Sains-Inreligion

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Windows Vista Produk Gagal?

Posted by agorsiloku pada September 24, 2009

Menggunakan windows vista buat saya memang bikin kesal, program yang udah disusun capek-capek sering macet kalau sistem operasinya pakai Windows Vista.  Setelah capek-capek ngurusin permission untuk program yang dibuat, eh update otomatis yang dilakukan membuat program macet lagi.  Terpaksa setup lagi, atur lagi. Belum lagi kecepatannya yang relatif lelet lebih menjengkelkan.  Jadi, memang alasan untuk sesegera mungkin meninggalkan Vista adalah pilihan yang baik.  Kompabilitas juga masalah.  Laptop yang dijual versi-versi terbaru sudah mulai meninggalkan vista.  Ada sejumlah alasan Vista ditinggalkan, utamanya karena XP masih terlalu canggih dibandingkan Vista.  Aneh ya, tapi faktanya begitu kok. Yang tampak sempurna, kerap jauh dari harapan…..

Jadi, kalau ingin membeli komputer baru, janganlah beli yang ada Vistanya, untuk apa membeli sistem operasi yang sudah akan ditinggalkan.  Barangkali windows seven yang dirilis baru-baru ini akan menggantikan Vista yang mahal dan rumit itu?.

Ini yang saya kutip dari TekInfo :

5 Alasan kenapa Windows Vista “gagal”

Posted by raffaell on 1/07/09

2 bulan yang lalu, Microsoft baru saja memberikan perpanjangan 6 bulan untuk Windows XP PC baru. Walupun ini tidak akan memberikan efek pada IT enterprise — karena volume licensing akan memperbolehkan IT untuk menginstall Windows XP untuk beberapa tahun berikutnya — pergerakan ini tentu saja menghadirkan tanda tanya kepada Vista.

Sejujurnya reputasi Windows Vista sudah cukup memalukan, sebagaimana Microsoft telah mengakuinya melaui Mojave ads campaign nya.

IT department kebanyakan telah mengacuhkan Vista. pada bulan Juni (18 bulan setelah Vista dikeluarkan), Forrester Research melaporkan 8.8% dari enterprise PC worldwide yang menggunakan Vista. Selain itu, Microsoft terpaksa harus melakukan akselerasi pada Windows 7 dengan accelerated schedule nya yang akan direlease jadi 2010. Diharapkan nantinya IT department dapat meng skip Vista dan mengstandarisasi Windows 7 sebagai OS untuk business.

Jadi, ada beberapa alasan setidaknya 5 hal kenapa Vista gagal.

5. Apple berhasil mematahkan Vista

Apple termasuk pintar dalam strategi marketing nya dengan gaya iklan I’m a Mac telah berhasil membawa persepsi kalau Windows Vista adalah buggy, boring, dan sulit untuk digunakan. Setelah 2 tahun Apple melakukan strategi penyindiran iklan ini, Microsoft pun merespon hal ini dengan membuat iklan I’m a PC untuk membela Windows. Namun sayang nya itu sudah terlambat, persepsi buruk akan Vista sudah terbentuk.

4. Windows XP masih terlalu canggih

Pada tahun 2001, saat Windows XP dikeluarkan, ada sekitar 600 juta computer menggunakanya diseluruh dunia. lebih dari 80% pengguna komputer menggunakan Windows yang di split menjadi 2 code base: Windows 95/98 (65%) dan Windows NT/2000 (26%), menurut IDC. Salah satu keberhasilan dari Windows XP adalah menyatukan para pengguna Windows 9x dan Windows NT code base, yang sampai saat ini masih dinikmati.

Pada tahun 2008, hampir 1.1 milyar PC menggunakanya dan lebih dari 70% menggunakan Windows XP. Ini berarti lebih dari 800 milyar komputer menggunakan XP, yang menjadikanya sebagai the installed operating system sepanjang waktu. Dari perkembangan tersebut, banyak para IT department telah melakukan konsolidasi aplikasinya seputar Windows XP.

dan percaya atau tidak Windows XP masih mampu menaikan market share sampai beberapa tahun kedepan couple years. Bagaimana ? banyaknya Low-cost netbook dan nettop telah membanjiri pasaran. Sementara mesin yang murah ini sudah cukup kuat dan mampu menjalankan solid Internet experience untuk banyak user, mereka tidak membutuhkan Windows Vista, jadi mereka pastinya akan memilih Windows XP atau Linux.

3. Vista masih terlalu lambat

Sudah beberapa tahun Microsoft telah di kritik oleh para developer dan IT professional untuk masalah “software bloat” — dengan menambahkan banyak perubahan dan features pada program nya dan membuat code semakin besar. Vista memiliki total 50 juta baris source code. sedangkan XP hanya 35 juta, sampai saat ini berkembang menjadi 40 juta. Luber nya source code ini memberikan efek melambatnya Windows Vista, khususnya saat anda menjalanka software ini pada pc lama anda. lagipula Versi terakhir dari Windows XP masih tetap lebih baik daripada versi terakhir dari Microsoft Vista. jadi tidak akan ada orang yang mau menggunakan komputer barunya lebih lambat ketimbang komputer lamanya.

2. Vista tidak seharusnya ada

Sangat mudah bagi kita untuk melupakan kalau Microsoft melaunch Windows XP pada dasarnya adalah karena mereka mencoba untuk merubah OS business model dari shrink-wrapped software dan mengkonversi customer menjadi software subscriber. Itu sebabnya why mereka menelantarkan naming convention dari Windows 95, Windows 98, dan Windows 2000, langsung berubah menjadi Windows XP.

XP yang merupakan kepanjangan dari “experience” merupakan salah satu bagian dari Microsoft’s .NET Web service strategy pada saat itu. Dimana master plan nya saat itu adalah untuk mendapatkan user dan business untuk membayar subscription fee tahunan untuk menggunakan Windows experience — XP tadinya merupakan on-going product name namun dimasukan didalamnya juga software upgrade dan update, selama kita mau membayar subscription. Tentu saja ini akan mendisable pc anda jika anda tidak bayar. Itu sebabnya ada product activation didalam Windows XP.

Microsoft pun akhirnya merelease Windows XP dan Office XP bersamaan pada 2001 dan kedua duanya dilengkapi dengan product activation dan perencanaan untuk melakukan migrasi ke model bisnis product subscription. namun pada akhir 2001 Microsoft mulai menelantarkan product subscription concept pada Office nya, dan kembali dengan cepat berubah ke shrink-wrapped business model untuk kedua produk ini.

Idenya adalah dengan membuat incremental release dan upgrade pada software — ketimbang shrink-wrapped release setiap 3-5 tahun— adalah konsep yang bagus. Namun sayangn ya Microsoft belum menemukan cara bagaimana membuat business model semacam ini bekerja, hingga akhirnya mereka kembali ke model lama nya yang lebih simple dari sisi economic dan technical pada dunia IT.

1. It broke too much stuff

Salah satu alasan yang tepat kenapa Windows XP sukses adalah karena dia memiliki kompabilitas terhadap hardware, software, dan driver pada Windows 9x termasuk stability dan kemampuan jajaran Windows NT. Compatibility adalah masalah yang besar. Memiliki satu Windows platform yang kompatibel untuk user, IT department, software dan hardware vendor.

Microsoft nampaknya melupakan hal ini Windows Vista, karena pada beta period, banyak software maupun hardware yang tidak compatible dengan Vista saat di release pada January 2007. karena banyaknya peripheral yang tidak stabil menggunakan Vista, ini membuat para IT department tidak ingin mengadopsinya.

Setelah Windows menjadi sasaran tembak bari viruse, worms, dan malware pada tahun 2000, Microsoft melakukan inisiatif untuk membuat product yang lebih secure. Salah satu hasilnya adalah Windows XP Service Pack 2 (SP2), yang banyak disukai oleh para IT dan membuat XP menjadi OS yang paling banyak di deployed saat itu.

Satu bagian besar yaitu masalah “sekuriti” ini dibawa oleh Windows yang membuat mereka merelease Vista. Tentu saja, ini telah berhasil menjadi OS yang paling secure yang pernah Microsoft buat namun sayang nya price harga yang tinggi harus di bayar untuk sebuah fitur UAC, set security prompt yang rumit, basic tasks yang semakin rumit, dan banyaknya isu kompabilitas software. dengan kata lain, Vista mengorbankan banyak hal yang biasanya user gunakan di XP.

—-

Lebih lengkap lagi, tentu lebif afdol kunjungi saja sitenya… :D

About these ads

Satu Tanggapan to “Windows Vista Produk Gagal?”

  1. priyo said

    Wah, kug aq masih blum prcya, klw vista produk gagal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: