Kuala Sidoarjo Berkubang Lumpur
Ditulis oleh agorsiloku di/pada Mei 3, 2007
Gamang dalam keniscayaan hati, dari ujian lumpur kepada lumpur, Santribuntet berguman :
Kuala Lumpur
sidoarjo jadi kuala lumpur
tapi tak ada yang mau bertempur
sebab mereka sendiri berasal dari lumpur
melawan lumpur berarti diajak ke kubur
bemohonlah lumpur mengadu ke sumur
bersambut baik penuh kata tutur
padahal sumur itu tiada berumur
lihat saja tak satupun orang berkumur
lalu bermohonlah lumpur pada laut
bersambut baik saling bertaut
padahal laut pun kini tiada jaring
lihat saja barang2nya tlah dimaling
lalu bermohonlah lumpur pada angin
yang menyepi di sudut2 batu
berharap hawa surga menyublin
apadaya tangannya tak menyatu
mengapa saudara begitu ragu
bukankah kamu dicipta untuk maju
lawanlah dengan semburmu
tenggelamkan semua angkara batinmu
Jakarta: 3 Mei 2007 : 4:35














KaiToU berkata
sep sep…
cMan9aDzZ..!!
yee… PeRTaMaX…
@
sip
santribuntet berkata
keduax….
gumamku gumammu,
juga gumam kita semua
mari kita saling bergumam
dibelantara maya, laksana imam
biar hati semakin aman
biar dunia semakin iman
***makasih atas tayangan livenya…
kapan dong gumammu ditanam dikebunku…
ku nantikan ya
@
yo… Mas Santri, aku neh udah ngasih dikit komen tadi malam di rumah Mas, tanpa ngetok dulu gitu. Sekarang lagi jalan-jalan, banyak yang saya musti renungi dari gumum gumanan Mas…
Agam berkata
Sayangnya lumpurnya di Sidoarjo.
Coba di Australia pasti nanti judulnya : Koala Lumpur
@
Trim Mas Agam berkunjung…. di Kuala Agor…
Saya berkunjung ke blog Mas, langsung tertarik dan tautkan di tag, relevan dengan tag yang agor punya. Sekali lagi, terimakasih.
63 Tahun? « Generasi Biru berkata
[...] ya? Ah saya ga merasakan apapun tuh. Toh peringatan mewah di Jakarta sana juga takkan membuat lumpur lapindo masuk lagi ke dalam perut bumi. Apalagi membuat jalan di Kalimantan Selatan mulus tanpa ada [...]