, ya? Masjid tempat saya bersalat Tarawih itu, kok, sepertinya menjadi tempat yang terlarang buat anak-anak, ya? Masjid itu, kok, sepertinya menolak keberadaan anak-anak di lingkungannya? Karena keberisikan anak-anak hanya akan mengganggu kekhusyukan para orang dewasa yang sedang berniat berdekatan dengan-Nya, <strong>maka keberadaan anak-anak harus diminimalkan dari masjid</strong>?</p></blockquote>
<p>Memang tak mudah juga !, kadang kita merasa terganggu oleh ulah anak-anak yang berlari-lari atau berbagai suara yang ributnya membuat khusyuk menjadi semakin tak mudah.  Membiarkan juga tentu tak baik pulalah, anak-anak juga harus belajar memahami bahwa dalam suasana mesjid bukan untuk bersuka-suka, tapi juga kesukaan anak-anak pada mesjid, menjadikan mesjid tempat yang mengesankan buat rohani anak, adalah juga bagian dari kepentingan dak&#8217;wah yang harus terbina sejak anak kecil menjadi dewasa.</p>
<p>Rekan tadi melanjutkan lagi dengan catatan :</p>
<blockquote><p><em>Apakah ada hubungannya ya antara tingkat keberisikan di sekitar tempat salat dan tingkat kekhusyukan seseorang saat salat? Saya rasanya pernah membaca suatu cerita yang bertemakan tentang kekhusyukan salat terkait dengan suasana lingkungan. Bahwa suatu ketika Sayiddina Ali r.a. terluka oleh sebatang panah akibat peperangan yang beliau ikuti. Ketika seorang sahabat berniat mencabut batang panah tersebut, Sayiddina Ali r.a. meminta sahabatnya itu agar mencabut batang panah yang tertancap di tubuhnya itu saat beliau salat. Dan betul, sahabat itu akhirnya mencabut dan mengobati luka akibat panah tersebut saat Sayiddina Ali r.a. melakukan salat. Yang mengagumkan adalah saat sahabat itu mencabut batang panah dari tubuh Sayiddina Ali r.a., tak terdengar sedikit pun erangan rasa sakit dari beliau. Beliau dengan asyik-khusyuk-masyuk tetap melakukan salatnya tanpa terganggu oleh rasa sakit akibat luka panah. Saya membayangkan betapa dahsyat kualitas salat yang dilakukan oleh beliau ini sehingga “<strong>rasa sakit</strong>” yang sangat akibat panah itu (untuk ukuran saya) dapat dikalahkan (ditekan/dihilangkan) oleh “<strong>rasa nikmat</strong>” berasyik-masyuk dengan-Nya lewat salat beliau itu.</em></p></blockquote>
<p>Kelak, mereka itu juga yang menjadi panutan yang menggemakan tauhid. Tentu saja teguran untuk keberisikan itu juga perlu, bukan karena orang dewasa harus khusyuk.  Bukan !, bukan, tapi membuat anak-anak itu berbangga hati akan kehadirannya diakui.</p>
<p>==========</p>
<p>Selamat menunaikan ibadah Ramadhan kepada segenap rekan-rekan, lama kita tak bersua.  Mas Abu, Mas Dono, Mas Ayruel, Mas Haniifa, Mas Qarrobin, Mas LovePassword,  dan semua rekan maya yang selalu hadir dalam segala suasana, yang tak agor sebutkan semuanya.  Mohon kiranya disudikan memaafkan segala salah kata dan kurangnya silaturahmi dari Agor.</p>
Posted in Fenomena, General  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1391/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1391&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/08/24/seberapa-berisikkah-anak-anak-di-mesjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al Ma&#8217;un Versus UUD &#8216;45</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 02:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1385</guid>
		<description><![CDATA[Huh&#8230;, astagfirullah, mengapa orang miskin dan anak-anak terlantar subur di negeri Indonesia ini, terutama neh di Pulau Jawa.  Bandung adalah kota indah yang dililit amanat UUD 45 yang gagal dilaksanakan. Tebaran pengemis di Kota Bandung menjelaskan kualitas kekhalifahan masyarakat dan pemerintah setempat.  Begitu juga banyak kota di Pulau Jawa dan sebagian di luar Pulau Jawa.  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1385&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Huh&#8230;, astagfirullah, mengapa orang miskin dan anak-anak terlantar subur di negeri Indonesia ini, terutama neh di Pulau Jawa.  <a title="Kota Termiskin di Jabar" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2007/10/12/bandung-paris-van-javavagrant-city-van-java/" target="_blank">Bandung adalah kota indah yang dililit amanat UUD 45 yang gagal dilaksanakan</a>. Tebaran pengemis di Kota Bandung menjelaskan kualitas kekhalifahan masyarakat dan pemerintah setempat.  Begitu juga banyak kota di Pulau Jawa dan sebagian di luar Pulau Jawa.  Saking terbiasanya melihat pengemis, baik itu mesjid dan gereja, baik itu dekat istana maupun dekat real estate, di banyak persimpangan jalan sudah gagal menyentuh hati nurani, tidak ada rasa yang cukup untuk mengetuk pintu hati melihat kemiskinan dan kesengsaraan sesama &#8230; Duh&#8230;<span id="more-1385"></span>Kalau UUD 45 menyemangati melalui : <a title="Orang Miskin Dipelihara Negara" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/09/18/fakir-miskin-dan-anak-anak-terlantar-dipelihara-oleh-negara/" target="_blank">orang miskin dan terlantar dipelihara negara</a>, maka buah dari 64 merdeka adalah 35 juta anak bangsa yang tergolong miskin adalah santapan berita setiap hari.  Di negeri yang lebih dari 80% penduduknya beragama Islam !.  <a title="Pembelaan Pada Kaum Tertindas" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2008/12/23/tafsir-surah-al-maun-pembelaan-atas-kaum-tertindas/" target="_blank">Amanat Allah SWT kepada manusia, pendusta agama adalah yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin</a>.  Pendusta agama?, kaum Dhuafa&#8217; ? Sungguh, kita berbicara antara pendusta dan orang miskin yang disantuni adalah dua hal yang begitu didekatkan olehNya.</p>
<p>Lucunya, UUD 45 kata dipelihara oleh negara dipelintir menjadi &#8220;membiarkan&#8221; kemiskinan sehingga orang miskin dan anak-anak terlantar dipelihara (dipelihara keterlantarannya, dipelihara biar miskin terus), seperti kita katakan : ayam dipelihara maka ayamnya makin banyak, maka orang miskin dipelihara maka orang miskinnya masih banyak <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />    <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau memang Negara (atau Pemerintah) memenuhi amanat UUD 45, dan jika pemimpin negara tersebut beragama Islam, maka tentulah akan tercermin dari APBD, APBN berapa persen amanat itu dilaksanakan.  Yang miskin dan terlantar, tidak punya rumah, tidak punya KTP, tidak punya RT, tidak punya RW (jadi nggak dapat BLT).</p>
<p>Dan di sisi lain, kita juga mengenal eksploitasi kemiskinan untuk bantuan, untuk menghiba kasihan orang sehingga mereka (sebagian dari mereka) menjadikan kemiskinan yang pura-pura miskin sebagai sarana untuk meraih pendapatan.  Membuat kita kesel dengan pengemis yang itu-itu juga, pengemis anak-anak yang bertebaran.</p>
<p>Betapa terasa tipisnya hati ini melihat saudara-saudara kita yang terlantar dan terasa, betapa tipisnya pula keinginan pemerintah (apakah Pemerintah SBY mampu mengubahnya?) untuk memberantas kemiskinan dan tidak memelihara orang miskin dan terlantar tetap pada keterlantarannya, tetap pada kemiskinanannya?</p>
<p>Lha itukan tanggung jawab semua?  <a title="Kebajikan, apakah itu?" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/01/20/kebajikan-apakah-itu/" target="_blank">TIDAK</a> !, itu tanggung jawab Pemerintah, hanya Pemerintah.  Jadi laksanakanlah, perintahkanlah, adakan anggarannya dan laksanakan !.</p>
<p>Masyarakat, seperti sekumpulan domba, eksekutif yang amanat akan melahirkan masyarakat yang juga amanat !</p>
Posted in Fenomena, General, Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1385&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/23/al-maun-versus-uud-45/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lucu, Wakakak&#8230;.huk&#8230;huk&#8230;huk&#8230;.</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/10/lucu-wakakak-huk-huk-huk/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/10/lucu-wakakak-huk-huk-huk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 13:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1382</guid>
		<description><![CDATA[Kacian deh Loe, kok bisa lucu begini.  Sebuah narasi indah masuk ke inbox mail dan menjelaskan kelucuan yang patut kita renungi :
L.U.C.U
Oleh Elvi Zuhailina
Lucu&#8230; bagaimana uang 100 ribu nampak BEGITU BESAR
Ketika kita SUMBANGKAN KE MESJID
Dan BEGITU KECIL saat kita belanjakan di SUPERMARKET &#8230;     
Lucu&#8230; betapa LAMA rasanya WAKTU SATU JAM BERIBADAH KEPADA ALLAH
Dan betapa SEBENTARNYA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1382&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Kacian deh Loe, kok bisa lucu begini.  Sebuah narasi indah masuk ke inbox mail dan menjelaskan kelucuan yang patut kita renungi :</p>
<p>L.U.C.U</p>
<p>Oleh Elvi Zuhailina</p>
<p>Lucu&#8230; bagaimana uang 100 ribu nampak BEGITU BESAR<br />
Ketika kita SUMBANGKAN KE MESJID<br />
Dan BEGITU KECIL saat kita belanjakan di SUPERMARKET &#8230;     <span id="more-1382"></span></p>
<p>Lucu&#8230; betapa LAMA rasanya WAKTU SATU JAM BERIBADAH KEPADA ALLAH<br />
Dan betapa SEBENTARNYA waktu 60 menit<br />
Untuk BERMAIN GOLF, MEMANCING atau BERMAIN BOLA</p>
<p>Lucu&#8230; betapa BERATNYA MEMBACA SATU JUZ AL-QURAN<br />
Dan betapa MUDAHNYA membaca 200-300 halaman NOVEL TERKENAL</p>
<p>Lucu&#8230; bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN<br />
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN</p>
<p>Lucu&#8230; bagaimana kita KEHILANGAN KATA-KATA SAAT BERDOA<br />
Dan betapa LANCARNYA ketika kita MENGOBROL dengan teman</p>
<p>Lucu&#8230;bagaimana kita BUTUH WAKTU 2-3 minggu<br />
Untuk merencanakan suatu KEGIATAN ISLAMI<br />
Namun bisa merencanakan kegiatan lainnya dalam SEKEJAP</p>
<p>DAN BEGITULAH&#8230;&#8230;<br />
HAL-HAL LUCU TAK SELAMANYA MENJADI HIBURAN BAGI JIWA<br />
KARENA ADA JUGA HAL- HAL LUCU YANG PERLU KITA RENUNGI</p>
<p>BUKANKAH INI LUCU &#8230;?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><em>Teriring salam dan terimakasih pada penulis di atas, betapa kita memang merasa menyumbangkan kencleng ke mesjid 10 ribu saja sudah begitu besar, padahal begitu mudahnya kita melepaskan besaran yang jauh lebih besar lagi untuk kesenangan perut di supermarket dan sejumlah bla&#8230;bla&#8230;bla  lainnya yang mengingatkan kita betapa naifnya saya menyikapi kehidupan ini&#8230;.</em></p>
Posted in Fenomena, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1382/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1382&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/10/lucu-wakakak-huk-huk-huk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemilu Presiden Indonesia 2009 Yang &#8220;Duh !&#8221;</title>
		<link>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/09/pemilu-presiden-indonesia-2009-yang-duh/</link>
		<comments>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/09/pemilu-presiden-indonesia-2009-yang-duh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 14:20:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profetis]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit/Etos/Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agorsiloku.wordpress.com/?p=1379</guid>
		<description><![CDATA[Saya sama sekali bukan penggemar atau fans berat dari Presiden sekarang dan berharap presiden Indonesia berikutnya bukan Beliau.  Namun, fakta hasil pilpres adalah beliau yang terbaik (begitu kata Yusuf Kala, Capres yang juga bersaing : Yang menang adalah yang terbaik).  Namun, puluhan juta anak bangsa yang lain, melihat Presiden yang layak untuk negeri ini, pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1379&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Saya sama sekali bukan penggemar atau fans berat dari Presiden sekarang dan berharap presiden Indonesia berikutnya bukan Beliau.  Namun, fakta hasil pilpres adalah beliau yang terbaik (begitu kata Yusuf Kala, Capres yang juga bersaing : <span style="color:#ff0000;"><strong>Yang menang adalah yang terbaik</strong></span>).  Namun, puluhan juta anak bangsa yang lain, melihat Presiden yang layak untuk negeri ini, pada saat ini adalah layak yang meneruskan amanat bangsa.  Jadi, ribut-ribut simpatik atau bukan, fakta inilah yang seharusnya pula kita layak terima.  Bukan Indomie presidenku, tapi SBY, kita terima dengan suka hati dan legawa !.  Jadi, kalau begitu apa yang diharapkan dari Pemimpin Indonesia, yang membawa bahtera bangsa ini?  Jawabnya :&#8221;mana kutahulah&#8221;.  Terlalu tak berarti untuk memberikan saran atau harapan.  Namun, tentu saja, kepada Beliaulah harapan besar yang memilih dan tidak memilih Beliau untuk mengemban amanat negeri ini.  Apakah itu?  <span id="more-1379"></span>Ah kalau saya sih sederhana saja :</p>
<ul>
<li>Tolong dong, korban lumpur lapindo yang sudah 3 tahun itu <a title="Korban Lapindo" href="http://korbanlapindo.blogspot.com/" target="_blank">jangan dibiarkan terlunta-lunta</a>.  Bukankah mereka juga suara mereka juga sudah sampai ke Istana.</li>
<li>Anak miskin dan terlantar dipelihara negara, tolong bebaskan pulau Jawa (dan Pulau yang banyak pengemis lain) agar dilenyapkan dari bangsa ini.  Itukan amanat undang-undang dasar, masa  sekian puluh tahun merdeka, <span style="color:#ff0000;"><em>masih juga lampu merah dan pengemis bergentayangan terus</em></span> !</li>
<li>Tertibkan itu terminal Kampung Rambutan dan perempatan Pasar Rebo, macet melulu ! Masa ada Kapolri, ada Gubernur, ada dlsb, gitu aja nggak beres-beres (dan ribuan pasar dan terminal  sak negeri ini).  <span style="color:#003366;"><em>He..he..he.. masa sih ini tanggung jawab Presiden terpilih !</em></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><em>Bikin dong bangsa ini mandiri.</em><strong> <span style="color:#ff0000;">Utang Pemerintah RI sampai 2009 </span></strong><span style="color:#000000;">ini kok meningkat luar biasa !, Jaman Bu Mega negara cuma nambah utang sekitar 11 T, tapi kenapa sih di masa 2004-2009 utang negara bertambah sangat mengerikan !  Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, jadi mengapa begitu banyak utang swasta dan pemerintah? <a title="Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah" href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/06/22/18584749/akibat.utang.pemerintah.diatur.negeri.asing." target="_blank"> Ketergantungan utang Pemerintah ini, membuat sesak mendengarnya. (klik)</a>.<br />
</span></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Tolong dong, di sekolah jangan hanya diajarkan Microsoft Office, Microsoft Word, <a title="Pakai Dunk Open Source" href="http://agorsiloku.wordpress.com/2009/01/03/pendidikan-komputasi-indonesia-mempersiapkan-diri-menjadi-budak-microsoft/" target="_blank">tapi yang open source harus dipakai.</a> Itukan menghemat devisa negara !, masa bangsa ini dimasa depan hanya memperkaya Oom Gates saja !</span></span></li>
<li><span style="color:#003366;"><span style="color:#000000;">Jangan lagi ada anak bangsa yang mati tertimbun sampah karena mencari sesuap nasi !.  Sakit mendengarnya !<br />
</span></span></li>
</ul>
<p>Semoga Presiden (sebagai Lembaga Presiden) yang dipimpin oleh  Presiden SBY mampu memenuhi harapan sederhana ini.</p>
<p>Itu sih harapan, kalau tidak bisa juga, yang melanjutkan bisa mengikis secara drastis gitu.  Semoga tentunya rahmat Allah SWT senantiasa menaungi rakyat dan pemimpin bangsa ini&#8230;</p>
<p>Ada tambahan?</p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Wekekek, kok banyak bener meminta sama Presiden sih, emang ente itu siape?</em></strong></p>
Posted in Profetis, Spirit/Etos/Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agorsiloku.wordpress.com/1379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agorsiloku.wordpress.com/1379/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agorsiloku.wordpress.com&blog=256340&post=1379&subd=agorsiloku&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agorsiloku.wordpress.com/2009/07/09/pemilu-presiden-indonesia-2009-yang-duh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e35019b740d374dbfef9ccd3c8430e6?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agorsiloku</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>